Agenda Bulutangkis BWF Untuk Januari 2020

Ajang-ajang kompetitif bulutangkis dijadwalkan berlangsung di bulan pertama tahun 2020. Turnamen-turnamen senior disebutkan lebih dulu daripada ajang junior. Turnamen-turnamen senior dan junior diurutkan berdasarkan kategori dari yang paling bergengsi hingga yang paling kurang bergengsi.



BWF World Tour
07-12 JanuariMalaysia Masters 2020Kuala LumpurMalaysiaBWF World Tour Super 500-
14-19 JanuariIndonesia Masters 2020JakartaIndonesiaBWF World Tour Super 500-
21-26 JanuariThaland Masters 
2020
BangkokThailandBWF World Tour Super 300-

International Series
09-12 JanuariEstonian International 2020TalinnEstonia
16-19 JanuariSwedish Open 2020UppsalaItalia

Future Series
23-26 JanuariIceland International 2020ReykjavikIslandia

Junior International Series
08-12 JanuariNepal Junior International Series 2020KathmanduNepal
16-19 JanuariPolish Junior 2020PrzemyƛlPolandia
24-26DesemberSwedish Junior 2020UppsalaSwedia


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/

https://asset.indosport.com/article/image/q/80/289314/logo_kejuaraan_dunia_bwf_2019-169.jpg?w=750&h=423



Bagaimana Caranya Melompat 1000 Peringkat Dunia Hanya Dalam Setahun

Pada tanggal 13 Desember 2018, pasangan belia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tercatat di peringkat 1228 BWF. Kurang dari setahun, pada 10 Desember 2019 Leo/Daniel sudah menempati peringkat 59 BWF. Dalam setahun, posisi pasangan belia ini melompati lebih dari 1000 peringkat.


Perhitungan peringkat BWF ditentukan dari turnamen-turnamen yang diakui oleh BWF. Itulah yang dilakukan oleh Leo/Rolly yang tampil dan berprestasi dalam sembilan turnamen di jangka waktu. Mereka tampil di 2 ajang kategori International Series, 6 turnamen International Challenge dan hanya satu kejuaraan kelas BWF Tour Super 100.

Kejuaraan Kategori Prestasi Menang-Kalah
Malaysia International Challenge 2019 International Challenge Perempatfinal 2 – 1
Indonesia International Challenge 2019 International Challenge Semifinal 3 – 1
Akita Masters 2019 BWF Tour Super 100 Perempatfinal 2 – 1
Malaysia International Series 2019 International Series Juara 5 – 0
Vietnam International Challenge 2019 International Challenge Perempatfinal 2 – 1
Osaka International Challenge 2019 International Challenge Babak 1 0 – 1
The 28th Iran Fajr International Challenge 2019 International Challenge Semifinal 3 – 1
Turkey International 2018 International Series Juara 7 - 0
Bangladesh International Challenge 2018 International Challenge Juara 5 - 0

Ada baiknya jika kita bahas pencapaian mereka untuk setiap kategori turnamen, mulai dari yang paling rendah, yaitu International Series. Di level ini, prestasi Leo/Rolly cukup meyakinkan. Dua gelar juara di Turkey International 2018 dan Malaysia International Series 2019, dengan total 12 kemenangan tanpa terkalahkan. Cukup beralasan untuk menilai level Leo/Rolly sudah cukup untuk berlaga di turnamen yang kategorinya lebih tinggi.

Leo/Rolly mampu menjadi juara turnamen International Challenge pertama mereka, Bangladesh International Challenge 2018. Sayang prestasi gagal diulangi di lima turnamen International Challenge yang diikuti kemudian. Rekor kumulatif dari enam turnamen ini cukup impresif, 15 kemenangan dan 5 kekalahan.

Prestasi Leo/Rolly mencapai perempat final BWF Tour Super 100 cukup menggembirakan. Ini adalah turnamen dengan level tertinggi yang pernah diikuti Leo/Rolly sejauh ini. Dengan 2 kemenangan dan 1 kekalahan, setidaknya Leo/Rolly menunjukkan kalau mereka cukup kompetitif untuk bersaing di level BWF Tour Super 100.

Tahun depan Leo/Rolly harus berusaha untuk berprestasi lebih baik lagi. Sepertinya tahun ini mereka akan mencicipi kompetisi di kategori tertinggi, yaitu BWF World Tour.

Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/50?rows=100&page_no=1&player1_id=68633&player2_id=84786
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/50?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando/tournament-results/?year=2018
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando/tournament-results/?year=2019

https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/daniel-marthinleo-rolly-carnando-finalasiajunior.jpg

Lima Pasangan Juara di Pelatnas 2020 Ganda Putra

Sektor ganda putra adalah yang paling berprestasi di Indonesia saat ini. Tak heran jika para pemain yang dipanggil ke pelatnas ganda putra juga lebih berprestasi dari yang lain. Diantara 14 pemain yang dipanggil ke pelatnas ganda putra 2020, ada lima pasangan dengan punya prestasi juara di tahun 2019.




Pasangan peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan kolektor gelar juara terbanyak. Delapan kali menjadi pemuncak kejuaraan sekelas BWF World Tour adalah pencapaian yang luar biasa. Daftar koleksi gelar juara yang dimenangkan The Minions tahun ini bisa dilihat di tabel berikut ini.

Kejuaraan Kategori
Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000
China Open 2019 BWF World Tour Super 1000
Japan Open 2019 BWF World Tour Super 750
Denmark Open 2019 BWF World Tour Super 750
French Open 2019 BWF World Tour Super 750
Fuzhou China Open 2019 BWF World Tour Super 750
Malaysia Masters 2019 BWF World Tour Super 500
Indonesia Masters 2019 BWF World Tour Super 500

Apapun peran yang diberikan oleh PBSI, pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan resmi kembali bergabung ke pelatnas untuk tahun 2020. The Daddies mengoleksi empat gelar di tahun 2019. Hebatnya, diantara pasangan peringkat kedua dunia ini menjuarai ajang-ajang paling bergengsi ditahun 2019, yaitu kejuaraan dunia dan putaran final BWF World Tour.


Kejuaraan Kategori
Kejuaraan dunia 2019 Kejuaraan dunia
BWF World Tour Finals 2019 BWF World Tour Finals
All England 2019 BWF World Tour Super 1000
New Zealand Open 2019 BWF World Tour Super 300

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga dikenal sebagai pemain kelas dunia. Di tahun 2019 mereka mencatatkan diri sebagai juara Swiss Open dan Korea Open. Dari peringkat 7 di akhir tahun 2018, mereka meningkat ke posisi lima di penghujung 2019.

Kejuaraan Kategori
Korea Open BWF World Tour Super 500
Swiss Open BWF World Tour Super 300

Pendatang baru Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri juga datang dengan catatan gelar juara di tahun 2019. Mereka adalah kampiun Finnish Open 2019 dan Hyderabad Open 2019. Peringkat dunia mereka meningkat pesat dari 154 di penghujung 2018 menjadi 57 di akhir 2019.


Kejuaraan Kategori
Hyderabad Open 2019 BWF Tour Super 100
Finnish Open 2019 International Challenge

Juara dunia junior Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin ternyata juga punya catatan juara di turnamen senior. Mereka adalah juara Malaysia International Series 2019. Pembinaan yang tepat diperlukan dalam rangka transisi Leo/Daniel ke level senior. Level persaingan akan lebih berat di turnamen kategori international challenge, BWF Tour Super 100, apalagi BWF World Tour.


Kejuaraan Kategori
Malaysia International Series 2019 International Series

Pasangan Ade Yusuf Santoso/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira tidak memenangkan gelar juara individual ganda putra di tahun 2019. Walaupun begitu, mereka punya andil untuk memenangkan medali emas Sea Games untuk Indonesia. Mereka memastikan kemenangan Indonesia 3-1 setelah menundukkan ganda Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi 

Ada nama lagi di pelatnas ganda putra, yaitu Sabar Karyaman Gutama. Masih ada pertanyaan tentang peran pemain ini di pelatnas ganda putra karena pasangannya tidak dipanggil ke pelatnas. Begitu juga halnya dengan Moh. Reza Pahlevi Isfahani. 


Daftar Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://www.bolasport.com/read/311607821/alasan-wahyu-nayaka-tak-masuk-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/52?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/26394/marcus-fernaldi-gideon
https://bwfbadminton.com/player/80057/kevin-sanjaya-sukamuljo
https://bwfbadminton.com/player/88876/fajar-alfian
https://bwfbadminton.com/player/91130/muhammad-rian-ardianto
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando
https://bwfbadminton.com/player/84786/daniel-marthin
https://bwfbadminton.com/player/91440/muhammad-shohibul-fikri
https://bwfbadminton.com/player/79658/bagas-maulana
https://bwfbadminton.com/player/59822/wahyu-nayaka-arya-pangkaryanira
https://bwfbadminton.com/player/74945/ade-yusuf-santoso
https://bwfbadminton.com/player/51074/hendra-setiawan
https://bwfbadminton.com/player/52749/mohammad-ahsan
https://bwfbadminton.com/player/86136/moh-reza-pahlevi-isfahani
https://bwfbadminton.com/player/87432/sabar-karyaman-gutama
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/calendar/?cyear=2019&rstate=all
https://bwfbadminton.com/results/3395/idbi-federal-life-insurance-hyderabad-open-2019/podium
https://bwfbadminton.com/results/3500/finnish-open-2019/podium
https://bwfbadminton.com/results/3583/victor-malaysia-international-series-2019/podium
https://bola.kompas.com/read/2019/12/04/12284878/badminton-sea-games-2019-wahyu-ade-pastikan-indonesia-raih-medali-emas?page=all
https://img.beritasatu.com/cache/jakartaglobe/960x620-4/2018/03/2018-03-18T182431Z_705160662_RC14BAB0A1C0_RTRMADP_3_BADMINTON-ENGLAND.jpg



