Tampilkan postingan dengan label Greysia/Apriyani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Greysia/Apriyani. Tampilkan semua postingan

Skuad Indonesia Ke All England 2020


Kejuaran bulutangkis All England akan tetap dilangsungkan. Adrian Christie dari Badminton England menyatakan setelah berkordinasi dengan pemerintah Inggris menyatakan turnamen ini jalan terus. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Birmingham 11-15 Maret 2020.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua. Inilah adalah turnamen terkenal dan bergengsi. Dahulu All England bahkan sempat dianggap sebagai kejuaraan dunia tidak resmi.

Dengan reputasi seperti itu, tidak heran jika para pemain terbaik dunia berdatangan ke Inggris. Para atlet Cina yang sebelumnya memilih absen dalam kondisi waspada Covid-19 juga akan ikut serta. Tidak akan mudah bagi atlet manapun untuk merebut gelar juara di ajang ini.

Kembalinya atlet Cina berlomba berarti para atlet peringkat satu seperti Chen Yu Fei (tunggal putri), Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (ganda putri) dan Zheng Si Wei/Huang Ya Wiong (ganda campuran). Ganda putra peringkat satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo juga ikut serta. Satu-satunya atlet peringkat satu yang absen adalah Kento Momota di tunggal putra.

Berikut ini adalah skuad Indonesia ke All England 2020. Sebagian besar adalah nama-nama yang memang kerap tampil di ajang bergengsi. Muka baru mungkin hanya ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.


Tunggal putraAnthony Sinisuka Ginting

Jonatan Christie

Shesar Hiren Rhustavito

Tommy Sugiarto
Tunggal putriGregoria Mariska Tunjung
Ganda putraFajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso
Ganda putriGreysia Polii/Apriyani Rahayu

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto
Ganda campuranAdnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari


Keywords: 

All England

Jonatan Christie

Anthony Ginting 

Kevin Sanjaya

Marcus/Kevin






Indonesia Negara Terkuat Ketiga Bulutangkis Dunia

Indonesia pernah sangat kuat di dekade 70-an, ditandai dengan gelar beruntun di piala Thomas dan dominasi Rudy Hartono dan Liem Swie King di All England. Situasi berubah di dekade 80-an saat China membuktikan diri yang terkuat di bulutangkis. Saat inipun secara keseluruhan China masih yang terbaik di kancah badminton dunia.



Federasi Bulutangkis Dunia Alias BWF menghitung peringkat negara-negara anggotanya melalui BWF World Team Ranking. Daftar sepuluh negara terbaik ditampilkan pada tabel dibawah ini. Sebagaimana terlihat, di daftar yang dirilis 7 Januari 2020 ini Indonesia ada di peringkat ketiga.

Peringkat Negara MS WS MD WD XD SC TC UC Total
1 China 1500 1500 1200 1500 1500 5000 0 0 12200
2 Jepang 1500 1500 1500 1500 1500 4000 0 0 11500
3 Indonesia 1200 750 1500 1200 1200 3000 0 0 8850
4 Thailand 1000 1200 500 1200 1200 3000 0 0 8100
5 China Taipei 1500 1500 1200 500 1000 2000 0 0 7700
6 Korea 750 1200 1200 1200 1200 2000 0 0 7550
7 Malaysia 1000 750 1200 1000 1200 2000 0 0 7150
8 Denmark 1200 1000 1000 500 500 2000 0 0 6200
9 India 1000 1200 1000 500 500 1500 0 0 5700
10 Hongkong 1200 750 250 500 1200 1500 0 0 5400

Pertama, kita lihat dulu kriteria-kriteria perhitungannya:
1. MS: prestasi tunggal putra terbaik suatu negara.
2. WS: prestasi tunggal putri terbaik suatu negara.
3. MD: prestasi ganda putra terbaik suatu negara.
4. WD: prestasi ganda putri terbaik suatu negara.
5. XD: prestasi ganda campuran terbaik suatu negara.
6. SC: prestasi negara tersebut di Sudirman Cup.
7. TC: prestasi negara tersebut di Thomas Cup.
8. UC: prestasi negara tersebut di Uber Cup.
9. Total: jumlah dari delapan kriteria diatas.

Skor Indonesia untuk ganda putra adalah maksimal yaitu 1500. Tidak mengherankan karena kita punya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, peringkat 1 dan 2 dunia. Ganda putra memang andalan Indonesia saat ini di berbagai ajang.

