Turnamen bulutangkis All England 2020 Jalan Terus




Badminton England has been closely monitoring the ongoing situation regarding the coronavirus.  We are in regular, daily contact with the relevant health authorities in the UK and are also working closely with the Badminton World Federation and Arena Birmingham to monitor the situation.
Currently, Public Health England are not advising changing plans around sporting events, and consequently, Badminton England is continuing with its plans to host the YONEX All England Open Badminton Championships. However, this is an evolving situation and we will rightly keep their advice under review. 
The UK is extremely well prepared for these types of outbreaks – we are one of the first countries in the world to develop a test for the new virus – and the health and wellbeing of the players, officials, volunteers, fans and staff at the event is our number one priority.
Our aim is to ensure that a number of procedures and processes are in place to minimise the potential impact of the virus on them.
Those include the following:
  • Working with Arena Birmingham to educate spectators once on-site, and provide both hand sanitiser in shared areas, but also clean facilities
  • Continued dialogue with officials at Birmingham International Airport who have processes and procedures in place for incoming visitors
  • A plan for the event team at Arena Birmingham to deal with anyone showing symptoms of the virus, along with our own plans and flows regarding assessment, isolation, departing site, and deep clean.
  • Detailed guidance and procedures sent to the various governing bodies and competing teams by the Badminton World Federation including for any players or officials who develop flu like symptoms prior to and during the event
  • Two Badminton England medical officers attending the Championships for the teams, staying in different hotels, in addition to a fully serviced medical centre and team at the Arena Birmingham
  • Badminton England plans to raise awareness of personal hygiene, the virus symptoms, and the recommended responses as part of our internal briefings and publications for the event.
  • The addition of a number of scenarios into our risk assessments and contingency plans linked to the coronavirus
There are also a number of personal hygiene measures recommended by the WHO (World Health Organisation) that we are urging people coming to the event to be aware of and which can be found on their website.
As, the Championships remain on course to go ahead as planned, our policy is not to refund tickets if a spectator chooses not to attend. If the advice from the relevant authorities was to cancel or postpone the All England, and we proceeded to do that, full refunds would be offered.
Further updates will be published on the YONEX All England Open Badminton Championships website [www.allenglandbadminton.com] and the Badminton England website [www.badmintonengland.co.uk] and our social media channels.

We look forward to welcoming the players, officials, volunteers and fans from across the world to Arena Birmingham from 11- 15 March 2020.   


https://www.allenglandbadminton.com/news/important-updated-information-regarding-the-yonex-all-england-open-badminton-championships-2020-and-the-coronavirus/

https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/overview/

https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2020/02/12/virus-outbreak-will-not-stop-all-england




Turnamen bulutangkis German 2020 sudah resmi ditunda karena kekhawatiran merebaknya wabah Covid-19. Pertanyaanpun jadi berpindah ke turnamen kenamaan All England yang dijadwalkan 11-15 Maret 2020 di Birmingham. Apakah turnamen ini akan berlangsung sesuai jadwal?


Berdasarkan rilis tanggal 27 Februari 2020, Badminton England sebagai otoritas bulutangkis di Inggris menyatakan akan tetap menyelenggarakan All England sesuai jadwal. Hal ini karena pihak yang berwenang di Inggris memang belum mengeluarkan larangan. Tentunya keputusan ini bisa aja berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan yang terjadi.

Tentu saja penyelenggaraan turnamen ini dilakukan dengan kewaspadaan penuh akan wabah Corona. Tak hanya di lokasi pertandingan di Arena Birmingham, pihak penyelenggara juga berkoordinasi dengan pihak bandara terkait kedatangan para atlet dan ofisial. Segala sesuatu disiapkan untuk mencegah makin merebaknya virus Corona.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua di dunia. Turnamen pertama berlangsung tahun 1898 di Guildford. Sampai tahun 1977, All England dianggap sebagai kejuaraan dunia bulutangkis tak resmi.

Mengingat prestise All England, diharapkan semua permain terbaik dunia bisa hadir. Tapi kesehatan dan keselamatan tetap lebih utama, termasuk jika ternyata ada pemain dari negara tertentu yang dilarang ikut serta, atau bahkan jika turnamen All England 2020 ini harus dibatalkan.