Mengenal Berbagai Kategori Turnamen BWF

Artikel ini akan berusaha membantu anda untuk lebih memahami kejuaraan-kejuaraan BWF dan kategorinya. Dari segi ruang lingkup, kita bisa bedakan antara kejuaraan internasional dan kejuaraan kontinental. Kejuaraan internasional adalah ajang yang dinilai sebagai level dunia. Kejuaraan kontinental levelnya lebih rendah, yaitu level kontinen atau benua. Kejuaraan international ditangani oleh BWF, sementara kejuaraan kontinental ditangani organisasi benua.



Ada lima organisasi level kontinen dibawah BWF yaitu:

1. Badminton Asia
2. Badminton Confederation of Africa
3. Badminton Europe
4. Badminton Oceania
5. Badminton Pan Am Confederation 

Kejuaraan level senior dapat dibagi atas 3 tingkatan, dari tinggi ke rendah.

1. Grade 1, kejuaraan dunia untuk perseorangan dan beregu
- Piala Thomas
- Piala Uber
- Piala Sudirman
- Kejuaraan dunia perseorangan

2. Grade 2, rangkaian kejuaraan level international
- BWF World Tour Championship. Tahun 2020 direncanakan akan terdiri dari 26 kejuaraan. 
- BWF Tour Super 100.

3. Grade 3, rangkaian kejuaraan level kontinental
- International challenge
- International series
- Future series

4. Kejuaraan kontinental untuk perseorangan dan beregu
- European Men & Women Teams Championship
- European Mixed Team Championship
- European Championships
- Badminton Asia Team Championship
- Badminton Asia Mixed Team Championship (Tong Yun Kai cup)
- Badminton Asia Championship
- Oceania Men & Women Teams Championship
- Oceania Mixed Team Championship
- Oceania Championship
- Male & Female Pan Am Team Continental Championship
- Pan Am Mixed Team Continental Championship
- Pan Am Individual Championship
- All Africa Men's and Women's Team Championship
- All Africa Individual Championship



Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/1/bwf-events/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/1/bwf-events/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/22/grade-2-level-1/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/22/grade-2-level-1/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/23/grade-2-level-2/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/23/grade-2-level-2/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/24/grade-2-level-3/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/24/grade-2-level-3/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/25/grade-2-level-4/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/25/grade-2-level-4/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/26/grade-2-level-5/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/26/grade-2-level-5/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/27/grade-2-level-6/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/27/grade-2-level-6/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/20/grade-1-individual-tournaments/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/20/grade-1-individual-tournaments/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/21/grade-1-team-tournaments/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/21/grade-1-team-tournaments/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/2/world-superseries/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/3/grand-prix-gold/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/2/world-superseries/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/4/grand-prix/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/4/grand-prix/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/3/grand-prix-gold/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/5/int.-challenge/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/5/int.-challenge/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/6/int.-series/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/6/int.-series/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/7/future-series/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/7/future-series/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/8/world-superseries-premier/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/8/world-superseries-premier/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/9/junior-international/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/9/junior-international/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/10/continental-junior-championships/ 
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/10/continental-junior-championships/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/11/continental-individual-championships/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/11/continental-individual-championships/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/12/junior-international-grand-prix/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/12/junior-international-grand-prix/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/13/junior-international-challenge/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/13/junior-international-challenge/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/14/junior-future-series/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/14/junior-future-series/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/16/other/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/16/other/
https://corporate.bwfbadminton.com/about/confederations/
https://corporate.bwfbadminton.com/events/
https://en.wikipedia.org/wiki/BWF_World_Junior_Championships
https://bwfbadminton.com/results/3440/tong-yun-kai-cup-2019/podium
https://www.badmintonasia.org/tournaments/badminton-asia-event-calendars/badminton-asia-tong-yun-kai-cup-2019-badminton-asia-mixed-team-championships
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/11/continental-individual-championships/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/11/continental-individual-championships/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/17/continental-team-championships/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/17/continental-team-championships/

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c9/2012_BWF_logo.svg/180px-2012_BWF_logo.svg.png

Bagaimana Pemain Ofensif Mengatasi Rally

Umumnya pemain dengan karakter ofensif disukai penonton. Mereka menampilkan permainan menyerang dan berusaha mengakhiri pertandingan secepat mungkin. Berbagai teknik serangan dalam bulutangkis bisa dimaksimalkan untuk keperluan itu.


