Tampilkan postingan dengan label Bobby Setiabudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bobby Setiabudi. Tampilkan semua postingan

Kunlavut Vitidsarn dan Transisi Junior Ke Senior

Thailand punya talenta beda yang bersinar terang di panggung junior. Kunlavut Vitidsarn sudah mencatatkan diri sebagai juara dunia junior tiga kali berturut-turut. Di kejuaraan dunia Junior 2019 di Kazan, Vitidsarn menundukkan tunggal putra belia Indonesia Bobby Setiabudi di perempat final, lalu menghentikan atlet Indonesia lainnya Yonathan Ramlie di semifinal. Di final Vitidsarn mengkandaskan Christo Popov dari Perancis.



Pelatih Bangthongyord Badminton School, Udom Luangphetcharaporn percaya bahwa Vitidsarn percaya bahwa Vitidsarn punya di level senior. Menurut Udom, Vitidsarn punya kemampuan yang komplet. Kekuatan mental adalah nilai positif lainnya yang dimiliki tunggal putra belia Thailand itu. 

"Keistimewaan permainan Vitidsarn adalah bagaimana dia menyulitkan lawan membaca kemaana pukulannya akan diarahkan", kata Udom. "Dia punya banyak variasi pukulannya dan permainan net. Vitidsarn mampu memainkan pukulan-pukulan sulit".

Tahun depan Udom berencana mematangkan Vitidsarn di BWF world tour. Diperkirakan Vitidsarn membutuhkan waktu satu atau dua bulan untuk bisa kompetitif di level senior. Udom ingin Vitidwarn untuk meningkatkan kecepatannya dan menjaga berat badan.

Transisi Kunlayut Vitidsarn dari junior ke senior agaknya sudah terencana rapi. Buktinya biarpun masih berstatus junior, Vitidwarn ada di peringkat ke 47 ranking dunia BWF, per 22 Oktober 2019. Bandingkan dengan para tunggal putra pelatnas pratama kita yang belum satupun mampu menembus 100 besar.

Kunlavut Vitidsarn tidak ditargetkan mengejar tiket olimpiade Tokyo 2020. Thailand punya lima pebulutangkis senior yang peringkatnya lebih baik, termasuk Kantaphon Wangcharoen di peringkat 12. Jika ingin ke Tokyo, Vitidsarn harus mengejar posisi di 16 besar dunia di bulan April nanti. Hal yang mungkin terlalu sulit, bahkan untuk talenta istimewa seorang juara dunia junior tiga kali.

Artikel ini ditutup dengan rekaman pertandingan Kunlayut Vitidsarn saat mengalahkan Bobby Setiabudi di perempat final kejuaraan dunia junior di Kazan. Vitidsarn dengan kaos kuning, sementara Bobby kaos biru.
















Referensi:
https://bwfbadminton.com/news-single/2019/10/23/a-question-of-control-world-juniors-review/
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-13
https://bwfbadminton.com/rankings/?rows=25&page_no=1&country=THA
Foto dari https://www.foxsports.com.my/tachyon/sites/11/2018/12/Kunlavut-Vitidsarn.jpg?w=640
Video dari https://www.youtube.com/watch?v=Hf4sX6_MDGo

Kiprah Tunggal Putra Pelatnas Pratama di Kejuaraan Dunia Junior dan Suhandinanata Cup 2019

Awal tahun ini PBSI mengumumkan para pemain pelatnas, temasuk pelatnas pratama. Di sektor tunggal putra, ada lima pemain terdaftar di pelatnas pratama, plus tiga pemain magang. Selepas bergulirnya Suhandinata Cup dan kejuaran dunia Junior Oktober ini di Kazan, adalah menarik untuk melihat perkembangan para pemuda ini.



Pelatnas Pratama
1. Syabda Perkasa Belawa (PB Djarum)
2. Yonathan Ramlie (PB Exist)
3. Christian Adinata (PB Tangkas Intiland)
4. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu (PB Exist)
5. Karono (PB Jaya Raya)

Magang
1. Alberto Alvin Yulianto (PB Djarum)
2. Bobby Setiabudi (PB Djarum)
3. Iqbal Aji Tri Pamungkas (PB Exist)


Sebagai catatan penulis tidak begitu jelas dengan istilah "Magang" ini. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu, Karono, Alberto Alvin Yulianto dan adalah kelahiran tahun 2000. Syabda Perkasa Belawa, Yonathan Ramlie, Christian Adinata dan Bobby Setiabudi dilahirkan tahun 2001, dan mereka berempatlah yang tampil di sektor tunggal putra Suhandinata Cup 2019 dan kejuaraan dunia junior 2019.




