Tampilkan postingan dengan label Pornpawee Chocuwong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pornpawee Chocuwong. Tampilkan semua postingan

Beda Tipis Juara Barcelona Spain Masters dengan Gregoria Mariska Tunjung



Keberhasilan Pornpawee Chocuwong mengalahkan Carolina Marin di final Barcelona Spain Masters terasa mengejutkan. Bukan hanya karena reputasi Marin sebagai juara olimpiade dan mantan juara dunia. Kemampuan Pornpawee Chocuwong  selama ini terkesan beda tipis  dengan para atlet tunggal putri Indonesia.

Selama ini hanya Ratchanok Intanon yang terkesan terlalu tangguh untuk para atlet kita. Thailand memang masih punya Busanan Ongbarumphan, Nitchaon Jindapol selain tentunya Pornpawee Chocuwong, tapi mereka bukan momok. Gregoria Mariska Tunjung bahkan punya rekor bagus saat menghadapi mereka.


Gregoria Mariska Tunjung vs Busanan Ongbarumphan 4-2
Gregoria Mariska Tunjung vs Pornpawee Chocuwong 1-0
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol 2-1

Di babak pertama Indonesia Open tahun lalu, Gregoria menundukkan Chocuwong 21-10 21-8. Lebih belakangan lagi, di semifinal Sea Games Filifina dua bulan lalu, giliran Ruselli Hartawan yang mengandaskan Chocuwong 16-21 21-10 21-18. Artinya, kemampuan atlet kita sebenarnya sebanding dengan juara tunggal putri Barcelona Spain Masters 2020 ini.

Pornpawee Chocuwong sebenarnya tidak memulai tahun ini dengan baik. Langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Masters melawan Sung Ji Hyun 16-21 15-21. Begitu juga di Indonesia Master, Chovuwong sudah kandas di babak pertama melawan Busanan Ongbarumphan 17-21 21-16 11-21. Di ajang di rumah sendiri yaitu Thailand Masters, Chocuwong hanya mencapai 16 besar sebelum disingkirkan Carolina Marin 11-21 9-21.

Chocuwong membalas ketiga kekalahan itu di bulan Februari 2020. Sung Ji Hyun ditekuk 18-21 21-18 23-21 di Badminton Asia Team Championships. Kekalahan dari Busanan Ongbarumphan dibalaskan di semifinal Barcelona Spain Masters 14-21 21-15 21-12. Di partai final, giliran Carolina Marin yang kalah 11-21 21-16 21-18.

Referensi:


Denmark menyelamatkan Pamor Bulutangkis Eropa Di Barcelona



Barcelona Spain Masters 2020 adalah turnamen pertama dari serangkaian turnamen yang akan berlangsung benua Eropa dalam waktu dekat. Banyak atlet terbaik yang absen dari ajang BWF World Tour 300 ini, dan para atlet Cina malah sama sekali tidak ikut serta. Kenyataannya, para atlet Eropa justru gagal berjaya di Barcelona.

Secara umum, atlet Eropa memiliki postur lebih tinggi dan lebih atletis terhadap atlet-atlet Asia. Namun bulutangkis sepertinya memang bukan olahraga speed and power. Atlet-atlet Korea, Malaysia dan Thailand menunjukkan pendekatan yang mungkin lebih efektif dalam memenangkan pertandingan badminton.

Kelima partai final menampilkan atlet Asia menghadapi atlet Eropa. Di tiga partai awal, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Gabriela Stoevas/Stefani Stoevas dan Carolina Marin mampu merebut set pertama. Tapi akhirnya mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Asia, yaitu Kim Sa Rang/Kim Ha Na, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Pornpawee Chocuwong.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu mungkin memang lebih diunggulkan dari The Stoevas. Tapi tak demikian dengan pasangan Perancis Gicquel/Delrue yang punya peringkat lebih baik daripara Kim/Kim. Bahkan juara Olimpiade dan mantan juara dunia seperti Carolina Marin ternyata bisa dikejutkan oleh Pornpawee Chocuwong.

Untunglah Denmark bisa menyelamatkan pamor Eropa. Dua gelar mereka rebut lewat Viktor Axelsen dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Sektor Juara Runner-up Skor Final
Ganda campuran Kim Sa Rang/Kim Ha Na Thom Gicquel/Delphine Delrue 15-21 21-11 21-10
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 18-21 22-20 21-17
Tunggal putri Pornpawee Chocuwong Carolina Marin 11-21 21-16 21-18
Tunggal putra Viktor Axelsen Kunlavut Vitidsarn 21-16 21-13
Ganda putra Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen Lee Yang/Wang Chi-Lin 21-17 21-19


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3748/barcelona-spain-masters-2020/results/2020-02-23
https://en.wikipedia.org/wiki/Carolina_Mar%C3%ADn
https://asset.indosport.com/article/image/296220/viktor_axelsen_ungkap_kebahagiaan_tampil_di_denmark_open_di_kampung_halamannya-169.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...