Tampilkan postingan dengan label Gregoria Mariska Tunjung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gregoria Mariska Tunjung. Tampilkan semua postingan

German Open 2020 Ditunda


Wabah Covid-19 yang mulai menyebar di Eropa mulai mengkhawatirkan. Dampaknya terasa sampai lapangan bulutangkis. Turnamen German Open yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung 3-8 Maret 2020 ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Pembatalan turnamen yang sedianya berlangsung di Mülheim an der Ruhr ini tentunya sudah melalui pertimbangan matang. Menyelenggarakan turnamen denga peserta dari berbagai negara memang memberikan kekhawatiran akan penyebaran wabah tersebut. Masalah Covid-19 adalah masalah global yang sangat serius.

German Open 2020 ini adalah kategori 300, jadi kurang bergengsi. Namun begitu, jadwal penyelenggaraannya hanya seminggu sebelum turnamen prestius All England. Seandainya tidak dibatalkan, Para atlet dunia bisa memanfaatkan ajang ini sebagai pemanasan sebelum All England.

Tadinya Indonesia hendak mengirimkan atlet-atlet ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria dan Rinov/Pitha. Begitupun dengan atlet-atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Atlet-atlet ini sedang bejuang untuk bisa lolos ke olimpiade Tokyo tahun ini.

Jadwal baru German Open 2020 sepertinya akan berlangsung setelah berakhirnya masa kualifikasi olimpiade Tokyo 2020. Perjuangan sekarang harus beralih ke ajang berikutnya, yaitu All England.

Beda Tipis Juara Barcelona Spain Masters dengan Gregoria Mariska Tunjung



Keberhasilan Pornpawee Chocuwong mengalahkan Carolina Marin di final Barcelona Spain Masters terasa mengejutkan. Bukan hanya karena reputasi Marin sebagai juara olimpiade dan mantan juara dunia. Kemampuan Pornpawee Chocuwong  selama ini terkesan beda tipis  dengan para atlet tunggal putri Indonesia.

Selama ini hanya Ratchanok Intanon yang terkesan terlalu tangguh untuk para atlet kita. Thailand memang masih punya Busanan Ongbarumphan, Nitchaon Jindapol selain tentunya Pornpawee Chocuwong, tapi mereka bukan momok. Gregoria Mariska Tunjung bahkan punya rekor bagus saat menghadapi mereka.


Gregoria Mariska Tunjung vs Busanan Ongbarumphan 4-2
Gregoria Mariska Tunjung vs Pornpawee Chocuwong 1-0
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol 2-1

Di babak pertama Indonesia Open tahun lalu, Gregoria menundukkan Chocuwong 21-10 21-8. Lebih belakangan lagi, di semifinal Sea Games Filifina dua bulan lalu, giliran Ruselli Hartawan yang mengandaskan Chocuwong 16-21 21-10 21-18. Artinya, kemampuan atlet kita sebenarnya sebanding dengan juara tunggal putri Barcelona Spain Masters 2020 ini.

Pornpawee Chocuwong sebenarnya tidak memulai tahun ini dengan baik. Langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Masters melawan Sung Ji Hyun 16-21 15-21. Begitu juga di Indonesia Master, Chovuwong sudah kandas di babak pertama melawan Busanan Ongbarumphan 17-21 21-16 11-21. Di ajang di rumah sendiri yaitu Thailand Masters, Chocuwong hanya mencapai 16 besar sebelum disingkirkan Carolina Marin 11-21 9-21.

Chocuwong membalas ketiga kekalahan itu di bulan Februari 2020. Sung Ji Hyun ditekuk 18-21 21-18 23-21 di Badminton Asia Team Championships. Kekalahan dari Busanan Ongbarumphan dibalaskan di semifinal Barcelona Spain Masters 14-21 21-15 21-12. Di partai final, giliran Carolina Marin yang kalah 11-21 21-16 21-18.

