Tampilkan postingan dengan label Praveen/Melati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Praveen/Melati. Tampilkan semua postingan

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan



Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya kualitas juara. Sayangnya selama empat bulan setelah itu mereka kesulitan bahkan untuk mencapai semifinal sebuah turnamen tur dunia BWF. 


Paceklik gelar itu berakhir dengan status juara ganda campuran di turnamen prestisius All England. Ini adalah gelar kedua bagi Praveen. Sebelumnya dia pernah memenangkan gelar ganda campuran All England 2016 waktu masih berpasangan dengan Debby Susanto.

Perjalanan mengejar gelar juara di Birmingham ini tidaklah mudah. Lawan berat sudah harus ditemui di perempat final, pasangan Cina yaitu Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Praveen/Melati harus berjuang keras menghadapi peringkat dua dunia ini sebelum akhirnya menang 15-21 21-19 21-19.

Lawan di final adalah pasangan Thailand yaitu Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Setelah unggul di set pertama 21-15, pasangan Indonesia banyak kehilangan angka di babak kedua karena Praveen sering terkena foul saat melakukan servis. Set kedua berakhir 17-21 untuk keunggulan pasangan Thailand.

Praveen/Melati tampil trengginas di set ketiga. Mereka begitu trengginas di set itu seperti ditunjukkan oleh skor akhirnya, 21-8. Dengan demikian Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil merebut gelar juara All England 2020.

Keywords: 

All England

All England 2020 

Praveen/Melati

Praveen/Melati


Hafiz/Gloria Mengejar Olimpiade




Sejumlah pemain Indonesia berada di posisi "aman" untuk lolos ke olimpiade. Anthony Ginting, Jonathan Christie, Gregoria Mariska, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani dan Praveen/Melati bisa dibilang sudah berada pada posisi mantap. Yang posisinya tidak aman ada pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Agar Indonesia bisa mengirim dua pasangan ganda campuran ke Olimpiade Tokyo, Hafiz/Faizal dan Praveen/Melati harus ada di delapan besar peringkat kualifikasi olimpiade. Berdasarkan peringkat tanggal 10 Maret 2020, Praveen/Melati berada di peringkat keempat, sementara Hafiz/Gloria tepat berada di posisi ke delapan.

Di All England Hafiz/Gloria meraih prestasi yang cukup bagus. Mereka mampu melaju hingga babak perempatfinal hingga dikandaskan oleh pasangan Thailand Dechapol Puavanukroh/Sapsiree Taerattanachai. Tambahan poin penting bagi Hafiz/Gloria untuk melanjutkan perjuangan lolos olimpiade.

Dengan prestasi itu seharusnya bisa menjaga jarak dari kejaran peringkat ke-9, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Pasangan asal Hongkong itu juga kandas di babak perempatfinal. Yang mengalahkan mereka adalah pasangan Inggris yaitu Marcus Ellis/Lauren Smith. 

Marcus Ellis/Lauren Smith adalah peringkat ke-11 di peringkat kualifikasi olimpiade. Dengan keberhasilan mencapai babak semifinal turnamen prestisius All England, mereka menipiskan jarak dengan Hafiz/Gloria. Skenario terbaik bagi Hafiz/Gloria adalah jika rekan mereka Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bisa menyingkirkan Ellis/Smith.
Posis Name Negara Poin Prestasi di 
All England 2020
8 Hafiz Faizal/
Gloria Emanuelle Widjaja
Indonesia 59051 perempat final 
(tersisih)
9 Tang Chun Man/
Tse Ying Suet
Hongkong 57816 perempat final 
(tersisih)
10 Goh Soon Huat/
Lai Shevon Jemie
Malaysia 56792 32 besar
 (tersisih)
11 Marcus Ellis/
Lauren Smith
Inggris 54628 semifinal 
(berlanjut)
12 Chris Adcock/
Gabrielle Adcock
Inggris 53252 32 besar 
(tersisih)

Keywords: 

All England

All England 2020 

Hafiz/Gloria

Hafiz Gloria


Skuad Indonesia Ke All England 2020


Kejuaran bulutangkis All England akan tetap dilangsungkan. Adrian Christie dari Badminton England menyatakan setelah berkordinasi dengan pemerintah Inggris menyatakan turnamen ini jalan terus. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Birmingham 11-15 Maret 2020.

