Tampilkan postingan dengan label Greysap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Greysap. Tampilkan semua postingan

Denmark menyelamatkan Pamor Bulutangkis Eropa Di Barcelona



Barcelona Spain Masters 2020 adalah turnamen pertama dari serangkaian turnamen yang akan berlangsung benua Eropa dalam waktu dekat. Banyak atlet terbaik yang absen dari ajang BWF World Tour 300 ini, dan para atlet Cina malah sama sekali tidak ikut serta. Kenyataannya, para atlet Eropa justru gagal berjaya di Barcelona.

Secara umum, atlet Eropa memiliki postur lebih tinggi dan lebih atletis terhadap atlet-atlet Asia. Namun bulutangkis sepertinya memang bukan olahraga speed and power. Atlet-atlet Korea, Malaysia dan Thailand menunjukkan pendekatan yang mungkin lebih efektif dalam memenangkan pertandingan badminton.

Kelima partai final menampilkan atlet Asia menghadapi atlet Eropa. Di tiga partai awal, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Gabriela Stoevas/Stefani Stoevas dan Carolina Marin mampu merebut set pertama. Tapi akhirnya mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Asia, yaitu Kim Sa Rang/Kim Ha Na, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Pornpawee Chocuwong.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu mungkin memang lebih diunggulkan dari The Stoevas. Tapi tak demikian dengan pasangan Perancis Gicquel/Delrue yang punya peringkat lebih baik daripara Kim/Kim. Bahkan juara Olimpiade dan mantan juara dunia seperti Carolina Marin ternyata bisa dikejutkan oleh Pornpawee Chocuwong.

Untunglah Denmark bisa menyelamatkan pamor Eropa. Dua gelar mereka rebut lewat Viktor Axelsen dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Sektor Juara Runner-up Skor Final
Ganda campuran Kim Sa Rang/Kim Ha Na Thom Gicquel/Delphine Delrue 15-21 21-11 21-10
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 18-21 22-20 21-17
Tunggal putri Pornpawee Chocuwong Carolina Marin 11-21 21-16 21-18
Tunggal putra Viktor Axelsen Kunlavut Vitidsarn 21-16 21-13
Ganda putra Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen Lee Yang/Wang Chi-Lin 21-17 21-19


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/2020-02-23
https://en.wikipedia.org/wiki/Carolina_Mar%C3%ADn
https://asset.indosport.com/article/image/296220/viktor_axelsen_ungkap_kebahagiaan_tampil_di_denmark_open_di_kampung_halamannya-169.jpg

Kesabaran Greysia/Apriyani Mengatasi Ofensif Stoevas


Ada dua tunggal putra legendaris Indonesia di awal dekade 80-an, yang pendekatan bermainnya sangat berbeda. Nama pertama adalah Liem Swie King, pemain ofensif yang terkenal dengan smes lompatnya, yang dijuluki "King Smash". Nama lainnya adalah Icuk Sugiarto, yang bermain lebih sabar dengan reli-reli panjang.

Di final ganda putri Barcelona Spain Masters 23 Februari 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menghadapi Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Pasangan kakak adik yang dikenal sebagai "The Stoevas" itu berasal dari Bulgaria. Dengan postur jangkung dan atletis, mereka mampu menghadirkan permainan ofensif mengandalkan speed and power.

Stoevas membuktikan mampu menyusahkan Greysapp. Dengan permainan menyerang yang ciamik, mereka mampu merebut set pertama dengan skor 21-18. Makin menyulitkan bagi pasangan Indonesia saat Greysia sempat terluka di bagian tangan di pertandingan ini.

Untuk menghadapi Stoevas, Greysia/Apriyani memilih bermain sabar dengan reli-reli panjang. Mereka dengan percaya diri mengangkat bola dan "mempersilahkan" Stoevas menyerang. Satu saat pertahanan Greysap tidak mampu menghadapi serangan-serangan Stoevas, di saat lain mereka sukses memaksa Stoevas membuat kesalahan sendiri.

Dalam pertandingan yang berlangsung menegangkan bagi penonton yang mendukung pasangan Indonesia, Greysia/Apriyani akhirnya berhasil memenangkan laga dengan skor akhir 18-21 22-20 21-17. Ini adalah gelar kedua tahun ini bagi Greysap setelah sebelumnya mereka menjuarai Indonesia Masters pada Januari lalu.

Referensi:
https://obs.line-scdn.net/0hfn2kEUpiOUEPEhFtXj1GFjVEOi48fipCayRoX198Z3V2Jy0TYXJ_LyxAN3Uqcn4fYSN-ICIWInBxK3geMXN_/w644

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...