Mencari Turnamen Untuk Tontowi/Apriyani

Pasangan ganda campuran baru Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu mengalami kesulitan untuk melakukan debut di turnamen kompetitif. Dengan Apriyani Rahayu sebagai pendatang baru di ganda campuran, Tontowi Ahmad/Apriyani saat ini berat untuk berlaga di ajang BWF World Tour. Terbukti mereka harus absen dari tiga ajang BWF World Tour bulan Januari ini, yaitu Malaysia Masters, Indonesia Masters dan Thailand Masters.



Mengutip dari bola.kompas.com, Apriyani menyebutkan untuk "mencari kesempatan pada turnamen 300". Faktanya, Thailand Masters itu adalah turnamen BWF World Tour 300, dan Tontowi/Apriyani belum bisa ikut di ajang itu. Jadi mungkin untuk saat ini Tontowi/Apriyani harus mencari turnamen yang levelnya lebih rendah, seperti BWF Super 100 atau International Challenge.

Tentu harus diingat status Apriyani sebagai ganda putri terbaik Indonesia bersama Greysia Polii. Mereka juga harus berjuang keras untuk mempertahankan posisi lolos ke Olimpiade 2020. Secara matematis, untuk Olimpiade Tokyo yang hanya meloloskan delapan pasangan, posisi Greysia/Apriyani di peringkat ke-7 kualifikasi saat ini masih jauh dari kata aman. Artinya, pencarian kejuaraan untuk Tontowi/Apriyani tidak boleh mengganggu kepentingan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Kalau melihat kalender BWF, ajang pertama yang mungkin bisa coba diikuti oleh Tontowi/Apriyani adalah Fajr Badminton International Challenge 2020 di Shiraz, Iran. Event ini tidak bertabrakan dengan turnamen-turnamen yang mungkin perlu diikuti Greysia/Apriyani. Mungkin bisa menjadi ajang yang tepat untuk debut Tontowi/Apriyani.

Saat ini poin Tontowi di ganda campuran adalah 48815. Mengutip dari sportfeat.bolasport.com, disebutkan bahwa notional point dari Tontowi/Apriyani adalah 19.526 poin. Jika dikonversikan, poin segitu sebanding dengan perolehan point untuk pemain di peringkat 60-an atau 70-an. 

Secara pribadi, saya mengharapkan Tontowi/Apriyani segera tampil di turnamen kompetitif, dan Fajr Badminton International Challenge 2020 mungkin adalah panggung yang tepat untuk debut mereka.


Daftar Referensi:
1. https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/80/women-s-doubles/2020/2/?rows=25&page_no=1
2. https://bola.kompas.com/read/2020/01/04/12100008/mulai-duet-di-ganda-campuran-apriyani-percaya-pada-tontowi-ahmad?page=all
3. https://sportfeat.bolasport.com/read/441975758/penjelasan-pbsi-di-balik-batalnya-duet-anyar-tontowiapriyani-tampil-di-3-turnamen?page=all
4. https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/2/?rows=25&page_no=1&country=INA
5. https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/2/?rows=100&page_no=1
6. https://www.beenaroundtheglobe.com/wp-content/uploads/2017/10/porte-chiraz.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...