Syabda Perkasa Belawa, Yonathan Ramlie, Christian Adinata dan Bobby Setiabudi semuanya dimainkan di Suhandinata Cup, minimal satu kali. Bobby Setiabudi adalah yang paling diandalkan, terlihat dari fakta bahwa dia dimainkan di empat partai. Sumbangan terbesar Bobby sepertinya adalah saat Indonesia mengalahkan Thailand 3-2 di semifinal, saat Bobby mampu menundukkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.




Di kejuaraan dunia junior perseorangan, Yonathan Ramlie yang pencapaiannya paling bagus, maju sampai semifinal. Bobby Setiabudi kandas lebih dahulu di perempatfinal. Baik Yonathan maupun Bobby disingkirkan oleh lawan yang sama, Kunlavut Vitidsarn yang nantinya tampil menjadi juara.




Sementara diantara pemain pelatnas pratama kelahiran tahun 2000, Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu punya prestasi relatif paling baik. Gatjra mencatatkan 13 kemenangan dan 7 kekalahan tahun ini, dan berada di peringkat 144 dunia. Sewajarnya target berikutnya untuk Gatjra adalah menembus peringkat 100 besar dunia.













Referensi:
https://sport.tempo.co/read/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019/full&view=ok
https://sport.detik.com/raket/d-4371055/ini-dia-96-pemain-pelatnas-bulutangkis-2019
https://bwfbadminton.com/player/89156/syabda-perkasa-belawa
https://bwfbadminton.com/player/75079/yonathan-ramlie
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata
https://bwfbadminton.com/player/62305/gatjra-piliang-fiqihilahi-cupu
https://bwfbadminton.com/player/59658/karono-karono
https://bwfbadminton.com/player/95307/alberto-alvin-yulianto
https://bwfbadminton.com/player/80886/bobby-setiabudi
https://bwfbadminton.com/player/94360/iqbal-aji-tri-pamungkas
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/42/?rows=50&page_no=1&country=INA
Foto Bobby Setiabudi dari https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2019/10/05/gallery-wjc2019-teamevent-sf-bobby4-5d97d65e0d82301d67249872.jpg?t=o&v=760

Hasil Lengkap Atlet Indonesia Di Kejuaraan Dunia Junior 2019










Kejuaraan dunia junior 2019 di terakhir. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Kazan tersebut, Indonesia berhasil merebut gelar juara di sektor ganda putra. Pada partai final tangggal 13 Oktober 2019, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses menyingkirkan pasangan Di Zijian/Wang Chang.

Leo juga turun di sektor ganda campuran. Berpasangan dengan Indah Cahya Sari Jamil, mereka berhasil melaju hingga partai final. Sayangnya di partai puncak mereka gagal melewati hadangan Feng Yang Ze, Lin Fang Lin.

Prestasi juga ditunjukkan oleh sektor ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi berhasil lolos hingga partai final, sebelum dihadang di partai pamungkas oleh pasangan 
Feng Yan Zhe/Lin Fang Ling.

Tunggal Putra


Babak Pemain Indonesia Pemain Lawan Negara Lawan Hasil Skor
R128 Bobby Setiabudi Teiva Politi Tahiti menang 21-4 21-4
R128 Yonathan Ramlie Ko Shing Hei Hongkong menang 21-13 21-10
R128 Syabda Perkasa Belawa Lee Rui Huan Macao Menang 21-15 21-11
R128 Christian Adinata Ludvig Smith-Meyer Denmark menang 21-7 21-8
R64 Bobby Setiabudi Yann Orteu Swiss menang 21-6 21-11
R64 Yonathan Ramlie Harry Huang Inggris menang 21-12 21-12
R64 Syabda Perkasa Belawa Jason Gunawan Hongkong kalah 21-11 17-21 13-21
R64 Christian Adinata Joakim Oldorff Denmark menang 21-9 21-15
R32 Bobby Setiabudi Tae Rim Kim Korea Selatan menang 21-17 15-21 21-13
R32 Christian Adinata Lin Kuan-Ting China Taipeh kalah 22-20 16-21 17-21
R32 Yonathan Ramlie Enrico Baroni Italia menang 18-21 21-8 21-13
R16 Yonathan Ramlie Liu Liang Cina menang 14-21 21-19 22-20
R16 Bobby Setiabudi Dong Tian Yao China menang 21-23 21-18 21-10
QF Bobby Setiabudi Kunlavut Vitidsarn Thailand kalah 17-21 21-16 21-14
QF Yonathan Ramlie Shahyar Shaqeem Malaysia menang 21-16 17-21 21-19
SF Yonathan Ramlie Kunlavut Vitidsarn Thailand kalah 11-21 10-21