All England adalah turnamen bulutangkis tertua. Inilah adalah turnamen terkenal dan bergengsi. Dahulu All England bahkan sempat dianggap sebagai kejuaraan dunia tidak resmi.

Dengan reputasi seperti itu, tidak heran jika para pemain terbaik dunia berdatangan ke Inggris. Para atlet Cina yang sebelumnya memilih absen dalam kondisi waspada Covid-19 juga akan ikut serta. Tidak akan mudah bagi atlet manapun untuk merebut gelar juara di ajang ini.

Kembalinya atlet Cina berlomba berarti para atlet peringkat satu seperti Chen Yu Fei (tunggal putri), Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (ganda putri) dan Zheng Si Wei/Huang Ya Wiong (ganda campuran). Ganda putra peringkat satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo juga ikut serta. Satu-satunya atlet peringkat satu yang absen adalah Kento Momota di tunggal putra.

Berikut ini adalah skuad Indonesia ke All England 2020. Sebagian besar adalah nama-nama yang memang kerap tampil di ajang bergengsi. Muka baru mungkin hanya ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.


Tunggal putraAnthony Sinisuka Ginting

Jonatan Christie

Shesar Hiren Rhustavito

Tommy Sugiarto
Tunggal putriGregoria Mariska Tunjung
Ganda putraFajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso
Ganda putriGreysia Polii/Apriyani Rahayu

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto
Ganda campuranAdnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari


Keywords: 

All England

Jonatan Christie

Anthony Ginting 

Kevin Sanjaya

Marcus/Kevin






German Open 2020 Ditunda


Wabah Covid-19 yang mulai menyebar di Eropa mulai mengkhawatirkan. Dampaknya terasa sampai lapangan bulutangkis. Turnamen German Open yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung 3-8 Maret 2020 ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Pembatalan turnamen yang sedianya berlangsung di Mülheim an der Ruhr ini tentunya sudah melalui pertimbangan matang. Menyelenggarakan turnamen denga peserta dari berbagai negara memang memberikan kekhawatiran akan penyebaran wabah tersebut. Masalah Covid-19 adalah masalah global yang sangat serius.

German Open 2020 ini adalah kategori 300, jadi kurang bergengsi. Namun begitu, jadwal penyelenggaraannya hanya seminggu sebelum turnamen prestius All England. Seandainya tidak dibatalkan, Para atlet dunia bisa memanfaatkan ajang ini sebagai pemanasan sebelum All England.

Tadinya Indonesia hendak mengirimkan atlet-atlet ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria dan Rinov/Pitha. Begitupun dengan atlet-atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Atlet-atlet ini sedang bejuang untuk bisa lolos ke olimpiade Tokyo tahun ini.

Jadwal baru German Open 2020 sepertinya akan berlangsung setelah berakhirnya masa kualifikasi olimpiade Tokyo 2020. Perjuangan sekarang harus beralih ke ajang berikutnya, yaitu All England.

Indonesia Negara Terkuat Ketiga Bulutangkis Dunia

Indonesia pernah sangat kuat di dekade 70-an, ditandai dengan gelar beruntun di piala Thomas dan dominasi Rudy Hartono dan Liem Swie King di All England. Situasi berubah di dekade 80-an saat China membuktikan diri yang terkuat di bulutangkis. Saat inipun secara keseluruhan China masih yang terbaik di kancah badminton dunia.



Federasi Bulutangkis Dunia Alias BWF menghitung peringkat negara-negara anggotanya melalui BWF World Team Ranking. Daftar sepuluh negara terbaik ditampilkan pada tabel dibawah ini. Sebagaimana terlihat, di daftar yang dirilis 7 Januari 2020 ini Indonesia ada di peringkat ketiga.