Referensi:


Bulutangkis Menuju Eropa


Rangkaian turnamen BWF Wour Tour memulai tahun ini dari Asia Tenggara. Malaysia Masters, Indonesia Masters dan Thailand Masters telah berlalu. Kini di Februari-Maret ini panggung berpindah ke Eropa. Empat turnamen BWF World Tour siap mengalihkan perhatian pecinta bulutangkis ke benua biru.

Turnamen pertama yang sedang berlangsung adalah Barcelona Spain Masters pada 18-23 Februari 2020. Di turnamen ini Indonesia lebih banyak mengirimkan pemain muda dan pemain non pelatnas. Satu-satunya andalan yang turun bertanding di Barcelona adalah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Selang seminggu setelah Barcelona Spain Masters berakhir, ada German Open pada 3-8 Maret 2020 di Mülheim an der Ruhr. Indonesia hanya tampil di sektor tunggal putri dan ganda campuran. Untuk dua sektor ini Indonesia menurunkan kekuatan penuh Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Fitriani, Hafiz Faizal/Glorial Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

German Open dan Barcelona Spain Masters adalah kategori BWF World Tour 300, memang kurang bergengsi. Tapi tak demikian halnya dengan All England yang akan digelar di Birmingham 11-15 Maret 2020. Ini adalah turnamen kategori BWF World Tour 1000, setara dengan Indonesia Open dan China Open.

All England punya gengsi tersendiri sebagai turnamen bulutangkis paling tua di dunia. Tak heran jika Indonesia juga mengirimkan kekuatan penuh ke negeri asal badminton ini. Para pebulutangkis terbaik dunia juga siap berkompetisi menjadi yang terbaik di ajang ini.

Usai All England ada Swiss Open di Basel 17-22 Maret 2020. Masih belum diketahu siapa saja pemain yang akan turun bertanding di ajang BWF World Tour 300 ini.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/completed/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3689/yonex-german-open-2020/results/draw/xd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3689/yonex-german-open-2020/results/draw/ws
https://en.wikipedia.org/wiki/All_England_Open_Badminton_Championships
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/ms
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/md
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/wd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3690/yonex-all-england-open-2020/results/draw/xd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3691/yonex-swiss-open-2020/results/draw/
https://www.worldatlas.com/r/w1200-h701-c1200x701/upload/9c/d1/d0/shutterstock-223964977.jpg

Ranking BWF Putri Kusuma Wardani Melonjak 37 Peringkat


Putri Kusuma Wardani hanya tampil satu kali di Badminton Asia Team Championships 2020, sebagai tunggal ketiga di fase grup menghadapi Filifina. Menghadapi atlet tuan rumah Sarah Joy Barredo, Putri unggul 21-19 21-14. Putri sebenarnya juga terdaftar sebagai tunggal ketiga saat Indonesia menghadapi Jepang di perempat final, tapi tidak bertanding karena Indonesia keburu kalah 0-3 sebelum gilirannya datang.


Bergabungnya Putri ke skuad Indonesia untuk Badminton Asia Team Championships 2020 seolah menjadi indikasi bahwa PBSI memang berharap banyak pada pemudi 17 tahun ini. Tahun ini Putri promosi dari pelatnas pratama ke pelatnas utama, menandai awal transisi dari fase junior ke senior. Badminton Asia Team Championships 2020 adalah ajang pertama yang diikutinya tahun ini.

Putri Kusuma Wardani memang salah satu talenta muda yang paling banyak menyita perhatian. Apalagi prestasi tunggal putri kita saat ini memang tidak menggembirakan. Dibandingkan sektor lain seperti tunggal putra, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran, sektor tunggal putri ini memang paling minim prestasi.

Menurut akun Kompasiana atas nama Langit Muda, salah satu keunggulan Putri adalah tinggi badannya yang mencapai 172 cm. Putri memang lebih tinggi dari para seniornya seperti Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani atau Ruselli Hartawan. Di peringkat 10 besar dunia saat ini hanya ada dua atlet mungil, yaitu Akane Yamaguchi dan Nozomi Okuhara. Peringkat 1 dunia saat ini, Chen Yu Fei, tingginya 171 cm.