German Open 2020 Ditunda


Wabah Covid-19 yang mulai menyebar di Eropa mulai mengkhawatirkan. Dampaknya terasa sampai lapangan bulutangkis. Turnamen German Open yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung 3-8 Maret 2020 ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Pembatalan turnamen yang sedianya berlangsung di Mülheim an der Ruhr ini tentunya sudah melalui pertimbangan matang. Menyelenggarakan turnamen denga peserta dari berbagai negara memang memberikan kekhawatiran akan penyebaran wabah tersebut. Masalah Covid-19 adalah masalah global yang sangat serius.

German Open 2020 ini adalah kategori 300, jadi kurang bergengsi. Namun begitu, jadwal penyelenggaraannya hanya seminggu sebelum turnamen prestius All England. Seandainya tidak dibatalkan, Para atlet dunia bisa memanfaatkan ajang ini sebagai pemanasan sebelum All England.

Tadinya Indonesia hendak mengirimkan atlet-atlet ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria dan Rinov/Pitha. Begitupun dengan atlet-atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Atlet-atlet ini sedang bejuang untuk bisa lolos ke olimpiade Tokyo tahun ini.

Jadwal baru German Open 2020 sepertinya akan berlangsung setelah berakhirnya masa kualifikasi olimpiade Tokyo 2020. Perjuangan sekarang harus beralih ke ajang berikutnya, yaitu All England.

Tontowi Hendak Mundur Dari Pelatnas


Atlet senior sektor ganda campuran, Tontowi Ahmad berencana mundur dari pelatnas PBSI mulai Maret ini. Rencana itu disampaikan Tontowi lewat pesan whatsapp kepada pelatihnya, Richard Mainaky. Awal maret ini kontrak Tontowi dengan sponsor apparelnya yaitu Li Ning berakhir, dan Tontowi ingin mundur setelah kontrak tersebut habis.


Tontowi Ahmad terutama dikenal karena kiprahnya saat masih berpasangan dengan Liliyana Natsir. Pasangan Tontowi/Liliyana ini adalah pasangan ganda campuran legendaris Indonesia yang meraih medali emas di olimpiade Rio de Janeiro 2016. Koleksi gelar lainnya adalah juara dunia 2013 dan 2017, juara All England 2012, 2013, 2014, 2015, juara Asia 2015, dan medali emas Sea Games 2011.

Liliyana Natsir mundur dari bulutangkis di awal tahun 2020. Pasca mundurnya Liliyana, Tontowi dipasangkan dengan atlet muda Winny Oktavina Kandow. Prestasi Tontowi/Winny sepanjang 2019 memang tidak sebanding dengan saat masih berpasangan dengan Liliyana. Sementara pasangan muda Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melejit sebagai ganda campuran terbaik Indonesia saat ini, dengan gelar juara di Denmark Open dan French Open.

Awal tahun ini Tontowi dipasangkan dengan Apriyani Rahayu. Pasangan ini kesulitan untuk berkompetisi karena Apriyani Rahayu saat itu belum punya peringkat di ganda campuran. Artinya, mereka harus berjuang lebih dulu menaikkan peringkat di ajang-ajang kejuaraan kurang bergengsi. Sementara Apriyani Rahayu juga punya prioritas di ganda putri sebagai pasangan terbaik Indonesia bersama Greysia Polii. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu sedang on fire, menjuarai Indonesia Masters 2020 dan Barcelona Spain Masters 2020.

Mungkin keputusan Tontowi Ahmad untuk mundur sudah tepat. Saat ini tongkat estafet ganda campuran sudah berpindah ke Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. 

Beda Tipis Juara Barcelona Spain Masters dengan Gregoria Mariska Tunjung



Keberhasilan Pornpawee Chocuwong mengalahkan Carolina Marin di final Barcelona Spain Masters terasa mengejutkan. Bukan hanya karena reputasi Marin sebagai juara olimpiade dan mantan juara dunia. Kemampuan Pornpawee Chocuwong  selama ini terkesan beda tipis  dengan para atlet tunggal putri Indonesia.