Peringkat Negara MS WS MD WD XD SC TC UC Total
1 China 1500 1500 1200 1500 1500 5000 0 0 12200
2 Jepang 1500 1500 1500 1500 1500 4000 0 0 11500
3 Indonesia 1200 750 1500 1200 1200 3000 0 0 8850
4 Thailand 1000 1200 500 1200 1200 3000 0 0 8100
5 China Taipei 1500 1500 1200 500 1000 2000 0 0 7700
6 Korea 750 1200 1200 1200 1200 2000 0 0 7550
7 Malaysia 1000 750 1200 1000 1200 2000 0 0 7150
8 Denmark 1200 1000 1000 500 500 2000 0 0 6200
9 India 1000 1200 1000 500 500 1500 0 0 5700
10 Hongkong 1200 750 250 500 1200 1500 0 0 5400

Pertama, kita lihat dulu kriteria-kriteria perhitungannya:
1. MS: prestasi tunggal putra terbaik suatu negara.
2. WS: prestasi tunggal putri terbaik suatu negara.
3. MD: prestasi ganda putra terbaik suatu negara.
4. WD: prestasi ganda putri terbaik suatu negara.
5. XD: prestasi ganda campuran terbaik suatu negara.
6. SC: prestasi negara tersebut di Sudirman Cup.
7. TC: prestasi negara tersebut di Thomas Cup.
8. UC: prestasi negara tersebut di Uber Cup.
9. Total: jumlah dari delapan kriteria diatas.

Skor Indonesia untuk ganda putra adalah maksimal yaitu 1500. Tidak mengherankan karena kita punya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, peringkat 1 dan 2 dunia. Ganda putra memang andalan Indonesia saat ini di berbagai ajang.

Untuk tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran, nilai Indonesia adalah 1250. Artinya, kita punya pemain di 10 besar dunia, tapi diluar tiga besar. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonathan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Tunggal putri tidak pelak lagi adalah sektor dimana atlet Indonesia paling minim prestasi. Nilai Indonesia hanya 750. Ini artinya kita punya tunggal petri di 50 besar dunia, tapi diluar 20 besar. Dari sini kita bisa sebutkan nama Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan.

Skor 3000 didapatkan Indonesia dari capaian prestasi semifinal piala Sudirman tahun lalu. Skor piala Thomas dan Uber adalah nol. Hal ini tak mengherankan karena kedua event ini akan berlangsung 16-24 Mei tahun ini.

Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/3/bwf-world-team-rankings?short=1
https://extranet.bwfbadminton.com/docs/document-system/81/1466/1471/Section%205.3.3.3%20-%20World%20Team%20Ranking%20System.pdf
https://en.wikipedia.org/wiki/Rudy_Hartono
https://en.wikipedia.org/wiki/Liem_Swie_King
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/5/?rows=50&page_no=1

Pelatnas Ganda Campuran 2020 yang Melanjutkan Peremajaan

Pasca pensiunnya Liliyana Natsir, PBSI agaknya fokus membina atlet-atlet muda untuk menjadi andalan di masa depan. Pasangan-pasangan muda dibentuk dan diorbitkan untuk menjadi andalan masa depan. Pendekatan ini agaknya mulai menunjukkan hasil.



Pasangan nomor satu kita saat ini  ini tentu saja adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Di tahun 2019 Praveen/Melati sukses meraih gelar juara di Denmark Open dan French Open. Dari peringkat 15 dunia di akhir tahun 2018, mereka merangsek ke peringkat 5 di akhir 2019, peringkat tertinggi saat ini untuk pasangan ganda campuran Indonesia.

Di belakang mereka ada Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja. Prestasi mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up German Open. Dengan Praveen/Melati sekarang memiliki peringkat lebih baik dari mereka, Hafiz/Faizal mau tak mau harus membidik posisi di 8 besar dunia jika ingin lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga mencatatkan perkembangan. Dari peringkat 28 di tahun akhir 2018, Rinov/Pitha meningkat ke di peringkat 21 dunia di penghujung 2019. Pencapaian mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up Swiss Open 2019.