Keikutsertaan Putri Kusuma Wardani di Badminton Asia Team Championships 2020 ternyata mampu meningkatkan peringkatnya di ranking BWF. Biarpun hanya tampil sekali, Putri mendapat tambahan 1070 poin dari keikutsertaannya di turnamen beregu Asia ini. Hasil ini melambungkan peringkatnya dari ranking 273 dunia menjadi peringkat 237.

Kita tunggu kiprah berikutnya dari Putri Kusuma Wardani.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/8/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/7?rows=25&page_no=1&country=INA
https://www.kompasiana.com/langitmuda/5da1c01e0d823019f63c8222/akhirnya-ditemukan-atlet-jangkung-sektor-tunggal-putri?page=all
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani
https://obs.line-scdn.net/0h-RR93ubQcn1vQFothmsNKlUWcRJcLGF-C3YjYz8uLEkWcjN_ViBvSENAKEtGcDUjAXM0G05IaUwRdjAqACFv/w644


Maksimalkan Kesempatan Mengalahkan Thailand

Di Sea Games 2019 Manila akhir tahun lalu, Thailand menunjukkan diri sebagai yang terbaik di Asia Tenggara dalam hal bulutangkis putri. Indonesia yang berusaha menghentikan langkah mereka dalam pertemuan di partai puncak ditundukkan dengan skor 3-1. Ratchanok Intanon dan kawan-kawan masih terlalu tangguh bagi para pebulutangkis putri Indonesia.


Dua bulan setelah final Sea Games 2019, kedua tim kembali bertemu di Manila. Adalah ajang kejuaraan bulutangkis beregu Asia 2020 kali ini yang kali ini menjadi panggungnya. Kedua tim ini tergabung di grup yang sama, yang juga diikut tuan rumah Filifina.

Ada perbedaan dengan tim Thailand kali ini. Mereka tidak membawa tunggal putri andalan mereka, Ratchanon Intanon ke event di Manila ini. Sementara di Indonesia, ada Fitriani yang absen dari ajang kali ini. Perbandingan materi pemain kedua tim dapat dilihat pada tabel dibawah ini.


 Atlet Indonesia Atlet Thailand
 Gregoria Mariska Tunjung (ranking 24) Busanan Ombarungphan (ranking 15)
 Ruselli Hartawan (37) Pornpawee CHOCHUWONG (20) 
 Choirunnisa (96) Nitchaon Jindapol (22)
 Putri Kusuma Wardani (273) Phittayaporn Chaiwan (32)

Supaneda Kathetong (52)
 Greysia Polii/Apriyani Rahayu (8) Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (12)
 Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto (37) Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (34)
 Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah (62) Chasinee Korepap

Memang dari soal peringkat Thailand lebih bagus, bahkan tunggal keempat dan kelimanya juga punya peringkat lumayan. Hanya saja, seperti biasanya saya lebih suka menganalisis berdasarkan rekor pertemuan. Hal yang sudah dirangkum pada dua tabel selanjutnya berikut ini.

 vs Ombarungphan Chochuwong Jindapol Chaiwan Kathetong

 Gregoria
3-2 1-1 2-1 3-1 3-1
 Ruselli 0-4 1-1 0-0 0-0 2-2
 Choirunnisa 0-0 0-0 0-0 0-0 0-1
 Putri 0-0 0-0 0-0 2-1 0-0

vs Kititharakul/Prajongjai Chaladchalam/Muenwong
Greysia/Apriyani 4-1 3-1
Fadia/Ribka 0-0 0-0
Istarani/Tania 0-0 0-0

Saya sendiri cukup kaget membaca data ini. Ternyata Gregoria Mariska Tunjung punya rekor bagus menghadapi atlet-atlet Thailand yang datang Manila ini. Dalam tiga pertemuan terakhir dengan calon lawan, Busanan Ongbarumphan , Jorji selalu menang. Terakhir kemenangan itu terjadi di Thailand Masters 2020.