Selama ini hanya Ratchanok Intanon yang terkesan terlalu tangguh untuk para atlet kita. Thailand memang masih punya Busanan Ongbarumphan, Nitchaon Jindapol selain tentunya Pornpawee Chocuwong, tapi mereka bukan momok. Gregoria Mariska Tunjung bahkan punya rekor bagus saat menghadapi mereka.


Gregoria Mariska Tunjung vs Busanan Ongbarumphan 4-2
Gregoria Mariska Tunjung vs Pornpawee Chocuwong 1-0
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol 2-1

Di babak pertama Indonesia Open tahun lalu, Gregoria menundukkan Chocuwong 21-10 21-8. Lebih belakangan lagi, di semifinal Sea Games Filifina dua bulan lalu, giliran Ruselli Hartawan yang mengandaskan Chocuwong 16-21 21-10 21-18. Artinya, kemampuan atlet kita sebenarnya sebanding dengan juara tunggal putri Barcelona Spain Masters 2020 ini.

Pornpawee Chocuwong sebenarnya tidak memulai tahun ini dengan baik. Langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Masters melawan Sung Ji Hyun 16-21 15-21. Begitu juga di Indonesia Master, Chovuwong sudah kandas di babak pertama melawan Busanan Ongbarumphan 17-21 21-16 11-21. Di ajang di rumah sendiri yaitu Thailand Masters, Chocuwong hanya mencapai 16 besar sebelum disingkirkan Carolina Marin 11-21 9-21.

Chocuwong membalas ketiga kekalahan itu di bulan Februari 2020. Sung Ji Hyun ditekuk 18-21 21-18 23-21 di Badminton Asia Team Championships. Kekalahan dari Busanan Ongbarumphan dibalaskan di semifinal Barcelona Spain Masters 14-21 21-15 21-12. Di partai final, giliran Carolina Marin yang kalah 11-21 21-16 21-18.

Referensi:


Atlet China siap kembali berlaga



Dalam sebulan terakhir nama China seperti memudar di pemberitaan bulutangkis dunia. Badminton Asia Team Championship dan Barcelona Spain Masters berlalu tanpa keikutsertaan satupun pemain China. Wabah covid-19 yang berawal dari China menyulitkan atlet-atlet bulutangkis China untuk mengikuti turnamen seperti sedia kala.


Sementara China masih merupakan negara terkuat dalam hal bulutangkis, seperti tercermin dari BWF World Team Rankings yang menempatkan mereka di posisi puncak. Negeri tirai bambu ini punya tunggal putri terbaik saat ini, Chen Yu Fei. Mereka juga memiliki ganda putri nomor satu, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran ranking wahid, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Supremasi tanpa kehadiran atlet China akan kehilangan legitimasi. Setidaknya untuk turnamen-turnamen kelas satu yang menjadi incaran para pebulutangkis papan atas. Misalnya All England dijadwalkan berlangsung Maret mendatang.

Dalam hal ini, otoritas bulutangkis China menyatakan bahwa para atlet mereka siap berkompetisi kembali. Para pebulutangkis China dalam keadaan sehat dan fit. Mereka akan ambil bagian di tiga event BWF World Tour 2020 berikutnya, yaitu German Open, All England dan Swiss Open.

Sebagian besar pemain China saat ini sudah berada di Inggris untuk berlatih. Mereka siap berangkat ke Jerman saat German Open berlangsung nantinya

Referensi:
https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/shi-yuqi.jpg

Denmark menyelamatkan Pamor Bulutangkis Eropa Di Barcelona



Barcelona Spain Masters 2020 adalah turnamen pertama dari serangkaian turnamen yang akan berlangsung benua Eropa dalam waktu dekat. Banyak atlet terbaik yang absen dari ajang BWF World Tour 300 ini, dan para atlet Cina malah sama sekali tidak ikut serta. Kenyataannya, para atlet Eropa justru gagal berjaya di Barcelona.

Secara umum, atlet Eropa memiliki postur lebih tinggi dan lebih atletis terhadap atlet-atlet Asia. Namun bulutangkis sepertinya memang bukan olahraga speed and power. Atlet-atlet Korea, Malaysia dan Thailand menunjukkan pendekatan yang mungkin lebih efektif dalam memenangkan pertandingan badminton.