Untuk tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran, nilai Indonesia adalah 1250. Artinya, kita punya pemain di 10 besar dunia, tapi diluar tiga besar. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonathan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Tunggal putri tidak pelak lagi adalah sektor dimana atlet Indonesia paling minim prestasi. Nilai Indonesia hanya 750. Ini artinya kita punya tunggal petri di 50 besar dunia, tapi diluar 20 besar. Dari sini kita bisa sebutkan nama Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan.

Skor 3000 didapatkan Indonesia dari capaian prestasi semifinal piala Sudirman tahun lalu. Skor piala Thomas dan Uber adalah nol. Hal ini tak mengherankan karena kedua event ini akan berlangsung 16-24 Mei tahun ini.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/3/bwf-world-team-rankings?short=1
https://extranet.bwfbadminton.com/docs/document-system/81/1466/1471/Section%205.3.3.3%20-%20World%20Team%20Ranking%20System.pdf
https://en.wikipedia.org/wiki/Rudy_Hartono
https://en.wikipedia.org/wiki/Liem_Swie_King
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/5/?rows=50&page_no=1

Tiga Juara, Tiga Makna

Indonesia Masters 2020 berakhir membanggakan untuk publik tuan rumah. Tiga gelar juara direbut atlet-atlet Indonesia didepan publik sendiri. Hasil yang menggembirakan setelah pekan sebelumnya atlet-atlet Indonesia harus nirgelar di Malaysia Masters 2020.

Pasangan ganda putra no 1 dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomulyo meraih gelar pertama tahun 2020, di final menumbangkan rekan senegara Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 21-15 21-16. Sebelumnya Marcus/Kevin sempat nirgelar di tiga ajang: Hongkong Open 2019, putaran final BWF World Tour 2019 dan Malaysia Masters 2020. Dengan keberhasilan di Indonesia Masters ini the minions menegaskan kembali status mereka sebagai ganda putra peringkat satu dunia.

Anthony Sinisuka Ginting lima kali gagal di partai final sepanjang 2019, yaitu di Singapore Open, Australia Open,  China Open, Hongkong Open dan putaran final BWF World Tour 2019. Ginting mengakhiri trend buruk ini dengan kemenangan di final 17-21 21-5 21-9 atas Anders Antonssen dari Denmark. Gelar juara tunggal putra Indonesia Masters 2020 Ini adalah yang pertama bagi Ginting sejak menjuarai China Open 2018.



Ganda putri biasanya bukanlah sektor yqng diharapkan merebut gelar juara oleh publik. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu membuktikan stereotip tersebut keliru. Pasangan ganda putri terbaik Indonesia itu mampu meraih gelar juara di depan pendukung sendiri, difinal membungkam pasangan Denmark Malken Fruergaard/Sara Thygesen 18-21 21-11 23-21.

Ginting, Greysia/Apriyani dan Marcus/Kevin bisa beristirahat seusai Indonesia Masters ini. Mereka semua absen di Thailand Master yang digelar dua hari pasca berakhirnya Indonesia Masters. Selain itu, tidak ada ajang bergengsi dalam waktu dekat ini.


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/2020-01-19
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/3?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/3/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/1?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ms
https://statik.tempo.co/data/2020/01/19/id_907388/907388_720.jpg



Mempertanyakan Tontowi/Apriyani

Kabar bahwa Tontowi Ahmad berganti pasangan ganda campuran adalah hal positif. Sejumlah pihak percaya kalau Tontowi punya kualitas yang sudah terbukti, yang akan bisa dioptimalkan dengan pasangan yang tepat. Jika mendapat pasangan yang mumpuni, mungkin Tonthowi bisa mengejar prestasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.



Langkah ini bisa jadi juga menguntungkan bagi Apriyani Rahayu. Dengan ketatnya persaingan di ganda putri dunia saat ini, seperti ada batasan tembok prestasi yang membatasinya. Secara umum, prestasi Indonesia di ganda campuran lebih baik dari ganda putri. Berarti dengan pasangan berkelas seperti Tontowi, Apriyani bisa mengincar prestasi di gandam campuran.

Tapi ada masalah terkait peringkat Apriyani sebagai "pemula" di ganda campuran. Walaupun sebagai peringkat ke-8 ganda putri dunia, Apriyani sudah lama tidak tampil di laga kompetitif untuk ganda campuran. Walaupun Tontowi ada di peringkat 16, peringkat pasangan Tontowi/Apriyani tetap saja drop.

