Tampilkan postingan dengan label Badminton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Badminton. Tampilkan semua postingan

Turnamen bulutangkis All England 2020 Jalan Terus




Badminton England has been closely monitoring the ongoing situation regarding the coronavirus.  We are in regular, daily contact with the relevant health authorities in the UK and are also working closely with the Badminton World Federation and Arena Birmingham to monitor the situation.
Currently, Public Health England are not advising changing plans around sporting events, and consequently, Badminton England is continuing with its plans to host the YONEX All England Open Badminton Championships. However, this is an evolving situation and we will rightly keep their advice under review. 
The UK is extremely well prepared for these types of outbreaks – we are one of the first countries in the world to develop a test for the new virus – and the health and wellbeing of the players, officials, volunteers, fans and staff at the event is our number one priority.
Our aim is to ensure that a number of procedures and processes are in place to minimise the potential impact of the virus on them.
Those include the following:
  • Working with Arena Birmingham to educate spectators once on-site, and provide both hand sanitiser in shared areas, but also clean facilities
  • Continued dialogue with officials at Birmingham International Airport who have processes and procedures in place for incoming visitors
  • A plan for the event team at Arena Birmingham to deal with anyone showing symptoms of the virus, along with our own plans and flows regarding assessment, isolation, departing site, and deep clean.
  • Detailed guidance and procedures sent to the various governing bodies and competing teams by the Badminton World Federation including for any players or officials who develop flu like symptoms prior to and during the event
  • Two Badminton England medical officers attending the Championships for the teams, staying in different hotels, in addition to a fully serviced medical centre and team at the Arena Birmingham
  • Badminton England plans to raise awareness of personal hygiene, the virus symptoms, and the recommended responses as part of our internal briefings and publications for the event.
  • The addition of a number of scenarios into our risk assessments and contingency plans linked to the coronavirus
There are also a number of personal hygiene measures recommended by the WHO (World Health Organisation) that we are urging people coming to the event to be aware of and which can be found on their website.
As, the Championships remain on course to go ahead as planned, our policy is not to refund tickets if a spectator chooses not to attend. If the advice from the relevant authorities was to cancel or postpone the All England, and we proceeded to do that, full refunds would be offered.
Further updates will be published on the YONEX All England Open Badminton Championships website [www.allenglandbadminton.com] and the Badminton England website [www.badmintonengland.co.uk] and our social media channels.

We look forward to welcoming the players, officials, volunteers and fans from across the world to Arena Birmingham from 11- 15 March 2020.   


https://www.allenglandbadminton.com/news/important-updated-information-regarding-the-yonex-all-england-open-badminton-championships-2020-and-the-coronavirus/

https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/overview/

https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2020/02/12/virus-outbreak-will-not-stop-all-england




Turnamen bulutangkis German 2020 sudah resmi ditunda karena kekhawatiran merebaknya wabah Covid-19. Pertanyaanpun jadi berpindah ke turnamen kenamaan All England yang dijadwalkan 11-15 Maret 2020 di Birmingham. Apakah turnamen ini akan berlangsung sesuai jadwal?


Berdasarkan rilis tanggal 27 Februari 2020, Badminton England sebagai otoritas bulutangkis di Inggris menyatakan akan tetap menyelenggarakan All England sesuai jadwal. Hal ini karena pihak yang berwenang di Inggris memang belum mengeluarkan larangan. Tentunya keputusan ini bisa aja berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan yang terjadi.

Tentu saja penyelenggaraan turnamen ini dilakukan dengan kewaspadaan penuh akan wabah Corona. Tak hanya di lokasi pertandingan di Arena Birmingham, pihak penyelenggara juga berkoordinasi dengan pihak bandara terkait kedatangan para atlet dan ofisial. Segala sesuatu disiapkan untuk mencegah makin merebaknya virus Corona.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua di dunia. Turnamen pertama berlangsung tahun 1898 di Guildford. Sampai tahun 1977, All England dianggap sebagai kejuaraan dunia bulutangkis tak resmi.