Kelima partai final menampilkan atlet Asia menghadapi atlet Eropa. Di tiga partai awal, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Gabriela Stoevas/Stefani Stoevas dan Carolina Marin mampu merebut set pertama. Tapi akhirnya mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Asia, yaitu Kim Sa Rang/Kim Ha Na, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Pornpawee Chocuwong.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu mungkin memang lebih diunggulkan dari The Stoevas. Tapi tak demikian dengan pasangan Perancis Gicquel/Delrue yang punya peringkat lebih baik daripara Kim/Kim. Bahkan juara Olimpiade dan mantan juara dunia seperti Carolina Marin ternyata bisa dikejutkan oleh Pornpawee Chocuwong.

Untunglah Denmark bisa menyelamatkan pamor Eropa. Dua gelar mereka rebut lewat Viktor Axelsen dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Sektor Juara Runner-up Skor Final
Ganda campuran Kim Sa Rang/Kim Ha Na Thom Gicquel/Delphine Delrue 15-21 21-11 21-10
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 18-21 22-20 21-17
Tunggal putri Pornpawee Chocuwong Carolina Marin 11-21 21-16 21-18
Tunggal putra Viktor Axelsen Kunlavut Vitidsarn 21-16 21-13
Ganda putra Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen Lee Yang/Wang Chi-Lin 21-17 21-19


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/2020-02-23
https://en.wikipedia.org/wiki/Carolina_Mar%C3%ADn
https://asset.indosport.com/article/image/296220/viktor_axelsen_ungkap_kebahagiaan_tampil_di_denmark_open_di_kampung_halamannya-169.jpg

Kesabaran Greysia/Apriyani Mengatasi Ofensif Stoevas


Ada dua tunggal putra legendaris Indonesia di awal dekade 80-an, yang pendekatan bermainnya sangat berbeda. Nama pertama adalah Liem Swie King, pemain ofensif yang terkenal dengan smes lompatnya, yang dijuluki "King Smash". Nama lainnya adalah Icuk Sugiarto, yang bermain lebih sabar dengan reli-reli panjang.

Di final ganda putri Barcelona Spain Masters 23 Februari 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menghadapi Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Pasangan kakak adik yang dikenal sebagai "The Stoevas" itu berasal dari Bulgaria. Dengan postur jangkung dan atletis, mereka mampu menghadirkan permainan ofensif mengandalkan speed and power.

Stoevas membuktikan mampu menyusahkan Greysapp. Dengan permainan menyerang yang ciamik, mereka mampu merebut set pertama dengan skor 21-18. Makin menyulitkan bagi pasangan Indonesia saat Greysia sempat terluka di bagian tangan di pertandingan ini.

Untuk menghadapi Stoevas, Greysia/Apriyani memilih bermain sabar dengan reli-reli panjang. Mereka dengan percaya diri mengangkat bola dan "mempersilahkan" Stoevas menyerang. Satu saat pertahanan Greysap tidak mampu menghadapi serangan-serangan Stoevas, di saat lain mereka sukses memaksa Stoevas membuat kesalahan sendiri.

Dalam pertandingan yang berlangsung menegangkan bagi penonton yang mendukung pasangan Indonesia, Greysia/Apriyani akhirnya berhasil memenangkan laga dengan skor akhir 18-21 22-20 21-17. Ini adalah gelar kedua tahun ini bagi Greysap setelah sebelumnya mereka menjuarai Indonesia Masters pada Januari lalu.

Referensi:
https://obs.line-scdn.net/0hfn2kEUpiOUEPEhFtXj1GFjVEOi48fipCayRoX198Z3V2Jy0TYXJ_LyxAN3Uqcn4fYSN-ICIWInBxK3geMXN_/w644

Siaran Langsung Barcelona Spain Masters di TVRI

Setelah absen cukup lama pasca berakhirnya Thailand Masters 2020, akhirnya  TVRI kembali dengan siaran langsung bulutangkis. Memang selama beberapa minggu tidak ada turnamen BWF World Tour yang digelar. Sekarang TVRI kembali dengan siaran langsung Barcelona Spain Masters yang berlangsung di Barcelona, Spanyol. 


