Tampilkan postingan dengan label Adnan/Mychelle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adnan/Mychelle. Tampilkan semua postingan

Para Debutan Indonesia Di All England 2020



Sebuah tweet dari akun Twitter PB Djarum membahas tentang empat atletnya yang akan menjalani debut di All England musim ini. Mereka adalah Shesar Hiren Rhustavito (tunggal putra), Siti Fadia Silva Damayanti/Ribka Sugiarto (ganda putri) dan Mychelle Chrystine Bandaso. Tentunya pasangan Mychelle di ganda campuran juga melakukan debut All England, yaitu Adnan Maulana, pemain binaan klub Jaya Raya.


Tidak sembarangan pemain bisa tampil di All England. Hanya masing-masing 32 wakil untuk sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Artinya bisa dibilang Vito, Fadia/Ribka dan Adnan/Mychelle sudah berjuang bertahun-tahun untuk akhirnya bisa tampil di All England.

Perjuangan mereka tidak akan mudah untuk berprestasi di tanah Britania. Mereka semua bukan unggulan di turnamen bulutangkis tertua di dunia ini. Hasil undian bisa saja malah mempertemukan mereka dengan lawan berat sejak partai perdana.

Undian cukup menguntungkan bagi Vito. Lawannya di partai perdana adalah atlet veteran India, Parupalli Kashyap. Selain peringkatnya lebih rendah, Parupalli juga belum mencatatkan kemenangan dalam tiga partai yang tercatat sudah dimainkannya tahun 2020 ini. Jika mampu menyingkirkan Parupalli, kemungkinan Vito akan bertemu Anthony Ginting di babak 16 besar.

Fadia/Ribka menghadapi lawan berat sejak awal. Pasangan Denmark Maiken Fruergasrd/Sara Thygesen adalah finalis Indonesia Masters awal tahun ini. Mengingat bagaimana Greysia/Apriyani saat itu bersusah payah untuk menundukkan mereka, sepertinya Fruergaard/Thygesen lebih difavoritkan mengalahkan Fadia/Ribka.

Adnan Mychelle juga kebagian lawan tangguh. Mereka harus menghadapi pasangan Perancis Thom Gicquel/Delphine Delrue yang bulan lalu tampil mencapai final Barcelona Spain Masters



Keywords: 

All England

All England 2020 

Shesar Hiren Rhustavito

Vito

Siti Fadia Silva Damayanti/Ribka Sugiarto 

Fadia/Ribka

Fadia Ribka

Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso 

Adnan/Mychelle

Adnan Mychelle




Pelatnas Ganda Campuran 2020 yang Melanjutkan Peremajaan

Pasca pensiunnya Liliyana Natsir, PBSI agaknya fokus membina atlet-atlet muda untuk menjadi andalan di masa depan. Pasangan-pasangan muda dibentuk dan diorbitkan untuk menjadi andalan masa depan. Pendekatan ini agaknya mulai menunjukkan hasil.



Pasangan nomor satu kita saat ini  ini tentu saja adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Di tahun 2019 Praveen/Melati sukses meraih gelar juara di Denmark Open dan French Open. Dari peringkat 15 dunia di akhir tahun 2018, mereka merangsek ke peringkat 5 di akhir 2019, peringkat tertinggi saat ini untuk pasangan ganda campuran Indonesia.

Di belakang mereka ada Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja. Prestasi mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up German Open. Dengan Praveen/Melati sekarang memiliki peringkat lebih baik dari mereka, Hafiz/Faizal mau tak mau harus membidik posisi di 8 besar dunia jika ingin lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga mencatatkan perkembangan. Dari peringkat 28 di tahun akhir 2018, Rinov/Pitha meningkat ke di peringkat 21 dunia di penghujung 2019. Pencapaian mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up Swiss Open 2019.

Walaupun lebih banyak tampil di ajang-ajang yang agak kurang bergengsi di 2019, pencapaian Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso cukup bagus. Peringkat 42 dunia per akhir tahun 2019 ini tercatat sebagai juara Russia Open. Mereka bagaimanapun juga masih harus memperbaiki peringkat jika ingin tampil regular di ajang-ajang paling bergengsi.

Tontowi/Apriyani adalah kombinasi yang menarik. Mantan juara olimpiade berpasangan dengan salah satu pemain ganda putri terbaik Indonesia. Pasangan ini sudah melakukan debut kompetitif di Indonesia Masters 2020. Tentu saja butuh waktu untuk mereka bisa menemukan performa terbaik.

Ada empat nama lagi di pelatnas ganda campuran 2020, yaitu Marsheilla Gischa Islami, Andika Ramadiansyah, Winny Oktavina Kandow dan Akbar Bintang Cahyono. Akankah mereka dikombinasikan untuk membentuk dua pasangan baru?



Referensi:
https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/daftar-atlet-badminton-pelatnas-pbsi-tahun-2020-en8L
https://sport.tempo.co/amp/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=100&page_no=1
https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/gHdL-q-l6rl3nAJF1W4z2n4j2QU=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1389153/original/091728300_1477762134-Logo_PBSI.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...