Mengingat prestise All England, diharapkan semua permain terbaik dunia bisa hadir. Tapi kesehatan dan keselamatan tetap lebih utama, termasuk jika ternyata ada pemain dari negara tertentu yang dilarang ikut serta, atau bahkan jika turnamen All England 2020 ini harus dibatalkan.



German Open 2020 Ditunda


Wabah Covid-19 yang mulai menyebar di Eropa mulai mengkhawatirkan. Dampaknya terasa sampai lapangan bulutangkis. Turnamen German Open yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung 3-8 Maret 2020 ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Pembatalan turnamen yang sedianya berlangsung di Mülheim an der Ruhr ini tentunya sudah melalui pertimbangan matang. Menyelenggarakan turnamen denga peserta dari berbagai negara memang memberikan kekhawatiran akan penyebaran wabah tersebut. Masalah Covid-19 adalah masalah global yang sangat serius.

German Open 2020 ini adalah kategori 300, jadi kurang bergengsi. Namun begitu, jadwal penyelenggaraannya hanya seminggu sebelum turnamen prestius All England. Seandainya tidak dibatalkan, Para atlet dunia bisa memanfaatkan ajang ini sebagai pemanasan sebelum All England.

Tadinya Indonesia hendak mengirimkan atlet-atlet ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria dan Rinov/Pitha. Begitupun dengan atlet-atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Atlet-atlet ini sedang bejuang untuk bisa lolos ke olimpiade Tokyo tahun ini.

Jadwal baru German Open 2020 sepertinya akan berlangsung setelah berakhirnya masa kualifikasi olimpiade Tokyo 2020. Perjuangan sekarang harus beralih ke ajang berikutnya, yaitu All England.

Atlet China siap kembali berlaga



Dalam sebulan terakhir nama China seperti memudar di pemberitaan bulutangkis dunia. Badminton Asia Team Championship dan Barcelona Spain Masters berlalu tanpa keikutsertaan satupun pemain China. Wabah covid-19 yang berawal dari China menyulitkan atlet-atlet bulutangkis China untuk mengikuti turnamen seperti sedia kala.


Sementara China masih merupakan negara terkuat dalam hal bulutangkis, seperti tercermin dari BWF World Team Rankings yang menempatkan mereka di posisi puncak. Negeri tirai bambu ini punya tunggal putri terbaik saat ini, Chen Yu Fei. Mereka juga memiliki ganda putri nomor satu, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran ranking wahid, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Supremasi tanpa kehadiran atlet China akan kehilangan legitimasi. Setidaknya untuk turnamen-turnamen kelas satu yang menjadi incaran para pebulutangkis papan atas. Misalnya All England dijadwalkan berlangsung Maret mendatang.

Dalam hal ini, otoritas bulutangkis China menyatakan bahwa para atlet mereka siap berkompetisi kembali. Para pebulutangkis China dalam keadaan sehat dan fit. Mereka akan ambil bagian di tiga event BWF World Tour 2020 berikutnya, yaitu German Open, All England dan Swiss Open.

Sebagian besar pemain China saat ini sudah berada di Inggris untuk berlatih. Mereka siap berangkat ke Jerman saat German Open berlangsung nantinya

Referensi:
https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/shi-yuqi.jpg

Denmark menyelamatkan Pamor Bulutangkis Eropa Di Barcelona



Barcelona Spain Masters 2020 adalah turnamen pertama dari serangkaian turnamen yang akan berlangsung benua Eropa dalam waktu dekat. Banyak atlet terbaik yang absen dari ajang BWF World Tour 300 ini, dan para atlet Cina malah sama sekali tidak ikut serta. Kenyataannya, para atlet Eropa justru gagal berjaya di Barcelona.

Secara umum, atlet Eropa memiliki postur lebih tinggi dan lebih atletis terhadap atlet-atlet Asia. Namun bulutangkis sepertinya memang bukan olahraga speed and power. Atlet-atlet Korea, Malaysia dan Thailand menunjukkan pendekatan yang mungkin lebih efektif dalam memenangkan pertandingan badminton.

