Tampilkan postingan dengan label Bulutangkis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bulutangkis. Tampilkan semua postingan

Turnamen bulutangkis All England 2020 Jalan Terus




Badminton England has been closely monitoring the ongoing situation regarding the coronavirus.  We are in regular, daily contact with the relevant health authorities in the UK and are also working closely with the Badminton World Federation and Arena Birmingham to monitor the situation.
Currently, Public Health England are not advising changing plans around sporting events, and consequently, Badminton England is continuing with its plans to host the YONEX All England Open Badminton Championships. However, this is an evolving situation and we will rightly keep their advice under review. 
The UK is extremely well prepared for these types of outbreaks – we are one of the first countries in the world to develop a test for the new virus – and the health and wellbeing of the players, officials, volunteers, fans and staff at the event is our number one priority.
Our aim is to ensure that a number of procedures and processes are in place to minimise the potential impact of the virus on them.
Those include the following:
  • Working with Arena Birmingham to educate spectators once on-site, and provide both hand sanitiser in shared areas, but also clean facilities
  • Continued dialogue with officials at Birmingham International Airport who have processes and procedures in place for incoming visitors
  • A plan for the event team at Arena Birmingham to deal with anyone showing symptoms of the virus, along with our own plans and flows regarding assessment, isolation, departing site, and deep clean.
  • Detailed guidance and procedures sent to the various governing bodies and competing teams by the Badminton World Federation including for any players or officials who develop flu like symptoms prior to and during the event
  • Two Badminton England medical officers attending the Championships for the teams, staying in different hotels, in addition to a fully serviced medical centre and team at the Arena Birmingham
  • Badminton England plans to raise awareness of personal hygiene, the virus symptoms, and the recommended responses as part of our internal briefings and publications for the event.
  • The addition of a number of scenarios into our risk assessments and contingency plans linked to the coronavirus
There are also a number of personal hygiene measures recommended by the WHO (World Health Organisation) that we are urging people coming to the event to be aware of and which can be found on their website.
As, the Championships remain on course to go ahead as planned, our policy is not to refund tickets if a spectator chooses not to attend. If the advice from the relevant authorities was to cancel or postpone the All England, and we proceeded to do that, full refunds would be offered.
Further updates will be published on the YONEX All England Open Badminton Championships website [www.allenglandbadminton.com] and the Badminton England website [www.badmintonengland.co.uk] and our social media channels.

We look forward to welcoming the players, officials, volunteers and fans from across the world to Arena Birmingham from 11- 15 March 2020.   


https://www.allenglandbadminton.com/news/important-updated-information-regarding-the-yonex-all-england-open-badminton-championships-2020-and-the-coronavirus/

https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/overview/

https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2020/02/12/virus-outbreak-will-not-stop-all-england




Turnamen bulutangkis German 2020 sudah resmi ditunda karena kekhawatiran merebaknya wabah Covid-19. Pertanyaanpun jadi berpindah ke turnamen kenamaan All England yang dijadwalkan 11-15 Maret 2020 di Birmingham. Apakah turnamen ini akan berlangsung sesuai jadwal?


Berdasarkan rilis tanggal 27 Februari 2020, Badminton England sebagai otoritas bulutangkis di Inggris menyatakan akan tetap menyelenggarakan All England sesuai jadwal. Hal ini karena pihak yang berwenang di Inggris memang belum mengeluarkan larangan. Tentunya keputusan ini bisa aja berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan yang terjadi.

Tentu saja penyelenggaraan turnamen ini dilakukan dengan kewaspadaan penuh akan wabah Corona. Tak hanya di lokasi pertandingan di Arena Birmingham, pihak penyelenggara juga berkoordinasi dengan pihak bandara terkait kedatangan para atlet dan ofisial. Segala sesuatu disiapkan untuk mencegah makin merebaknya virus Corona.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua di dunia. Turnamen pertama berlangsung tahun 1898 di Guildford. Sampai tahun 1977, All England dianggap sebagai kejuaraan dunia bulutangkis tak resmi.

Mengingat prestise All England, diharapkan semua permain terbaik dunia bisa hadir. Tapi kesehatan dan keselamatan tetap lebih utama, termasuk jika ternyata ada pemain dari negara tertentu yang dilarang ikut serta, atau bahkan jika turnamen All England 2020 ini harus dibatalkan.



German Open 2020 Ditunda


Wabah Covid-19 yang mulai menyebar di Eropa mulai mengkhawatirkan. Dampaknya terasa sampai lapangan bulutangkis. Turnamen German Open yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung 3-8 Maret 2020 ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Pembatalan turnamen yang sedianya berlangsung di Mülheim an der Ruhr ini tentunya sudah melalui pertimbangan matang. Menyelenggarakan turnamen denga peserta dari berbagai negara memang memberikan kekhawatiran akan penyebaran wabah tersebut. Masalah Covid-19 adalah masalah global yang sangat serius.

