Tampilkan postingan dengan label Kisona Selvaduray. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisona Selvaduray. Tampilkan semua postingan

Saat Ruselli Harus Berjuang Dari Kualifikasi Malaysia Masters 2020

Ruselli Hartawan, salah satu dari tiga atlet pelatnas tunggal putri yang berstatus "prioritas". Sebagai atlet prioritas, Ruselli mengejar dari tiket untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Seperti sudah dijelaskan di artikel ini, skenario paling mungkin untuk Ruselli lolos ke olimpiade adalah dengan menjadi tunggal Indonesia dengan peringkat tertinggi pada saat akhir masa kualifikasi Olimpiade, yaitu 30 April 2020. Untuk itu Ruselli harus melewati perolehan poin dari dua rekannya yang saat ini punya poin lebih bagus, sesama atlet pelatnas tunggal putri prioritas, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani.


Untuk mengejar Gregoria dan Fitriani, Ruselli perlu mengikuti banyak turnamen BWF World Tour. Sebanyak 10 turnamen BWF World Tour akan digelar di tahun ini sampai masa kualifikasi olimpiade berakhir tanggal 30 April 2020. Mengawali tahun ini adalah Malaysia Masters 2020 di Kuala Lumpur pada tanggal 7-12 Januari 2020, sebuah turnamen BWF World Tour 500.

Tak seperti Gregoria dan Fitriani yang langsung masuk babak pertama, Ruselli harus berjuang dari babak kualifikasi Malaysia Masters 2020. Di babak kualifikasi ini Ruselli harus berhadapan dengan peringkat 40 dunia Pai Yu Po dari China Taipeh. Ruselli sendiri saat ini adalah peringkat 37.

Rekor pertarungan mereka berdua lebih memihak memihak Pai Yu Po. Pemain China Taipeh ini tiga kali mengalahkan Ruselli, yaitu di Singapore Open 2015, Macau Open 2017 dan Chinese Taipei Open 2018. Ruselli membalas kekalahannya di Indoneia Masters 2019. Patut dicatat bahwa Ruselli baru 22 tahun sementara Pai Yu Po sudah 28 tahun. Barangkali ketiga kekalahan Ruselli ini terjadi saat masih relatif junior dan kalah pengalaman.

Dalam Malaysia Masters kali ini melibatkan 36 pemain tunggal putri. Sebanyak 28 pemain langsung masuk babak pertama. Delapan pemain tersisa harus berlaga dulu satu partai di babak kualifikasi  untuk memperebutkan empat tiket ke babak pertama. Ruselli harus melalui babak kualifikasi karena sebagai peringkat 37 dunia, rankingnya belum mencukupi untuk langsung ke babak pertama. Peringkat terendah diantara 28 pemain yang langsung menuju babak pertama adalah Line HĂžjmark Kjaersfeldt, ranking 30 dunia.

Pemain tunggal putri tuan rumah Malaysia juga harus melalui fase kualifikasi. Soniia Cheah, tunggal putri terbaik negara jiran, akan berhadapan Qi Yuefei. Kisona Selvaduray, pemain Malaysia peraih medali emas Sea Games yang mengalahkan Ruselli di final, absen di ajang Malaysia Masters ini. Saat ini peringkatnya sepertinya memang masih belum mecukupi. Diantara delapan pemain yang tampil di babak kualifikasi, peringkat terendah adalah Yip Pui Yin dari Hongkong, peringkat 46 dunia.

Selain Ruselli, ada dua wakil Indonesia di ganda putri yang juga harus berjuang dari babak kualifikasi. Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhadapan dengan pasangan India yaitu Pooja Dandu/Sanjana Santosh. Sementara Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet menghadapi pasangan tuan rumah, Anna Ching Yik/Lim Chiew Sien.

