Tampilkan postingan dengan label Busanan Ombarungphan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Busanan Ombarungphan. Tampilkan semua postingan

Fenomena Kisona di Manila

Fairy tale. Demikianlah menurut situs Malaysia, thestar.com.my. Keberhasilan Kisona Selvaduraj yang 'hanya' peringkat 104 dunia untuk merebut medali emas tunggal putri mungkin adalah hal yang paling fenomenal di bulutangkis Sea Games 2019. Atlet Malaysia melaju ke puncak lewat serangkaian kemenangan menghadapi lawan-lawan dengan peringkat jauh lebih tinggi.



Nilai fairy tale ini makin kentara karena rekannya Lee Zii Jia juga sukses meraih medali emas tunggal putra. Untuk pertama kalinya dalam 46 tahun, Malaysia menyapu medali emas untuk tunggal putra dan tunggal putri Sea Games. Pencapaian yang membanggakan, sekalipun dengan catatan bahwa para atlet tunggal terbaik Asia Tenggara memilih absen, yaitu Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ratchanok Intanon dan Busanan Ongbarumphan.

Berikut ini kita simak perjalanan Kisona ke tangga juara dengan menghadapi para pemain yang peringkatnya lebih baik.

Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Airah Mae Nicole 
Albo (Filifina) #327
18-21 21-10 21-15 
Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Gregoria Mariska 
Tunjung (Indonesia) #24 
19-21 21-12 21-19
Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Nitchaon Jindapol
(Thailand) #22
11-21 27-25 21-14
Kisona Selvaduray (Malaysia) $104
vs
Ruselli Hartawan 
(Indonesia) #37
20-22 21-14 21-13

Patut dicatat bahwa Kisona juga punya catatan kekalahan di Sea Games 2019 ini. Dalam semifinal partai beregu putri Thailand vs Malaysia, Kisona harus menyerah Busanan Ombarungphan 15-21 21-11 21-12. Artinya, Kisona memang juara Sea Games Manila, tapi belum bisa menyebut dirinya sebagai yang terbaik di Asia Tenggara. Busanan Ombarungphan sendiri absen dari ajang perseorangan tunggal putri Sea Games untuk berkonsentrasi ke BWF World Finals di Guangzhou.

Kualitas yang sangat mengagumkan dari Kosina Selvaduray adalah kekuatan mentalnya. Saat perempat final melawan Gregoria, tunggal putri terbaik Indonesia sudah unggul 10-2 di set ketiga. Nyatanya Kisona mampu membalikkan keadaan untuk berbalik unggul 21-19. Begitupun saat melawan Nitchaon Jindapol di semifinal, kalah di ronde pertama, Kisona harus berjuang dalam rangkaian deuce yang panjang di set kedua. Hasil akhirnya, Kisona kembali meraih kemenangan.

Catatan: menjelang final menghadapi Ruselli Hartawan, situs ini sudah "memprediksi" kalau Kisona lebih diunggulkan meraih medali emas Sea Games walaupun peringkatnya berbeda jauh.


Daftar Referensi:
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/09/kisona-completes-fairytale-run-to-claim-gold-in-womens-singles
https://www.malaysiakini.com/news/503018
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/10/watch-me-roar--and-cry#cxrecs_s
https://www.hakimgaris.com/2019/12/ruselli-hartawan-vs-kryptonite.html
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/50/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/player/64080/airah-mae-nicole-albo
https://bwfbadminton.com/player/92014/kisona-selvaduray
https://sport.tempo.co/read/1279053/tim-putri-bulu-tangkis-indonesia-vs-thailand-di-final-sea-games
https://sports.okezone.com/read/2019/12/07/40/2139220/gregoria-akui-tampil-buruk-saat-hadapi-wakil-malaysia-di-sea-games-2019

https://static1.mansionglobal.com/production/media/article-images/346cc28dbd5a1250cb248c9b5196eb6c/large_GettyImages-1091070108.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...