Tapi ada strategi yang umum digunakan untuk menghadapi pemain berkarakter ofensif ini. Pemain lawan bisa memilih untuk memainkan reli-reli panjang. Strategi ini terbilang defensif, karena tidak berusaha untuk segera mengakhiri permainan dan memenangkan poin. Hal ini bisa merugikan bagi pemain berkarakter ofensif, apalagi jika staminanya tidak sebaik pemain lawan. 


Salah satu pemain bertipe ofensif ini adalah Peter Gade. Semasa masih aktif bermain, orang Denmark ini pernah menjadi pemain peringkat satu dunia. Rupanya menghadapi lawan yang suka melepas reli-reli panjang merupakan hal yang cukup merepotkan bagi Peter Gade.


Lars Uhre punya metode untuk mengatasi masalah ini. Sebagai mantan pelatih kepala tim Denmark, Uhre memang pernah menangani Peter Gade. Uhre mempresentasikan pendekatan yang dilakukannya di konferensi pelatih dunia 2019 di Basel.


Uhre membagi situasi di lapangan atas tiga zona:


1. Zona 1, pemain berada dalam situasi tertekan dan terancam.
2. Zona 2, situasi permainan berimbang.
3. Zona 3, pemain mendominasi lawannya, dan siapa menyelesaikan dalam dua atau tiga pukulan lagi.

Dengan latihan, pemain bisa mempelajari transisi dari satu zona ke zona lainnya. Tujuannya adalah bagaimana konsisten untuk mencapai zona 3. Dengan begitu pemain berada di kondisi yang menguntungkan untuk mencapai kemenangan.


Uhre sadar masalah Peter Gade menghadapi lawan yaang mengandalkan reli. Bisa saja Peter Gade kemudian kalah karena reli-reli itu menguras staminanya. Ini bukan hanya masalah fisik yang kelelahan, tapi juga masalah mental.


Lars Uhre punya metode berlatih untuk mengatasi masalah ini. Untuk keperluan ini, Peter Gade berlatih bersama dua mitra. Latihan ini sendiri terdiri atas dua tahap.


Pada tahap pertama, Peter Gade menghadapi dua mitra sekaligus. Ini merupakan situasi zona 2, dengan reli reli panjang yang melelahkan dan belum ada peluang untuk mendominasi. Karena lawannya ada dua orang, tak heran seandainya Peter Gade betul-betul kesulitan untuk mendominasi.


Tahap kedua dimulai saat Uhre berkata "out". Salah satu mitra latihan keluar lapangan, sehingga Peter Gade hanya perlu menghadapi satu orang. Disini Peter Gade diharapkan segera transisi ke zona 3 yaitu posisi dominan, untuk kemudian menyelesaikan.


Tujuan metode ini bukan sekedar untuk membiasakan diri dengan reli reli panjang yang berlangsung lama. Target utamanya adalah bagaimana berlatih agar dalam situasi reli-reli panjang Peter Gade bisa menemukan celah yang memungkinkannya untuk mendominasi dengan ofensif. Demikianlah pemain tipe ofensif seperti Peter Gade bisa berlatih menghadapi lawan yang mengandalkan reli-reli panjang.



Daftar Referensi:
https://bwfworldchampionships.bwfbadminton.com/news-single/2019/09/26/how-transition-training-helped-peter-gade

http://list.wiki/images/1/19/Peter_Gade_logo.jpg

BadmintonTalk Akun Twitter Tentang Olahraga Paling Banyak Dibicarakan Indonesia 2019

Menjelang akhir tahun 2019, Twitter merilis daftar akun terpopuler di Indonesia. Publikasi ini ada beberapa kategori, hal yang wajar mengingat pengguna twitter juga beragam. Sebagai situs bulutangkis, artikel ini akan fokus pada aspek terkait olahraga.


Untuk kategori akun olahraga paling banyak dibicarakan, pemuncaknya adalah:
1. Badminton Talk.
2. Komisi Wasit.
3. PSS Sleman.
4. Persija Jakarta.
5. Badminton Indonesia.