Terkait masalah peringkat ini, sepertinya Tontowi/Apriyani tidak bisa tampil di ajang-ajang BWF World Tour awal tahun, seperti Malaysia Masters dan Indonesia Masters. Sebuah ajang BWF World Tour umumnya diikuti 32 peserta. Artinya untuk amannya mengikuti ajang BWF World Tour, pasangan Tontawi dan Apriyani perlu ada di 32 besar dunia. Di Thailand Masters 2020 misalnya, status mereka masih di daftar tunggu.

Singkatnya Tontawi/Apriyani perlu menaikkan peringkatnya agar bisa berkompetisi di ajang-ajang paling bergensi. Walaupun belum bisa bermain di BWF World Tour, mungkin mereka masih bisa berlaga di kategori yang lebih rendah, yaitu turnamen kategori international challenge atau international series. Setelah beberapa bulan, diharapkan mereka sudah bisa mendongkrak  peringkat, sehingga layak berlaga di turnamen-turnamen kategori tertinggi, BWF World Tour.

Ada masalah dengan hal ini. Sementara Tontowi/Apriyani masih belum teruji, Apriyani saat ini juga punya komitmen di ganda putri. Bersama Greysia Polii, mereka adalah pasangan ganda putri terbaik Indonesia. Jika harus memilih prioritas, Greysia/Apriyani seharusnya lebih diprioritaskan dari Tontowi/Apriyani.

Misalnya, Greysia/Apriyani adalah ganda putri andalan Indonesia untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2019. Secara matematis mereka bisa saja dilewati oleh pemain-pemain lain, bahkan oleh ganda putri Indonesia lainnya. Masih banyak ajang BWF World Tour lagi sampai akhir masa kualifiasi Olimpiade di April nanti.

Bukan hal yang aneh jika seorang pemain ganda putri harus bermain juga di ganda campuran. Yang sulit adalah jika Apriyani harus berkompetisi di ajang-ajang BWF World Tour bersama Greysia Polii, dan harus berpasangan juga dengan Tontowi di ajang-ajang International Challenge. Apalagi jika tujuan untuk menaikkan peringkat Tontowi/Apriyani ternyata makan waktu lama.

Seandainya PBSI sudah mantap bahwa program Tontawi/Apriyani harus jalan terus, saya harap tidak dilakukan dengan tergesa-gesa sehingga mengganggu hal penting lainnya.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://palu.tribunnews.com/2019/12/30/sudah-didaftarkan-pbsi-debut-tontowiapriyani-tertunda-di-tiga-turnamen-awal-2020-karena-alasan-ini
https://bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://palu.tribunnews.com/2019/12/31/hasil-drawing-thailand-masters-2020-debut-perdana-leodaniel-tontowiapriyani-di-daftar-tunggu

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/bolasport/medium_ed1809a4e63cb7abc390895205629180.jpg


Para Juara Sea Games Bertumbangan Di Partai Perdana BWF World Finals 2019

Cabang olahraga bulutangkis Sea Games 2019 telah selesai dipertandingkan. Kampiun ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia), juara ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dan pemuncak ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia) segera bertolak untuk mengikuti BWF World Finals di Guangzhou. Final Sea Games di Manila berlangsung pada 9 Desember 2019, sementara dua hari berselang BWF World Finals dimulai.



Hasilnya tidak menggembirakan bagi para juara Sea Games tersebut. Aaron Chia/Soh Wooi Yik ditundukkan pasangan Indonesia Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan 19-21 16-21. Ganda putra non pelatnas ini tidak tampil di Sea Games dan berkonsentrasi penuh di BWF World Finals.

Begitu juga halnya dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Mereka harus menyerah 11-21 19-21 dari rekan senegara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Seperti juga Hendra/Ahsan, Hafiz/Gloria juga absen di Manila.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu barangkali yang tampil terbaik. Menghadapi pasangan Jepang yaitu Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Greysia/Apriyani sempat merebut set pertama. Sayangnya mereka harus mengakui keunggulan pasangan negeri matahari terbit ini 21-19 5-21 9-21.

Hasil lebih baik dicapai para atlet yang memenangkan emas beregu di Sea Games 2019, tapi absen dari event perseorangan untuk fokus ke Guangzhou. Ratchanok Intanon mengalahkan Busanan Ongbarumphan, sesama skuad Thailand yang memenangkai emas beregu putri di Manila 21-4 21-16. Ada juga Jonathan Christie (Indonesia) yang menundukkan Victor Axelsen (Denmark) 23-21 21-16. Sayang Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) harus mengakui keunggulan Chou Tien Chen 21-11 15-21 23-25.