Jika Gregoria bisa melaksanakan tugas, berikutnya giliran Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk menjungkalkan Jongkolphan Kititharakul/Rawina Prajongjai. Sebagai kampiun ganda putri Sea Games 2019, mereka layak disebut sebagai juara ganda putri terbaik Asia tenggara. Performa ;Saya sendiri cukup kaget membaca data ini. Ternyata Gregoria Mariska Tunjung punya rekor bagus mmereka juga sedang on fire saat menjadi jawara Indonesia Masters 2020.

Setelah skenario sukses dieksekusi Jorji dan Greysapp, berikutnya adalah giliran Ruselli Hartawan untuk memastikan kemenangan Indonesia. Ruselli setidaknya punya peluang fifty-fifty untuk mengalahkan Pornpawee Chocuwong. Dalam pertemuan terakhir mereka, Ruselli mampu unggul 21-16 10-21 21-18

Jika satu saja dari Jorji, Greysapp dan Ruselli gagal menjalankan skenario diatas, prediksi kemenangan akan menjadi milik Thailand. Kedua opsi yang kita miliki untuk ganda kedua masih belum lama bermain bersama. Untuk tunggal ketiga, Choirunnisa ataupun Putri Kusuma Wardani masih terlalu hijau dibandingkan pemain berpengalaman Nitchaon Jindapol. 

Menurut pengamatan saya, Gregoria punya kemampuan teknis memadai, hanya saja mental bertandingnya masih cukup rapuh. Sebaliknya Ruselli punya mental bertanding yang solid, tapi bisa kesulitan menghadapi lawan yang punya kemampaun teknis lebih baik. 

Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191203130358-170-453710/badminton-putri-indonesia-gagal-raih-emas-sea-games-2019
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships_women%27s_team_squads
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii/head-to-head-analysis/?event=double&partner=81462&team2_player1=24686&team2_player2=84669
https://bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii/head-to-head-analysis/?event=double&partner=81462&team2_player1=67168&team2_player2=56460
https://bwfbadminton.com/player/88097/siti-fadia-silva-ramadhanti/head-to-head-analysis/?event=double&partner=96455&team2_player1=24686&team2_player2=84669
https://bwfbadminton.com/player/88097/siti-fadia-silva-ramadhanti/head-to-head-analysis/?event=double&partner=96455&team2_player1=67168&team2_player2=56460
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani/head-to-head-analysis/?event=double&partner=89865&team2_player1=24686&team2_player2=84669
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani/head-to-head-analysis/?event=double&partner=89865&team2_player1=67168&team2_player2=56460
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191210000728-170-455522/greysia-polii-raih-emas-sea-games-usai-penantian-14-tahun
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20200119172042-170-466766/hasil-indonesia-masters-2020-greysia-apriyani-juara

PBSI Mulai Mengorbitkan Putri Kusumawardani?

Dalam persiapan menghadapi kejuaraan Asia Beregu 2020, ada seebuah perkembangan menarik di tim Indonesia. Atlet tunggal putri Fitriani yang biasanya bertindak sebagai tunggal kedua kali ini tak diiikutkan. Kesempatan diberikan pada juniornya, Putri Kusuma Wardani.


Hal yang tidak mengherankan jika melihat prestasi tunggal putri kita di tiga event BWF World Tour sepanjang bulan Januari. Empat tunggal putri kita total hanya mencatatkan enam kemenangan, berbanding  sepuluh kekalahan. Hasil yang tidak menggembirakan, apalagi jika mengingat dua dari enam kemenangan itu terjadi di babak kualifikasi. 