Kelima partai final menampilkan atlet Asia menghadapi atlet Eropa. Di tiga partai awal, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Gabriela Stoevas/Stefani Stoevas dan Carolina Marin mampu merebut set pertama. Tapi akhirnya mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Asia, yaitu Kim Sa Rang/Kim Ha Na, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Pornpawee Chocuwong.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu mungkin memang lebih diunggulkan dari The Stoevas. Tapi tak demikian dengan pasangan Perancis Gicquel/Delrue yang punya peringkat lebih baik daripara Kim/Kim. Bahkan juara Olimpiade dan mantan juara dunia seperti Carolina Marin ternyata bisa dikejutkan oleh Pornpawee Chocuwong.

Untunglah Denmark bisa menyelamatkan pamor Eropa. Dua gelar mereka rebut lewat Viktor Axelsen dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Sektor Juara Runner-up Skor Final
Ganda campuran Kim Sa Rang/Kim Ha Na Thom Gicquel/Delphine Delrue 15-21 21-11 21-10
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 18-21 22-20 21-17
Tunggal putri Pornpawee Chocuwong Carolina Marin 11-21 21-16 21-18
Tunggal putra Viktor Axelsen Kunlavut Vitidsarn 21-16 21-13
Ganda putra Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen Lee Yang/Wang Chi-Lin 21-17 21-19


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/2020-02-23
https://en.wikipedia.org/wiki/Carolina_Mar%C3%ADn
https://asset.indosport.com/article/image/296220/viktor_axelsen_ungkap_kebahagiaan_tampil_di_denmark_open_di_kampung_halamannya-169.jpg

Mempertanyakan Tontowi/Apriyani

Kabar bahwa Tontowi Ahmad berganti pasangan ganda campuran adalah hal positif. Sejumlah pihak percaya kalau Tontowi punya kualitas yang sudah terbukti, yang akan bisa dioptimalkan dengan pasangan yang tepat. Jika mendapat pasangan yang mumpuni, mungkin Tonthowi bisa mengejar prestasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.



Langkah ini bisa jadi juga menguntungkan bagi Apriyani Rahayu. Dengan ketatnya persaingan di ganda putri dunia saat ini, seperti ada batasan tembok prestasi yang membatasinya. Secara umum, prestasi Indonesia di ganda campuran lebih baik dari ganda putri. Berarti dengan pasangan berkelas seperti Tontowi, Apriyani bisa mengincar prestasi di gandam campuran.

Tapi ada masalah terkait peringkat Apriyani sebagai "pemula" di ganda campuran. Walaupun sebagai peringkat ke-8 ganda putri dunia, Apriyani sudah lama tidak tampil di laga kompetitif untuk ganda campuran. Walaupun Tontowi ada di peringkat 16, peringkat pasangan Tontowi/Apriyani tetap saja drop.

Terkait masalah peringkat ini, sepertinya Tontowi/Apriyani tidak bisa tampil di ajang-ajang BWF World Tour awal tahun, seperti Malaysia Masters dan Indonesia Masters. Sebuah ajang BWF World Tour umumnya diikuti 32 peserta. Artinya untuk amannya mengikuti ajang BWF World Tour, pasangan Tontawi dan Apriyani perlu ada di 32 besar dunia. Di Thailand Masters 2020 misalnya, status mereka masih di daftar tunggu.

Singkatnya Tontawi/Apriyani perlu menaikkan peringkatnya agar bisa berkompetisi di ajang-ajang paling bergensi. Walaupun belum bisa bermain di BWF World Tour, mungkin mereka masih bisa berlaga di kategori yang lebih rendah, yaitu turnamen kategori international challenge atau international series. Setelah beberapa bulan, diharapkan mereka sudah bisa mendongkrak  peringkat, sehingga layak berlaga di turnamen-turnamen kategori tertinggi, BWF World Tour.

