Tampilkan postingan dengan label Olimpiade Tokyo 2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olimpiade Tokyo 2020. Tampilkan semua postingan

Hafiz/Gloria Mengejar Olimpiade




Sejumlah pemain Indonesia berada di posisi "aman" untuk lolos ke olimpiade. Anthony Ginting, Jonathan Christie, Gregoria Mariska, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani dan Praveen/Melati bisa dibilang sudah berada pada posisi mantap. Yang posisinya tidak aman ada pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Agar Indonesia bisa mengirim dua pasangan ganda campuran ke Olimpiade Tokyo, Hafiz/Faizal dan Praveen/Melati harus ada di delapan besar peringkat kualifikasi olimpiade. Berdasarkan peringkat tanggal 10 Maret 2020, Praveen/Melati berada di peringkat keempat, sementara Hafiz/Gloria tepat berada di posisi ke delapan.

Di All England Hafiz/Gloria meraih prestasi yang cukup bagus. Mereka mampu melaju hingga babak perempatfinal hingga dikandaskan oleh pasangan Thailand Dechapol Puavanukroh/Sapsiree Taerattanachai. Tambahan poin penting bagi Hafiz/Gloria untuk melanjutkan perjuangan lolos olimpiade.

Dengan prestasi itu seharusnya bisa menjaga jarak dari kejaran peringkat ke-9, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Pasangan asal Hongkong itu juga kandas di babak perempatfinal. Yang mengalahkan mereka adalah pasangan Inggris yaitu Marcus Ellis/Lauren Smith. 

Marcus Ellis/Lauren Smith adalah peringkat ke-11 di peringkat kualifikasi olimpiade. Dengan keberhasilan mencapai babak semifinal turnamen prestisius All England, mereka menipiskan jarak dengan Hafiz/Gloria. Skenario terbaik bagi Hafiz/Gloria adalah jika rekan mereka Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bisa menyingkirkan Ellis/Smith.
Posis Name Negara Poin Prestasi di 
All England 2020
8 Hafiz Faizal/
Gloria Emanuelle Widjaja
Indonesia 59051 perempat final 
(tersisih)
9 Tang Chun Man/
Tse Ying Suet
Hongkong 57816 perempat final 
(tersisih)
10 Goh Soon Huat/
Lai Shevon Jemie
Malaysia 56792 32 besar
 (tersisih)
11 Marcus Ellis/
Lauren Smith
Inggris 54628 semifinal 
(berlanjut)
12 Chris Adcock/
Gabrielle Adcock
Inggris 53252 32 besar 
(tersisih)

Keywords: 

All England

All England 2020 

Hafiz/Gloria

Hafiz Gloria


Hafiz/Gloria Kembali Ke Jalur Olimpiade Pasca Thailand Masters 2020

Seperti umumnya pemerhati bulutangkis Indonesia, saya juga kecewa atas kekalahan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja di final Thailand Masters 2020. Menghadapi pasangan peringkat ke-13 asal Inggris di final, harusnya jadi kesempatan Hafiz/Gloria untuk menambah koleksi gelar juara. Nyatanya mereka malah dikalahkan 16-21 21-13 16-21 oleh Marcus Ellis/Lauren Smith.



Tapi kita harus move on dan tetap mendukung atlet kita. Bagaimanapun juga, menjadi finalis turnamen BWF World Tour 300 bukan pencapaian yang buruk. Apalagi prestasi ini membawa Hafiz/Gloria untuk sementara kembali ke jalur kelolosan olimpiade 2020.

Posisi Hafiz/Gloria ini cukup unik. Dengan adanya rekan senegara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang punya peringkat lebih baik, Hafiz Gloria cuma punya dua opsi untuk lolos ke olimpiade Tokyo.  Pilihan pertama, melewati peringkat Praveen/Melati, yang saat ini ada di ranking ke-4 kualifikasi olimpiade. Opsi lainnya adalah berada di delapan besar kualifikasi olimpiade saat akhir masa kualifikasi 26 April nanti.

