Tampilkan postingan dengan label Kantaphon Wangcharoen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kantaphon Wangcharoen. Tampilkan semua postingan

Kans Shesar Hiren Rhustavito Meraih Emas Sea Games 2019

Usai membantu memenangkan medali emas beregu putra, Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting absen dari ajang tunggal putra perseorangan Sea Games 2019 Manila. Mereka sekarang fokus pada putaran final BWF World Tour di Guangzhou. Tugas memburu medali emas tunggal putra SEA Games sekarang beralih ke pundak Shesar Hiren Rhustavito.



Vito jadi harus berjuang sendiri karena rekannya Firman Abdul Kholik sudah tumbah di babak penyisihan. Dia harus memperebutkan medali emas dengan atlet-atlet andalan Thailand, Malaysia dan Singapura. Dibawah ini adalah bagan babak perempatfinal berikut peringkat BWF dari masing-masing peserta.

Kangtaphon Wangcharoen #13vsRow Leonard Pedrosa #434
Shesar Hiren Rhustavito #21vsLow Kean Yew #30
Shittikom Thammasin #25vsLanz Ralf Zafra #514
Lee Zii Jia #14vsNaing Phone Pyae #625

Dilihat dari peringkat, yang diunggulkan adalah dua pemain Thailand, Pornpawee  Chocuwong dan Nitchaon Jindapol. Tapi peringkat bukan satu-satunya parameter yang bisa menjadi pertimbangan dalam melakukan prediksi. Rekor pertandingan antar pemain yang mengincar medali emas tunggal putri juga layak diperhatikan.

Rekor pertandingan Shesar Hiren Rhustavito  ternyata cukup menjanjikan. Vito punya rekor bagus melawan Lee Ji Zia (Malaysia), Sitthikom Thammasin (Thailand) dan Loh Kuan Yew (Singapura). Tidak ditemukan catatan pertandingan Vito melawan Ros Leonard Pedrosa (Filifina), Lanz Ralf Zafra (Filifina) dan Naing Phone Pyae (Myanmar), tapi mereka bertiga walaupun bukannya tanpa pelyang, bisa dibilang bukan favorit juara

Shesar Hiren RhustavitovsKantaphon WangcharoenIndonesian Masters 2016kalah21-16 19-21 12-21
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaTaipei Open 2019menang21-16 22-20
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaThailand Open 2019kalah21-11 14-21 13-21
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaKorea Masters 2018kalah14-21 13-21
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaVictor International  Series 2017menang23-21 21-15
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaUSM Li Ning International Series 2015menang21-7 21-13
Shesar Hiren RhustavitovsSitthikom
Thammasin
French Open 2019menang23-21 21-18
Shesar Hiren RhustavitovsSitthikom
Thammasin
Indonesia International Challenge 2017menang21-8 21-11
Shesar Hiren RhustavitovsLoh Kuan YewRussian Open 2019menang21-17 21-19
Shesar Hiren RhustavitovsLoh Kuan YewTong Yun Kai Cup 2017menang17-21 21-14 21-7
Shesar Hiren RhustavitovsLoh Kuan YewIndonesia Masters 2015kalah17-21 21-15 19-21

Vito punya peluang cukup bagus untuk melewati Loh Kuan Yew di babak perempat final. Faktanya, Vito memenangkan dua pertarungan  mereka yang berlangsung tahun ini. Satu-satunya catatan kekalahan Vito terjadi tahun 2015.

Jika berhasil melewati Loh, tantangan berat bagi Vito jika menghadapi Kantaphon Wangcharoen di semifinal. Pemain Thailand ini punya peringkat terbaik diantara para atlet tunggal putra Sea Games 2019 ini. Dalam pertemuan sebelumnya di Indonesia Masters 2016, Vito harus mengakui keunggulan Kantaphon. 