Ada masalah dengan hal ini. Sementara Tontowi/Apriyani masih belum teruji, Apriyani saat ini juga punya komitmen di ganda putri. Bersama Greysia Polii, mereka adalah pasangan ganda putri terbaik Indonesia. Jika harus memilih prioritas, Greysia/Apriyani seharusnya lebih diprioritaskan dari Tontowi/Apriyani.

Misalnya, Greysia/Apriyani adalah ganda putri andalan Indonesia untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2019. Secara matematis mereka bisa saja dilewati oleh pemain-pemain lain, bahkan oleh ganda putri Indonesia lainnya. Masih banyak ajang BWF World Tour lagi sampai akhir masa kualifiasi Olimpiade di April nanti.

Bukan hal yang aneh jika seorang pemain ganda putri harus bermain juga di ganda campuran. Yang sulit adalah jika Apriyani harus berkompetisi di ajang-ajang BWF World Tour bersama Greysia Polii, dan harus berpasangan juga dengan Tontowi di ajang-ajang International Challenge. Apalagi jika tujuan untuk menaikkan peringkat Tontowi/Apriyani ternyata makan waktu lama.

Seandainya PBSI sudah mantap bahwa program Tontawi/Apriyani harus jalan terus, saya harap tidak dilakukan dengan tergesa-gesa sehingga mengganggu hal penting lainnya.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://palu.tribunnews.com/2019/12/30/sudah-didaftarkan-pbsi-debut-tontowiapriyani-tertunda-di-tiga-turnamen-awal-2020-karena-alasan-ini
https://bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://palu.tribunnews.com/2019/12/31/hasil-drawing-thailand-masters-2020-debut-perdana-leodaniel-tontowiapriyani-di-daftar-tunggu

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/bolasport/medium_ed1809a4e63cb7abc390895205629180.jpg


Filosofi

Hari pertama di tahun 2020 agaknya waktu tepat untuk menjelaskan filosofi dari hakimgaris.com. Mungkin pembaca sudah bisa mendapatkan kesan dari puluhan artikel yang diterbitkan oleh situs ini. Walau begitu, tak ada salahnya jika ada semacam penjelasan resmi.


Situs ini diluncurkan untuk membantu menambah informasi bulutangkis di internet. Tidak banyak situs yang mengkhusukan diri pada bulutangkis. Porsi bulutangkis pada situs berita atau situs olahraga kalah jauh dari liputan tentang sepakbola, F1, atau bola basket.

Situs ini tidak menempatkan diri untuk memberikan perkembangan laporan hasil pertandingan. Sejumlah situs berita dan juga akun twitter sudah mengambil peran itu. Pertandingan bulutangkis kelas dunia juga biasanya ada live streaming di youtube.

Situs hakimgaris.com lebih memfokuskan diri dalam hal analisis. Situs ini ingin menyajikan kajian yang lebih mendalam tentang bulutangkis bagi para pemirsa. Hal ini dilakukan dengan melakukan kajian tentang data-data yang ada.

Untuk kedepannya situs ini ingin lebih sophisticated dalam menyajikan visualiasi data. Sedang diupayakan untuk mulai menyajikan data dalam bentuk grafik daripada tabel seperti saat ini.



Daftar Referensi:
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/07/17/5d2ed5e4bdf7b-ilustrasi-teknologi-hawkeye-pada-pertandingan-bulutangkis_665_374.jpg


Agenda Bulutangkis BWF Untuk Januari 2020

Ajang-ajang kompetitif bulutangkis dijadwalkan berlangsung di bulan pertama tahun 2020. Turnamen-turnamen senior disebutkan lebih dulu daripada ajang junior. Turnamen-turnamen senior dan junior diurutkan berdasarkan kategori dari yang paling bergengsi hingga yang paling kurang bergengsi.