Nama Menang Kalah Poin
Gregoria Mariska Tunjung 3 3 8290
Ruselli Hartawan 3 3 7490
Fitriani 0 3 6110
Lyanny Alessandra Mainaky 0 1 880

Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan berstatus pemain pelatnas prioritas. Artinya, mereka diharapkan bisa menyapu jatah maksimal dua tiket ke Olimpiade. Terkait kualifikasi Olimpiade ini, Fitriani diturunkan di 23 ajang, Gregoria 21 ajang dan Ruselli 17 ajang. 
Hasilnya tak sesuai harapan. Sepertinya hanya satu diantara mereka bertiga yang akan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Kesimpulannya, sektor tunggal putri memang perlu darah baru. Mungkin sudah saatnya PBSI mulai mengorbitkan tunggal putri baru. Dan agaknya nama yang dipilih PBSI adalah Putri Kusuma Wardani, mantan pemain pelatnas pratama yang tahun ini promosi ke pelatnas utama.

Masalahnya, Putri ini saat ini masih peringkat 273 dunia. Sesudah kejuaraan bulutangkis beregu Asia nanti, Putri masih harus dikirim ke banyak turnamen untuk meningkatkan peringkatnya. Artinya, mungkin kita masih perlu menunggu cukup lama sebelum melihat Putri tampil di kejuaraan level BWF World Tour.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/9/hsbc-race-guangzhou/58/women-s-singles/2020/5/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://www.jawapos.com/sports/22/01/2020/fitriani-terdepak-dari-skuad-indonesia-di-kejuaraan-beregu-asia-2020/
https://asset.indosport.com/article/image/q/80/279902/logo_badminton_asia_championships_2019-169.jpg?w=750&h=423
https://bwfbadminton.com/rankings/9/hsbc-race-guangzhou/58/women-s-singles/2019/48?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/12/notional-rankings-tokyo-2020-olympic-games-qualification/73/women-s-singles/2020/6/?rows=50&page_no=1
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani


Indonesia Negara Terkuat Ketiga Bulutangkis Dunia

Indonesia pernah sangat kuat di dekade 70-an, ditandai dengan gelar beruntun di piala Thomas dan dominasi Rudy Hartono dan Liem Swie King di All England. Situasi berubah di dekade 80-an saat China membuktikan diri yang terkuat di bulutangkis. Saat inipun secara keseluruhan China masih yang terbaik di kancah badminton dunia.



Federasi Bulutangkis Dunia Alias BWF menghitung peringkat negara-negara anggotanya melalui BWF World Team Ranking. Daftar sepuluh negara terbaik ditampilkan pada tabel dibawah ini. Sebagaimana terlihat, di daftar yang dirilis 7 Januari 2020 ini Indonesia ada di peringkat ketiga.

Peringkat Negara MS WS MD WD XD SC TC UC Total
1 China 1500 1500 1200 1500 1500 5000 0 0 12200
2 Jepang 1500 1500 1500 1500 1500 4000 0 0 11500
3 Indonesia 1200 750 1500 1200 1200 3000 0 0 8850
4 Thailand 1000 1200 500 1200 1200 3000 0 0 8100
5 China Taipei 1500 1500 1200 500 1000 2000 0 0 7700
6 Korea 750 1200 1200 1200 1200 2000 0 0 7550
7 Malaysia 1000 750 1200 1000 1200 2000 0 0 7150
8 Denmark 1200 1000 1000 500 500 2000 0 0 6200
9 India 1000 1200 1000 500 500 1500 0 0 5700
10 Hongkong 1200 750 250 500 1200 1500 0 0 5400

Pertama, kita lihat dulu kriteria-kriteria perhitungannya:
1. MS: prestasi tunggal putra terbaik suatu negara.
2. WS: prestasi tunggal putri terbaik suatu negara.
3. MD: prestasi ganda putra terbaik suatu negara.
4. WD: prestasi ganda putri terbaik suatu negara.
5. XD: prestasi ganda campuran terbaik suatu negara.
6. SC: prestasi negara tersebut di Sudirman Cup.
7. TC: prestasi negara tersebut di Thomas Cup.
8. UC: prestasi negara tersebut di Uber Cup.
9. Total: jumlah dari delapan kriteria diatas.