Daftar Referensi:
https://www.2019seagames.com/results/
https://bwfbadminton.com/player/92508/kantaphon-wangcharoen
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito
https://bwfbadminton.com/player/58963/sitthikom-thammasin
https://bwfbadminton.com/player/81561/lee-zii-jia
https://bwfbadminton.com/player/76115/loh-kean-yew
https://bwfbadminton.com/player/79525/lanz-ralf-zafra
https://bwfbadminton.com/player/83865/phone-pyae-naing
https://bwfbadminton.com/player/96232/ros-leonard-pedrosa
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=92508
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81561
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=58963
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76115
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=96232
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83865
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=79525

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png


Analisis Head-To-Head Indonesia Lebih Unggul dari Thailand

Kali ini saya akan berusaha memprediksi hasil bulutangkis beregu putra Sea Games antara Indonesia melawan Thailand. Analisis dilakukan berdasarkan hasil pertemuan head-to-head selama ini antara atlet Indonesia dan Thailand. Hasil prediksi merupakan hasil analisis terhadap data dan bukan karena bias atau dukungan subjektif.


Kita mulai dengan perkiraan pemain yang mungkin diturunkan. Dalam sebuah pertandingan beregu putra, ada tiga tunggal yang dimainkan. Seperti terlihat dari daftar dibawah ini, kedua negara membawa empat pemain tunggal. Artinya, susunan pemain yang diturunkan bisa berubah sesuai strategi dan lawan yang dihadapi.

Indonesia

Tunggal Putra
1. Jonatan Christie.
2. Anthony Sinisuka Ginting.
3. Shesar Hiren Rhustavito.
4. Firman Abdul Kholik.

Ganda Putra
1. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
2. Wahyu Nayaka Arya Pangkayanira/Ade Yusuf Santoso.

Thailand

Tunggal Putra
1. Kantaphon Wangcharoen.
2. Sitthikom Thammasin.
3. Khosit Phetpradab.
4. Suppanyu Avihingsanon.

Ganda Putra
1. Bodin Isara/Maneepong Jongjit.
2. Kittinupong Kedren/Tinn Isriyanet.

Jonathan Christie punya rekor bagus menghadapi para calon lawannya. Jojo pernah mengalahkan dengan Kantaphon /Wangcharoen di Thailand Open 2015. Jonathan juga pernah menundukkan alternatif lawan lainnya, Sitthikom Thammasin di BWF World Championship 2013.

Jonatan Christie Kantaphon Wangcharoen Thailand Open 2015 menang 21-10 21-14
Jonatan Christie Sitthikom Thammasin BWF World Junior Championship 2013 menang 21-18 21-16

Anthony Sinisuka Ginting juga pernah mengalahkan Sitthikom Thammasin di Japan Open 2019. Sementara untuk alternatif lawan lainnya, Khosit Phetpradab, Ginting sudah lima kali berhadapan. Skor antara keduanya adalah 4-1 untuk keunggulan Anthony.

Anthony
Sinisuka Ginting
Sitthikom 
Thammasin
Japan Open 2019 menang 20-22 21-17 21-16
Anthony
Sinisuka Ginting
Khosit 
Phetpradab
Malaysia Masters 2019 menang 18-21 21-9 21-10
Anthony
Sinisuka Ginting
Khosit 
Phetpradab
Thomas Cup 2018 menang 21-8 21-14
Anthony
Sinisuka Ginting
Khosit 
Phetpradab
Far East Malaysia Masters 2017 kalah 26-28 21-10 21-12
Anthony
Sinisuka Ginting
Khosit 
Phetpradab
Bitburger Badminton Open 2016 menang 19-21 14-21
Anthony
Sinisuka Ginting
Khosit 
Phetpradab
Badminton Asia Team Championship 2016 menang 22-20 21-15

Shesar Hiren Rhustavito menundukkan Khosit Phetpradab di Vietnam Open 2017. Vito bahkan punya rekor lebih bagus seandainya harus menghadapi Suppanyu Avihingsanon. Show antara Vito dan Suppanyu adalah 2-0 untuk keunggulan Vito.


Shesar Hiren
Rhustavito
Khosit 
Phetpradab
Vietnam Open 2017 menang 21-19 21-13
Shesar Hiren
Rhustavito
Suppanyu
Avihingsanon
Tong Yun Kai Cup 2019 menang 21-11 21-15
Shesar Hiren
Rhustavito
Suppanyu
Avihingsanon
USM Victor International Challenge 2016 menang 21-19 11-21 21-17

Firman Abdul Kholik juga punya rekor bagus terhadap para calon lawan. Firman pernah mengalahkan Khosit Phetpradab dua kali. Skor 2-0 juga berlaku untuk catatan pertemuan Firman dengan Khosit Phetpradab.

