Tampilkan postingan dengan label Dutch Junior International 2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dutch Junior International 2020. Tampilkan semua postingan

Rayhan/Rahmat, Kampiun Ganda Putra Dutch Junior International 2020


Ganda putra adalah sektor andalan Indonesia saat ini. Di level senior kita punya Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan dan Fajar/Rian. Kita juga punya juara dunia junior 2019, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Tahun ini Leo/Daniel sudah dipromosikan ke level senior. Kita butuh andalan baru di level junior, dan saat itulah berita bagus itu muncul. Pasangan Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat berhasil merebut gelar juara ganda putra di Dutch Junior International 2020.

Rayhan/Rahmat mulai akhir tahun lalu ikut pelatnas pratama. Klub yang membina mereka adalah Djarum Kudus. Klub yang sama juga membina Ahsan, Kevin Sanjaya dan Leo/Daniel. 

Saat masih berkompetisi di negeri sendiri tahu lalu, Rayhan/Rahmat mencatatkan prestasi cukup mengesankan. Mereka adalah juara ganda putra kejurnas PBSI 2019 untuk taruna. Artinya, dari segi prestasi, Rayhan/Rahmat memang layak dipanggil ke pelatnas pratama. 

Hebatnya, Rayhan/Rahmat ternyata belum terkalahkan tahun ini. Di Italian Junior 2020, mereka meraih empat kemenangan beruntun untuk bertemu pasangan asal Singapura Eng Keat Wesley Koh/ di semifinal. Partai ini tidak berlangsung karena kejuaraan Italian Junior 2020 keburu dihentikan karena wabah Covid-19 mulai menghantam Italia.

Rayhan/Rahmat tak terbendung di Dutch Junior International 2020. Enamkemenangan beruntun membawanya meraih gelar pertama tahun ini. Di final mereka  menundukkan pasangan Malaysia Junaidi Arif/Haikal Muhammad dengan skor 25-23 24-22.

Kedua atlet ini masih sangat muda. Rahmad masih 16 tahun, sedangkan Rayhan bahkan baru 15 tahun. Sementara kategori junior di bulutangkis adalah U-19.
Keywords: 

Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat

Rayhan/Rahmat

Rayhan Rahmat 



Saifi Rizka Nurhidayah, Juara Tunggal Putri Dutch Junior International 2020



Tunggal putri junior terbaik kita, Putri Kusuma Wardani, sudah dipromosikan ke level senior . Andalan kita di level junior ini jadi beralih ke rekannya Stephanie Widjaja. Lalu secara mengejutkan, seorang atlet yang belum begitu dikenal bernama Saifa Rizka Nurhidayah berhasil merebut gelar juara tunggal putri di Dutch Junior International 2020.

Saifi masih berusia 17 tahun, mulai akhir tahun lalu ikut pelatnas pratama. Klub yang membinanya adalah Mutiara Cardinal Bandung. Klub yang sama juga membina dua tunggal putri pelatnas senior, yaitu Gregoria Mariska dan Choirunnisa. 

Saat masih berkompetisi di negeri sendiri tahu lalu, Saifi mencatatkan prestasi cukup mengesankan. Dia adalah juara Sirnas NTB Open 2019 untuk kategori tunggal putri - taruna. Sebelumnya Saifi juga menjadi kampiun Sirnas Kalimantan Selatan 2019 untuk kategori yang sama. Artinya, dari segi prestasi, Saifi memang layak dipanggil ke pelatnas pratama. 


Hebatnya, Saifi ternyata belum terkalahkan tahun iniuntuk tunggal putri. Di Italian Junior 2020, dia meraih empat kemenangan beruntun untuk menantang Stephanie Widjaja di semifinal. Partai ini tidak berlangsung karena kejuaraan Italian Junior 2020 keburu dihentikan karena wabah Covid-19 mulai menghantam Italia.


Saifi tak terbendung di di Dutch Junior International 2020. Tujuh kemenangan beruntun membawanya meraih gelar pertama tahun ini. Di final Saifi  menundukkan atlet Korea Selatan So Yul Lee dengan skor 21-18 17-21 26-24.

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...