Skor Indonesia untuk ganda putra adalah maksimal yaitu 1500. Tidak mengherankan karena kita punya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, peringkat 1 dan 2 dunia. Ganda putra memang andalan Indonesia saat ini di berbagai ajang.

Untuk tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran, nilai Indonesia adalah 1250. Artinya, kita punya pemain di 10 besar dunia, tapi diluar tiga besar. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonathan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Tunggal putri tidak pelak lagi adalah sektor dimana atlet Indonesia paling minim prestasi. Nilai Indonesia hanya 750. Ini artinya kita punya tunggal petri di 50 besar dunia, tapi diluar 20 besar. Dari sini kita bisa sebutkan nama Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan.

Skor 3000 didapatkan Indonesia dari capaian prestasi semifinal piala Sudirman tahun lalu. Skor piala Thomas dan Uber adalah nol. Hal ini tak mengherankan karena kedua event ini akan berlangsung 16-24 Mei tahun ini.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/3/bwf-world-team-rankings?short=1
https://extranet.bwfbadminton.com/docs/document-system/81/1466/1471/Section%205.3.3.3%20-%20World%20Team%20Ranking%20System.pdf
https://en.wikipedia.org/wiki/Rudy_Hartono
https://en.wikipedia.org/wiki/Liem_Swie_King
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/5/?rows=50&page_no=1

Indonesia mengirim Skuad Pelapis Ke Thailand Masters 2020

Sebagai turnamen BWF World Tour 300, sebenarnya Thailand Masters cukup punya nilai tawar. Apalagi saat ini adalah fase kualifikasi olimpiade Tokyo 2020, keikutsertaan di ajang ini bisa dijadikan upaya mendulang poin. Kenyataannya, ada juga pemain top dunia datang ke Bangkok, seperti Caroline Marin, An Se Young dan Ratchanok Intanon.


Tidak demikian halnya untuk skuad Indonesia. Para pemain andalan diistirahatkan pasca dua pekan berturut-turut mengikuti Malaysia Masters dan Indonesia Masters 2020. Para pemain yang dikirim ke Thailand Masters kebanyakan adalah pemain muda dan pemain pelapis.

Para pemain muda dan pelapis ini memang butuh kesempatan berkiprag di ajang kompetitif yang bergengsi. Yang paling ditunggu kiprahnya oleh publik bulutangkis Indonesia agaknya adalah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Menarik untuk menyimak bagaimana juara dunia junior 2019 ini menghadapi persaingan ganda putra level senior.

Satu-satunya sektor yang Indonesia tampil dengan kekuatan penuh adalah tunggal putri. Praktis Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan sedang bersaing untuk menjadi wakil Indonesia di olimpiade Tokyo. Walaupun Gregoria saat ini memimpin cukup jauh, secara matematis kedua rekannya masih bisa mengejar.

Inilah daftar pemain Indonesia yang tampil di Thailand Masters 2020. Secara kasar malaupun tak 100% akurat, para pemain "regular" langsung berlaga di babak 32 besar, sementara para pemain muda dan pelapis harus berjuang dari babak kualifikasi. Peringkat di tabel ini berdasarkan ranking BWF tanggal 21 Januari 2020.
Sektor Nama Peringkat Awal Kompetisi
Tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito 20 babak 32 besar
Tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo 73 babak kualifikasi
Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung 24 babak 32 besar
Tunggal putri Fitriani 32 babak 32 besar
Tunggal putri Ruselli Hartawan 37 babak 32 besar
Ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana 55 babak kualifikasi
Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin 81 babak kualifikasi
Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani 59/114 babak kualifikasi
Ganda putri Della Destiara Haris/Anggia Shitta Awanda 18/63 babak 32 besar
Ganda putri Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah 67 babak kualifikasi
Ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja 8 babak 32 besar
Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari 20 babak 32 besar
Ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso 42 babak 32 besar
Ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Serena Kani 114 babak kualifikasi
Ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika 230 babak kualifikasi