Dibanding berusaha melewati Praveen/Melatu yang selisih poinnya cukup jauh, satu tempat di delapan besar jadi opsi yang lebih realistis bagi Hafiz/Gloria. Menjelang Thailand Masters, Hafiz Gloria terlempar dari delapan besar. Posisi tersebut saat itu ditempati oleh Tang Chun Man/Tse Ying Suet dari Hongkong.

Pencapaian sebagai finalis Thailand Masters membawa Haviz/Gloria kembali ke delapan besar. Pencapaiannya lebih baik dari sejumlah saingan, seperti Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie yang mencapai perempat final, atau Tang Chun Man/Tse Ying Suet di 16 besar. Sang juara, $1 tentu saja mendapat poin lebih besar dan mulai mendekat mengancam posisi Hafiz/Faisal di delapan besar.

Tabel berikut menunjukkan persaingan menuju posisi kedelapan di kualifikasi Olimpiade setelah Thailand Masters 2020. Data disini berdasarkan pada perhitungan poin dan peringkat yang digunakan BWF, walaupun bukan hasil resmi. BWF baru akan merilis peringkat baru besok 26 Januari 2020.

Nama Prestasi Poin Sebelumnya Poin Diraih Poin Sekarang
Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja Juara 57421 5950 59051
Tang Chun Man/Tse Ying Suet 16 besar 57816 2750 57816
Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie perempatfinal 55492 3850 55742
Chris Adcock/Gabrielle Adcock
53252
53252
Marcus Ellis/Lauren Smith juara 50048 7000 54018

Masih ada tujuh turnamen BWF World Tour lagi sebelum berakhirnya kualifikasi olimpiade. Hafiz/Gloria harus berjuang keras untuk bertahan di delapan besar dunia dan lolos ke olimpiade Tokyo 2020.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/4?rows=25&page_no=1&player1_id=12557&player2_id=81702
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/12?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/81/mixed-doubles/2020/4/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/45/?rows=50&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/45?rows=50&page_no=1&player1_id=81561
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3350/princess-sirivannavari-thailand-masters-2019/results/draw/ms
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/12?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/xd
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2020_Summer_Olympics_%E2%80%93_Qualification
https://japanesestation.com/wp-content/uploads/2019/04/https___hypebeast.com_image_2019_04_2020-tokyo-olympics-schedule-released-1.jpg

Pasca Malaysia Masters 2020, Ruselli Mengejar Gregoria dan Fitriani di Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

Malaysia Masters 2020 berakhir nirgelar untuk Indonesia. Pencapaian terbaik atlet-atlet kita adalah empat wakil di semifinal, yang semuanya gagal mencapai final. Sebuah sinyal peringatan untuk bulutangkis kita di awal tahun 2020 ini.



Jika ada atlet Indonesia yang meraih hasil cukup positif di Malaysia Masters, mungkin Ruselli Hartawan adalah orangnya. Tampil dari babak kualifikasi, Ruselli maju ke babak utama dengan menundukkan Pai Yu Po dari China Taipei. Setelah itu Ruselli mampu menekuk andalan Singapura, Yeo Jia Min. Sayang langkahnya harus terhenti saat menghadapi atlet unggulan dari China, He Bing Jiao.

Prestasi itu memberi tambahan poin 3600 untuk Ruselli dalam hal poin kualifikasi Olimpiade. Sebelum dimulainya Malaysia Masters, poin Ruselli adalah 27340. Pasca Malaysia Masters, Ruselli naik ke poin 30940, mendekati Fitriani di angka 35274 dan Gregoria Mariska Tunjung di 42210.

Seperti sudah dibahas sebelumnya, kemungkinan besar Indonesia hanya akan mengirimkan satu tunggal putri ke Olimpiade 2020 Tokyo. Gregoria Mariska Tunjung masih ada di posisi terdepan, disusul oleh Fitriani dan Ruselli. Artinya, mau tidak mau Gregoria, Fitriani dan Ruselli harus bersaing memperebutkan satu tempat di ajang multi-event empat tahunan tersebut.