BWF World Tour
07-12 JanuariMalaysia Masters 2020Kuala LumpurMalaysiaBWF World Tour Super 500-
14-19 JanuariIndonesia Masters 2020JakartaIndonesiaBWF World Tour Super 500-
21-26 JanuariThaland Masters 
2020
BangkokThailandBWF World Tour Super 300-

International Series
09-12 JanuariEstonian International 2020TalinnEstonia
16-19 JanuariSwedish Open 2020UppsalaItalia

Future Series
23-26 JanuariIceland International 2020ReykjavikIslandia

Junior International Series
08-12 JanuariNepal Junior International Series 2020KathmanduNepal
16-19 JanuariPolish Junior 2020PrzemyślPolandia
24-26DesemberSwedish Junior 2020UppsalaSwedia


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/

https://asset.indosport.com/article/image/q/80/289314/logo_kejuaraan_dunia_bwf_2019-169.jpg?w=750&h=423



Gregoria vs Fitriani vs Ruselli Memperebutkan Tiket Olimpiade 2020

Sebagai negara kuat bulutangkis, wajar jika Indonesia ingin mengirimkan banyak wakil sebanyak-banyaknya di olimpiade Tokyo 2020. Setiap negara maksimal mengirim 10 wakil, masing-masing 2 wakil di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Untuk keperluan itu, PBSI menetapkan sejumlah pemain prioritas di pelatnas, yang ditargetkan untuk lolos kualifikasi Olimpiade 2020.



Untuk tunggal putri, ada tiga pemain yang mendapat label prioritas: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Saat ini prestasi tunggal putri Indonesia di pentas dunia kurang menggembirakan. Mungkin PBSI menugaskan tiga pemain berlabel prioritas agar mereka termotivasi berkompetisi untuk memperebutkan maksimum dua tiket ke Olimpiade Tokyo.

Untuk mengirimkan seorang wakil ke tunggal puteri olimpiade 2020, suatu negara perlu memiliki pemain di 32 besar peringkat dunia per 30 April 2020. Untuk mengirimkan dua wakil, syaratnya jauh lebih berat  Negara tersebut harus memiliki dua pemain di 16 besar dunia.

Akhir 2019, ketiga tunggal putri prioritas kita masih diluar 16 besar. Kemungkinan besar Indonesia hanya akan diwakili seorang tunggal putri di Tokyo tahun depan. Gregoria, Fitriani dan Ruselli mau tak mau dalam posisi bersaing memperebutkan satu tempat itu.

Nama
Rekor 2019
Ranking 2018
Poin 2018
Ranking 2019
Poin 2019
Gregoria Mariska Tunjung 13-21 15 51440 24 43750
Fitriani 18-22 33 36099 28 41064
Ruselli Hartawan 19-17 51 28451 37 34220

Perkembangan Gregoria Mariska Tunjung tidak begitu gemilang di tahun 2019. Walaupun begitu, dalam hal peringkat dunia tetap lebih baik dari Ruselli atau Fitriani. Prestasi terbaik Gregoria tahun ini adalah peruempat finalis New Zealand Open, Chinese Taipeh Open dan Korea Open.



Fitriani adalah satu-satunya yang berhasil memenangkan gelar juara satu BWF world tour tahun ini, yaitu Thailand Masters 2020. Sayangnya kejuaraan yang berlangsung Januari 2019 itu tidak termasuk perhitungan kualifikasi olimpiade. Saat ini jarak poin dengan Gregoria terpaut cukup jauh, 7000$1 poin.


Ruselli Hartawan menunjukkan grafik prestasi yang cenderung menanjak. empat kali mencapai perempat final dari lima ajang BWF World Tour yang diikutinya. Ruselli adalah juga peraih medali perak Sea Games 2019. Jika masih ingin lolos ke olimpiade, Ruselli setidaknya harus mempertahankan performanya saat ini.

