Tampilkan postingan dengan label Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tampilkan semua postingan

Lima Pasangan Juara di Pelatnas 2020 Ganda Putra

Sektor ganda putra adalah yang paling berprestasi di Indonesia saat ini. Tak heran jika para pemain yang dipanggil ke pelatnas ganda putra juga lebih berprestasi dari yang lain. Diantara 14 pemain yang dipanggil ke pelatnas ganda putra 2020, ada lima pasangan dengan punya prestasi juara di tahun 2019.




Pasangan peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan kolektor gelar juara terbanyak. Delapan kali menjadi pemuncak kejuaraan sekelas BWF World Tour adalah pencapaian yang luar biasa. Daftar koleksi gelar juara yang dimenangkan The Minions tahun ini bisa dilihat di tabel berikut ini.

Kejuaraan Kategori
Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000
China Open 2019 BWF World Tour Super 1000
Japan Open 2019 BWF World Tour Super 750
Denmark Open 2019 BWF World Tour Super 750
French Open 2019 BWF World Tour Super 750
Fuzhou China Open 2019 BWF World Tour Super 750
Malaysia Masters 2019 BWF World Tour Super 500
Indonesia Masters 2019 BWF World Tour Super 500

Apapun peran yang diberikan oleh PBSI, pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan resmi kembali bergabung ke pelatnas untuk tahun 2020. The Daddies mengoleksi empat gelar di tahun 2019. Hebatnya, diantara pasangan peringkat kedua dunia ini menjuarai ajang-ajang paling bergengsi ditahun 2019, yaitu kejuaraan dunia dan putaran final BWF World Tour.


Kejuaraan Kategori
Kejuaraan dunia 2019 Kejuaraan dunia
BWF World Tour Finals 2019 BWF World Tour Finals
All England 2019 BWF World Tour Super 1000
New Zealand Open 2019 BWF World Tour Super 300

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga dikenal sebagai pemain kelas dunia. Di tahun 2019 mereka mencatatkan diri sebagai juara Swiss Open dan Korea Open. Dari peringkat 7 di akhir tahun 2018, mereka meningkat ke posisi lima di penghujung 2019.

Kejuaraan Kategori
Korea Open BWF World Tour Super 500
Swiss Open BWF World Tour Super 300

Pendatang baru Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri juga datang dengan catatan gelar juara di tahun 2019. Mereka adalah kampiun Finnish Open 2019 dan Hyderabad Open 2019. Peringkat dunia mereka meningkat pesat dari 154 di penghujung 2018 menjadi 57 di akhir 2019.


Kejuaraan Kategori
Hyderabad Open 2019 BWF Tour Super 100
Finnish Open 2019 International Challenge

Juara dunia junior Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin ternyata juga punya catatan juara di turnamen senior. Mereka adalah juara Malaysia International Series 2019. Pembinaan yang tepat diperlukan dalam rangka transisi Leo/Daniel ke level senior. Level persaingan akan lebih berat di turnamen kategori international challenge, BWF Tour Super 100, apalagi BWF World Tour.


Kejuaraan Kategori
Malaysia International Series 2019 International Series

Pasangan Ade Yusuf Santoso/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira tidak memenangkan gelar juara individual ganda putra di tahun 2019. Walaupun begitu, mereka punya andil untuk memenangkan medali emas Sea Games untuk Indonesia. Mereka memastikan kemenangan Indonesia 3-1 setelah menundukkan ganda Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi 

Ada nama lagi di pelatnas ganda putra, yaitu Sabar Karyaman Gutama. Masih ada pertanyaan tentang peran pemain ini di pelatnas ganda putra karena pasangannya tidak dipanggil ke pelatnas. Begitu juga halnya dengan Moh. Reza Pahlevi Isfahani. 