German Open 2020 ini adalah kategori 300, jadi kurang bergengsi. Namun begitu, jadwal penyelenggaraannya hanya seminggu sebelum turnamen prestius All England. Seandainya tidak dibatalkan, Para atlet dunia bisa memanfaatkan ajang ini sebagai pemanasan sebelum All England.

Tadinya Indonesia hendak mengirimkan atlet-atlet ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria dan Rinov/Pitha. Begitupun dengan atlet-atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Atlet-atlet ini sedang bejuang untuk bisa lolos ke olimpiade Tokyo tahun ini.

Jadwal baru German Open 2020 sepertinya akan berlangsung setelah berakhirnya masa kualifikasi olimpiade Tokyo 2020. Perjuangan sekarang harus beralih ke ajang berikutnya, yaitu All England.

Beda Tipis Juara Barcelona Spain Masters dengan Gregoria Mariska Tunjung



Keberhasilan Pornpawee Chocuwong mengalahkan Carolina Marin di final Barcelona Spain Masters terasa mengejutkan. Bukan hanya karena reputasi Marin sebagai juara olimpiade dan mantan juara dunia. Kemampuan Pornpawee Chocuwong  selama ini terkesan beda tipis  dengan para atlet tunggal putri Indonesia.

Selama ini hanya Ratchanok Intanon yang terkesan terlalu tangguh untuk para atlet kita. Thailand memang masih punya Busanan Ongbarumphan, Nitchaon Jindapol selain tentunya Pornpawee Chocuwong, tapi mereka bukan momok. Gregoria Mariska Tunjung bahkan punya rekor bagus saat menghadapi mereka.


Gregoria Mariska Tunjung vs Busanan Ongbarumphan 4-2
Gregoria Mariska Tunjung vs Pornpawee Chocuwong 1-0
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol 2-1

Di babak pertama Indonesia Open tahun lalu, Gregoria menundukkan Chocuwong 21-10 21-8. Lebih belakangan lagi, di semifinal Sea Games Filifina dua bulan lalu, giliran Ruselli Hartawan yang mengandaskan Chocuwong 16-21 21-10 21-18. Artinya, kemampuan atlet kita sebenarnya sebanding dengan juara tunggal putri Barcelona Spain Masters 2020 ini.

Pornpawee Chocuwong sebenarnya tidak memulai tahun ini dengan baik. Langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Masters melawan Sung Ji Hyun 16-21 15-21. Begitu juga di Indonesia Master, Chovuwong sudah kandas di babak pertama melawan Busanan Ongbarumphan 17-21 21-16 11-21. Di ajang di rumah sendiri yaitu Thailand Masters, Chocuwong hanya mencapai 16 besar sebelum disingkirkan Carolina Marin 11-21 9-21.

Chocuwong membalas ketiga kekalahan itu di bulan Februari 2020. Sung Ji Hyun ditekuk 18-21 21-18 23-21 di Badminton Asia Team Championships. Kekalahan dari Busanan Ongbarumphan dibalaskan di semifinal Barcelona Spain Masters 14-21 21-15 21-12. Di partai final, giliran Carolina Marin yang kalah 11-21 21-16 21-18.

Referensi:


Atlet China siap kembali berlaga



Dalam sebulan terakhir nama China seperti memudar di pemberitaan bulutangkis dunia. Badminton Asia Team Championship dan Barcelona Spain Masters berlalu tanpa keikutsertaan satupun pemain China. Wabah covid-19 yang berawal dari China menyulitkan atlet-atlet bulutangkis China untuk mengikuti turnamen seperti sedia kala.


Sementara China masih merupakan negara terkuat dalam hal bulutangkis, seperti tercermin dari BWF World Team Rankings yang menempatkan mereka di posisi puncak. Negeri tirai bambu ini punya tunggal putri terbaik saat ini, Chen Yu Fei. Mereka juga memiliki ganda putri nomor satu, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran ranking wahid, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Supremasi tanpa kehadiran atlet China akan kehilangan legitimasi. Setidaknya untuk turnamen-turnamen kelas satu yang menjadi incaran para pebulutangkis papan atas. Misalnya All England dijadwalkan berlangsung Maret mendatang.

Dalam hal ini, otoritas bulutangkis China menyatakan bahwa para atlet mereka siap berkompetisi kembali. Para pebulutangkis China dalam keadaan sehat dan fit. Mereka akan ambil bagian di tiga event BWF World Tour 2020 berikutnya, yaitu German Open, All England dan Swiss Open.

Sebagian besar pemain China saat ini sudah berada di Inggris untuk berlatih. Mereka siap berangkat ke Jerman saat German Open berlangsung nantinya

Referensi:
https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/shi-yuqi.jpg

Denmark menyelamatkan Pamor Bulutangkis Eropa Di Barcelona



Barcelona Spain Masters 2020 adalah turnamen pertama dari serangkaian turnamen yang akan berlangsung benua Eropa dalam waktu dekat. Banyak atlet terbaik yang absen dari ajang BWF World Tour 300 ini, dan para atlet Cina malah sama sekali tidak ikut serta. Kenyataannya, para atlet Eropa justru gagal berjaya di Barcelona.

