Tampilkan postingan dengan label Christian Adinata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Christian Adinata. Tampilkan semua postingan

Christian Adinata Pantas Menjadi Juara Kejurnas 2019

Sebenarnya saya berharap pemain pelatnas pratama akan meraih gelar juara di kejurnas 2019, terutama mereka yang terlibat memenangkan Suhandinata Cup dan gelar juara dunia junior 2019. Harapan saya terkabul, dengan berhasilnya seorang pemain pelatnas pratama menjadi kampiun di sektor tunggal putra. Sejujurnya, pemain ini bukanlah bukan pemain yang tadinya saya jagokan.


Christian Adinata, 18 tahun, berada di peringkat 233 dunia berdasarkan peringkat BWF tanggal 19 November 2019. Christian dua kali tampil dan menyumbangkan kemenangan di Suhandinata Cup, di fase grup menghadapi Joakin Oldorf (Finlandia) dan perempat final melawan Jason Gunawan (Hongkong). Di kejuaraan dunia junior, sayangnya Christian sudah terhenti di babak 32 besar.

Ada sejumlah alasan kenapa Christian pantas menyandang gelar juara nasional. Christian mengalahkan pemain dengan peringkat BWF tertinggi diantara peserta tunggal putra, yaitu Chico Aura Dwi Wardoyo. Pemain pelatnas utama ini disingkirkan di semifinal dengan skor 25-23 dan 21-15.

Alasan berikutnya adalah, Christian bisa mengalahkan pemain yang lebih berpengalaman dan punya ranking lebih baik. Contohnya adalah kemenangan di babak perempat final atas Panji Ahmad Maulana 26-24 dan 21-15. Contoh lainnya tentu saja kemenangannya di partai final atas sesama penghuni pelatnas pratama, Gatjra Piliang Fiqilillahi Cupu.

Tahun ini Christian Adinata mengikuti sejumlah turnamen yang diakui BWF. Kalau arsipnya diakumulasi, finalis Dutch Junior International 2019 ini mencatatkan 36 kemenangan dan 13 kekalahan tahun ini. Menariknya, tak satupun kekalahan itu terjadi saat menghadapi atlet Indonesia, seolah menambah legitimasinya sebagai juara nasional.

Dari peringkat 350 dunia di awal tahun ini, Christian mampu memperbaiki peringkatnya lebih dari 100 tangga ke peringkat 233 pada 19 November 2019. Tentu saja Christian Adinata harus terus berusaha keras meningkatkan prestasinya karena di pentas dunia, bahkan pentas Asia Tenggara, prestasinya belum apa-apa. Pemain seusianya, Kunlavut Vitidsarn dari Thailand sudah berada di peringkat 40 dunia berdasarkan peringkat BWF tanggal 19 November 2019.

Berikut ini adalah catatan kemenangan Christian Adinata di kejurnas bulutangkis 2019. Terlihat bahwa Christian bahkan tidak kehilangan satu set pun.

Babak 1 vs Alberto Alvin Yulianto 21-14 23-21
Babak 2 vs Nyoman Tryadnya Arya Kurniawan 25-23 21-16
Perempat final vs Panji Ahmad Maulana 26-24 21-15
Semifinal vs Chico Aura Dwi Wardoyo 25-23 21-15
Final vs Gatjra Piliang Fiqilillahi Cupu 21-18 21-19




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/1?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://www.bolasport.com/read/311933130/kejurnas-pbsi-2019-kalahkan-panji-christian-ke-semifinal
https://www.djarumbadminton.com/nasional/berita/read/kejurnas-pbsi-christian-juara-di-bumi-sriwijaya/
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/71408/chico-aura-dwi-wardoyo
https://bwfbadminton.com/player/62305/gatjra-piliang-fiqihilahi-cupu
https://bwfbadminton.com/player/85956/panji-ahmad-maulana
https://www.ligaolahraga.com/storage/images/news/2019/10/10/kejuaraan-dunia-junior-2019-christian-adinata-kandas-di-babak-ketiga.jpeg



Kiprah Tunggal Putra Pelatnas Pratama di Kejuaraan Dunia Junior dan Suhandinanata Cup 2019

Awal tahun ini PBSI mengumumkan para pemain pelatnas, temasuk pelatnas pratama. Di sektor tunggal putra, ada lima pemain terdaftar di pelatnas pratama, plus tiga pemain magang. Selepas bergulirnya Suhandinata Cup dan kejuaran dunia Junior Oktober ini di Kazan, adalah menarik untuk melihat perkembangan para pemuda ini.



Pelatnas Pratama
1. Syabda Perkasa Belawa (PB Djarum)
2. Yonathan Ramlie (PB Exist)
3. Christian Adinata (PB Tangkas Intiland)
4. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu (PB Exist)
5. Karono (PB Jaya Raya)

Magang
1. Alberto Alvin Yulianto (PB Djarum)
2. Bobby Setiabudi (PB Djarum)
3. Iqbal Aji Tri Pamungkas (PB Exist)


Sebagai catatan penulis tidak begitu jelas dengan istilah "Magang" ini. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu, Karono, Alberto Alvin Yulianto dan adalah kelahiran tahun 2000. Syabda Perkasa Belawa, Yonathan Ramlie, Christian Adinata dan Bobby Setiabudi dilahirkan tahun 2001, dan mereka berempatlah yang tampil di sektor tunggal putra Suhandinata Cup 2019 dan kejuaraan dunia junior 2019.




Syabda Perkasa Belawa, Yonathan Ramlie, Christian Adinata dan Bobby Setiabudi semuanya dimainkan di Suhandinata Cup, minimal satu kali. Bobby Setiabudi adalah yang paling diandalkan, terlihat dari fakta bahwa dia dimainkan di empat partai. Sumbangan terbesar Bobby sepertinya adalah saat Indonesia mengalahkan Thailand 3-2 di semifinal, saat Bobby mampu menundukkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.




Di kejuaraan dunia junior perseorangan, Yonathan Ramlie yang pencapaiannya paling bagus, maju sampai semifinal. Bobby Setiabudi kandas lebih dahulu di perempatfinal. Baik Yonathan maupun Bobby disingkirkan oleh lawan yang sama, Kunlavut Vitidsarn yang nantinya tampil menjadi juara.




Sementara diantara pemain pelatnas pratama kelahiran tahun 2000, Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu punya prestasi relatif paling baik. Gatjra mencatatkan 13 kemenangan dan 7 kekalahan tahun ini, dan berada di peringkat 144 dunia. Sewajarnya target berikutnya untuk Gatjra adalah menembus peringkat 100 besar dunia.













Referensi:
https://sport.tempo.co/read/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019/full&view=ok
https://sport.detik.com/raket/d-4371055/ini-dia-96-pemain-pelatnas-bulutangkis-2019
https://bwfbadminton.com/player/89156/syabda-perkasa-belawa
https://bwfbadminton.com/player/75079/yonathan-ramlie
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata
https://bwfbadminton.com/player/62305/gatjra-piliang-fiqihilahi-cupu
https://bwfbadminton.com/player/59658/karono-karono
https://bwfbadminton.com/player/95307/alberto-alvin-yulianto
https://bwfbadminton.com/player/80886/bobby-setiabudi
https://bwfbadminton.com/player/94360/iqbal-aji-tri-pamungkas
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/42/?rows=50&page_no=1&country=INA
Foto Bobby Setiabudi dari https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2019/10/05/gallery-wjc2019-teamevent-sf-bobby4-5d97d65e0d82301d67249872.jpg?t=o&v=760

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...