Tunggal Putri




Babak Pemain Indonesia Pemain Lawan Negara Lawan Hasil Skor
R128 Aisyah Sativa Fatetani Diana Stognija Latvia menang 21-6 21-8
R128 Yasnita Enggira Setiawan Meike Versteeg Belanda menang 21-12 21-13
R128 Stephanie Widjaja Huang Ching Ping China Taipei menang 17-21 21-14 21-7
R64 Putri Kusuma Wardani Arena Samin Malaysia menang 21-13 21-13
R64 Yasnita Enggira Setiawan Mohd Khairul Myisha Malaysia menang 21-14 21-16
R64 Stephanie Widjaja Ong Xi Qing Singapura menang 21-12 21-10
R64 Aisyah Sativa Fatetani Akari Kurihara Jepang kalah 16-21 16-21
R32 Putri Kusuma Wardani Amy Tan Belanda menang 21-12 21-7
R32 Yasnita Enggira Setiawan Frederikke Lund Denmark menang 18-21 21-9 21-8
R32 Stephanie Widjaja Rachel Chan Canada menang 19-21 21-18 21-12
R16 Putri Kusuma Wardani Aditi Bhatt India menang 21-11 21-15
R16 Stephanie Widjaja Vivien Sandorhazi Hungaria menang 21-12 21-16
R16 Yasnita Enggira Setiawan Dai Wang China kalah 18-21 21-17-21 12-21
QF Putri Kusuma Wardani Riko Gunji Jepang kalah 12-21 12-21
QF Stephanie Widjaja Zhou Meng China kalah 7-21 11-21


Ganda Putra



Babak Pemain Indonesia Pemain Lawan Negara Lawan Hasil Skor
R64 Muhammad Galih Rezka Ramadhan/Gavy Anak Satriyadi Ko Shing Hei/Lui Chun Wai Hongkong kalah 12-21 21-23
R64 Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana Arthur Boudier/Nicolas Rudolf Swiss/Austria menang 21-12 21-12
R32 Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana Tony Lindelof/Joakim Oldorff Finland menang 21-14 21-9
R32 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Ching Kai Feng/Lwi Sheng Hao Malaysia menang 21-11 21-19
R16 Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana Takuma Kawamoto/Tsubasa Kawamura Jepang kalah 14-21 15-21
R16 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Rasmus Espersen/Marcus RinshØj Denmark menang 21-17, 21-9
QF Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Rory Easton/Ethan Van Leeuwen Inggris menang 21-13 21-11
SF Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Dai En Yi/Feng Yan Zhe China menang 21-15 21-10
Final Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin Di Zi Jian/Wang Chang China menang 21-19 21-18


Ganda Putri




Babak Pemain Indonesia Pemain Lawan Negara Lawan Hasil Skor
R64 Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Fatima Albin/Elena Lorenzo Spanyol menang 21-6 21-13
R64 Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Sophia Grundtvig/Amalie Cecilie Kudsk Denmark menang 21-11, 21-14
R64 Melani Mamahit/Tryola Nadia Hyo Won Choi/Bo Hyun Seo Korea Selatan menang 21-18 21-11
R32 Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Dilmi Dias/Anurangi Masakorala Srilanka menang 21-6 21-15
R32 Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Da Yeon Jeong/Ae Lin Kim Korea Selatan menang 21-9 21-11
R32 Melani Mamahit/Tryola Nadia Petra Meszaros/KateřIna MikelovÁ Hungaria/Ceko menang 21-10, 21-4
R16 Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Anastasiia Boiarun/Alena Iakovleva Rusia menang 21-13, 21-16
R16 Melani Mamahit/Tryola Nadia Low Yeen Yuan/Valeree Siow Malaysia menang 17-21 21-10 21-14
R16 Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Leung Sze Lok/Yeung Pui Lam Hongkong menang 21-17, 21-10
QF Melani Mamahit/Tryola Nadia Li Yi Jing/Luo Xu Min China kalah 13-21 13-21
QF Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Kaho Osawa/Hinata Suzuki Jepang kalah 16-21 19-21
QF Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Atsumi Miyazaki/Chihiro Uchiyama Jepang menang 24-22 17-21 21-17
SF Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Li Yi Jing/Luo Xu Min China menang 21-17 23-21
Final Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Lin Fang Ling/Zhou Xin Ru China kalah 20-22 21-11 14-21