Barcelona Spain Masters 2020 digelar tak lama setelah berakhirnya turnamen-turnamen kontinental Asia, Eropa, Oceania, Pan Amerika dan Afrika. Mungkin itulah sebabnya pasang pebulutangkis terbaik dunia yang absen disini. Apalagi sebagai turnamen kategori BWF World Tour 300,  Barcelona Spain Masters relatif kurang bergengsi.

Semifinal
Sabtu 22 Februari 2020 mulai 16:45 WIB
Final
Minggu 23 Februari 2020 mulai 15:30 WIB

Indonesia sendiri tidak menampilkan kekuatan terbaiknya di kejuaraan ini. Para pemain terbaik kita baru saja berjuang habis-habisan di Badminton Asia Team Championships 2020. Di ajang itu, tim putra sukses meraih gelar juara.

Sejumlah atlet muda dan dan non pelatnas turun berlaga di ajang ini. Ini memang kesempatan untuk meraih prestasi dan mendulang poin. Sayangnya semua atlet muda dan non pelatnas ini sudah tersisih sebelum mencapai babak semifinal. Artinya, mereka tidak muncul di siaran langsung ini.

Satu-satunya wakil Indonesia di babak semifinal adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Di semifinal mereka akan menghadapi pasangan Inggris yaitu Chloe Birch/Lauren Smith.

Bulutangkis Menuju Eropa


Rangkaian turnamen BWF Wour Tour memulai tahun ini dari Asia Tenggara. Malaysia Masters, Indonesia Masters dan Thailand Masters telah berlalu. Kini di Februari-Maret ini panggung berpindah ke Eropa. Empat turnamen BWF World Tour siap mengalihkan perhatian pecinta bulutangkis ke benua biru.

Turnamen pertama yang sedang berlangsung adalah Barcelona Spain Masters pada 18-23 Februari 2020. Di turnamen ini Indonesia lebih banyak mengirimkan pemain muda dan pemain non pelatnas. Satu-satunya andalan yang turun bertanding di Barcelona adalah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Selang seminggu setelah Barcelona Spain Masters berakhir, ada German Open pada 3-8 Maret 2020 di Mülheim an der Ruhr. Indonesia hanya tampil di sektor tunggal putri dan ganda campuran. Untuk dua sektor ini Indonesia menurunkan kekuatan penuh Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Fitriani, Hafiz Faizal/Glorial Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

German Open dan Barcelona Spain Masters adalah kategori BWF World Tour 300, memang kurang bergengsi. Tapi tak demikian halnya dengan All England yang akan digelar di Birmingham 11-15 Maret 2020. Ini adalah turnamen kategori BWF World Tour 1000, setara dengan Indonesia Open dan China Open.

All England punya gengsi tersendiri sebagai turnamen bulutangkis paling tua di dunia. Tak heran jika Indonesia juga mengirimkan kekuatan penuh ke negeri asal badminton ini. Para pebulutangkis terbaik dunia juga siap berkompetisi menjadi yang terbaik di ajang ini.

Usai All England ada Swiss Open di Basel 17-22 Maret 2020. Masih belum diketahu siapa saja pemain yang akan turun bertanding di ajang BWF World Tour 300 ini.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/completed/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3689/yonex-german-open-2020/results/draw/xd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3689/yonex-german-open-2020/results/draw/ws
https://en.wikipedia.org/wiki/All_England_Open_Badminton_Championships
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/ms
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/md
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/wd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/xd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3691/yonex-swiss-open-2020/results/draw/
https://www.worldatlas.com/r/w1200-h701-c1200x701/upload/9c/d1/d0/shutterstock-223964977.jpg

Ranking BWF Putri Kusuma Wardani Melonjak 37 Peringkat


Putri Kusuma Wardani hanya tampil satu kali di Badminton Asia Team Championships 2020, sebagai tunggal ketiga di fase grup menghadapi Filifina. Menghadapi atlet tuan rumah Sarah Joy Barredo, Putri unggul 21-19 21-14. Putri sebenarnya juga terdaftar sebagai tunggal ketiga saat Indonesia menghadapi Jepang di perempat final, tapi tidak bertanding karena Indonesia keburu kalah 0-3 sebelum gilirannya datang.