Secara umum, atlet Eropa memiliki postur lebih tinggi dan lebih atletis terhadap atlet-atlet Asia. Namun bulutangkis sepertinya memang bukan olahraga speed and power. Atlet-atlet Korea, Malaysia dan Thailand menunjukkan pendekatan yang mungkin lebih efektif dalam memenangkan pertandingan badminton.

Kelima partai final menampilkan atlet Asia menghadapi atlet Eropa. Di tiga partai awal, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Gabriela Stoevas/Stefani Stoevas dan Carolina Marin mampu merebut set pertama. Tapi akhirnya mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Asia, yaitu Kim Sa Rang/Kim Ha Na, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Pornpawee Chocuwong.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu mungkin memang lebih diunggulkan dari The Stoevas. Tapi tak demikian dengan pasangan Perancis Gicquel/Delrue yang punya peringkat lebih baik daripara Kim/Kim. Bahkan juara Olimpiade dan mantan juara dunia seperti Carolina Marin ternyata bisa dikejutkan oleh Pornpawee Chocuwong.

Untunglah Denmark bisa menyelamatkan pamor Eropa. Dua gelar mereka rebut lewat Viktor Axelsen dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Sektor Juara Runner-up Skor Final
Ganda campuran Kim Sa Rang/Kim Ha Na Thom Gicquel/Delphine Delrue 15-21 21-11 21-10
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 18-21 22-20 21-17
Tunggal putri Pornpawee Chocuwong Carolina Marin 11-21 21-16 21-18
Tunggal putra Viktor Axelsen Kunlavut Vitidsarn 21-16 21-13
Ganda putra Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen Lee Yang/Wang Chi-Lin 21-17 21-19


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/2020-02-23
https://en.wikipedia.org/wiki/Carolina_Mar%C3%ADn
https://asset.indosport.com/article/image/296220/viktor_axelsen_ungkap_kebahagiaan_tampil_di_denmark_open_di_kampung_halamannya-169.jpg

Kesabaran Greysia/Apriyani Mengatasi Ofensif Stoevas


Ada dua tunggal putra legendaris Indonesia di awal dekade 80-an, yang pendekatan bermainnya sangat berbeda. Nama pertama adalah Liem Swie King, pemain ofensif yang terkenal dengan smes lompatnya, yang dijuluki "King Smash". Nama lainnya adalah Icuk Sugiarto, yang bermain lebih sabar dengan reli-reli panjang.

Di final ganda putri Barcelona Spain Masters 23 Februari 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menghadapi Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Pasangan kakak adik yang dikenal sebagai "The Stoevas" itu berasal dari Bulgaria. Dengan postur jangkung dan atletis, mereka mampu menghadirkan permainan ofensif mengandalkan speed and power.

Stoevas membuktikan mampu menyusahkan Greysapp. Dengan permainan menyerang yang ciamik, mereka mampu merebut set pertama dengan skor 21-18. Makin menyulitkan bagi pasangan Indonesia saat Greysia sempat terluka di bagian tangan di pertandingan ini.

Untuk menghadapi Stoevas, Greysia/Apriyani memilih bermain sabar dengan reli-reli panjang. Mereka dengan percaya diri mengangkat bola dan "mempersilahkan" Stoevas menyerang. Satu saat pertahanan Greysap tidak mampu menghadapi serangan-serangan Stoevas, di saat lain mereka sukses memaksa Stoevas membuat kesalahan sendiri.

Dalam pertandingan yang berlangsung menegangkan bagi penonton yang mendukung pasangan Indonesia, Greysia/Apriyani akhirnya berhasil memenangkan laga dengan skor akhir 18-21 22-20 21-17. Ini adalah gelar kedua tahun ini bagi Greysap setelah sebelumnya mereka menjuarai Indonesia Masters pada Januari lalu.

Referensi:
https://obs.line-scdn.net/0hfn2kEUpiOUEPEhFtXj1GFjVEOi48fipCayRoX198Z3V2Jy0TYXJ_LyxAN3Uqcn4fYSN-ICIWInBxK3geMXN_/w644

Mempertanyakan Tontowi/Apriyani

Kabar bahwa Tontowi Ahmad berganti pasangan ganda campuran adalah hal positif. Sejumlah pihak percaya kalau Tontowi punya kualitas yang sudah terbukti, yang akan bisa dioptimalkan dengan pasangan yang tepat. Jika mendapat pasangan yang mumpuni, mungkin Tonthowi bisa mengejar prestasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.



Langkah ini bisa jadi juga menguntungkan bagi Apriyani Rahayu. Dengan ketatnya persaingan di ganda putri dunia saat ini, seperti ada batasan tembok prestasi yang membatasinya. Secara umum, prestasi Indonesia di ganda campuran lebih baik dari ganda putri. Berarti dengan pasangan berkelas seperti Tontowi, Apriyani bisa mengincar prestasi di gandam campuran.

