Tampilkan postingan dengan label All England. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All England. Tampilkan semua postingan

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan



Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya kualitas juara. Sayangnya selama empat bulan setelah itu mereka kesulitan bahkan untuk mencapai semifinal sebuah turnamen tur dunia BWF. 


Paceklik gelar itu berakhir dengan status juara ganda campuran di turnamen prestisius All England. Ini adalah gelar kedua bagi Praveen. Sebelumnya dia pernah memenangkan gelar ganda campuran All England 2016 waktu masih berpasangan dengan Debby Susanto.

Perjalanan mengejar gelar juara di Birmingham ini tidaklah mudah. Lawan berat sudah harus ditemui di perempat final, pasangan Cina yaitu Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Praveen/Melati harus berjuang keras menghadapi peringkat dua dunia ini sebelum akhirnya menang 15-21 21-19 21-19.

Lawan di final adalah pasangan Thailand yaitu Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Setelah unggul di set pertama 21-15, pasangan Indonesia banyak kehilangan angka di babak kedua karena Praveen sering terkena foul saat melakukan servis. Set kedua berakhir 17-21 untuk keunggulan pasangan Thailand.

Praveen/Melati tampil trengginas di set ketiga. Mereka begitu trengginas di set itu seperti ditunjukkan oleh skor akhirnya, 21-8. Dengan demikian Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil merebut gelar juara All England 2020.

Keywords: 

All England

All England 2020 

Praveen/Melati

Praveen/Melati


Hafiz/Gloria Mengejar Olimpiade




Sejumlah pemain Indonesia berada di posisi "aman" untuk lolos ke olimpiade. Anthony Ginting, Jonathan Christie, Gregoria Mariska, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani dan Praveen/Melati bisa dibilang sudah berada pada posisi mantap. Yang posisinya tidak aman ada pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Agar Indonesia bisa mengirim dua pasangan ganda campuran ke Olimpiade Tokyo, Hafiz/Faizal dan Praveen/Melati harus ada di delapan besar peringkat kualifikasi olimpiade. Berdasarkan peringkat tanggal 10 Maret 2020, Praveen/Melati berada di peringkat keempat, sementara Hafiz/Gloria tepat berada di posisi ke delapan.

Di All England Hafiz/Gloria meraih prestasi yang cukup bagus. Mereka mampu melaju hingga babak perempatfinal hingga dikandaskan oleh pasangan Thailand Dechapol Puavanukroh/Sapsiree Taerattanachai. Tambahan poin penting bagi Hafiz/Gloria untuk melanjutkan perjuangan lolos olimpiade.

Dengan prestasi itu seharusnya bisa menjaga jarak dari kejaran peringkat ke-9, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Pasangan asal Hongkong itu juga kandas di babak perempatfinal. Yang mengalahkan mereka adalah pasangan Inggris yaitu Marcus Ellis/Lauren Smith. 

Marcus Ellis/Lauren Smith adalah peringkat ke-11 di peringkat kualifikasi olimpiade. Dengan keberhasilan mencapai babak semifinal turnamen prestisius All England, mereka menipiskan jarak dengan Hafiz/Gloria. Skenario terbaik bagi Hafiz/Gloria adalah jika rekan mereka Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bisa menyingkirkan Ellis/Smith.
Posis Name Negara Poin Prestasi di 
All England 2020
8 Hafiz Faizal/
Gloria Emanuelle Widjaja
Indonesia 59051 perempat final 
(tersisih)
9 Tang Chun Man/
Tse Ying Suet
Hongkong 57816 perempat final 
(tersisih)
10 Goh Soon Huat/
Lai Shevon Jemie
Malaysia 56792 32 besar
 (tersisih)
11 Marcus Ellis/
Lauren Smith
Inggris 54628 semifinal 
(berlanjut)
12 Chris Adcock/
Gabrielle Adcock
Inggris 53252 32 besar 
(tersisih)

Keywords: 

All England

All England 2020 

Hafiz/Gloria

Hafiz Gloria


Lapangan Mana Yang Disiarkan Langsung Oleh TVRI?