Gregoria Mariska Tunjung Fitriani Ruselli Hartawan
16 besar kejuaraan dunia 2019 5200 QF Thailand Open 2019 5040 QF Hongkong Open 2019 5040
Sudirman Cup 2019 5170 16 besar French Open 4320 QF Macao Open 2019 3850
QF Korea Open 2019 5040 Sudirman Cup 2019 3854 QF Indonesia Master 2019 3030
16 besar Indonesia Open 2019 4800 QF Chinese Taipei Open 2019 3850 QF Akita Master 2019 3030
16 besar Fuzhou China Open 2019 4320 16 besar Korea Open 2019 3600 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000
16 besar Japan Open 2019 4320 Babak 1 kejuaraan dunia 2019 3200 16 besar New Zealand Open 2019 2750
QF New Zealand Open 2019 3850 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000 16 besar Chinese Taipei Open 2019 2750
QF Chinese Taipei Open 2019 3850 Babak 1 China Open 2019 3000 Babak 1 Thailand Open 2019 2220
Babak 1 China Open 3000 16 besar New Zealand Open 2019 2750 Babak 1 Australia Open 2019 1670
Babak 1 French Open 2660 Babak 1 Fuzhou China Open 2660


42210
35274
27340

Masih banyak ajang BWF World Tour yang akan dalam empat bulan mendatang. Gregoria, Fitriani dan Ruselli harus menampilkan yang terbaik jika ingin lolos ke Olimpiade. Salah satu yang menarik tentu saja saat mereka bertiga berlomba di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Masters 14-19 Januari 2020. 




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2020_Summer_Olympics_%E2%80%93_Qualification
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung
https://bwfbadminton.com/player/96892/fitriani-fitriani
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png

Hasil Lengkap Atlet Indonesia di Hongkong Open 2019

Hongkong Open berlangsung pada 13-17 November 2019 di Hongkong Coliseum, Hongkong. Turnamen ini adalah sebuah BWF Tour Super 500. Dalam artikel ini akan dimuat hasil yang diraih para atlet Indonesia di ajang ini.




Tunggal Putra


Anthony Sinisuka Ginting Babak 1 Ng Ka Long Angus Hongkong 21-16 17-21 21-11
Anthony Sinisuka Ginting Babak 2 Jan O Jorgensen Denmark 20-22 21-19 21-14
Anthony Sinisuka Ginting Perempatfinal Chou Chen Tien China Taipeh 8-21 21-19 21-13
Anthony Sinisuka Ginting Semifinal Jonatan Christie Indonesia 22-20 13-21 21-18
Anthony Sinisuka Ginting final Lee Cheuk Yiu Hongkong 21-16 10-21 20-22
Jonatan Christie Babak 1 Wong Wing Ki Vincent Hongkong 20-22 21-14 21-13
Jonatan Christie Babak 2 Prannoy HS India 21-12 21-19
Jonatan Christie Perempatfinal Anders Antonssen Denmark 21-14 21-11
Shesar Hiren Rhustavito Babak 1 Chen Long China 18-21 18-21
Yehezkiel Fritz Mainaky kualifikasi 1 Liew Daren Malaysia 13-21 8-21


Tunggal Putri


Ruselli Hartawan Babak 1 Han Yue China 21-18 21-17
Ruselli Hartawan Babak 2 An Se Young Korea Selatan 21-18 21-19
Ruselli Hartawan Perempat final Beiwen Zhang Malaysia 17-21 17-21
Lyanny Alessandra Mainaky kualifikasi Cheung Ying Mai Hongkong 10-21 22-20 19-21