Gregoria Mariska TunjungFitrianiRuselli Hartawan
16 besar kejuaraan dunia 20195200QF Thailand Open 20195040QF Hongkong Open 20195040
Sudirman Cup 2019517016 besar French Open4320QF Macao Open 20193850
QF Korea Open 20195040Sudirman Cup 2019385416 Besar Malaysia Masters 20203600
16 besar Indonesia Open 20194800QF Chinese Taipei Open 20193850QF Indonesia Masters 20193030
16 besar Fuzhou China Open 2019432016 besar Korea Open 20193600QF Akita Masters 20193030
16 besar Japan Open 20194320Babak 1 kejuaraan dunia 20193200Babak 1 Indonesia Open 20193000
QF New Zealand Open 20193850Babak 1 Indonesia Open 2019300016 besar New Zealand Open 20192750
QF Chinese Taipei Open 20193850Babak 1 China Open 2019300016 besar Chinese Taipei Open 20192750
Babak 1 China Open300016 besar New Zealand Open 20192750Babak 1 Thailand Open 20192220
Babak 1 French Open2660Babak 1 Fuzhou China Open2660Babak 1 Australia Open 2019
1670

42210
35274
30940

Di Indonesia Masters pekan depan, Ruselli akan kembali berjuang dari babak kualifikasi. Untuk memperbaiki peluangnya, mungkin Ruselli harus lebih sering  
menembus babak perempat final. Terutama jika melihat perbandingan poinnya saat ini dengan Gregoria dan Fitriani.

Catatan: tabel diatas adalah hasil perhitungan penulis sendiri, dan belum muncul di tabel resmi kualifikasi Olimpiade yang baru akan diperbarui dua hari lagi.


Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2020/2?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/2?rows=50&page_no=1&player1_id=96892
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/2020-01-11
https://bwfbadminton.com/player/87434/he-bing-jiao
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/tournament-results/
https://asset.indosport.com/article/image/q/80/299081/logo_malaysia_masters_2020-169.jpg?w=750&h=423

Tunggal Putri Myanmar Mengejar Olimpiade

Ada banyak pebulutangkis papan atas di Asia Tenggara, tapi tidak ada yang berasal dari Myanmar. Adalah wajar jika atlet bulutangkis Indonesia, Malaysia dan Thailand berjuang mencapai Olimpiade, karena banyak atlet bulutangkis negara-negara ini yang memiliki prestasi level dunia. Tidak demikian dengan Thet Htar Thuzar, tunggal putri Myanmar yang mengincar satu tempat di Olimpiade Tokyo 2020.


Peringkat Thet Htar Thuzar mungkin tidak mencukupi untuk tampil regular di ajang BWF World Tour. Dia lebih sering bermain di turnamen yang levelnya lebih rendah. Dari sinilah Thet TharThuzar berjuang mengumpulkan poin yang dibutuhkan untuk membawanya ke Tokyo.

Tahun lalu, tunggal putri Myanmar ini mencatatkan prestasi cukup mengesankan. Thet Htar Thuzar memborong gelar juara di Uganda International, Kenya International, Mauritius International, Benin International dan Cote d'Ivoire International 2019. Lima turnamen ini ada di kategori international series.

Semua prestasi itu membawanya ke peringkat 62 dunia, berdasarkan ranking tanggal 7 Januari 2020. Sekilas tidak cukup bagus untuk lolos ke Olimpiade, jika yang lolos adalah 32 pemain tunggal putri. Semua tunggal putri tentunya ingin lolos ke ajang besar empat tahunan ini.

Untungnya, peraturan kualifikasi Olimpiade menguntungkan Thet Htar Thuzar. Setiap negara maksimum hanya bisa meloloskan dua tunggal putri, itupun jika dua tunggal putri itu ada di 16 besar dunia. Untuk negara yang tidak punya tunggal putri di 16 besar dunia, maksimum hanya satu tunggal putri yang bisa lolos.

Tiga tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan semuanya punya peringkat lebih baik dari 
Thet Htar Thuzar. Tapi dilihat dari trend prestasi saat ini, hanya satu tunggal Indonesia Indonesia yang akan lolos. Dua yang lain harus tersingkir.

Hal serupa juga terjadi untuk negara kuat bulutangkis lain seperti China, Jepang,Thailand, Denmark atau Hongkong. Banyak pemain dari negara seperti ini punya peringkat diatas 
Thet Htar Thuzar tapi tak bisa lolos ke Olimpiade. Agaknya BWF memang ingin ada wakil sebanyak mungkin negara yang bisa hadir di Olimpiade Tokyo 2020.