Firman 
Abdul Kholik
Khosit 
Phetpradab
Indonesia International Challenge 2015 menang 13-21 21-12 21-13
Firman 
Abdul Kholik
Khosit 
Phetpradab
Vietnam International Challenge 2015 menang 20-22 21-14 21-18
Firman 
Abdul Kholik
Suppanyu Avihingsanon Thailand Masters 2017 menang 21-13 19-21 23-21
Firman 
Abdul Kholik
Suppanyu Avihingsanon Thailand Open 2015 menang 21-8 11-21 21-12

Tahun ini Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sempat menjajal kemampuan Bodin Isara/Maneepong Jongjit. Dalam pertemuan di China Open 2019 itu, Fajar/Rian lebih unggul. Karena itu Fajar/Rian juga diunggulkan jika mereka bertemu di Sea Games 2019 ini.


Fajar Alfian/
Muhammad Rian 
Ardianto
Bodin Isara/
Maneepong Jongjit
China Open 2019 menang 21-14 21-11

Sementara untuk ganda kedua, 
Wahyu Nayaka Arya Pangkayanira/Ade Yusuf Santoso belum pernah bertemu dengan Kittinupong Kedren/Tinn Isriyanet.

Prediksi: skor 5-0 atau 4-1 untuk kemenangan Indonesia.





Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/73442/jonatan-christie/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=92508
https://bwfbadminton.com/player/73442/jonatan-christie/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=58963
https://bwfbadminton.com/player/95661/anthony-sinisuka-ginting/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=58963
https://bwfbadminton.com/player/95661/anthony-sinisuka-ginting/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=29449
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=29449
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=46874
https://bwfbadminton.com/player/61797/firman-abdul-kholik/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=29449
https://bwfbadminton.com/player/61797/firman-abdul-kholik/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=46874
https://bwfbadminton.com/player/88876/fajar-alfian/head-to-head-analysis/?event=double&partner=91130&team2_player1=75983&team2_player2=67172

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png

Tenyata Singapura Mengincar Medali Pula

Singapura belum bisa disebut negara kuat bulutangkis. Walaupun begitu, negeri Singa punya visi untuk mendongkrak prestasi mereka. Untuk itu, pembenahan dilakukan, termasuk dengan melibatkan sejumlah SDM berkualitas asal Indonesia.


Awal 2018, Singapura mendatangkan pelatih Mulyo Handoyo. Sebelumnya menangani India, pelatih ini dikenal di Indonesia sebagai orang yang dahulu mengorbitkan Taufik Hidayat. Selama menangani India, pemain asuhan Mulyo seperti Kidambi Srikanth dan HS Pranooy menunjukkan prestasi yang cukup baik.

Tak hanya pelatih, Singapura juga mendatangkan lawan latih tanding kelas satu asal Indonesia. Itulah pemain senior Tommy Sugiarto, peringkat 17 dunia, yang sekarang sudah tak lagi berstatus pemain pelatnas. Di Indonesia, hanya Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang punya peringkat lebih baik dari Tommy.

Saat ini, Singapura punya dua pemain andalan di cabang bulutangkis. Sebuah pemuda 22 tahun dan seorang perempuan 20 tahun yang yang sanggup tampil mengejutkan di level dunia. Media Singapura seperti The Strait Times sampai optimis bahwa kali ini mereka bisa memenangkan medali di ajang perseorangan.

Yeo Jia Min membuat kejuatan besar di kejuaran dunia, menumbangkan peringkat 1 dunia Akane Yamaguchi dari Jepang. Langkahnya dihentikan di babak perempat final oleh bintang Thailand, Ratchanok Intanon. Ini adalah prestasi besar karena Yeo Jia Min adalah tunggal putri asal Singapura pertama yang mampu mencapai perempat final sebuah kejuaraan dunia bulutangkis.

Rekannya Loh Kuan Yew juga tangguh, terbukti mampu menundukkan Lin Dan bulan Januari lalu. Usianya sepantaran dengan Jonathan, Anthony, Firman Abdul Kholik dan Ihsan Maulana Mustofa, dan sama-sama tampil di Sea Games 2015. Saat itu, Loh berhasil meraih medali perunggu.