Cukup menarik untuk menyimak kelima akun ini, yang secara membahas sepakbola atau bulutangkis, dua olahraga populer di Indonesia. Tiga akun terkait si kulit bundar adalah tentang sepakbola dalam negeri, bukan liga luar negeri. Badminton Indonesia adalah akun twitter resmi PBSI, sementara Badminton Talk adalah aku yang rajin membahas perkembangan bulutangkis Indonesia dan juga international.

Perlu juga dicermati bahwa topik olahraga populer internasional seperti Liga Inggris, F1, atau MotoGP tidak ada di daftar itu. Barangkali karena informasi untuk hal-hal diatas, seperti livescores atau highlight mudah ditemui di media lainnya. Berbeda dengan sepakbola Indonesia dan bulutangkis yang dari segi pemberitaan di internet memang relatif kurang.

Fakta bahwa Badminton Talk menjadi akun olahraga paling banyak dibicarakan di Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih sangat menggemari bulutangkis. Masyarakat bulutangkis Indonesia ternyata antusias mengikuti perkembangan terkini. Saya sendiri rajin memantau Badminton Talk pada Sea Games lalu untuk mencari berita hasil terkini, jadwal pertandingan dan live scores para atlet bulutangkis kita. 

Selamat Untuk Badminton Talk

Daftar Referensi:

https://kumparan.com/kumparantech/daftar-akun-twitter-terpopuler-di-indonesia-selama-2019-1sPzuQ8nLBR

https://pbs.twimg.com/profile_images/1111729635610382336/_65QFl7B.png

Upaya Alternatif Prestasi Di Pelatnas Tunggal Putri 2020

Prestasi tunggal putri Indonesia saat ini tidak menggembirakan. Sea Games 2019 Manila yang lalu bisa menjadi indikasinya. Fitriani selalu kalah dalam tiga partai dimainkannya di beregu putri. Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan gagal meraih medali emas tunggal putri, kandas menghadapi pemain Malaysia yang peringkatnya jauh dibawah mereka: Kisona Selvaduray.

Saat ini Gregoria, Fitriani dan Ruselli masih berstatus "prioritas". Alasannya, mereka sedang diproyeksikan merebut tiket ke olimpiade Tokyo 2019 https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2019_Southeast_Asian_Games_%E2%80%93_Women%27s_team , yang tentunya perlu kita dukung bersama. Tapi setelah olimpiade di Juli-Agustus, seharusnya status "prioritas" mereka berakhir.

Juara nasional 2019 Asty Dwi Widyaningrum dipanggil ke pelatnas 2020. Sebelum kejurnas, Asty memang menyebutkan akan ngotot untuk juara dan bergabung dengan pelatnas. Artinya pelatnas tunggal putri mendapatkaan seorang talenta 19 tahun yang termotivasi untuk berprestasi.

Juara nasional 2019 untuk kelas taruna, Nandini Putri Arumni, juga dipanggil ke pelatnas 2020. Di catatan bwfbadminton.com, barangkali prestasi terbaik tahun lalu Nandini adalah sebagai finalis Jakarta International Series. Bergabung dengan pelatnas diharapkan akan memberi kesempatan lebih banyak bagi Asty dan Nandini untuk menjajal turnamen internasional dan berprestasi.

Bertahan di pelatnas utama bukan hal yang mudah. Diluar ketiga pemain prioritas Gregoria, Fitriani dan Ruselli, hanya Choirunnisa pemain pelatnas senior 2019 yang mampu bertahan masuk pelatnas 2020. Tahun ini prestasi Choirunnisa adalah finalis Iran Fajr International Challenge 2019 dan semifinalis Finnish Open 2019.

Nama Rekor 2019 Peringkat 2018 Poin 2018 Peringkat 2019 Poin 2019
Gregoria Mariska Tunjung 13-21 15 51440 24 43750
Fitriani 18-22 33 36099 28 41064
Ruselli Hartawan 19-17 51 28451 37 34220
Choirunnisa 12-12 130 13700 81 20490
Putri Kusuma Wardani 27-9 189 18400 244 5200
Yasnita Enggira Setyawan 17-9 275 4230 349 2840
Asty Dwi Widyaningrum 5-5 170 9780 229 5610
Nandini Putri Arumni 6-3 709 910 482 1520

Dari pelatnas pratama Putri Kusuma Wardhani promosi ke pelatnas utama. Hal yang cukup mengherankan karena Putri sebenarnya masih "cukup umur" untuk mematangkan diri dulu di level junior. Barangkali hal ini menunjukkan bagaimana sektor tunggal putri kita memang membutuhkan darah baru. Tahun lalu selain perannya membantu Indonesia menjadi juara Suhandinata cup 2019, Putri sukses menjadi juara Jakarta International Series dan finalis Jaya Raya International Grand Prix.