Tapi ada masalah terkait peringkat Apriyani sebagai "pemula" di ganda campuran. Walaupun sebagai peringkat ke-8 ganda putri dunia, Apriyani sudah lama tidak tampil di laga kompetitif untuk ganda campuran. Walaupun Tontowi ada di peringkat 16, peringkat pasangan Tontowi/Apriyani tetap saja drop.

Terkait masalah peringkat ini, sepertinya Tontowi/Apriyani tidak bisa tampil di ajang-ajang BWF World Tour awal tahun, seperti Malaysia Masters dan Indonesia Masters. Sebuah ajang BWF World Tour umumnya diikuti 32 peserta. Artinya untuk amannya mengikuti ajang BWF World Tour, pasangan Tontawi dan Apriyani perlu ada di 32 besar dunia. Di Thailand Masters 2020 misalnya, status mereka masih di daftar tunggu.

Singkatnya Tontawi/Apriyani perlu menaikkan peringkatnya agar bisa berkompetisi di ajang-ajang paling bergensi. Walaupun belum bisa bermain di BWF World Tour, mungkin mereka masih bisa berlaga di kategori yang lebih rendah, yaitu turnamen kategori international challenge atau international series. Setelah beberapa bulan, diharapkan mereka sudah bisa mendongkrak  peringkat, sehingga layak berlaga di turnamen-turnamen kategori tertinggi, BWF World Tour.

Ada masalah dengan hal ini. Sementara Tontowi/Apriyani masih belum teruji, Apriyani saat ini juga punya komitmen di ganda putri. Bersama Greysia Polii, mereka adalah pasangan ganda putri terbaik Indonesia. Jika harus memilih prioritas, Greysia/Apriyani seharusnya lebih diprioritaskan dari Tontowi/Apriyani.

Misalnya, Greysia/Apriyani adalah ganda putri andalan Indonesia untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2019. Secara matematis mereka bisa saja dilewati oleh pemain-pemain lain, bahkan oleh ganda putri Indonesia lainnya. Masih banyak ajang BWF World Tour lagi sampai akhir masa kualifiasi Olimpiade di April nanti.

Bukan hal yang aneh jika seorang pemain ganda putri harus bermain juga di ganda campuran. Yang sulit adalah jika Apriyani harus berkompetisi di ajang-ajang BWF World Tour bersama Greysia Polii, dan harus berpasangan juga dengan Tontowi di ajang-ajang International Challenge. Apalagi jika tujuan untuk menaikkan peringkat Tontowi/Apriyani ternyata makan waktu lama.

Seandainya PBSI sudah mantap bahwa program Tontawi/Apriyani harus jalan terus, saya harap tidak dilakukan dengan tergesa-gesa sehingga mengganggu hal penting lainnya.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://palu.tribunnews.com/2019/12/30/sudah-didaftarkan-pbsi-debut-tontowiapriyani-tertunda-di-tiga-turnamen-awal-2020-karena-alasan-ini
https://bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://palu.tribunnews.com/2019/12/31/hasil-drawing-thailand-masters-2020-debut-perdana-leodaniel-tontowiapriyani-di-daftar-tunggu

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/bolasport/medium_ed1809a4e63cb7abc390895205629180.jpg


Filosofi

Hari pertama di tahun 2020 agaknya waktu tepat untuk menjelaskan filosofi dari hakimgaris.com. Mungkin pembaca sudah bisa mendapatkan kesan dari puluhan artikel yang diterbitkan oleh situs ini. Walau begitu, tak ada salahnya jika ada semacam penjelasan resmi.


Situs ini diluncurkan untuk membantu menambah informasi bulutangkis di internet. Tidak banyak situs yang mengkhusukan diri pada bulutangkis. Porsi bulutangkis pada situs berita atau situs olahraga kalah jauh dari liputan tentang sepakbola, F1, atau bola basket.

Situs ini tidak menempatkan diri untuk memberikan perkembangan laporan hasil pertandingan. Sejumlah situs berita dan juga akun twitter sudah mengambil peran itu. Pertandingan bulutangkis kelas dunia juga biasanya ada live streaming di youtube.

Situs hakimgaris.com lebih memfokuskan diri dalam hal analisis. Situs ini ingin menyajikan kajian yang lebih mendalam tentang bulutangkis bagi para pemirsa. Hal ini dilakukan dengan melakukan kajian tentang data-data yang ada.

Untuk kedepannya situs ini ingin lebih sophisticated dalam menyajikan visualiasi data. Sedang diupayakan untuk mulai menyajikan data dalam bentuk grafik daripada tabel seperti saat ini.