Langkah Loh untuk kembali meraih medali tidak mudah. Dua tunggal putra terbaik Asia Tenggara berasal dari Indonesia, yaitu Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Sekalipun seandainya mereka berdua memutuskan untuk hanya tampil di ajang beregu dan absen di perseorangan untuk fokus ke putaran final BWF World Tour 2019 di Guangzhou, masih ada banyak lawan tangguh yang menghadang. Indonesia punya Shesar Hiren Rhustavito dan Malaysia punya Lee Ji Zia. Thailand membawa tiga tunggal terbaiknya, Kantaphon Wangcharoen, Sitthikom Thammasin dan Khosit Phetpradab.

Sementara Yeo Jia Min bahkan punya peluang merebut medali emas, asalkan dua pemain Thailand Ratchanok Intanon dan Busanan Ongbamrungphan memilih untuk tidak tampil di ajang perseorangan dan fokus ke Guangzhou. Yeo tidak kalah kelas dengan para kandidat lain seperti Nitchaon Jindapol, Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Ruselli Hartawan atau Soniia Cheah.




Daftar Referensi:
https://www.straitstimes.com/sport/spore-tipped-to-end-singles-duck
https://sports.okezone.com/read/2018/01/03/40/1839433/mulyo-handoyo-resmi-latih-tim-bulu-tangkis-singapura
https://sportfeat.bolasport.com/read/441836016/mengenal-mulyo-handoyo-pelatih-indonesia-yang-tetap-moncer-di-negara-lain?page=all
https://sports.okezone.com/read/2018/01/03/40/1839433/mulyo-handoyo-resmi-latih-tim-bulu-tangkis-singapura
https://www.tnp.sg/sports/others/local-shuttlers-get-top-sparring-partners
https://www.kompasiana.com/hadi.santoso/5d5ca4020d823057bb50d425/awal-bagus-pemain-indonesia-dan-kejutan-dashyat-pemain-singapura-di-kejuaraan-dunia-2019 
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/47/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=100&page_no=1
https://cna-sg-res.cloudinary.com/image/upload/q_auto,f_auto/image/11116914/16x9/670/377/ed09415506ba5ef5e56a45fcbc4430e2/ND/loh-kean-yew-wins-thailand-masters-final-against-lin-dan.jpg



Jonathan Andalan Melawan Thailand

Tim beregu putra Indonesia adalah unggulan pertama bukutangkis beregu putra Sea Games 2019 Manila. Penentuan unggulan didapatkan dari jumlah poin ranking dunia dari tiga tinggal putra terbaik dan dua ganda putra terbaik masing-masing negara. Hasilnya, skor Indonesia paling tinggi di Asia Tenggara.


Patut diingat bahwa Indonesia tidak tampil full team di Sea Games ini. Tunggal putra minus Anthony Ginting dan Tommy Sugiarto, dan ganda putra tanpa dua andalan kita, Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Dari kemungkinan tim terkuat yang bisa diturunkan Indonesia di beregu putra, hanya Jonathan Christie yang berangkat ke Manila.

Beginilah jadwal bulutangkis beregu putra Sea Games 2019. Sebagai unggulan pertama, Indonesia mendapat bye di babak pertama. Di semifinal kemungkinan besar Indonesia akan menghadapi Thailand, yang seharusnya tidak kesulitan menyingkirkan Kamboja. Jika mampu melaju ke final, diatas kertas Malaysia yang akan coba menghadang.

Indonesia
bye
Thailand vs Kamboja
Singapura vs Myanmar
Malaysia vs Filifina

Thailand adalah negara kuat bulutangkis. Memang di sektor putra Thailand tak sebagus putri yang punya Ratchanok Intanon. Tapi  dalam pertandingan beregu putra yang melibatkan tiga tunggal putra dan dua ganda, Thailand bisa saja mengejutkan Indonesia.

Sayangnya sampai sekarang sulit mendapatkan skuad Thailand ke Sea Games. Jadi dalam artikel ini diasumsikan Thailand akan membawa semua pemain terbaiknya. Ketiga tunggal putra dan dua ganda putra ada di 20 besar peringkat dunia per November 2019.