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/4/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/4/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/4/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/4/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/4/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ms-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ms
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/md-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/md
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/wd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/xd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/xd
https://bwfbadminton.com/player/87432/sabar-karyaman-gutama/tournament-results/?year=2019
https://bwfbadminton.com/player/87432/sabar-karyaman-gutama/tournament-results/?year=2020
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/86136/moh-reza-pahlevi-isfahani
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris/tournament-results/?year=2019
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris/tournament-results/?year=2020
https://bwfbadminton.com/player/95620/anggia-shitta-awanda
https://a.cdn-hotels.com/gdcs/production106/d607/852e809f-f614-40a7-80a0-88ca9cc97065.jpg


Pasca Malaysia Masters 2020, Ruselli Mengejar Gregoria dan Fitriani di Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

Malaysia Masters 2020 berakhir nirgelar untuk Indonesia. Pencapaian terbaik atlet-atlet kita adalah empat wakil di semifinal, yang semuanya gagal mencapai final. Sebuah sinyal peringatan untuk bulutangkis kita di awal tahun 2020 ini.



Jika ada atlet Indonesia yang meraih hasil cukup positif di Malaysia Masters, mungkin Ruselli Hartawan adalah orangnya. Tampil dari babak kualifikasi, Ruselli maju ke babak utama dengan menundukkan Pai Yu Po dari China Taipei. Setelah itu Ruselli mampu menekuk andalan Singapura, Yeo Jia Min. Sayang langkahnya harus terhenti saat menghadapi atlet unggulan dari China, He Bing Jiao.

Prestasi itu memberi tambahan poin 3600 untuk Ruselli dalam hal poin kualifikasi Olimpiade. Sebelum dimulainya Malaysia Masters, poin Ruselli adalah 27340. Pasca Malaysia Masters, Ruselli naik ke poin 30940, mendekati Fitriani di angka 35274 dan Gregoria Mariska Tunjung di 42210.

Seperti sudah dibahas sebelumnya, kemungkinan besar Indonesia hanya akan mengirimkan satu tunggal putri ke Olimpiade 2020 Tokyo. Gregoria Mariska Tunjung masih ada di posisi terdepan, disusul oleh Fitriani dan Ruselli. Artinya, mau tidak mau Gregoria, Fitriani dan Ruselli harus bersaing memperebutkan satu tempat di ajang multi-event empat tahunan tersebut.

Gregoria Mariska TunjungFitrianiRuselli Hartawan
16 besar kejuaraan dunia 20195200QF Thailand Open 20195040QF Hongkong Open 20195040
Sudirman Cup 2019517016 besar French Open4320QF Macao Open 20193850
QF Korea Open 20195040Sudirman Cup 2019385416 Besar Malaysia Masters 20203600
16 besar Indonesia Open 20194800QF Chinese Taipei Open 20193850QF Indonesia Masters 20193030
16 besar Fuzhou China Open 2019432016 besar Korea Open 20193600QF Akita Masters 20193030
16 besar Japan Open 20194320Babak 1 kejuaraan dunia 20193200Babak 1 Indonesia Open 20193000
QF New Zealand Open 20193850Babak 1 Indonesia Open 2019300016 besar New Zealand Open 20192750
QF Chinese Taipei Open 20193850Babak 1 China Open 2019300016 besar Chinese Taipei Open 20192750
Babak 1 China Open300016 besar New Zealand Open 20192750Babak 1 Thailand Open 20192220
Babak 1 French Open2660Babak 1 Fuzhou China Open2660Babak 1 Australia Open 2019
1670

42210
35274
30940

Di Indonesia Masters pekan depan, Ruselli akan kembali berjuang dari babak kualifikasi. Untuk memperbaiki peluangnya, mungkin Ruselli harus lebih sering  
menembus babak perempat final. Terutama jika melihat perbandingan poinnya saat ini dengan Gregoria dan Fitriani.