Daftar Referensi:
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/07/17/5d2ed5e4bdf7b-ilustrasi-teknologi-hawkeye-pada-pertandingan-bulutangkis_665_374.jpg


Agenda Bulutangkis BWF Untuk Januari 2020

Ajang-ajang kompetitif bulutangkis dijadwalkan berlangsung di bulan pertama tahun 2020. Turnamen-turnamen senior disebutkan lebih dulu daripada ajang junior. Turnamen-turnamen senior dan junior diurutkan berdasarkan kategori dari yang paling bergengsi hingga yang paling kurang bergengsi.



BWF World Tour
07-12 JanuariMalaysia Masters 2020Kuala LumpurMalaysiaBWF World Tour Super 500-
14-19 JanuariIndonesia Masters 2020JakartaIndonesiaBWF World Tour Super 500-
21-26 JanuariThaland Masters 
2020
BangkokThailandBWF World Tour Super 300-

International Series
09-12 JanuariEstonian International 2020TalinnEstonia
16-19 JanuariSwedish Open 2020UppsalaItalia

Future Series
23-26 JanuariIceland International 2020ReykjavikIslandia

Junior International Series
08-12 JanuariNepal Junior International Series 2020KathmanduNepal
16-19 JanuariPolish Junior 2020PrzemyślPolandia
24-26DesemberSwedish Junior 2020UppsalaSwedia


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/all/

https://asset.indosport.com/article/image/q/80/289314/logo_kejuaraan_dunia_bwf_2019-169.jpg?w=750&h=423



Gregoria vs Fitriani vs Ruselli Memperebutkan Tiket Olimpiade 2020

Sebagai negara kuat bulutangkis, wajar jika Indonesia ingin mengirimkan banyak wakil sebanyak-banyaknya di olimpiade Tokyo 2020. Setiap negara maksimal mengirim 10 wakil, masing-masing 2 wakil di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Untuk keperluan itu, PBSI menetapkan sejumlah pemain prioritas di pelatnas, yang ditargetkan untuk lolos kualifikasi Olimpiade 2020.



Untuk tunggal putri, ada tiga pemain yang mendapat label prioritas: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Saat ini prestasi tunggal putri Indonesia di pentas dunia kurang menggembirakan. Mungkin PBSI menugaskan tiga pemain berlabel prioritas agar mereka termotivasi berkompetisi untuk memperebutkan maksimum dua tiket ke Olimpiade Tokyo.

Untuk mengirimkan seorang wakil ke tunggal puteri olimpiade 2020, suatu negara perlu memiliki pemain di 32 besar peringkat dunia per 30 April 2020. Untuk mengirimkan dua wakil, syaratnya jauh lebih berat  Negara tersebut harus memiliki dua pemain di 16 besar dunia.

Akhir 2019, ketiga tunggal putri prioritas kita masih diluar 16 besar. Kemungkinan besar Indonesia hanya akan diwakili seorang tunggal putri di Tokyo tahun depan. Gregoria, Fitriani dan Ruselli mau tak mau dalam posisi bersaing memperebutkan satu tempat itu.

Nama
Rekor 2019
Ranking 2018
Poin 2018
Ranking 2019
Poin 2019
Gregoria Mariska Tunjung 13-21 15 51440 24 43750
Fitriani 18-22 33 36099 28 41064
Ruselli Hartawan 19-17 51 28451 37 34220

Perkembangan Gregoria Mariska Tunjung tidak begitu gemilang di tahun 2019. Walaupun begitu, dalam hal peringkat dunia tetap lebih baik dari Ruselli atau Fitriani. Prestasi terbaik Gregoria tahun ini adalah peruempat finalis New Zealand Open, Chinese Taipeh Open dan Korea Open.



Fitriani adalah satu-satunya yang berhasil memenangkan gelar juara satu BWF world tour tahun ini, yaitu Thailand Masters 2020. Sayangnya kejuaraan yang berlangsung Januari 2019 itu tidak termasuk perhitungan kualifikasi olimpiade. Saat ini jarak poin dengan Gregoria terpaut cukup jauh, 7000$1 poin.


Ruselli Hartawan menunjukkan grafik prestasi yang cenderung menanjak. empat kali mencapai perempat final dari lima ajang BWF World Tour yang diikutinya. Ruselli adalah juga peraih medali perak Sea Games 2019. Jika masih ingin lolos ke olimpiade, Ruselli setidaknya harus mempertahankan performanya saat ini.

Gregoria Mariska Tunjung Fitriani Ruselli Hartawan
16 besar kejuaraan dunia 2019 5200 QF Thailand Open 2019 5040 QF Hongkong Open 2019 5040
Sudirman Cup 2019 5170 16 besar French Open 4320 QF Macao Open 2019 3850
QF Korea Open 2019 5040 Sudirman Cup 2019 3854 QF Indonesia Master 2019 3030
16 besar Indonesia Open 2019 4800 QF Chinese Taipei Open 2019 3850 QF Akita Master 2019 3030
16 besar Fuzhou China Open 2019 4320 16 besar Korea Open 2019 3600 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000
16 besar Japan Open 2019 4320 Babak 1 kejuaraan dunia 2019 3200 16 besar New Zealand Open 2019 2750
QF New Zealand Open 2019 3850 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000 16 besar Chinese Taipei Open 2019 2750
QF Chinese Taipei Open 2019 3850 Babak 1 China Open 2019 3000 Babak 1 Thailand Open 2019 2220
Babak 1 China Open 3000 16 besar New Zealand Open 2019 2750 Babak 1 Australia Open 2019 1670
Babak 1 French Open 2660 Babak 1 Fuzhou China Open 2660