Teknologi informasi memungkinkan penggemar bulutangkis memantau perkembangan suatu ajang badminton mendekati waktu sebenarnya. Fans bisa mengetahui perkiraan dimulainya pertandingan pemain favoritnya. Penggemar juga bisa memantau perkembangan skor pertandingan lewat layananan live scores.

Suatu turnamen bulutangkis memainkan banyak pertandingan dalam satu hari. Di babak 32 besar, ada 80 pertandingan yang digelar. Untuk babak 16 besar, digelar 40 pertandingan. Tentu saja semakin mendekati penghujung turnamen, semakin sedikit pertandingan yang perlu digelar.


Untuk mengejar pelaksanaan demikian banyak pertandingan per hari, turnamen bulutangkis dimainkan di beberapa lapangan. Biasanya di babak-babak awal digunakan empat lapangan. Di babak semifinal, biasanya dua lapangan. Barulah di partai final dimainkan di satu lapangan saja.

Dalam siaran langsung TVRI, biasanya yang diliput hanya satu lapangan saja, yaitu lapangan 1. Atlet yang pertandingan disiarkan langsung adalah yang laganya berlangsung pada jam tayang dan dimainkan di lapangan 1. Atlet-atlet yang bertanding di lapangan-lapangan sebelah tidak disiarkan.

Misalnya untuk babak 16 besar All England 2020 yang berlangsung 12 Maret 2020. Pertandingan Fajar/Rian dan Rinov/Pitha punya potensi ditayangkan langsung karena dimainkan di lapangan 1. Pertandingan Vito, Hafiz/Gloria, Praveen/Melati, Gregoria Mariska, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra dan Fadia/Ribka tidak disiarkan langsung karena dimainkan bukan di lapangan 1. 


Keywords: 

All England

All England 2020 

Siaran Langsung All England

Siaran Langsung All England 2020 

Fajar/Rian

Fajar Rian


Siaran Langsung All England 2020 di TVRI



Sebagai kejuaraan bulutangkis, All England memang dinilai istimewa. Terbukti TVRI memutuskan untuk menyiarkan secara langsung turnamen yang berlangsung di Birmingham ini sejak hari pertama. Ajang lain biasanya baru ditayangkan di hari kedua, ketiga atau keempat.

Sayangnya ada masalah dengan jadwal tayang. TVRI juga punya komitmen siaran lain dengan EPL dan tim Garuda Select, yang tentunya punya segmen penggemar sendiri. Mau tidak mau siaran langsung All England ini berbagi waktu tayang dengan event-event olahraga lain tersebut.

All England menandai kembalinya atlet-atlet China berkompetisi setelah merebaknya wabah virus Corona. Rencana penyelenggaraan turnamen ini memang dibayangi kewaspadaan akan penyebaran Covid-19. Dengan sejumlah ajang olahraga di Eropa dibatalkan atau ditunda, panitia dan otoritas Inggris memutuskan untuk tetap menyelenggarakan turnamen ini.

Indonesia juga tampil dengan kekuatan penuh di kejuaraan bulutangkis tertua ini. Sebanyak 15 wakil Indonesia turun untuk mencari prestasi setinggi-tingginya. Nilai penting All England makin bertambah seiring makin mendekatnya akhir waktu kualifikasi olimpiade 2020 Tokyo.

Berikut adalah jadwal siaran langsung All England 2020. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan televisi yang bersangkutan.

Rabu 11 Maret 2020 15:45-17:30

19:00-24:00
Kamis 12 Maret 2020 00:00-01:00

17:45-24:00
Jumat 12 Maret 2020 00:00-04:00

16:45-22:00

23:45-24:00
Sabtu 14 Maret 2020 00:00-03:00

16:45-21:00
Ahad 15 Maret 2020 01:00-03:00

18:50-24:00

Keywords: 

All England

All England 2020 

Siaran Langsung All England

Siaran Langsung All England 2020

Para Debutan Indonesia Di All England 2020



Sebuah tweet dari akun Twitter PB Djarum membahas tentang empat atletnya yang akan menjalani debut di All England musim ini. Mereka adalah Shesar Hiren Rhustavito (tunggal putra), Siti Fadia Silva Damayanti/Ribka Sugiarto (ganda putri) dan Mychelle Chrystine Bandaso. Tentunya pasangan Mychelle di ganda campuran juga melakukan debut All England, yaitu Adnan Maulana, pemain binaan klub Jaya Raya.