Daftar Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://www.bolasport.com/read/311607821/alasan-wahyu-nayaka-tak-masuk-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/52?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/26394/marcus-fernaldi-gideon
https://bwfbadminton.com/player/80057/kevin-sanjaya-sukamuljo
https://bwfbadminton.com/player/88876/fajar-alfian
https://bwfbadminton.com/player/91130/muhammad-rian-ardianto
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando
https://bwfbadminton.com/player/84786/daniel-marthin
https://bwfbadminton.com/player/91440/muhammad-shohibul-fikri
https://bwfbadminton.com/player/79658/bagas-maulana
https://bwfbadminton.com/player/59822/wahyu-nayaka-arya-pangkaryanira
https://bwfbadminton.com/player/74945/ade-yusuf-santoso
https://bwfbadminton.com/player/51074/hendra-setiawan
https://bwfbadminton.com/player/52749/mohammad-ahsan
https://bwfbadminton.com/player/86136/moh-reza-pahlevi-isfahani
https://bwfbadminton.com/player/87432/sabar-karyaman-gutama
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/calendar/?cyear=2019&rstate=all
https://bwfbadminton.com/results/3395/idbi-federal-life-insurance-hyderabad-open-2019/podium
https://bwfbadminton.com/results/3500/finnish-open-2019/podium
https://bwfbadminton.com/results/3583/victor-malaysia-international-series-2019/podium
https://bola.kompas.com/read/2019/12/04/12284878/badminton-sea-games-2019-wahyu-ade-pastikan-indonesia-raih-medali-emas?page=all
https://img.beritasatu.com/cache/jakartaglobe/960x620-4/2018/03/2018-03-18T182431Z_705160662_RC14BAB0A1C0_RTRMADP_3_BADMINTON-ENGLAND.jpg



Kenapa Marcus/Kevin Tidak Tampil Di Sea Games 2019

Ada kejuaraan sangat bergengsi akhir tahun ini. Putaran final BWF World Tour akan berlangsung Desember ini di Guangzhou, China. Sedemikian bergengsi sehingga yang berhak ikut serta hanya masing-masing delapan wakil terbaik sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Ada catatan tambahan, untuk masing-masing sektor setiap negara hanya bisa mengirimkan dua wakil.



Akun twitter @badmintontalk rajin melacak siapa saja yang sudah lolos ke Guangzhou. Dari 47 wakil yang sudah memastikan diri melaju ke Guangzhou, ada 12 nama dari Asia Tenggara.

1 Jonathan Christie Indonesia Tunggal Putra
2 Anthony Sinisuka Ginting Indonesia Tunggal Putra
3 Ratchanok Intanon Thailand Tunggal Putri
4 Busanan Ombarungphan Thailand Tunggal Putri
5 Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Sukamuljo
Indonesia Ganda Putra
6 Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Indonesia Ganda Putra
7 Greysia Polii/Apriyani Rahayu Indonesia Ganda Putri
8 Jongkolphan Kititharakul/
Rawinda Prajongjai
Thailand Ganda Putri
9 Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattahachai
Thailand Ganda Campuran
10 Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Indonesia Ganda Campuran
11 Chan Peng Soon/Goh Liu Ying Malaysia Ganda Campuran
12 Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja Indonesia Ganda Campuran

Jadi dari data sementara ini, seperempat dari peserta putaran final BWF World Tour berasal dari Asia Tenggara. Suatu indikasi kekuatan Asia Tenggara di bulutangkis dunia. Tapi ironisnya, dalam konteks Sea Games 2019, prestasi dunia kawasan Asia Tenggara ini justru menjadi kendala.

Bulutangkis Sea Games 2019 dijadwalkan berlangsung 1-9 Desember 2019 di Manila. Ajang beregu direncanakan pada 1-4 Desember, sementara ajang perseorangan 5-9 Desember. Masalahnya, putaran final BWF World Tour di Guangzhou dijadwalkan 11-15 Desember 2019. Akan sangat berat bagi para atlet tersebut untuk tampil di Sea Games di bulutangkis beregu dan perseorangn, untuk lalu buru-buru terbang ke Guangzhou putaran final BWF World Tour.

Putaran final BWF World Tour jelas lebih bergengsi daripada bulutangkis Sea Games 2019. Jangan heran jika ada yang tidak hadir Sea Games, seperti Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Ada juga seperti Ratchanok Intanon yang memilih hanya tampil di nomor beregu, tapi absen di ajang perseorangan Sea Games Manila.

Khusus masalah ganda putra Indonesia, mungkin ada pertimbangan lain dari absennya Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Indonesia punya pasangan kelas dunia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pasangan peringkat 6 dunia ini hanya gagal lolos ke Guangzhou karena maksimal dua jatah Indonesia sudah diambil Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Artinya, Fajar/Rian bisa konsentrasi di Sea Games 2019.