42210
35274
27340

Masih banyak ajang BWF World Tour yang akan dalam empat bulan mendatang. Gregoria, Fitriani dan Ruselli harus menampilkan yang terbaik jika ingin lolos ke Olimpiade. Salah satu yang menarik tentu saja saat mereka bertiga berlomba di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Masters 14-19 Januari 2020. 




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2020_Summer_Olympics_%E2%80%93_Qualification
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung
https://bwfbadminton.com/player/96892/fitriani-fitriani
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png

Saat Peluang Terjadinya Kejutan Adalah 25.33 Persen

Prediksi Bulutangkis Berdasarkan Ranking - Studi Kasus BWF World Finals 2019


Prediksi adalah sesuatu yang sering dilakukan menjelang pertandingan bulutangkis. Hasil dari prediksi biasanya adalah siapa yang paling diunggulkan untuk menang antara dua pihak yang bertanding. Sebuah metoda prediksi yang baik seharusnya akan memberikan akurasi yang cukup tinggi.


Ranking dunia BWF adalah sebuah besaran yang sering digunakan dalam prediksi hasil bulutangkis. Saat dua atlet tunggal atau dua pasangan berhadapan di lapangan, ranking dunia dari kedua pihak yang berlaga sering dibandingkan. Secara kasarnya bisa dikatakan, pemain yang rankingnya lebih tinggi akan dianggap lebih berpeluang memenangkan laga.

Ranking dunia BWF adalah dihitung dari jumlah 10 poin tertinggi yang diraih seorang atlet tunggal atau satu pasangan ganda. Poin ini dihitung berdasarkan prestasi di kejuaraan yang diikuti. Misalnya, seorang finalis di sebuah ajang akan mendapatkan  poin lebih besar dari perempatfinalis di ajang yang sama. Poin ini juga dipengaruhi level kejuaraan yang diikuti. Misalnya, juara sebuah turnamen BWF World Tour 1000 mendapatkan lebih banyak poin daripada juara sebuah ajang Internasional Series.

Penggunaan ranking dunia untuk prediksi tentunya sangat bisa dimengerti. Ranking dunia bisa dibilang sebuah indikasi form penampilan seorang pemain dalam setahun terakhir. Apalagi yang diambil hanya 10 hasil terbaik, jadi bisa dibilang ranking BWF cukup mencerminkan form terbaik seorang atlet.

Tapi hal ini masih bisa dikritisi. Misalkan atlet A ada di peringkat 50, rajin ikut ajang bergengsi BWF World Tour, tapi biasanya sudah tersingkir di partai pertama. Sementara atlet B peringkat 80, biasanya berpartisipasi di kejuaraan yang kurang bergengsi seperti internasional challenge, tapi cukup sering menjadi juara. Apakah atlet A betul-betul bisa dibilang lebih baik dari atlet B hanya karena peringkatnya lebih tinggi?