Jika bisa mempertahankan prestasinya, 
Thet Htar Thuzar punya peluang besar untuk lolos ke Tokyo. Saat ini posisinya ada di peringkat 28 kualifikasi Olimpiade.




Referensi:

1. https://bwfbadminton.com/player/62385/thet-htar-thuzar/ranking-history/
2. https://bwfbadminton.com/player/62385/thet-htar-thuzar/tournament-results/?year=2019
3. https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/2/?rows=100&page_no=1
4. https://cdn-asset.jawapos.com/wp-content/uploads/2019/04/Tokyo-Olympics_logo-640x394.jpg


Siapa menggantikan Della/Rizki

Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dilepas dari pelatnas. Keputusan untuk melepas mantan pemain pelatnas prioritas ini tentunya diperhitungkan masak-masak oleh PBSI, dan sudah final. Pertanyaannya adalah, siapa yang akan menggantikan tugas Della/Rizki untuk lolos ke Olimpiade Tokyo tahun ini?


Indonesia maksimal bisa meloloskan dua pasangan ganda putri ke Tokyo. Sederhananya, untuk amannya  kedua ganda putri Indonesia itu perlu ada di peringkat 8 besar dunia pada akhir masa kualifikasi Olimpiade 30 April 2019. Saat ini baru Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang ada di posisi ke-8. Della/Rizki saat ini berasa di peringkat 19, cukup jauh dari 8 besar.

Della/Rizki tidak bisa meneruskan perjuangan ke Olimpiade karena mereka berpisah setelah dilepas pelatnas. Della dijadwalkan akan tampil di Thailand Masters pada Februari ini dengan pasangan baru, Anggia Shitta Awanda. Tugas untuk mendampingi Greysia/Apriyani lolos ke olimpiade harus diambil-alih pasangan ini.

Masih ada 10 turnamen BWF World Tour yang dijadwalkan berlangsung sampai berakhirnya kualifikasi Olimpiade. Poin yang didapat adalah jumlah dari hasil di terbaik di sepuluh turnamen yang diikuti. Artinya, suatu pasangan ganda putri bisa saja lolos jika konsisten berprestasi di sepuluh turnamen BWF World Tour berikutnya. Secara matematis, masih belum terlambat untuk mengincar lolos ke olimpiade.

Kesulitannya adalah, selain Greysia/Apriyani, ganda putri yang ada pelatnas ini adalah mereka yang belum lama dipasangkan, atau pasangan yang baru dipromosikan dari pelatnas pratama. Ranking mereka mungkin belum ikut serta untuk ikut serta di ajang BWF World Cup. Sementara kompetisi bulutangkis akan bergulir kembali tahun 2020 ini, dimulai dari Malaysia Masters awal Januari ini.

Untungnya masih ada 
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang bisa tampil di Malaysia Masters 2020, meskipun harus berjuang dari babak kualifikasi. Tantangan pertama Fadia/Ribka adalah pasangan India Pooja Dandu/Sanjana Santosh. Kedua pasangan ini tercatat belum pernah bertemu, dan punya peringkat yang tak berbeda jauh.

Daftar Referensi:

https://www.jawapos.com/sports/14/08/2019/terancam-dicoret-dari-sk-prioritas-pelatnas-della-rizki-santai/
https://www.indosport.com/raket/20191221/tersingkir-dari-pelatnas-2020-separah-apa-ranking-2-wakil-indonesia
https://www.indosport.com/raket/20191222/pantaskah-della-destiara-rizki-amelia-tersingkir-dari-pelatnas-pbsi
https://www.suara.com/sport/2019/10/15/160500/eng-hian-harap-pbsi-beri-kesempatan-kedua-bagi-della-rizki
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris/tournament-results/?year=2020
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://www.crccasia.com/wp-content/uploads/2019/12/tokyo-2020-1200x675.jpg





Saat Ruselli Harus Berjuang Dari Kualifikasi Malaysia Masters 2020

Ruselli Hartawan, salah satu dari tiga atlet pelatnas tunggal putri yang berstatus "prioritas". Sebagai atlet prioritas, Ruselli mengejar dari tiket untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Seperti sudah dijelaskan di artikel ini, skenario paling mungkin untuk Ruselli lolos ke olimpiade adalah dengan menjadi tunggal Indonesia dengan peringkat tertinggi pada saat akhir masa kualifikasi Olimpiade, yaitu 30 April 2020. Untuk itu Ruselli harus melewati perolehan poin dari dua rekannya yang saat ini punya poin lebih bagus, sesama atlet pelatnas tunggal putri prioritas, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani.