Tidak sembarangan pemain bisa tampil di All England. Hanya masing-masing 32 wakil untuk sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Artinya bisa dibilang Vito, Fadia/Ribka dan Adnan/Mychelle sudah berjuang bertahun-tahun untuk akhirnya bisa tampil di All England.

Perjuangan mereka tidak akan mudah untuk berprestasi di tanah Britania. Mereka semua bukan unggulan di turnamen bulutangkis tertua di dunia ini. Hasil undian bisa saja malah mempertemukan mereka dengan lawan berat sejak partai perdana.

Undian cukup menguntungkan bagi Vito. Lawannya di partai perdana adalah atlet veteran India, Parupalli Kashyap. Selain peringkatnya lebih rendah, Parupalli juga belum mencatatkan kemenangan dalam tiga partai yang tercatat sudah dimainkannya tahun 2020 ini. Jika mampu menyingkirkan Parupalli, kemungkinan Vito akan bertemu Anthony Ginting di babak 16 besar.

Fadia/Ribka menghadapi lawan berat sejak awal. Pasangan Denmark Maiken Fruergasrd/Sara Thygesen adalah finalis Indonesia Masters awal tahun ini. Mengingat bagaimana Greysia/Apriyani saat itu bersusah payah untuk menundukkan mereka, sepertinya Fruergaard/Thygesen lebih difavoritkan mengalahkan Fadia/Ribka.

Adnan Mychelle juga kebagian lawan tangguh. Mereka harus menghadapi pasangan Perancis Thom Gicquel/Delphine Delrue yang bulan lalu tampil mencapai final Barcelona Spain Masters



Keywords: 

All England

All England 2020 

Shesar Hiren Rhustavito

Vito

Siti Fadia Silva Damayanti/Ribka Sugiarto 

Fadia/Ribka

Fadia Ribka

Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso 

Adnan/Mychelle

Adnan Mychelle




Skuad Indonesia Ke All England 2020


Kejuaran bulutangkis All England akan tetap dilangsungkan. Adrian Christie dari Badminton England menyatakan setelah berkordinasi dengan pemerintah Inggris menyatakan turnamen ini jalan terus. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Birmingham 11-15 Maret 2020.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua. Inilah adalah turnamen terkenal dan bergengsi. Dahulu All England bahkan sempat dianggap sebagai kejuaraan dunia tidak resmi.

Dengan reputasi seperti itu, tidak heran jika para pemain terbaik dunia berdatangan ke Inggris. Para atlet Cina yang sebelumnya memilih absen dalam kondisi waspada Covid-19 juga akan ikut serta. Tidak akan mudah bagi atlet manapun untuk merebut gelar juara di ajang ini.

Kembalinya atlet Cina berlomba berarti para atlet peringkat satu seperti Chen Yu Fei (tunggal putri), Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (ganda putri) dan Zheng Si Wei/Huang Ya Wiong (ganda campuran). Ganda putra peringkat satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo juga ikut serta. Satu-satunya atlet peringkat satu yang absen adalah Kento Momota di tunggal putra.

Berikut ini adalah skuad Indonesia ke All England 2020. Sebagian besar adalah nama-nama yang memang kerap tampil di ajang bergengsi. Muka baru mungkin hanya ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.


Tunggal putraAnthony Sinisuka Ginting

Jonatan Christie

Shesar Hiren Rhustavito

Tommy Sugiarto
Tunggal putriGregoria Mariska Tunjung
Ganda putraFajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso
Ganda putriGreysia Polii/Apriyani Rahayu

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto
Ganda campuranAdnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari


Keywords: 