Daftar Referensi:
https://www.hakimgaris.com/2019/12/gregoria-vs-fitriani-vs-ruselli-memperebutkan-tiket-olimpiade-2020.html
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ms-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/md-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/xd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/99925/pai-yu-po

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png





Fenomena Kisona di Manila

Fairy tale. Demikianlah menurut situs Malaysia, thestar.com.my. Keberhasilan Kisona Selvaduraj yang 'hanya' peringkat 104 dunia untuk merebut medali emas tunggal putri mungkin adalah hal yang paling fenomenal di bulutangkis Sea Games 2019. Atlet Malaysia melaju ke puncak lewat serangkaian kemenangan menghadapi lawan-lawan dengan peringkat jauh lebih tinggi.



Nilai fairy tale ini makin kentara karena rekannya Lee Zii Jia juga sukses meraih medali emas tunggal putra. Untuk pertama kalinya dalam 46 tahun, Malaysia menyapu medali emas untuk tunggal putra dan tunggal putri Sea Games. Pencapaian yang membanggakan, sekalipun dengan catatan bahwa para atlet tunggal terbaik Asia Tenggara memilih absen, yaitu Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ratchanok Intanon dan Busanan Ongbarumphan.

Berikut ini kita simak perjalanan Kisona ke tangga juara dengan menghadapi para pemain yang peringkatnya lebih baik.

Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Airah Mae Nicole 
Albo (Filifina) #327
18-21 21-10 21-15 
Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Gregoria Mariska 
Tunjung (Indonesia) #24 
19-21 21-12 21-19
Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Nitchaon Jindapol
(Thailand) #22
11-21 27-25 21-14
Kisona Selvaduray (Malaysia) $104
vs
Ruselli Hartawan 
(Indonesia) #37
20-22 21-14 21-13

Patut dicatat bahwa Kisona juga punya catatan kekalahan di Sea Games 2019 ini. Dalam semifinal partai beregu putri Thailand vs Malaysia, Kisona harus menyerah Busanan Ombarungphan 15-21 21-11 21-12. Artinya, Kisona memang juara Sea Games Manila, tapi belum bisa menyebut dirinya sebagai yang terbaik di Asia Tenggara. Busanan Ombarungphan sendiri absen dari ajang perseorangan tunggal putri Sea Games untuk berkonsentrasi ke BWF World Finals di Guangzhou.

Kualitas yang sangat mengagumkan dari Kosina Selvaduray adalah kekuatan mentalnya. Saat perempat final melawan Gregoria, tunggal putri terbaik Indonesia sudah unggul 10-2 di set ketiga. Nyatanya Kisona mampu membalikkan keadaan untuk berbalik unggul 21-19. Begitupun saat melawan Nitchaon Jindapol di semifinal, kalah di ronde pertama, Kisona harus berjuang dalam rangkaian deuce yang panjang di set kedua. Hasil akhirnya, Kisona kembali meraih kemenangan.

Catatan: menjelang final menghadapi Ruselli Hartawan, situs ini sudah "memprediksi" kalau Kisona lebih diunggulkan meraih medali emas Sea Games walaupun peringkatnya berbeda jauh.


Daftar Referensi:
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/09/kisona-completes-fairytale-run-to-claim-gold-in-womens-singles
https://www.malaysiakini.com/news/503018
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/10/watch-me-roar--and-cry#cxrecs_s
https://www.hakimgaris.com/2019/12/ruselli-hartawan-vs-kryptonite.html
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/50/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/player/64080/airah-mae-nicole-albo
https://bwfbadminton.com/player/92014/kisona-selvaduray
https://sport.tempo.co/read/1279053/tim-putri-bulu-tangkis-indonesia-vs-thailand-di-final-sea-games
https://sports.okezone.com/read/2019/12/07/40/2139220/gregoria-akui-tampil-buruk-saat-hadapi-wakil-malaysia-di-sea-games-2019

https://static1.mansionglobal.com/production/media/article-images/346cc28dbd5a1250cb248c9b5196eb6c/large_GettyImages-1091070108.jpg

Ruselli Hartawan vs Kryptonite

Kedua finalis tunggal putri Sea Games 2019 Manila sungguh diluar dugaan. Tadinya, analisis diatas kertas menyebutkan nama-nama seperti Pornpawee Chocuwong(Thailand), Nitchaon Jindapol (Thailand), Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia), Loh Kuan Yew (Singapura) atau Soniia Cheah (Malaysia). Sungguh mengejutkan bahwa semua nama diatas harus tumbang sebelum mencapai partai final.