Dalam artikel ini kita akan menggunakan hasil pertandingan BWF World Tour Finals di Guangzhou yang belum lama berakhir sebagai studi kasus. Kita anggap ada "prediksi" bahwa pemain yang peringkatnya lebih tinggi akan selalu mengalahkan pemain yang peringkatnya lebih rendah. Lalu kita akan hitung akurasi "prediksi" itu7; berdasarkan hasil yang sebenarnya.
Sektor Fase Atlet 1 vs Atlet 2 'Prediksi' Hasil
Tunggal Putra Grup Kento Momota #1 vs Jonatan Christie #6 menang menang
Tunggal Putra Grup Kento Momota #1 vs Anders Antonsen #3 menang menang
Tunggal Putra Grup Kento Momota #1 vs Wang Tzu Wei #19 menang menang
Tunggal Putra Grup Jonatan Christie #6 vs Anders Antonsen #3 kalah menang
Tunggal Putra Grup Jonatan Christie #6 vs Wang Tzu Wei #19 menang kalah
Tunggal Putra Grup Anders Antonsen #3 vs Wang Tzu Wei #19 menang menang
Tunggal Putra Grup Chou Tien Chen #2 vs Chen Long #4 menang kalah
Tunggal Putra Grup Chou Tien Chen #2 vs Anthony Sinisuka Ginting #8 menang menang
Tunggal Putra Grup Chou Tien Chen #2 vs Viktor Axelsen #5 menang menang
Tunggal Putra Grup Chen Long #4 vs Viktor Axelsen #5 menang menang
Tunggal Putra Grup Chen Long #4 vs Anthony Sinisuka Ginting #8 menang kalah
Tunggal Putra Grup Viktor Axelsen #5 vs Anthony Sinisuka Ginting #8 menang kalah
Tunggal Putra Semifinal Chen Long #4 vs Anthony Sinisuka Ginting #8 menang kalah
Tunggal Putra Semifinal Kento Momota #1 vs Wang Tzu Wei #19 menang menang
Tunggal Putra Final Kento Momota #1 vs Anthony Sinisuka Ginting #8 menang menang
Tunggal Putri Grup Chen Yu Fei #2 vs Akane Yamaguchi #4 menang menang
Tunggal Putri Grup Chen Yu Fei #2 vs He Bing Jiao #7 menang menang
Tunggal Putri Grup Chen Yu Fei #2 vs Pusarla V. Sindhu #6 menang menang
Tunggal Putri Grup Akane Yamaguchi #4 vs He Bing Jiao #7 menang menang
Tunggal Putri Grup Akane Yamaguchi #4 vs Pusarla V. Sindhu #6 menang menang
Tunggal Putri Grup Pusarla V. Sindhu #6 vs He Bing Jiao #7 menang menang
Tunggal Putri Grup Nozomi Okuhara #3 vs Ratchanok Intanon #5 menang menang
Tunggal Putri Grup Tai Tzu Ying #1 vs Ratchanok Intanon #5 menang menang
Tunggal Putri Grup Ratchanok Intanon #5 vs Busanan Ongbarumphan #16 menang menang
Tunggal Putri Grup Nozomi Okuhara #3 vs Tai Tzu Ying #1 kalah menang
Tunggal Putri Grup Nozomi Okuhara #3 vs Busanan Ongbarumphan #16 menang menang
Tunggal Putri Grup Tai Tzu Ying #1 vs Busanan Ongbarumphan #16 menang menang
Tunggal Putri Semifinal Tai Tzu Ying #1 vs Nozomi Okuhara #3 menang menang
Tunggal Putri Semifinal Chen Yu Fei #2 vs Akane Yamaguchi #4 menang menang
Tunggal Putri Final Tai Tzu Ying #1 vs Chen Yu Fei #2 menang kalah
Ganda Putra Grup Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Sukamuljo #1
vs Takeshi Kamura/
Keigo Sonoda #4
menang menang
Ganda Putra Grup Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Sukamuljo #1
vs Li Jun Hui/
Liu Yu Chen #3
menang menang
Ganda Putra Grup Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Sukamuljo #1
vs Hiroyuki Endo/
Yuta Watanabe #6
menang kalah
Ganda Putra Grup Hiroyuki Endo/
Yuta Watanabe #6
vs Takeshi Kamura/
Keigo Sonoda #4
kalah menang
Ganda Putra Grup Hiroyuki Endo/
Yuta Watanabe #6
vs Li Jun Hui/
Liu Yu Chen #3
kalah menang
Ganda Putra Grup Li Jun Hui/
Liu Yu Chen #3
vs Takeshi Kamura/
Keigo Sonoda #4
menang menang
Ganda Putra Grup Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan #2
vs Lee Yang/
Wang Chi-Lin #7
menang kalah
Ganda Putra Grup Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan #2
vs Lu Ching Yao/
Yang Po Han #17
menang menang
Ganda Putra Grup Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan #2
vs Aaron Chia/
Soh Wooi Yik #12
menang menang
Ganda Putra Grup Lee Yang/
Wang Chi-Lin #7
vs Lu Ching Yao/
Yang Po Han #17
menang menang
Ganda Putra Grup Lee Yang/
Wang Chi-Lin #7
vs Aaron Chia/
Soh Wooi Yik #12
menang menang
Ganda Putra Grup Aaron Chia/
Soh Wooi Yik #12
vs Lu Ching Yao/
Yang Po Han #17
menang menang
Ganda Putra Semifinal Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Sukamuljo #1
vs Hiroyuki Endo/
Yuta Watanabe #6
menang kalah
Ganda Putra Semifinal Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan #2
vs Lee Yang/
Wang Chi-Lin #7
menang menang
Ganda Putra Final Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan #2
vs Hiroyuki Endo/
Yuta Watanabe #6
menang menang
Ganda Putri Grup Chen Qing Chen/
Jia Yi Fan #1
vs Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota #2
menang kalah
Ganda Putri Grup Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota #2
vs Du Yue/
Li Yin Hui #7
menang menang
Ganda Putri Grup Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota #2
vs Greysia Polii/
Apriyani Rahayu #8
menang menang
Ganda Putri Grup Chen Qing Chen/
Jia Yi Fan #1
vs Du Yue/
Li Yin Hui #7
menang menang
Ganda Putri Grup Chen Qing Chen/
Jia Yi Fan #1
vs Greysia Polii/
Apriyani Rahayu #8
menang menang
Ganda Putri Grup Du Yue/
Li Yin Hui #7
vs Greysia Polii/
Apriyani Rahayu #8
menang menang
Ganda Putri Grup Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara #3
vs Kim So Yeong/
Kong Hee Yong #6
menang menang
Ganda Putri Grup Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara #3
vs Lee So Hee/
Shin Seung Chan #5
menang kalah
Ganda Putri Grup Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara #3
vs Jongkolphan Kititharakul/
Rawinda Prajongjai #9
menang menang
Ganda Putri Grup Lee So Hee/
Shin Seung Chan #5
vs Kim So Yeong/
Kong Hee Yong #6
menang menang
Ganda Putri Grup Lee So Hee/
Shin Seung Chan #5
vs Jongkolphan Kititharakul/
Rawinda Prajongjai #9
menang menang
Ganda Putri Grup Kim So Yeong/
Kong Hee Yong #6
vs Jongkolphan Kititharakul/
Rawinda Prajongjai #9
menang menang
Ganda Putri Semifinal Chen Qing Chen/
Jia Yi Fan #1
vs Lee So Hee/
Shin Seung Chan #5
menang menang
Ganda Putri Semifinal Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota #2
vs Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara #3
menang kalah
Ganda Putri Final Chen Qing Chen/
Jia Yi Fan #1
vs Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota #2
menang menang
Ganda Campuran Grup Wang Yi Lyu/
Huang Dong Ping #2
vs Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattanachai #4
menang menang
Ganda Campuran Grup Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattanachai #4
vs Chan Peng Soon/
Goh Liu Ying #6
menang menang
Ganda Campuran Grup Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai #4 vs Seo Seung Jae/
Chae YuJung #7
menang menang
Ganda Campuran Grup Wang Yi Lyu/
Huang Dong Ping #2
vs Chan Peng Soon/
Goh Liu Ying #6
menang menang
Ganda Campuran Grup Wang Yi Lyu/
Huang Dong Ping #2
vs Seo Seung Jae/
Chae YuJung #7
menang menang
Ganda Campuran Grup Chan Peng Soon/
Goh Liu Ying #6
vs Seo Seung Jae/
Chae YuJung #7
menang kalah
Ganda Campuran Grup Zheng Si Wei/
Huang Ya Qiong #1
vs Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti #5
menang menang
Ganda Campuran Grup Yuta Watanabe/
Arisa Higashino #3
vs Zheng Si Wei/
Huang Ya Qiong #1
kalah menang
Ganda Campuran Grup Zheng Si Wei/
Huang Ya Qiong #1
vs Hafiz Faizal/
Gloria Emanuelle Widjaja #9
menang menang
Ganda Campuran Grup Hafiz Faizal
/Gloria Emanuelle Widjaja #9
vs Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti #5
kalah menang
Ganda Campuran Grup Yuta Watanabe/
Arisa Higashino #3
vs Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti #5
menang menang
Ganda Campuran Grup Yuta Watanabe/
Arisa Higashino #3
vs Hafiz Faizal/
Gloria Emanuelle Widjaja #9 #5
menang menang
Ganda Campuran Grup Zheng Si Wei/
Huang Ya Qiong #1
vs Yuta Watanabe/
Arisa Higashino #3
menang menang
Ganda Campuran Grup Wang Yi Lyu/
Huang Dong Ping #2
vs Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattanachai #4
menang menang
Ganda Campuran Grup Zheng Si Wei/
Huang Ya Qiong #1
vs Wang Yi Lyu/
Huang Dong Ping #2
menang menang