Walaupun lebih banyak tampil di ajang-ajang yang agak kurang bergengsi di 2019, pencapaian Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso cukup bagus. Peringkat 42 dunia per akhir tahun 2019 ini tercatat sebagai juara Russia Open. Mereka bagaimanapun juga masih harus memperbaiki peringkat jika ingin tampil regular di ajang-ajang paling bergengsi.

Tontowi/Apriyani adalah kombinasi yang menarik. Mantan juara olimpiade berpasangan dengan salah satu pemain ganda putri terbaik Indonesia. Pasangan ini sudah melakukan debut kompetitif di Indonesia Masters 2020. Tentu saja butuh waktu untuk mereka bisa menemukan performa terbaik.

Ada empat nama lagi di pelatnas ganda campuran 2020, yaitu Marsheilla Gischa Islami, Andika Ramadiansyah, Winny Oktavina Kandow dan Akbar Bintang Cahyono. Akankah mereka dikombinasikan untuk membentuk dua pasangan baru?



Referensi:
https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/daftar-atlet-badminton-pelatnas-pbsi-tahun-2020-en8L
https://sport.tempo.co/amp/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=100&page_no=1
https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/gHdL-q-l6rl3nAJF1W4z2n4j2QU=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1389153/original/091728300_1477762134-Logo_PBSI.jpg

Berapa Harga Tiket Indonesia Masters 2020?

Hasil nirgelar di Malaysia Masters 2020 tentunya tidak menggembirakan, tapi rangkaian kompetisi bulutangkis tahun ini baru dimulai. Berikutnya adalah Indonesia Masters 2020 pada 14-19 Januari di Istora Senayan, Jakarta. Diharapkan para atlet kita akkan tampil lebih baik saat berlaga di rumah sendiri.




Inilah kesempatan untuk pecinta bulutangkis Indonesia yang ingin melihat para pemain andalan mereka berlaga di pentas dunia. Hanya ada dua ajang BWF World Tour di Jakarta tahun ini. Kesempatan berikutnya melihat langsung para bintang dunia baru dijadwalkan datang di Indonesia Open 16-21 Juni 2020.

Jika dilihat di daftar 10 pemain terbaik dunia tunggal putri, tunggal putra, ganda putri, ganda putra dan ganda campuran, dari total 50 nama elit tersebut, 49 orang akan datang ke Senayan. Pemain seperti Kento Momota, Chen Yu Fei, Kim Gi Jung/Lee Yong Dae, Li Weng Mei/Zheng Yu dan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong akan datang dengan modal kesuksesan di Malaysia Masters. Menarik untuk melihat apakah Markus/Kevin, Hendra/Ahsan, Jonathan Christie, Anthony Ginting dan Praveen/Melati mampu memuaskan publik Istora Senayan dan memenangkan gelar juara.

Tai Tzu Ying (China Taipeh) menjadi satu-satunya nama besar yang absen. Artinya, walaupun Indonesia Masters 2020 ini "hanya" turnamen BWF World Tour 500, 98% pemain terbaik dunia memilih untuk hadir berkompetisi. Artinya, Indonesia Masters ini punya nilai strategis sehingga para pemain terbaik merasa harus hadir.

Update: Belakangan Kento Momota juga memilih absen di Indonesia Masters 2020 ini.

Tiket Indonesia Masters 2020 ini dijual online dan juga bisa dibeli langsung di tempat. Harga bervariasi setiap harinya, sesuai dengan jalannya kompetisi yang makin lama makin menuju puncak.

Tanggal Babak Harga Regular Harga VIP
14 Jan 2019 Kualifikasi dan 32 besar 50.000 100.000
15 Jan 2019 Lanjutan 32 besar 75.000 150.000
16 Jan 2019 16 besar 100.000 200.000
17 Jan 2019 Perempat final 150.000 300.000
18 Jan 2019 Semifinal 250.000 500.000
19 Jan 2019 Final 300.000 600.000