All England

Jonatan Christie

Anthony Ginting 

Kevin Sanjaya

Marcus/Kevin






Turnamen bulutangkis All England 2020 Jalan Terus




Badminton England has been closely monitoring the ongoing situation regarding the coronavirus.  We are in regular, daily contact with the relevant health authorities in the UK and are also working closely with the Badminton World Federation and Arena Birmingham to monitor the situation.
Currently, Public Health England are not advising changing plans around sporting events, and consequently, Badminton England is continuing with its plans to host the YONEX All England Open Badminton Championships. However, this is an evolving situation and we will rightly keep their advice under review. 
The UK is extremely well prepared for these types of outbreaks – we are one of the first countries in the world to develop a test for the new virus – and the health and wellbeing of the players, officials, volunteers, fans and staff at the event is our number one priority.
Our aim is to ensure that a number of procedures and processes are in place to minimise the potential impact of the virus on them.
Those include the following:
  • Working with Arena Birmingham to educate spectators once on-site, and provide both hand sanitiser in shared areas, but also clean facilities
  • Continued dialogue with officials at Birmingham International Airport who have processes and procedures in place for incoming visitors
  • A plan for the event team at Arena Birmingham to deal with anyone showing symptoms of the virus, along with our own plans and flows regarding assessment, isolation, departing site, and deep clean.
  • Detailed guidance and procedures sent to the various governing bodies and competing teams by the Badminton World Federation including for any players or officials who develop flu like symptoms prior to and during the event
  • Two Badminton England medical officers attending the Championships for the teams, staying in different hotels, in addition to a fully serviced medical centre and team at the Arena Birmingham
  • Badminton England plans to raise awareness of personal hygiene, the virus symptoms, and the recommended responses as part of our internal briefings and publications for the event.
  • The addition of a number of scenarios into our risk assessments and contingency plans linked to the coronavirus
There are also a number of personal hygiene measures recommended by the WHO (World Health Organisation) that we are urging people coming to the event to be aware of and which can be found on their website.
As, the Championships remain on course to go ahead as planned, our policy is not to refund tickets if a spectator chooses not to attend. If the advice from the relevant authorities was to cancel or postpone the All England, and we proceeded to do that, full refunds would be offered.
Further updates will be published on the YONEX All England Open Badminton Championships website [www.allenglandbadminton.com] and the Badminton England website [www.badmintonengland.co.uk] and our social media channels.

We look forward to welcoming the players, officials, volunteers and fans from across the world to Arena Birmingham from 11- 15 March 2020.   


https://www.allenglandbadminton.com/news/important-updated-information-regarding-the-yonex-all-england-open-badminton-championships-2020-and-the-coronavirus/

https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/overview/

https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2020/02/12/virus-outbreak-will-not-stop-all-england




Turnamen bulutangkis German 2020 sudah resmi ditunda karena kekhawatiran merebaknya wabah Covid-19. Pertanyaanpun jadi berpindah ke turnamen kenamaan All England yang dijadwalkan 11-15 Maret 2020 di Birmingham. Apakah turnamen ini akan berlangsung sesuai jadwal?


Berdasarkan rilis tanggal 27 Februari 2020, Badminton England sebagai otoritas bulutangkis di Inggris menyatakan akan tetap menyelenggarakan All England sesuai jadwal. Hal ini karena pihak yang berwenang di Inggris memang belum mengeluarkan larangan. Tentunya keputusan ini bisa aja berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan yang terjadi.

Tentu saja penyelenggaraan turnamen ini dilakukan dengan kewaspadaan penuh akan wabah Corona. Tak hanya di lokasi pertandingan di Arena Birmingham, pihak penyelenggara juga berkoordinasi dengan pihak bandara terkait kedatangan para atlet dan ofisial. Segala sesuatu disiapkan untuk mencegah makin merebaknya virus Corona.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua di dunia. Turnamen pertama berlangsung tahun 1898 di Guildford. Sampai tahun 1977, All England dianggap sebagai kejuaraan dunia bulutangkis tak resmi.

Mengingat prestise All England, diharapkan semua permain terbaik dunia bisa hadir. Tapi kesehatan dan keselamatan tetap lebih utama, termasuk jika ternyata ada pemain dari negara tertentu yang dilarang ikut serta, atau bahkan jika turnamen All England 2020 ini harus dibatalkan.