Yasnira Enggira Setiawan adalah nama lain alumni pelatnas pratama yang naik kelas ke pelatnas utama. Tahun lalu prestasi Yasnira adalah sebagai semifinalis Jakarta International Series dan German Junior 2019.



Daftar Referensi:
https://www.hakimgaris.com/2019/12/gregoria-vs-fitriani-vs-ruselli-memperebutkan-tiket-olimpiade-2020.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2019_Southeast_Asian_Games_%E2%80%93_Women%27s_team
https://www.djarumbadminton.com/nasional/berita/read/kejurnas-pbsi-asty-siapa-sih-yang-nggak-mau-ke-pelatnas/
https://www.suara.com/sport/2019/11/29/031000/nandini-kantongi-tiket-ke-pelatnas-berikut-daftar-juara-kejurnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/player/74788/asty-dwi-widyaningrum
https://bwfbadminton.com/player/74788/asty-dwi-widyaningrum/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/71458/nandini-putri-arumni
https://bwfbadminton.com/player/74788/nandini-putri-arumni/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/98727/choirunnisa-choirunnisa
https://bwfbadminton.com/player/98727/choirunnisa-choirunnisa/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/85154/yasnita-enggira-setiawan
https://bwfbadminton.com/player/85154/yasnita-enggira-setiawan/tournament-results
https://m.badmintonindonesia.org/Assets/image/logo-pbsi.png


Gregoria vs Fitriani vs Ruselli Memperebutkan Tiket Olimpiade 2020

Sebagai negara kuat bulutangkis, wajar jika Indonesia ingin mengirimkan banyak wakil sebanyak-banyaknya di olimpiade Tokyo 2020. Setiap negara maksimal mengirim 10 wakil, masing-masing 2 wakil di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Untuk keperluan itu, PBSI menetapkan sejumlah pemain prioritas di pelatnas, yang ditargetkan untuk lolos kualifikasi Olimpiade 2020.



Untuk tunggal putri, ada tiga pemain yang mendapat label prioritas: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Saat ini prestasi tunggal putri Indonesia di pentas dunia kurang menggembirakan. Mungkin PBSI menugaskan tiga pemain berlabel prioritas agar mereka termotivasi berkompetisi untuk memperebutkan maksimum dua tiket ke Olimpiade Tokyo.

Untuk mengirimkan seorang wakil ke tunggal puteri olimpiade 2020, suatu negara perlu memiliki pemain di 32 besar peringkat dunia per 30 April 2020. Untuk mengirimkan dua wakil, syaratnya jauh lebih berat  Negara tersebut harus memiliki dua pemain di 16 besar dunia.

Akhir 2019, ketiga tunggal putri prioritas kita masih diluar 16 besar. Kemungkinan besar Indonesia hanya akan diwakili seorang tunggal putri di Tokyo tahun depan. Gregoria, Fitriani dan Ruselli mau tak mau dalam posisi bersaing memperebutkan satu tempat itu.

Nama
Rekor 2019
Ranking 2018
Poin 2018
Ranking 2019
Poin 2019
Gregoria Mariska Tunjung 13-21 15 51440 24 43750
Fitriani 18-22 33 36099 28 41064
Ruselli Hartawan 19-17 51 28451 37 34220

Perkembangan Gregoria Mariska Tunjung tidak begitu gemilang di tahun 2019. Walaupun begitu, dalam hal peringkat dunia tetap lebih baik dari Ruselli atau Fitriani. Prestasi terbaik Gregoria tahun ini adalah peruempat finalis New Zealand Open, Chinese Taipeh Open dan Korea Open.



Fitriani adalah satu-satunya yang berhasil memenangkan gelar juara satu BWF world tour tahun ini, yaitu Thailand Masters 2020. Sayangnya kejuaraan yang berlangsung Januari 2019 itu tidak termasuk perhitungan kualifikasi olimpiade. Saat ini jarak poin dengan Gregoria terpaut cukup jauh, 7000$1 poin.


Ruselli Hartawan menunjukkan grafik prestasi yang cenderung menanjak. empat kali mencapai perempat final dari lima ajang BWF World Tour yang diikutinya. Ruselli adalah juga peraih medali perak Sea Games 2019. Jika masih ingin lolos ke olimpiade, Ruselli setidaknya harus mempertahankan performanya saat ini.