Referensi:
https://sport.detik.com/raket/d-4856088/cuma-sedikit-tiket-indonesia-masters-yang-dijual-online-tak-khawatir-calo
https://www.blibli.com/promosi/tivo-daihatsu-indonesia-masters
https://sport.detik.com/raket/d-4856167/nirgelar-di-malaysia-masters-pbsi-balas-di-istora
https://badmintonindonesia.org/pbsi/upload/file/DAIHATSU%20Indonesia%20Masters%20%202020%20-%20Prospectus.pdf
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/2?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ms
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/2/?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/2/?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/md
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/2/?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/wd
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/2/?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/xd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ms

https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/podium/
https://cdn2.tstatic.net/pontianak/foto/bank/images/hasil-drawing-badminton-indonesia-masters-2020.jpg
https://tirto.id/drawing-indonesia-masters-2020-momota-absen-peluang-tunggal-putra-espz

Para Juara Sea Games Bertumbangan Di Partai Perdana BWF World Finals 2019

Cabang olahraga bulutangkis Sea Games 2019 telah selesai dipertandingkan. Kampiun ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia), juara ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dan pemuncak ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia) segera bertolak untuk mengikuti BWF World Finals di Guangzhou. Final Sea Games di Manila berlangsung pada 9 Desember 2019, sementara dua hari berselang BWF World Finals dimulai.



Hasilnya tidak menggembirakan bagi para juara Sea Games tersebut. Aaron Chia/Soh Wooi Yik ditundukkan pasangan Indonesia Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan 19-21 16-21. Ganda putra non pelatnas ini tidak tampil di Sea Games dan berkonsentrasi penuh di BWF World Finals.

Begitu juga halnya dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Mereka harus menyerah 11-21 19-21 dari rekan senegara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Seperti juga Hendra/Ahsan, Hafiz/Gloria juga absen di Manila.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu barangkali yang tampil terbaik. Menghadapi pasangan Jepang yaitu Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Greysia/Apriyani sempat merebut set pertama. Sayangnya mereka harus mengakui keunggulan pasangan negeri matahari terbit ini 21-19 5-21 9-21.

Hasil lebih baik dicapai para atlet yang memenangkan emas beregu di Sea Games 2019, tapi absen dari event perseorangan untuk fokus ke Guangzhou. Ratchanok Intanon mengalahkan Busanan Ongbarumphan, sesama skuad Thailand yang memenangkai emas beregu putri di Manila 21-4 21-16. Ada juga Jonathan Christie (Indonesia) yang menundukkan Victor Axelsen (Denmark) 23-21 21-16. Sayang Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) harus mengakui keunggulan Chou Tien Chen 21-11 15-21 23-25.

Di babak penyisihan ini, para peserta dibagi atas grup-grup yang masing-masing beranggotakan empat wakil. Para juara Sea Games yang tumbang di partai perdana BWF World Finals ini masih punya peluang lolos ke babak selanjutnya. Syaratnya, mereka harus bisa mengalahkan dua lawan berikutnya di grup masing-masing.



Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-09

https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/2019-12-11
https://www.rosewoodhotels.com/conversations/conversations/wp-content/uploads/2019/09/Guangzhou-Skyline-GettyImages_small.jpg


Siaran Langsung BWF World Final Di TVRI

TVRI ternyata betul-betul berkomitmen dengan semboyan "TVRI Rumah Bulutangkis". Televisi milik pemerintah kembali menayangkan langsung turnamen bulutangkis bergengsi. Event besar akhir tahun, putaran final BWF World Tour akan disiarkan oleh TVRI. 





BWF World Final ini akan berlangsung di Guangzhou, China, pada 11-15 desember 2019. Turnamen ini diikuti oleh delapan wakil untuk masing-masing sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Indonesia diwakili oleh Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan, Greysia/Apriyani, Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati.

Delapan peserta di masing-masing sektor itu dibagi menjadi dua grup, dengan satu grup terdiri dari empat peserta. Di masing-masing grup berlangsung sistem setengah kompetisi, yaitu setiap peserta akan berhadapan dengan tiga peserta lain di grup tersebut. Juara dan peringkat kedua grup maju ke babak semifinal. Pemenang babak semifinal berhak untuk maju ke final.