Inilah saatnya Fajar/Rian menggambil peran sentral. Perannya sangat krusial dalam perjuangan Indonesia merebut medali emas beregu putra. Setelah itu, Fajar/Rian bisa melengkapinya dengan medali emas ganda putra.





Daftar Referensi:
https://twitter.com/search?q=btalkracetoguangzhou&src=typd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=61&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=58&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=59&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=60&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=61&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://tirto.id/jadwal-badminton-sea-games-2019-mulai-1-sampai-9-desember-elYa
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/calendar/
https://kaltim.tribunnews.com/2019/11/22/tim-badminton-sea-games-2019-berubah-lagi-sebelum-bwf-world-tour-finals-anthony-ginting-ke-filipina?page=4https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/kevin-sanjaya-sukamuljo-marcus-fernaldi-gideon-_171118175347-307.jpg


Anthony Ginting Mendongkrak Harapan Emas

PBSI merombak tim yang akan ditampilkan di Sea Games 2019. Suatu indikasi bahwa PBSI fokus mengejar prestasi, dalam hal ini medali emas beregu putra Sea Games 2019. Tunggal putra peringkat ke-8 dunia, Anthony Sinisuka Ginting, dipanggil masuk tim menggantikan talenta belia Daniel Marthin.





Kedatangan Ginting benar-benar sebuah angin segar. Tantangan meraih medali emas beregu putra bulutangkis bukanlah hal yang ringan, terutama sesudah hasil undian diumukan. Negara kuat bulutangkis seperti Malaysia dan Thailand memiliki kekuatan yang sanggup mengancam ambisi emas tim Indonesia. 



Sebelumnya masuknya Anthony, inilah susunan tim beregu putra Indonesia terlihat.


Tunggal putra:
1. Jonathan Christie.
2. Shesar Hiren Rhustavito.
3. Firman Abdul Kholik.

Ganda putra:
1. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
2. Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.



Seperti sudah dibahas sebelumnya, tim ini cukup rentan kalau berhadapan dengan Thailand. Negeri gajah putih ini kuat di sektor tunggal, dan diatas kertas mampu memenangkan tunggal kedua dan ketiga. Artinya, penentuan menang kalah ada di tunggal pertama, yaitu Jonathan Christie vs Kantaphon Wangcharoen.



Masalah lain mengancam jika Indonesia mampu lolos ke final dan berhadapan dengan Malaysia. Negeri jiran ini kuat di sektor ganda dan cukup berpotensi menyapu kemenangan di kedua partai ganda. Situasi ini cukup mengancam karena jika skenario ini terjadi, berarti Malaysia tinggal mengincar satu kemenangan lagi di sektor tunggal atas Vito atau Firman.



Dengan kedatangan Ginting, susunan tim beregu putra Indonesia akan menjadi seperti ini:


Tunggal putra:
1. Jonathan Christie.
2. Anthony Sinisuka Ginting.
3. Shesar Hiren Rhustavito.

Ganda putra:
1. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
2. Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.



Satu hal yang jelas terlihat dari tim ini. Kita jadi bisa mengharapkan tiga kemenangan di setiap partai datang dari Jonathan, Anthony dan Fajar/Rian. Ekspektasi yang cukup objektif mengingat prestasi mereka selama ini dan komparasi dengan calon lawan-lawan mereka.



Shesar Hiren Rhustavito yang bergeser sebagai tunggal ketiga juga bisa jadi faktor penting. Pemain sekaliber Vito semestinya akan sulit dibendung oleh tunggal ketiga manapun dari negara-negara saingan. Jika salah satu dari Jonathan, Anthony, dan Fajar/Rian terpeleset, Vito bisa menutupinya dan kemenangan tetap untuk Indonesia.



Prediksi: medali emas






Daftar Referensi:
https://sport.detik.com/raket/d-4793955/pbsi-ubah-line-up-anthony-masuk-skuat-untuk-sea-games-2019?_ga=2.138143481.858504711.1574382762-32780842.1571613860
https://asset-a.grid.id/crop/94x2:763x380/700x465/photo/2019/11/16/3692678368.jpg



Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...