Untuk mengejar Gregoria dan Fitriani, Ruselli perlu mengikuti banyak turnamen BWF World Tour. Sebanyak 10 turnamen BWF World Tour akan digelar di tahun ini sampai masa kualifikasi olimpiade berakhir tanggal 30 April 2020. Mengawali tahun ini adalah Malaysia Masters 2020 di Kuala Lumpur pada tanggal 7-12 Januari 2020, sebuah turnamen BWF World Tour 500.

Tak seperti Gregoria dan Fitriani yang langsung masuk babak pertama, Ruselli harus berjuang dari babak kualifikasi Malaysia Masters 2020. Di babak kualifikasi ini Ruselli harus berhadapan dengan peringkat 40 dunia Pai Yu Po dari China Taipeh. Ruselli sendiri saat ini adalah peringkat 37.

Rekor pertarungan mereka berdua lebih memihak memihak Pai Yu Po. Pemain China Taipeh ini tiga kali mengalahkan Ruselli, yaitu di Singapore Open 2015, Macau Open 2017 dan Chinese Taipei Open 2018. Ruselli membalas kekalahannya di Indoneia Masters 2019. Patut dicatat bahwa Ruselli baru 22 tahun sementara Pai Yu Po sudah 28 tahun. Barangkali ketiga kekalahan Ruselli ini terjadi saat masih relatif junior dan kalah pengalaman.

Dalam Malaysia Masters kali ini melibatkan 36 pemain tunggal putri. Sebanyak 28 pemain langsung masuk babak pertama. Delapan pemain tersisa harus berlaga dulu satu partai di babak kualifikasi  untuk memperebutkan empat tiket ke babak pertama. Ruselli harus melalui babak kualifikasi karena sebagai peringkat 37 dunia, rankingnya belum mencukupi untuk langsung ke babak pertama. Peringkat terendah diantara 28 pemain yang langsung menuju babak pertama adalah Line HĂžjmark Kjaersfeldt, ranking 30 dunia.

Pemain tunggal putri tuan rumah Malaysia juga harus melalui fase kualifikasi. Soniia Cheah, tunggal putri terbaik negara jiran, akan berhadapan Qi Yuefei. Kisona Selvaduray, pemain Malaysia peraih medali emas Sea Games yang mengalahkan Ruselli di final, absen di ajang Malaysia Masters ini. Saat ini peringkatnya sepertinya memang masih belum mecukupi. Diantara delapan pemain yang tampil di babak kualifikasi, peringkat terendah adalah Yip Pui Yin dari Hongkong, peringkat 46 dunia.

Selain Ruselli, ada dua wakil Indonesia di ganda putri yang juga harus berjuang dari babak kualifikasi. Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhadapan dengan pasangan India yaitu Pooja Dandu/Sanjana Santosh. Sementara Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet menghadapi pasangan tuan rumah, Anna Ching Yik/Lim Chiew Sien.

Daftar Referensi:
https://www.hakimgaris.com/2019/12/gregoria-vs-fitriani-vs-ruselli-memperebutkan-tiket-olimpiade-2020.html
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ms-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/md-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/xd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/99925/pai-yu-po

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png





Gregoria vs Fitriani vs Ruselli Memperebutkan Tiket Olimpiade 2020

Sebagai negara kuat bulutangkis, wajar jika Indonesia ingin mengirimkan banyak wakil sebanyak-banyaknya di olimpiade Tokyo 2020. Setiap negara maksimal mengirim 10 wakil, masing-masing 2 wakil di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Untuk keperluan itu, PBSI menetapkan sejumlah pemain prioritas di pelatnas, yang ditargetkan untuk lolos kualifikasi Olimpiade 2020.