Bergabungnya Putri ke skuad Indonesia untuk Badminton Asia Team Championships 2020 seolah menjadi indikasi bahwa PBSI memang berharap banyak pada pemudi 17 tahun ini. Tahun ini Putri promosi dari pelatnas pratama ke pelatnas utama, menandai awal transisi dari fase junior ke senior. Badminton Asia Team Championships 2020 adalah ajang pertama yang diikutinya tahun ini.

Putri Kusuma Wardani memang salah satu talenta muda yang paling banyak menyita perhatian. Apalagi prestasi tunggal putri kita saat ini memang tidak menggembirakan. Dibandingkan sektor lain seperti tunggal putra, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran, sektor tunggal putri ini memang paling minim prestasi.

Menurut akun Kompasiana atas nama Langit Muda, salah satu keunggulan Putri adalah tinggi badannya yang mencapai 172 cm. Putri memang lebih tinggi dari para seniornya seperti Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani atau Ruselli Hartawan. Di peringkat 10 besar dunia saat ini hanya ada dua atlet mungil, yaitu Akane Yamaguchi dan Nozomi Okuhara. Peringkat 1 dunia saat ini, Chen Yu Fei, tingginya 171 cm.

Keikutsertaan Putri Kusuma Wardani di Badminton Asia Team Championships 2020 ternyata mampu meningkatkan peringkatnya di ranking BWF. Biarpun hanya tampil sekali, Putri mendapat tambahan 1070 poin dari keikutsertaannya di turnamen beregu Asia ini. Hasil ini melambungkan peringkatnya dari ranking 273 dunia menjadi peringkat 237.

Kita tunggu kiprah berikutnya dari Putri Kusuma Wardani.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/8/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/7?rows=25&page_no=1&country=INA
https://www.kompasiana.com/langitmuda/5da1c01e0d823019f63c8222/akhirnya-ditemukan-atlet-jangkung-sektor-tunggal-putri?page=all
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani
https://obs.line-scdn.net/0h-RR93ubQcn1vQFothmsNKlUWcRJcLGF-C3YjYz8uLEkWcjN_ViBvSENAKEtGcDUjAXM0G05IaUwRdjAqACFv/w644


Apakah Popularitas Bulutangkis Sebanding Dengan Sepakbola?

Sepakbola, bulutangkis dan bola voli adalah olahraga-olahraga paling populer di Indonesia. Mungkin semua orang Indonesia tahu hal ini, karena sudah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Pertanyaannya, adakah data empiris tentang hal ini? Apakah popularitas Bulutangkis di negeri ini sebanding dengan sepakbola?

Untuk level internasional, tentu saja sepakbola jauh lebih populer dari bulutangkis. Indikasinya, perhatikan bahwa Kento Momota, tunggal putra nomor 1 dunia, sepanjang karirnya menghasilkan 1.25 juta USD. Bandingkan dengan superstar sepakbola seperti Lionel Messi, yang bisa melewati nilai itu hanya dari gajinya selama tiga minggu.

Tentu saja beda halnya jika scope kita perkecil hanya di Indonesia. Bulutangkis adalah olahraga yang sudah membawa putra-putri Indonesia mencapai prestasi membanggakan di kancah internasional. Sementara sepakbola nasional walaupun sangat populer, relatif minim prestasi antar negara, untuk level Asia tenggara sekalipun.

Dalam artikel ini kita akan menggunakan google trends untuk membandingkan popularitas antara sepakbola dan bulutangkis. Di zaman serba online ini, tentu saja penggemar bulutangkis dan sepakbola sama-sama aktif menggunakan internet untuk mencari informasi. Google trends bisa menjadi sebuah indikasi untuk mengukur perbandingan popularitas kedua olahraga ini di Indonesia.


Gambar diatas merupakan screenshot dari hasil Google trends perbandingan sepakbola dan bulutangkis dalam dua bulan terakhir. Kalau diperhatikan dari nilai rata-rata, terlihat bahwa nilai rata-rata untuk sepakbola dan bulutangkis tidak jauh berbeda. Sepakbola memang sedikit lebih populer, tapi bulutangkis tidak jauh tertinggal.