Gregoria Mariska Tunjung Fitriani Ruselli Hartawan
16 besar kejuaraan dunia 2019 5200 QF Thailand Open 2019 5040 QF Hongkong Open 2019 5040
Sudirman Cup 2019 5170 16 besar French Open 4320 QF Macao Open 2019 3850
QF Korea Open 2019 5040 Sudirman Cup 2019 3854 QF Indonesia Master 2019 3030
16 besar Indonesia Open 2019 4800 QF Chinese Taipei Open 2019 3850 QF Akita Master 2019 3030
16 besar Fuzhou China Open 2019 4320 16 besar Korea Open 2019 3600 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000
16 besar Japan Open 2019 4320 Babak 1 kejuaraan dunia 2019 3200 16 besar New Zealand Open 2019 2750
QF New Zealand Open 2019 3850 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000 16 besar Chinese Taipei Open 2019 2750
QF Chinese Taipei Open 2019 3850 Babak 1 China Open 2019 3000 Babak 1 Thailand Open 2019 2220
Babak 1 China Open 3000 16 besar New Zealand Open 2019 2750 Babak 1 Australia Open 2019 1670
Babak 1 French Open 2660 Babak 1 Fuzhou China Open 2660


42210
35274
27340

Masih banyak ajang BWF World Tour yang akan dalam empat bulan mendatang. Gregoria, Fitriani dan Ruselli harus menampilkan yang terbaik jika ingin lolos ke Olimpiade. Salah satu yang menarik tentu saja saat mereka bertiga berlomba di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Masters 14-19 Januari 2020. 




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2020_Summer_Olympics_%E2%80%93_Qualification
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung
https://bwfbadminton.com/player/96892/fitriani-fitriani
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png

Keuntungan Kembalinya Hendra/Ahsan Ke Pelatnas

Sebuah pasangan senior yang punya nama besar kembali dipanggil ke pelatnas bulutangkis. Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kembali resmi bergabung dengan para juniornya. Sebuah langkah yang agak mengejutkan sekaligus strategis dan menggembiarakan dari PBSI.


Ada situasi yang cukup unik di ganda putra Indonesia ini. Banyak penggemar bulutangkis yang menilai pasangan the minions Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo lebih baik dari the daddies Hendra/Ahsan. Tapi kenyataannya, walaupun the minions berstatus sebagai peringkat 1 dunia, gelar juara dunia dan juara BWF World Finals justru jadi milik Hendra/Ahsan.

Di tahun 2020 ada ajang sangat bergengsi olimpiade 2020 di Tokyo, dimana Indonesia berkepentingan mempertahankan tradisi medali emas bulutangkis. Masyarakat berharap salah satu dari the minions dan the daddies akan memenangkan medali emas. Skenario terbaik tentu saja, Markus/Kevin bertemu Hendra/Ahsan di final.

Di tahun 2020 juga ada piala Thomas di Denmark. Bayangkan jika tim piala Thomas Indonesia diperkuat oleh dua ganda putra terbaik dunia, Markus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Barisan pemain tunggal juga tergolong mentereng, Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito. Formasi yang menjanjikan untuk menantaang negara-negara kuat bulutangkis lainnya.

Sementara itu, Hendra Setiawan sendiri menyebutkan bahwa status mereka di pelatnas adalah sebagai 'sparring'. Artinya mereka sebagai lawan tanding bagi atlet-atlet 'utama' pelatnas. Hal ini masih perlu penjelasan lebih lanjut mengingat di pelatnas sebelumnya belum ada pemain dengan status 'sparring'.

Daftar Referensi:
https://www.bolasport.com/read/311741334/denmark-mulai-persiapkan-diri-jadi-tuan-rumah-piala-thomas-uber-2020
https://www.antaranews.com/berita/1218299/hendra-ahsan-kembali-ke-pelatnas
https://sport.detik.com/raket/d-4831535/wow-hendraahsan-masuk-pelatnas-pbsi-2020


https://img.jakpost.net/c/2019/08/26/2019_08_26_78566_1566790016._large.jpg

Pelatnas 2020 Dan Peningkatan Signifikan Performa Tungggal Putra

Sepanjang tahun 2019, prestasi para tunggal putra yang dipanggil pelatnas 2020 cenderung mengalami peningkatan. Memang masih sulit menandingi Kento Momota. Setidaknya Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berstatus sebagai pemain elit dunia, dan di jalur yang tepat untuk sama-sama lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo.


Jonathan Christie adalah satu-satunya tunggal putra yang berhasil merebut gelar juara sebuah turnamen BWF World Tour di tahun 2019. Jonathan adalah kampiun di Australia Open dan New Zealand Open. Peringkatnya menanjak dari peringkat 11 akhir tahun lalu menjadi peringkat ke-6 tahun ini.