Untuk tunggal putri, ada tiga pemain yang mendapat label prioritas: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Saat ini prestasi tunggal putri Indonesia di pentas dunia kurang menggembirakan. Mungkin PBSI menugaskan tiga pemain berlabel prioritas agar mereka termotivasi berkompetisi untuk memperebutkan maksimum dua tiket ke Olimpiade Tokyo.

Untuk mengirimkan seorang wakil ke tunggal puteri olimpiade 2020, suatu negara perlu memiliki pemain di 32 besar peringkat dunia per 30 April 2020. Untuk mengirimkan dua wakil, syaratnya jauh lebih berat  Negara tersebut harus memiliki dua pemain di 16 besar dunia.

Akhir 2019, ketiga tunggal putri prioritas kita masih diluar 16 besar. Kemungkinan besar Indonesia hanya akan diwakili seorang tunggal putri di Tokyo tahun depan. Gregoria, Fitriani dan Ruselli mau tak mau dalam posisi bersaing memperebutkan satu tempat itu.

Nama
Rekor 2019
Ranking 2018
Poin 2018
Ranking 2019
Poin 2019
Gregoria Mariska Tunjung 13-21 15 51440 24 43750
Fitriani 18-22 33 36099 28 41064
Ruselli Hartawan 19-17 51 28451 37 34220

Perkembangan Gregoria Mariska Tunjung tidak begitu gemilang di tahun 2019. Walaupun begitu, dalam hal peringkat dunia tetap lebih baik dari Ruselli atau Fitriani. Prestasi terbaik Gregoria tahun ini adalah peruempat finalis New Zealand Open, Chinese Taipeh Open dan Korea Open.



Fitriani adalah satu-satunya yang berhasil memenangkan gelar juara satu BWF world tour tahun ini, yaitu Thailand Masters 2020. Sayangnya kejuaraan yang berlangsung Januari 2019 itu tidak termasuk perhitungan kualifikasi olimpiade. Saat ini jarak poin dengan Gregoria terpaut cukup jauh, 7000$1 poin.


Ruselli Hartawan menunjukkan grafik prestasi yang cenderung menanjak. empat kali mencapai perempat final dari lima ajang BWF World Tour yang diikutinya. Ruselli adalah juga peraih medali perak Sea Games 2019. Jika masih ingin lolos ke olimpiade, Ruselli setidaknya harus mempertahankan performanya saat ini.

Gregoria Mariska Tunjung Fitriani Ruselli Hartawan
16 besar kejuaraan dunia 2019 5200 QF Thailand Open 2019 5040 QF Hongkong Open 2019 5040
Sudirman Cup 2019 5170 16 besar French Open 4320 QF Macao Open 2019 3850
QF Korea Open 2019 5040 Sudirman Cup 2019 3854 QF Indonesia Master 2019 3030
16 besar Indonesia Open 2019 4800 QF Chinese Taipei Open 2019 3850 QF Akita Master 2019 3030
16 besar Fuzhou China Open 2019 4320 16 besar Korea Open 2019 3600 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000
16 besar Japan Open 2019 4320 Babak 1 kejuaraan dunia 2019 3200 16 besar New Zealand Open 2019 2750
QF New Zealand Open 2019 3850 Babak 1 Indonesia Open 2019 3000 16 besar Chinese Taipei Open 2019 2750
QF Chinese Taipei Open 2019 3850 Babak 1 China Open 2019 3000 Babak 1 Thailand Open 2019 2220
Babak 1 China Open 3000 16 besar New Zealand Open 2019 2750 Babak 1 Australia Open 2019 1670
Babak 1 French Open 2660 Babak 1 Fuzhou China Open 2660


42210
35274
27340

Masih banyak ajang BWF World Tour yang akan dalam empat bulan mendatang. Gregoria, Fitriani dan Ruselli harus menampilkan yang terbaik jika ingin lolos ke Olimpiade. Salah satu yang menarik tentu saja saat mereka bertiga berlomba di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Masters 14-19 Januari 2020. 




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2020_Summer_Olympics_%E2%80%93_Qualification
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2018/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung
https://bwfbadminton.com/player/96892/fitriani-fitriani
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2019/51/?rows=25&page_no=1&country=INA


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...