Ganda Putra


Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan
Babak 1 Lam Wai Lok/
Li Kuen Hon
Hongkong 21-11 21-14
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan
Babak 2 Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/
Ade Yusuf Santoso
Indonesia 21-17 21-18
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan
Perempat final Mathias Boe/
Mads Conrad-Petersen
Denmark 21-11 21-11
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan
Semifinal Li Jun Hui/
Liu Yu Chen
China 21-13 16-21 21-16
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan
Final Choi SolGyu/
Seo Jeung Jae
Korea Selatan 21-13 12-21 13-21
Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Natamuljo
Babak 1 Lu Ching Yao/
Yang Po Han
China Taipeh 21-18 21-17
Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Natamuljo
Babak 2 Huang Kai Xiang/
Liu Cheng
China 19-21 21-18 21-11
Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Natamuljo
Perempat final Hiroyuki Endo/
Yuta Watanabe
Jepang 21-16 14-21 20-22
Fajar Alfian/
Muhammad Rian Ardianto
Babak 1 Lee Yang/
Wang Chi-Lin
China Taipeh 23-21 21-14
Fajar Alfian/
Muhammad Rian Ardianto
Babak 2 Ong Yew Sin/
Teo Ee Yi
Malaysia 19-21 14-21
Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/
Ade Yusuf Santoso
Babak 1 Akira Toga/
Taichi Saito
menang 16-21 21-19 21-19
Ricky Karandasuwardi/
Angga Pratama
Babak 1 Aaron Chia/
Soh Wooi Sik
Malaysia 13-21 14-21

Ganda Putri


Ni Ketut Mahadewi Istarani/
Tania Oktaviani Kusumah
Kualifikasi Fan Ka Yan/
Wu Yi Ting
China 21-14 21-19
Ni Ketut Mahadewi Istarani/
Tania Oktaviani Kusumah
Babak 1 Chang Ching Hui/
Yang Ching Tun
China Taipeh 21-16 21-11
Ni Ketut Mahadewi Istarani/
Tania Oktaviani Kusumah
Babak 2 Lee So Hee/
Shin Seung Chan
Korea Selatan 13-21 15-21
Siti Fadia Silva Ramadhanti/
Ribka Sugiarto
Babak 1 Chang Ye Na/
Kim Hye Rin
Korea Selatan 21-19 12-21 13-21
Della Destiara Haris/
Rizki Amelia Pradipta
Babak 1 Ayaka Sakuramoto/
Yukiko Takahata
Jepang 10-21 13-21


Ganda Campuran


Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja babak 1 Wang Chi-Lin/Cheng Chi Ya China Taipeh 17-21 21-8 21-13
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja babak 2 Chris Adcock/Gabrielle Adcock Inggris 21-14 18-21 21-11
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja perempat final Yuki Kaneko/Misaki Matsumoto Jepang 21-13 21-14
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja semifinal Yua Watanabe/Arisa Higashino Jepang 16-21 14-21
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti babak 1 Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang China Taipeh 15-21 21-18 21-13
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti babak 2 Yuki Kaneko/Yusaki Matsumoto Jepang 21-13 19-21 16-21
Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow babak 1 Takuro Hoki/Wakana Nagahara Jepang 20-22 18-21









Daftar Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/ms
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/ms-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/md-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/md
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/wd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/wd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/xd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/xd
https://asset.indosport.com/article/image/q/80/289314/logo_kejuaraan_dunia_bwf_2019-169.jpg?w=750&h=423


Saat Bulutangkis China Butuh "Ginseng"

China mengontrak Kang Kyung Jin menjadi pelatih baru untuk menjadi pelatih sektor ganda di tim nasional Cina. Ini adalah pertama kalinya China mendatangkan seorang pelatih dari Korea Selatan. China yang pernah jadi superpower yang dominan di cabang olahraga bulutangkis sekarang butuh bantuan seorang pelatih Korea Selatan.




Sejak dulu China terkenal memiliki pemain-pemain handal di semua sektor. Olimpiade 2010 di London mengilustrasikan perioda terbaik saat Cina begitu mendominasi bulutangkis dunia. Kala China menyapu bersih seluruh lima emas bulutangkis yang diperebutkan di pesta olahraga dunia lima tahunan itu,

Saat ini China tidak lagi dominan. Mereka masih tetap negara kuat bulutangkis, tapi negara-negara lain juga bangkit. Jepang, India, Thailand dan China Taipei sekarang punya atlet kelas satu. Begitu juga dengan kekuatan tradisional seperti Indonesia, Malaysia. Korea Selatan dan Denmark.