Catatan: tabel diatas adalah hasil perhitungan penulis sendiri, dan belum muncul di tabel resmi kualifikasi Olimpiade yang baru akan diperbarui dua hari lagi.


Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2020/2?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/2?rows=50&page_no=1&player1_id=96892
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/2020-01-11
https://bwfbadminton.com/player/87434/he-bing-jiao
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/tournament-results/
https://asset.indosport.com/article/image/q/80/299081/logo_malaysia_masters_2020-169.jpg?w=750&h=423

Tunggal Putri Myanmar Mengejar Olimpiade

Ada banyak pebulutangkis papan atas di Asia Tenggara, tapi tidak ada yang berasal dari Myanmar. Adalah wajar jika atlet bulutangkis Indonesia, Malaysia dan Thailand berjuang mencapai Olimpiade, karena banyak atlet bulutangkis negara-negara ini yang memiliki prestasi level dunia. Tidak demikian dengan Thet Htar Thuzar, tunggal putri Myanmar yang mengincar satu tempat di Olimpiade Tokyo 2020.


Peringkat Thet Htar Thuzar mungkin tidak mencukupi untuk tampil regular di ajang BWF World Tour. Dia lebih sering bermain di turnamen yang levelnya lebih rendah. Dari sinilah Thet TharThuzar berjuang mengumpulkan poin yang dibutuhkan untuk membawanya ke Tokyo.

Tahun lalu, tunggal putri Myanmar ini mencatatkan prestasi cukup mengesankan. Thet Htar Thuzar memborong gelar juara di Uganda International, Kenya International, Mauritius International, Benin International dan Cote d'Ivoire International 2019. Lima turnamen ini ada di kategori international series.

Semua prestasi itu membawanya ke peringkat 62 dunia, berdasarkan ranking tanggal 7 Januari 2020. Sekilas tidak cukup bagus untuk lolos ke Olimpiade, jika yang lolos adalah 32 pemain tunggal putri. Semua tunggal putri tentunya ingin lolos ke ajang besar empat tahunan ini.

Untungnya, peraturan kualifikasi Olimpiade menguntungkan Thet Htar Thuzar. Setiap negara maksimum hanya bisa meloloskan dua tunggal putri, itupun jika dua tunggal putri itu ada di 16 besar dunia. Untuk negara yang tidak punya tunggal putri di 16 besar dunia, maksimum hanya satu tunggal putri yang bisa lolos.

Tiga tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan semuanya punya peringkat lebih baik dari 
Thet Htar Thuzar. Tapi dilihat dari trend prestasi saat ini, hanya satu tunggal Indonesia Indonesia yang akan lolos. Dua yang lain harus tersingkir.

Hal serupa juga terjadi untuk negara kuat bulutangkis lain seperti China, Jepang,Thailand, Denmark atau Hongkong. Banyak pemain dari negara seperti ini punya peringkat diatas 
Thet Htar Thuzar tapi tak bisa lolos ke Olimpiade. Agaknya BWF memang ingin ada wakil sebanyak mungkin negara yang bisa hadir di Olimpiade Tokyo 2020.

Jika bisa mempertahankan prestasinya, 
Thet Htar Thuzar punya peluang besar untuk lolos ke Tokyo. Saat ini posisinya ada di peringkat 28 kualifikasi Olimpiade.




Referensi:

1. https://bwfbadminton.com/player/62385/thet-htar-thuzar/ranking-history/
2. https://bwfbadminton.com/player/62385/thet-htar-thuzar/tournament-results/?year=2019
3. https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/2/?rows=100&page_no=1
4. https://cdn-asset.jawapos.com/wp-content/uploads/2019/04/Tokyo-Olympics_logo-640x394.jpg


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...