Terlihat juga bahwa popularitas sepakbola cenderung stabil, sementara bulutangkis lebih fluktuatif. Alasannya, karena perhatian terhadap sepakbola memang konsisten dengan liga-liga Eropa yang menggelar pertandingan regular tiap pekan. Popularitas bulutangkis masih sangat dipengaruhi pada event besar yang sedang berlangsung.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/8/?rows=25&page_no=1
https://www.goal.com/en/news/lionel-messi-net-worth-salary-contract-sponsors-charity/oo0qu9cail971no5jkcii7x3h
https://trends.google.com/trends/explore?geo=ID&q=bulutangkis,sepakbola

Greysia/Apriyani "Memimpin" Skuad Indonesia ke Barcelona Spain Masters 2020


Barcelona Spain Masters 2020 dijadwalkan berlangsung di Barcelona, Spanyol pada 18-23 Februari 2020. Sebenarnya, pemilihan waktu yang kurang menguntungkan untuk penyelenggaraan turnamen BWF World Tour 300 ini. Kompetisi kontinental untuk Asia, Eropa, Pan Am, Oceania dan Afrika baru saja berakhir. Agaknya para atlet bulutangkis terbaik dunia tak punya waktu pemulihan memadai untuk terbang dan berkompetisi ke Barcelona.

Diantara 20 anggota skuad Indonesia ke Badminton Asia Team Championships 2020, hanya Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang langsung bertolak ke Spanyol. Sektor ganda putri ini miskin peserta, hanya diikuti 21 pasangan. Greysap menjadi unggulan pertama dan mendapatkan bye di 32 besar.

Tadinya Apriyani juga rencananya akan tampil di ganda campuran berpasangan dengan Tontowi. Sayangnya Tontowi belum pulih dari tifus, sehingga tidak cukup fit untuk berlaga di turnamen ini. Dengan demikian Indonesia tanpa wakil di ganda campuran Barcelona Spain Masters 2020 ini.

Tiga ganda putra belia negeri ini juga turun berlaga di Spain Masters 2020. Mereka adalah Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Ketiganya sudah turun bertanding di babak 32 besar pada 18 Februari 2020 ini. Sayangnya hanya Fikri/Bagas yang mampu mengalahkan lawan, dua pasangan lain harus tumbang di pertandingan pertama.

Ada juga pemain non pelatnas yang siap berlaga di ajang ini. Di tunggal putri ada Lyanny Alexandra Mainaky, sementara di tunggal putra Yehezkiel Fritz Mainaky.

Nama Sektor Peringkat
Yehezkiel Fritz Mainaky Tunggal putra 213
Lyanny Alexandra Mainaky Tunggal putri 65
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana Ganda putra 52
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan Ganda putra 72
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Ganda putra 81
Greysia Polii/Apriyani Rahayu Ganda putri 8

Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/ms
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/ms-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/md
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/md-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/wd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/draw/xd
https://www.indosport.com/raket/amp/20200217/tontowi-apriyani-resmi-mundur-dari-kejuaraan-spain-masters-2020
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/68050/yehezkiel-fritz-mainaky
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/64558/lyanny-alessandra-mainaky
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/91440/muhammad-shohibul-fikri
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/79658/bagas-maulana
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/84786/daniel-marthin
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/74732/pramudya-kusumawardana
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/94430/yeremia-erich-yoche-yacob-rambitan
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/completed/
https://asset.indosport.com/article/image/q/80/273106/barcelona_spain_masters_2019-169.jpg?w=750&h=423

Kenapa Indonesia Tetap Lolos ke Piala Uber 2020

Tim putra Indonesia berjaya merebut gelar juara Badminton Asia Team Championships 2020. Anthony Ginting dan kawan-kawan melibas seluruh lawan yang ditemui di ajang ini. Korea dihantam 4-0 di fase grup, disusul kemenangan 5-0 atas tuan rumah Filifina di perempat final, hasil 3-1 saat menundukkan India di semifinal dan kembali 3-1 saat menumbangkan Malaysia di final.



Sementara rekan-rekan mereka di tim putri sudah terhenti di perempat final. Mengawali turnamen dengan kemenangan 5-0 menghadapi tuan rumah Filifina, Gregoria dkk dijegal Thailand 2-3 di partai kedua fase grup. Di perempat final, tim putri kita harus mengakui keunggulan Jepang 0-3.