Kejuaraan dunia 2019 bisa menjadi tolok ukur. Dari lima sektor yang diperlombakan, China hanya bisa menjadi pemuncak di sektor ganda campuran. Pasangan Zheng Siwei/Huang Yaqiong menjadi satu-satunya wakil China dengan status juara dunia bulutangkis.

Kalau melihat peringkat dunia saat ini, Kento Momota (Jepang) begitu dominan di tunggal putra, seperti  juga Marcus/Kevin (Indonesia) di ganda putra. Di ganda putri, tiga pasangan Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dan Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi siap menghampat pasangan-pasangan China.

Di tunggal putri, andalan China Chen Yu Fei harus bersaing dengan Tai Tzu Ying (China Taipeh), Nozomi Okuhara (Jepang), Akane Yamaguchi (Jepang), Ratchanok Intanon (Thailand) dan Pusarla V. Sindhu (India). Mungkin hanya di ganda campuranlah China masih dominan. Peringkar satu dan dua dunia dipegang oleh pasangan-pasangan China yaitu Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Li Lyu/Huang Dong Ping.

Dengan begitu, pikiran terbuka yang ditunjukkan China dengan merekrut seorang pelatih asal Korea Selatan adalah hal yang positif. Bagaimanapun juga, bulutangkis Cina punya warisan prestasi yang ingin mereka pertahankan.


Daftar Referensi:
http://www.badmintonplanet.com/badminton-news/14646-china-make-historic-move-hire-kang-kyung-jin-first-foreign-coach.html
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2016_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2012_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2008_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2004_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2000_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_1996_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_1992_Summer_Olympics
https://en.m.wikipedia.org/wiki/2019_BWF_World_Championships
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/46/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/46/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/46/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/46/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/46/?rows=25&page_no=1
https://www.ligaolahraga.com/storage/images/news/2019/09/03/sejarah-pertama-kali-china-mempekerjakan-pelatih-asing.jpeg

Marcus/Kevin, Laju 15 Kemenangan Beruntun dan Tiga Gelar BWF World Tour 750

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon bukanlah juara dunia. Mereka juga sempat tersandung di Korea Open oleh rekan senegara, Fajar/Rian. Tapi setelah itu mereka melaju untuk membuktikan kepantasan menjadi nomor satu dunia.



Pasca kegagalan di Korea Open, pasangan berjulukan the minions ini memenangkan Danish Open, French Open dan Fuzhou China Open. Ketiga kejuaraan ini masuk kategori BWF World Tour 750. Jika ditotal, di tiga turnamen itu Marcus/Kevin memenangkan 15 pertandingan tanpa sekalipun terkalahkan.

Diantara 15 pertandingan itu, ada sejumlah pasangan elit yang ditundukkan oleh Marcus/Kevin. Ahsan/Hendra dihentikan di final Danish Open. Pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty diatasi di final French Open dan semifinal Fuzhou China Open. Andalan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dikandaskan di final Fuzhou China Open. Pasangan Cina Han Cheng Kai/Zhou Dai Hong dihentikan di perempat final French Open. Ada juga pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong yang dihantam di babak pertama Fuzhou China Open.

Segala prestasi itu tidak boleh menjadikan Marcus/Kevin lengah dan besar kepala. Mereka belum bertemu lagi dengan Fajar/Rian yang menghantam di Korea Open. Akan halnya Choi SolGyu/Seo Seung Jae yang menghentikan mereka di kejuaraan dunia, the minions sudah membalasnya di babak kedua China Open.

Pasangan peringkat satu dunia ini perlu menjaga performa untuk memenangkan gelar-gelar paling bergengsi yang berikutnya menjelang. Ada putaran final BWF World Tour akhir tahun ini, dan olimpiade Tokyo tahun depan.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/80057/kevin-sanjaya-sukamuljo/tournament-results/

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/2019/11/10/3868106078.jpeg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...