Ganda campuran

Babak Pemain Indonesia Pemain Lawan Negara Lawan Hasil Skor
R128 M. Lucky Andres Apriyanda/Helena Ayu Puspitasari Martins Kirkums/Amanda Azarova Latvia menang 21-3 21-8
R128 Andre Timotius Tololiu/Dinda Dwi Cahyaning Chien Jonathan Shou-Zheng/Crystal Lai Kanada menang 21-19 21-11
R128 Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil Yoshifumi Fujisawa/Kakeru Kumagai Jepang menang 21-18 21-18
R64 Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil Seong Min Jo/Yun Ju Kim Korea Selatan menang 21-13 21-11
R64 M. Lucky Andres Apriyanda/Helena Ayu Puspitasari Biloliddin Kuchkarboev/Gulassar Bokieva Uzbekistan menang 21-11 21-6
R64 Dwiki Rafian Restu/Metya Inayah Cindiani Chiang Chien-Wei/Wang Xin Yu China Taipeh menang 21-12 21-16
R32 Andre Timotius Tololiu/Dinda Dwi Cahyaning Ko Shing Hei/Yeung Pui Lam Hongkong kalah 20-22 21-17 17-21
R32 Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil Ishaan Bhatnagar/Tanisha Crasto India menang 20-22 21-16 21-17
R32 M. Lucky Andres Apriyanda/Helena Ayu Puspitasari Rasmus Espersen/Christine Busch Denmark kalah 19-21 19-21
R32 Dwiki Rafian Restu/Metya Inayah Cindiani Ratchapol Makkasasithorn/Benyapa Aimsaard Thailand kalah 15-21 14-21
R16 Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil Chen Xu Jun/Zhang Chi Cina menang 21-17 25-23
QF Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil Lui Chun Wai/Leung Sze Lok Hongkong menang 22-20 21-11
SF Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil JIANG Zhen Bang/LI Yi Jing China menang 23-21, 12-21, 21-19
Final Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil Feng Yan Zhe/Lin Fang Ling China kalah 17-21 17-21









Referensi: 

https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-7
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-8
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-9
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-10
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-11
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-12
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-13
foto dari https://badmintonindonesia.org/upload/header/Ganda%20Putra%20Juara%20Dunia%20Junior%202019.jpg


Indonesia Menjuarai Suhandinata Cup Untuk Pertama Kalinya

Dalam gelaran Suhandinata Cup Kazan 2019, Indonesia berhasil merebut gelar juara dunia beregu untuk level junior ini. Gelar juara dipastikan setelah tim Indonesia mengalahkan tim China 3-1 di final yang berlangsung 5 Oktober 2019 di Kazan. Adalah pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah yang memastikan kemenangan Indonesia dengan menundukkan Li Yijing/Tan Ning dengan skow 16-21 25-23 21-13.

Nama kejuaraan ini adalah penghormatan untuk mendiang tokoh bulutangkis asal Indonesia, Suharso Suhandinata. Beliau adalah pembina PB Tangkas, klub bulutangkis yang membina Icuk Sugiarto, Ricky Soebagdja, dan Liliyana Natsir. Suharso Suhandinata juga berperan besar dalam mempersatukan bulutangkis dunia yang sempat terpecah menjadi BWF dan IBF, yang kemudian bergabung kembali tahun 1981.





Fase Grup

Indonesia vs Uganda 5-0




Tunggal putri
Stephanie Widjaja
vs
Fadilah Shamika Mohamed Rafi
21-2 21-4
Tunggal putra
Syabda Perkasa Belawa
vs
Brian Kasirye
21-14 21-13
Ganda Putri
Febriana Dwipuji Kusuma/
Amalia Cahaya Pratiwi
vs
Husina Kobugabe/
Tracy Naluwooza
21-3 21-3
Ganda Putra
M. Lucky Andres Apriyanda/
Daniel Marthin
vs
Arshath Mohamed Nazurudheen Vaheed/
Samuel Wasswa
21-1 21-1
Ganda Campuran
Dwiki Rafian Restu/
Metya Inayah Cindiani
vs
Brian Kasirye/
Husina Kobugabe
21-9 21-8