Di babak penyisihan ini, para peserta dibagi atas grup-grup yang masing-masing beranggotakan empat wakil. Para juara Sea Games yang tumbang di partai perdana BWF World Finals ini masih punya peluang lolos ke babak selanjutnya. Syaratnya, mereka harus bisa mengalahkan dua lawan berikutnya di grup masing-masing.



Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-09

https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/2019-12-11
https://www.rosewoodhotels.com/conversations/conversations/wp-content/uploads/2019/09/Guangzhou-Skyline-GettyImages_small.jpg


Siaran Langsung BWF World Final Di TVRI

TVRI ternyata betul-betul berkomitmen dengan semboyan "TVRI Rumah Bulutangkis". Televisi milik pemerintah kembali menayangkan langsung turnamen bulutangkis bergengsi. Event besar akhir tahun, putaran final BWF World Tour akan disiarkan oleh TVRI. 





BWF World Final ini akan berlangsung di Guangzhou, China, pada 11-15 desember 2019. Turnamen ini diikuti oleh delapan wakil untuk masing-masing sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Indonesia diwakili oleh Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan, Greysia/Apriyani, Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati.

Delapan peserta di masing-masing sektor itu dibagi menjadi dua grup, dengan satu grup terdiri dari empat peserta. Di masing-masing grup berlangsung sistem setengah kompetisi, yaitu setiap peserta akan berhadapan dengan tiga peserta lain di grup tersebut. Juara dan peringkat kedua grup maju ke babak semifinal. Pemenang babak semifinal berhak untuk maju ke final.

Grup A Grup B



Tunggal putra Kento Momota (Jepang) Chou Tien Chen (China Taipei)

Jonathan Christie (Indonesia) Chen Long (China)

Anders Antonsen (Denmark) Victor Axelsen (Denmark)

Wang Tzu Wei (China Taipei) Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)



Tunggal putri Chen Yu Fei (China) Ratchanok Intanon (Thailand)

Akane Yamaguchi (Jepang) Nozomi Okuhara (Jepang)

He Bing Jiao (China) Tai Tzu Ying (China Taipei)

Pusarla V Sindhu (India) Busanan Ongbarumphan (Thailand)



Ganda putra

Marcus Fernaldi Gideon /
Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan (Indonesia)

Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) Lee Yang/Wang Chi-Lin (China Taipei)

Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China) Lu Ching Yao/Yang Po Han (China Taipei)

Hiroyuki Endo/Yuka Watanabe (Jepang) Aaron Chia/Sho Wooi Yik (Malaysia)



Ganda putri

Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota(Jepang)
Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara (Jepang)

Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) Kim So Yeong/
Kong Hee Yong (Korea Selatan)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia) Lee So Hee/
Shin Seung Chan (Korea Selatan)

Du Yue/Li Yin Hui (China) Jongkolphan Kithitarakul/
Rawinda Prajongjai (Thailand)



Ganda campuran Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China)

Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China) Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti (Indonesia)

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Seo Seung Jae/Chae YuJung (Korea Selatan) Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Tingkat kesulitan BWF World Final ini lebih tinggi dari turnamen bulutangkis pada umumnya. Pada ajang lainnya, biasanya atlet unggulan akan berhadapan dengan atlet bukan unggulan di babak pertama dan kedua. Di BWF World Final, semua peserta adalah "unggulan". Bisa dibilang, semua lawan yang dihadapi adalah berat.

Dalam turnamen ini saya tidak hendak melakukan prediksi. Kali ini saya hanya ingin menyaksikan turnamen bulutangkis tingkat tinggi. Siapa tahu bisa jadi inspirasi. Berikut adalah jadwal siaran langsung putaran final BWF World Tour di TVRI.


Tanggal Jam Babak
11 Desember 2019 09:45-15:00 WIB kualifikasi
12 Desember 2019 09:45-15:00 WIB kualifikasi
13 Desember 2019 09:45-22:00 WIB kualifikasi
14 Desember 2019 09:45-15:00 WIB semifinal
15 Desember 2019 11.45-17:00 WIB final



Daftar Referensi:
https://www.bola.com/ragam/read/4130967/jadwal-siaran-langsung-bwf-world-tour-finals-2019-dari-fase-grup-hingga-final
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ms-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ms-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ws-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ws-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/md-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/md-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/wd-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/wd-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/xd-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/xd-group-b
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Blank_television_set.svg/800px-Blank_television_set.svg.png



Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...