Jonathan Christie vs Kantaphon Wangcharoen
Shesar Hiren Rhustavito vs Sitthikom Tammasin
Firman Abdul Kholik vs Khosit Petradab
Fajar Alfian/
Muhammad Rian Ardianto
vs Bodin Isara/
Maneepong Jongjit
Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/
Ade Yusuf Santoso
vs Tinn Isriyanet/
Kittisak Namdash

Prediksi diatas kertas, Indonesia akan menyapu kedua partai ganda, sementara Thailand memenangkan tunggal kedua dan tunggal ketiga. Partai yang menentukan adalah tunggal pertama Jonathan Christie (peringkat 6 dunia) melawan Kantaphon Wancharoen.

Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://tirto.id/jadwal-badminton-sea-games-2019-mulai-1-sampai-9-desember-elYa
https://www.straitstimes.com/sites/default/files/styles/article_pictrure_780x520_/public/articles/2019/04/09/colin-jc2-9.jpg?itok=RZcDkAkd&timestamp=1554809273

Daftar Referensi

Kunlavut Vitidsarn dan Transisi Junior Ke Senior

Thailand punya talenta beda yang bersinar terang di panggung junior. Kunlavut Vitidsarn sudah mencatatkan diri sebagai juara dunia junior tiga kali berturut-turut. Di kejuaraan dunia Junior 2019 di Kazan, Vitidsarn menundukkan tunggal putra belia Indonesia Bobby Setiabudi di perempat final, lalu menghentikan atlet Indonesia lainnya Yonathan Ramlie di semifinal. Di final Vitidsarn mengkandaskan Christo Popov dari Perancis.



Pelatih Bangthongyord Badminton School, Udom Luangphetcharaporn percaya bahwa Vitidsarn percaya bahwa Vitidsarn punya di level senior. Menurut Udom, Vitidsarn punya kemampuan yang komplet. Kekuatan mental adalah nilai positif lainnya yang dimiliki tunggal putra belia Thailand itu. 

"Keistimewaan permainan Vitidsarn adalah bagaimana dia menyulitkan lawan membaca kemaana pukulannya akan diarahkan", kata Udom. "Dia punya banyak variasi pukulannya dan permainan net. Vitidsarn mampu memainkan pukulan-pukulan sulit".

Tahun depan Udom berencana mematangkan Vitidsarn di BWF world tour. Diperkirakan Vitidsarn membutuhkan waktu satu atau dua bulan untuk bisa kompetitif di level senior. Udom ingin Vitidwarn untuk meningkatkan kecepatannya dan menjaga berat badan.

Transisi Kunlayut Vitidsarn dari junior ke senior agaknya sudah terencana rapi. Buktinya biarpun masih berstatus junior, Vitidwarn ada di peringkat ke 47 ranking dunia BWF, per 22 Oktober 2019. Bandingkan dengan para tunggal putra pelatnas pratama kita yang belum satupun mampu menembus 100 besar.

Kunlavut Vitidsarn tidak ditargetkan mengejar tiket olimpiade Tokyo 2020. Thailand punya lima pebulutangkis senior yang peringkatnya lebih baik, termasuk Kantaphon Wangcharoen di peringkat 12. Jika ingin ke Tokyo, Vitidsarn harus mengejar posisi di 16 besar dunia di bulan April nanti. Hal yang mungkin terlalu sulit, bahkan untuk talenta istimewa seorang juara dunia junior tiga kali.

Artikel ini ditutup dengan rekaman pertandingan Kunlayut Vitidsarn saat mengalahkan Bobby Setiabudi di perempat final kejuaraan dunia junior di Kazan. Vitidsarn dengan kaos kuning, sementara Bobby kaos biru.
















Referensi:
https://bwfbadminton.com/news-single/2019/10/23/a-question-of-control-world-juniors-review/
https://bwfbadminton.com/results/3651/bwf-world-junior-championship-2019/2019-10-13
https://bwfbadminton.com/rankings/?rows=25&page_no=1&country=THA
Foto dari https://www.foxsports.com.my/tachyon/sites/11/2018/12/Kunlavut-Vitidsarn.jpg?w=640
Video dari https://www.youtube.com/watch?v=Hf4sX6_MDGo

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...