Atlet China siap kembali berlaga



Dalam sebulan terakhir nama China seperti memudar di pemberitaan bulutangkis dunia. Badminton Asia Team Championship dan Barcelona Spain Masters berlalu tanpa keikutsertaan satupun pemain China. Wabah covid-19 yang berawal dari China menyulitkan atlet-atlet bulutangkis China untuk mengikuti turnamen seperti sedia kala.


Sementara China masih merupakan negara terkuat dalam hal bulutangkis, seperti tercermin dari BWF World Team Rankings yang menempatkan mereka di posisi puncak. Negeri tirai bambu ini punya tunggal putri terbaik saat ini, Chen Yu Fei. Mereka juga memiliki ganda putri nomor satu, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran ranking wahid, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Supremasi tanpa kehadiran atlet China akan kehilangan legitimasi. Setidaknya untuk turnamen-turnamen kelas satu yang menjadi incaran para pebulutangkis papan atas. Misalnya All England dijadwalkan berlangsung Maret mendatang.

Dalam hal ini, otoritas bulutangkis China menyatakan bahwa para atlet mereka siap berkompetisi kembali. Para pebulutangkis China dalam keadaan sehat dan fit. Mereka akan ambil bagian di tiga event BWF World Tour 2020 berikutnya, yaitu German Open, All England dan Swiss Open.

Sebagian besar pemain China saat ini sudah berada di Inggris untuk berlatih. Mereka siap berangkat ke Jerman saat German Open berlangsung nantinya

Referensi:
https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/shi-yuqi.jpg

Lebih Jauh Tentang BWF World Tour

Saat membaca tentang Macao Open 2019, mungkin sekali akan menemukan istilah BWF World Tour 300. Demikian juga saat dengan French Open 2019 dan Danish Open 2019, yang keduanya termasuk kategori BWF World Tour 750. Apa sebenarnya makna dari istilah-istilah ini?




BWF World Tour adalah rangkaian kejuaraan yang diselenggarakan oleh federasi bulutangkis dunia atau BWF. Di sepanjang tahun 2019 ada 26 turnamen yang dipertandingkan di berbagai negara tersebar di empat benua. Dalam hal gengsi, BWF World Tour mungkin hanya kalah dari kejuaraan dunia, Thomas Cup, Uber Cup dan Sudirman Cup. 




Ada empat kategori BWF World Tour dari yang paling tinggi sampai yang paling rendah:
1. BWF World Tour 1000.

2. BWF World Tour 750.
3. BWF World Tour 500.

4. BWF World Tour 300.


Makin tinggi kategori turnamen BWF World Tour, makin tinggi juga poin yang bisa diraih untuk perhitungan peringkat dunia. Demikian pula, makin tinggi juga hadiah yang ditawarkan oleh penyelenggara turnamen. Berikut ini adalah daftar turnamen BWF World Tour di tahun 2019.



BWF World Tour 1000 Level 2 All England
Indonesia Open
China Open
BWF World Tour 750 Level 3 Malaysia Open
Japan Open
Denmark Open
French Open
Fuzhou China Open
BWF World Tour 500 Level 4 Malaysia Masters
Indonesia Masters
India Open
Singapore Open
Thailand Open
Korea Open
Hong Kong Open
BWF World Tour 300 Level 5 Thailand Masters
Barcelona Spain Masters
German Open
Swiss Open
New Zealand Open
Australian Open
US Open
Chinese Taipei Open
Macau Open
Gwangju Korea Masters
Syed Modi International Badminton Championships


Anda bisa melihat Level 2, 3, 4 dan 5 dari tabel diatas. Lalu dimanakah Level 1? Itu adalah putaran final BWF World Tour yang berlangsung di akhir tahun. Ajang ini hanya diikuti para pebulutangkis yang paling berprestasi dalam rangkaian BWF World Tour di tahun itu. Untuk tahun 2019 ini, putaran final BWF World Tour dijadwalkan berlangsung pada 11-15 Desember di Guangzhou, China.



Daftar Referensi:

https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/22/grade-2-level-1/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/23/grade-2-level-2/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/24/grade-2-level-3/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/25/grade-2-level-4/
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/26/grade-2-level-5/

https://asset.indosport.com/article/image/q/80/289314/logo_kejuaraan_dunia_bwf_2019-169.jpg?w=750&h=423


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...