Indonesia vs Finlandia 5-0 



Tunggal putra
Christian Adinata
vs
Joakim Oldorff
21-14 21-10
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani
vs
Julia Salonen
21-7 21-6
Ganda Putra
Leo Rolly Carnando/
Daniel Marthin
vs
Tony Lindelöf/
Joakim Oldorff
21-11 21-16
Ganda Putri
Nita Violina Marwah/
Putri Syaikah
vs
Johanna Kelavuori/
Noora Nokkala
21-7 21-10
Ganda Campuran
Dwiki Rafian Restu/
Indah Cahya Sari Jamil
vs
Tony Lindelöf/
Julia Salonen
21-8 21-9




Play-off A1 

Indonesia vs Spain 3-0



Ganda Campuran
Dwiki Rafian Restu/
Indah Cahya Sari Jamil
vs
Alvaro Leal/
Laura Solis
21-14 21-11
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani
vs
Lucia Rodriguez
21-12 21-7
Tunggal Putra
Bobby Setiabudi
vs
Tomas Toledano
21-13 29-27
Ganda Putri
Nita Violina Marwah/
Putri Syaikah
vs
Elena Lorenzo/
Ruth Veiguela

Ganda Putra
Leo Rolly Carnando/
Daniel Marthin
vs
Tony Lindelöf/
Julia Salonen



Perempat Final 

Indonesia vs Hong Kong 3-0



Ganda Campuran
Leo Rolly Carnando/
Indah Cahya Sari Jamil
vs
Lui Chun Wai/
Yeung Pui Lam
16-21 21-13
21-17
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani
vs
Happy Serena Cheng Sin Yan
21-7 21-18
Tunggal Putra
Christian Adinata
vs
Jason Gunawan
21-14 21-23
21-10
Ganda Putri
Nita Violina Marwah/Putri Syaikah
vs
Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan

Ganda Putra
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
vs
Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai



Semifinal 


Indonesia vs Thailand 3-2




Tunggal putri
Bobby Setiabudi
vs
Kunlavut Vitidsarn
6-21 22-20
21-16
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani
vs
Phittayaporn Chaiwan
22-24 16-21
Ganda putra
Leo Rolly Carnando/
Daniel Marthin
vs
Thanawin Madee/
Ratchapol Makkasasithorn
21-12 22-20
Ganda Putri
Nita Violina Marwah/
Putri Syaikah
vs
Benyapa Aimsaard/
Pornnicha Suwatnodom
17-21 21-15 19-21
Ganda campuran
Daniel Marthin/
Indah Cahya Sari Jamil
vs
Kunlavut Vitidsarn/
Phittayaporn Chaiwan
21-10 21-17


Final

Indonesia vs China 3-1




Ganda Campuran
Daniel Marthin/
Indah Cahya Sari Jamil
vs
Feng Yanzhe/
Lin Fangling
21-18
18-21 21-11
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani
vs
Zhou Meng
21-18 20-22
21-14
Tunggal putra
Bobby Setiabudi
vs
Liu Liang
17-21 21-17
20-22
Ganda Putri
Febriana Dwipuji Kusuma/
Putri Syaikah
vs
Li Yijing/
Tan Ning
16-21 25-23 21-13
Ganda putra
Leo Rolly Carnando/
Daniel Marthin
vs
Di Zijian/
Wang Chang









Referensi:

https://bolastylo.bolasport.com/read/171875176/indonesia-ukir-sejarah-baru-di-piala-suhandinata-cup-2019-simak-perjuanganya?page=all

https://bwfbadminton.com/news-single/2019/10/05/historic-first-for-indonesia-suhandinata-cup-final/
https://www.indosport.com/raket/20191006/suharso-suhandinata-nama-di-balik-kejuaraan-dunia-junior-bulutangkis
https://www.indosport.com/raket/20191006/suharso-suhandinata-nama-di-balik-kejuaraan-dunia-junior-bulutangkis/suharso-suhandinata-diplomat-bulutangkis-dunia
https://en.wikipedia.org/wiki/2019_BWF_World_Junior_Championships_%E2%80%93_Teams_event_group_stage#Indonesia_vs_Finland
https://en.wikipedia.org/wiki/2019_BWF_World_Junior_Championships_%E2%80%93_Teams_event
Gambar dari https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRNjY6vczZhyoackprjQQiAovzk0iblfLGMIDJh_3wFMNzjepaQ

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...