Dibanding akhir tahun lalu, Anthony Sinisuka Ginting mungkin masih sama-sama di peringkat ketujuh. Tapi dilihat dari poin yang didapatnya ada peningkatan dari 65285 menjadi 72562. Jika pemain yang tahun lalu tampil di lima final ini mampu mulai kembali memenangkan gelar turnamen di rangkaian BWF World Tour, mungkin Gintinglah yang menjadi tunggal pertama Indonesia di piala Thomas, bukan Jonathan.

Shesar Hiren Rhustavito yang mungkin sering luput dari perhatian media, mencatat loncatan besar di tahun 2019. Dari peringkat ke-53 di akhir tahun 2018, Vito sekarang sudah ada di peringkat ke-20 dunia. Prestasi terbaik Vito tahun ini adalah semifinal Chinese Tainei Open dan perempat final Thailand Open, Korea Open dan Fuzhou China Open.

Nama
Rekor 2019
Ranking 2018
Poin 2018
Ranking 2019
Poin 2019
Keterangan
Jonatan Christie43-191157403673640
Anthony Sinisuka Ginting38-22765285772562
Shesar Hiren Rhustavito24-1653296102046254
Chico Aura Dwi Wardoyo22-1769243407323320
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay25-1219588608221440
Firman Abdul Kholik17-861280368321290
Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu16-91591127016511260promosi dari pelatnas pratama
Karono Suwarno12-638329502794740promosi dari pelatnas pratama
Vicky Angga Saputra4-3284166002844640“baru”

Chico Aura Dwi Wardoyo mungkin tidak mencatatkan peningkatan peringkat di tahun 2019. Tapi setidaknya, rekor pertandingannya masih positif, 22 kemenangan berbanding 17 kekalahan. Walaupun begitu pemain 21 tahun ini sebaiknya meningkatkan prestasinya di tahun 2020.

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay mencatatkan peningkatan peringkat yang cukup luar bisa di tahun 2019, dari peringkat 195 ke peringkat 82. Prestasi terbaiknya tahun ini adalah juara Indonesia International Challenge 2019. Mungkin tahun 2020 Ikhsan perlu lebih banyak menjajal ajang BWF World Tour. 

Catatan Firman Abdul Kholik terlihat cukup anomali. Sementara peringkatnya turun dari 61 menjadi 83, kenyataannya rekor pertandingan Firman justru cukup bagus, 17 kemenangan 8 kekalahan. Seperti juga Chico, Firman sebaiknya meningkatkan prestasinya di tahun 2020.

Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu dan Karono Suwarno naik kelas dari pelatnas pratama ke pelatnas senior. Tentunya dengan tampil di pelatnas senior diharapkan Gatjra dan Karono bisa lebih banyak mencoba berprestasi di turnamen senior. Tentunya kita harapkan Gatjra dan Karono bisa melalui periode transisi junior-ke-senior ini dengan mulus.

Dipanggilnya kembali Vicky Angga Saputra ke pelatnas adalah hal yang menarik. Memang peringkatnya menurun drastis, tapi hal ini tak terlepas dari berkurangnya turnamen yang diikuti setelah tak lagi berstatus pemain pelatnas di tahun 2019. Walaupun begitu, kita bisa mencatat kemenangannya atas Ihsan Maulana Mustofa, Panji Ahmad Maulana, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay di Indonesia Masters 2019.



Daftar Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/player/73442/jonatan-christie
https://bwfbadminton.com/player/95661/anthony-sinisuka-ginting
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito
https://bwfbadminton.com/player/71408/chico-aura-dwi-wardoyo
https://bwfbadminton.com/player/90657/ikhsan-leonardo-imanuel-rumbay
https://bwfbadminton.com/player/61797/firman-abdul-kholik
https://bwfbadminton.com/player/62305/gatjra-piliang-fiqihilahi-cupu
https://bwfbadminton.com/player/59658/karono-karono
https://bwfbadminton.com/player/58640/vicky-angga-saputra
https://bwfbadminton.com/player/58640/vicky-angga-saputra/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/89156/syabda-perkasa-belawa
https://bwfbadminton.com/player/75079/yonathan-ramlie
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata
https://bwfbadminton.com/player/80886/bobby-setiabudi
https://bwfbadminton.com/player/83267/muh-asqar-harianto
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2018/51/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/51/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://www.suara.com/sport/2019/01/04/191000/daftar-atlet-senior-yang-terdegradasi-dari-pelatnas-pbsi-2019

https://www.straitstimes.com/sites/default/files/styles/article_pictrure_780x520_/public/articles/2019/04/09/colin-jc2-9.jpg?itok=RZcDkAkd&timestamp=1554809273


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...