Finalis pertama, Ruselli Hartawan, tadinya bahkan tidak akan didaftarkan untuk di tunggal putri perseorangan ini. Cederanya rekan setimnya, Fitriani, membuat Ruselli ditunjuk menggantikannya sebagai wakil Indonesia di tunggal putri. Ruselli tidak menyia-nyiakan kesempatan, menghantam tiga lawan untuk melaju ke partai puncak.

Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Yeo Jia Min (Singapore) 21-16 22-24 19-9 retired
Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Thet Htar Thuzar (Myanmar) 21-11 21-17
Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Pornpawee Chochuwong (Thailand) 21-16 10-21 21-18

Finalis lainnya, Kisona Selvaduray, lebih mengejutkan lagi, Pemain berumur 21 tahun ini bahkan tidak ada di 100 besar ranking dunia. Catatan pertandingannya tahun ini menunjukkan bahwa pemain Malaysia ini masih jarang berkompetisi di BWF World Tour. Diantara kejuaraan-kejuaraan kurang bergengsi yang diikutinya, Kisona Selvaduray mampu meraih gelar juara di Sidney International 2019 dan Hellas Open 2019. Laju kemenangan Kisona di Sea Games ini juga sangat mengesankan.

Kisona Selvaduray (Malaysia) vs Airah Mae Nicole Albo (Filifina) 18-21 21-10 21-15
Kisona Selvaduray (Malaysia) vs Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) 19-21 21-12 21-19
Kisona Selvaduray (Malaysia) vs Nitchaon Jindapol (Thailand) 11-21 27-25 21-14

Membahas Ruselli Hartawan menghadapi Kisona Selvaduray, tentunya menarik untuk memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Sayangnya, Kisona ini ibarat kryptonite bagi Ruselli. Sebagai pemain yang bisa dibilang seangkatan, mereka sudah bertemu berkali-kali sejak level junior. Hasilnya, dari enam laga antara mereka, lima diantaranya berakhir dengan kekalahan untuk Ruselli.

Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaUber Cup 2018kalah23-21 21-23 13-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaOrleans Masters 2018menang21-10 17-21 21-17
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaThailand Masters 2018kalah21-16 12-21 14-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaVictor International Series 2017kalah19-21 17-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaBadminton Asia Youth U19 Individual Championship 2013kalah19-21 13-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaBadminton Asia Youth U19 Individual Championship 2012kalah18-21, 23-21, 15-21

Bukan berarti Ruselli tidak punya peluang untuk menang. Ruselli hartawan mencatatkan loncatan prestasi beberapa bulan terakhir, menembus perempat final di turnamen level BWF World Tour seperti Hongkong Open, Macao Open, Indonesian Masters dan Akita Masters. Satu hal yang menjadi keunggulan Ruselli atau Kisona adalah, pengalaman bertanding di level elit.




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://www.indosport.com/raket/20191204/digantikan-ruselli-fitriani-batal-main-di-perorangan-sea-games-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/49?rows=25&page_no=1&player1_id=81986
https://bwfbadminton.com/player/92014/kisona-selvaduray
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/08/kisona-stuns-world-no-24-to-storm-into-semi-finals
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-05
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-07
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-08
https://www.bola.com/sea-games/read/4129243/ruselli-hartawan-bertemu-pemain-malaysia-di-final-sea-games-2019

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...