Ternyata hasilnya adalah ada 56 hasil yang sesuai 'prediksi', dan 19 hasil 'kejutan' yang sesuai prediksi. Dengan begitu akurasi 'prediksi' adalah 74.67%. Dengan kata lain, peluang terjadinya 'kejuatan' adalah 25.33%.



Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/51?rows=25&page_no=1&player1_id=89785 
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/23/grade-2-level-2/ 
https://bwfbadminton.com/calendar/2019/all/24/grade-2-level-3/ 
https://bwfsudirmancup.bwfbadminton.com/results/3445/total-bwf-sudirman-cup-2019/2019-05-26 
https://bwfsudirmancup.bwfbadminton.com/results/3445/total-bwf-sudirman-cup-2019/2019-05-25 
https://bwfsudirmancup.bwfbadminton.com/results/3445/total-bwf-sudirman-cup-2019/2019-05-22 
https://system.bwfbadminton.com/documents/folder_1_81/folder_1_82/New-Regulations-2018/5.3.3.1%20World%20Ranking%20System.pdf 
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/20?rows=25&page_no=1&player1_id=89785 
https://www.badmintoncentral.com/forums/index.php?threads/total-bwf-sudirman-cup-2019-quarterfinal-final-23-26-may.180867/page-69#post-
2730979 
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/20/?rows=100&page_no=1 
https://bwfbadminton.com/results/3441/badminton-asia-championships-2019/podium

https://img.okezone.com/content/2019/09/17/40/2105713/head-to-head-kento-momota-vs-lin-dan-jelang-china-open-2019-JQAkBzkJ0G.jpg


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...