Ajang Badminton Asia Team Championships 2020 sekaligus menjadi babak kualifikasi bagi piala Thomas dan piala Uber 2020. Empat tim yang mencapai babak semifinal langsung lolos ke piala Thomas atau piala Uber. Sebagai juara, tim putra Indonesia tentu saja lolos ke piala Thomas. Akan halnya tim putri, mereka sudah kandas di perempat final. Artinya mereka tidak lolos ke piala Uber dari jalur Ajang Badminton Asia Team Championships 2020 ini.

Sebanyak 16 tiket yang tersedia ke piala Uber 2020 yang akan diselenggaraka  di Aarhus, Denmark. Berbagai jalur kelolosan yang tersedia dapat diamati pada tabel dibawah ini. Terlihat juga negara-negara yang sudah memastikan lolos ke kejuaraan dunia beregu putri yang diselenggarakan dua tahun sekali itu.

 Tuan rumah
Denmark


 Juara bertahan
Jepang


 Semifinalis Asia Team Championships 2020
Malaysia
Korea Selatan
Thailand
 Peringkat terbaik Asia yang belum lolos
?


 Semifinalis European Team Championships 2020
Perancis
Jerman
Skotlandia
 Peringkat terbaik Eropa yang belum lolos
?


 Juara Oceania Team Championships 2020
Australia


 Juara Pan Am Team Championships 2020
Canada


 Juara Africa Team Championships 2020
Mesir


 Peringkat terbaik Dunia yang belum lolos 
?
?
?

Terlihat ada lima tiket yang belum ada pemiliknya, dan akan ditentukan berdasarkan peringkat BWF World Ranking. Indonesia ada di peringkat ketiga, dibawah China dan Jepang. Inilah daftar 11 besar BWF World Ranking saat ini.

Peringkat Negara MS WS MD WD XD SC TC UC Total
1 China 1500 1500 1200 1500 1500 5000 0 0 12200
2 Jepang 1500 1500 1500 1500 1500 4000 0 0 11500
3 Indonesia 1200 750 1500 1200 1200 3000 0 0 8850
4 Thailand 1000 1200 500 1200 1200 3000 0 0 8100
5 China Taipei 1500 1500 1200 500 1000 2000 0 0 7700
6 Korea Selatan 750 1200 1200 1200 1200 2000 0 0 7550
7 Malaysia 1000 750 1200 1000 1200 2000 0 0 7150
8 Denmark 1200 1000 1000 500 500 2000 0 0 6200
9 India 1000 1200 1000 500 500 1500 0 0 5700
10 Hongkong 1200 750 250 500 1200 1500 0 0 5400
11 Belanda 750 500 500 1000 1000 1200 0 0 49500

Berdasarkan tabel itu, kita bisa menentukan siapa yang berhak mendapatkan lima tiket yang masih tersedia. China yang absen di Badminton Asia Team Championships tetap lolos sebagai peringkat terbaik Asia diantara negara-negara yang belum lolos. Indonesia ikut lolos sebagai salah satu negara dengan peringkat terbaik di dunia yang belum lolos.

 Tuan rumah
Denmark


 Juara bertahan
Jepang


 Semifinalis Asia Team Championships 2020
Malaysia
Korea Selatan
Thailand
 Peringkat terbaik Asia yang belum lolos
China


 Semifinalis European Team Championships 2020
Perancis
Jerman
Skotlandia
 Peringkat terbaik Eropa yang belum lolos
Belanda


 Juara Oceania Team Championships 2020
Australia


 Juara Pan Am Team Championships 2020
Canada


 Juara Africa Team Championships 2020
Mesir


 Peringkat terbaik Dunia yang belum lolos 
Indonesia
China Taipei
Hongkong


Harap diingat bahwa data pada artikel ini bukan rilis resmi dari otoritas bulutangkis. Pengumuman resmi tim-tim yang lolos ke piala Thomas dan piala Uber dari akan berlangsung besok 18 Februari 2020.

Referensi:

https://en.m.wikipedia.org/wiki/2020_Uber_Cup_qualification
https://en.m.wikipedia.org/wiki/2020_Thomas_Cup_qualification
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships
https://bwfbadminton.com/rankings/3/bwf-world-team-rankings?short=1

https://awayandfar.com/wp-content/uploads/2019/01/Den-Gamle-By.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...