Grup A Grup B



Tunggal putra Kento Momota (Jepang) Chou Tien Chen (China Taipei)

Jonathan Christie (Indonesia) Chen Long (China)

Anders Antonsen (Denmark) Victor Axelsen (Denmark)

Wang Tzu Wei (China Taipei) Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)



Tunggal putri Chen Yu Fei (China) Ratchanok Intanon (Thailand)

Akane Yamaguchi (Jepang) Nozomi Okuhara (Jepang)

He Bing Jiao (China) Tai Tzu Ying (China Taipei)

Pusarla V Sindhu (India) Busanan Ongbarumphan (Thailand)



Ganda putra

Marcus Fernaldi Gideon /
Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan (Indonesia)

Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) Lee Yang/Wang Chi-Lin (China Taipei)

Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China) Lu Ching Yao/Yang Po Han (China Taipei)

Hiroyuki Endo/Yuka Watanabe (Jepang) Aaron Chia/Sho Wooi Yik (Malaysia)



Ganda putri

Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota(Jepang)
Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara (Jepang)

Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) Kim So Yeong/
Kong Hee Yong (Korea Selatan)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia) Lee So Hee/
Shin Seung Chan (Korea Selatan)

Du Yue/Li Yin Hui (China) Jongkolphan Kithitarakul/
Rawinda Prajongjai (Thailand)



Ganda campuran Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China)

Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China) Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti (Indonesia)

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Seo Seung Jae/Chae YuJung (Korea Selatan) Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Tingkat kesulitan BWF World Final ini lebih tinggi dari turnamen bulutangkis pada umumnya. Pada ajang lainnya, biasanya atlet unggulan akan berhadapan dengan atlet bukan unggulan di babak pertama dan kedua. Di BWF World Final, semua peserta adalah "unggulan". Bisa dibilang, semua lawan yang dihadapi adalah berat.

Dalam turnamen ini saya tidak hendak melakukan prediksi. Kali ini saya hanya ingin menyaksikan turnamen bulutangkis tingkat tinggi. Siapa tahu bisa jadi inspirasi. Berikut adalah jadwal siaran langsung putaran final BWF World Tour di TVRI.


Tanggal Jam Babak
11 Desember 2019 09:45-15:00 WIB kualifikasi
12 Desember 2019 09:45-15:00 WIB kualifikasi
13 Desember 2019 09:45-22:00 WIB kualifikasi
14 Desember 2019 09:45-15:00 WIB semifinal
15 Desember 2019 11.45-17:00 WIB final



Daftar Referensi:
https://www.bola.com/ragam/read/4130967/jadwal-siaran-langsung-bwf-world-tour-finals-2019-dari-fase-grup-hingga-final
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ms-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ms-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ws-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ws-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/md-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/md-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/wd-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/wd-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/xd-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/xd-group-b
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Blank_television_set.svg/800px-Blank_television_set.svg.png



Indonesia vs Malaysia di Semifinal Ganda Campuran Sea Games 2019

Perseteruan Indonesia dan Malaysia dalam cabang bulutangkis sudah berlangsung lebih dari 60 tahun. Sejak dekade 50-an Indonesia dan Malaysia sudah bersaing memperebutkan piala Thomas. Dengan status sebagai negara tetangga, tak heran jika kadang persaingan ini terasa panas.



Persaingan yang kesekian kalinya antara Indonesia dan Malaysia terjadi di semifinal ganda campuran Sea Games 2019. Dua pasangan Indonesia dan dua pasangan akan berhadapan di semifinal ganda campuran. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ditantang oleh Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, sementara Rinov Rivaldy/Phita Mentari Haningtyas vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Sebelumnya Sea Games kali ini, Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 untuk memenangkan medali emas beregu putra. Kemudian babak perseorangan, tunggal putri Malaysia Kisona Selvaduray mampu membuat kejutan menyingkirkan tunggal putri terbaik Indonesia Gregoria Mariska Tunjung. Berlanjut di ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto kandas melawan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean. Jika ditotal, enam kali wakil Indonesia berhadapan dengan wakil Malaysia, hasilnya tiga kemenangan untuk Indonesia, dan tiga kemenangan untuk Malaysia.


Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti adalah bintang terbaru bulutangkis Indonesia selepas berhasil menjadi kampiun Denmark Open dan Frencg Open tahun ini. Prestasinya tahun ini lebih mentereng daripada pasangan lawan, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Dari segi rekor pertemuan, Praveen/Melati unggul atas Tan/Lai Thailand Open 2019.



Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti
vs
Tan Kian Meng/
Lai Pei Jing
Peringkat
5
14
Rekor 2019 42-19
18-21
Prestasi 2019 juara Denmark Open
juara French Open

runner-up Singapure Open
Thailand Open 2019 25-23 21-18



Sebaliknya Rinov Rivaldy/Phita Mentari Haningtyas harus menghadapi lawan kuat, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie. Diihat dari segi peringkat dan prestasi, Rinov/Phita masih dibawah Goh/Lai. Dari dua pertemuan mereka sebelumnya, Rinov/Phita selalu harus menelan pahitnya kekalahan dari Goh/Lai



Rinov Rivaldy/
Phita Mentari Haningtyas
vs
Goh Soon Huat/
Lai Shevon Jemie
Peringkat 21
8
Rekor 2019 20-21
28-17
Prestasi 2019 runner-up Swiss Open semifinalis Korea Open
semifinalis German Open,
semifinalis All England,
semifinalis Fuzhou China Open,
semifinalis Hongkong Open
Fuzhou China Open 2019

23-21 21-13
Singapore Open 2018

21-17 21-13


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/89916/praveen-jordan
https://bwfbadminton.com/player/82061/melati-daeva-oktavianti
https://bwfbadminton.com/player/82061/melati-daeva-oktavianti/head-to-head-analysis/?event=double&partner=89916&team2_player1=67654&team2_player2=47007
https://bwfbadminton.com/player/67654/tan-kian-meng
https://bwfbadminton.com/player/47007/lai-pei-jing
https://bwfbadminton.com/player/88451/rinov-rivaldy
https://bwfbadminton.com/player/59465/pitha-haningtyas-mentari
https://bwfbadminton.com/player/92593/goh-soon-huat
https://bwfbadminton.com/player/56352/lai-shevon-jemie
https://bwfbadminton.com/player/59465/pitha-haningtyas-mentari/head-to-head-analysis/?event=double&partner=88451&team2_player1=92593&team2_player2=56352
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-07
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png



Skuad Bulutangkis Indonesia ke Sea Games 2019

PBSI sudah mengumumkan para pemain yang akan dikirimkan ke Sea Games 2019 di Manila. Ajang olahraga Asia Tenggara ini akan mempertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, beregu putra dan beregu putri. PBSI menargetkan dua medali emas di Sea Games kali ini.


Indonesia tampil dengan kekuatan penuh di sektor tunggal putri. Ketiga atlet tunggal putri terbaik dipersiapkan untuk berlaga di Manila. Mereka adalah Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan.

Tidak demikian halnya untuk sektor-sektor lain. Tidak semua pemain terbaik dikirimkan ke Sea Games kali ini. Agaknya, PBSI juga memperhitungkan perjuangan para pemain untuk lolos ke Olimpiade Tokyo tahun depan. Pihak PBSI sendiri juga menyinggung pemberian kesempatan kepada pemain muda sebagai satu faktor yang mendasari skuad Sea Games kali ini.

Di tunggal putra, Anthony Ginting tidak dikirimkan, begitu juga dengan pemain senior non-pelatnas Tommy Sugiarto. Di sektor ini, Jonathan Christie menjadi andalan untuk mengincar medali emas. Jonathan ditemani oleh Shesar Hiren Rhustavito dan Firman Abdul Kholik.

Indonesia menyimpan lebih banyak kekuatan di ganda putra. Kedua ganda putra terbaik kita, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomulyo dan Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan tidak dikirimkan. Pasangan Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto menjadi andalan kita di ganda putra Sea Games 2019, ditemani oleh pasangan veteran yaitu Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso. Di daftar pemain yang dikirimkan juga ada nama pemain pelatnas pratama Leo Rolly Carnando.

Pasangan ganda putri terbaik kita Greysia Polii/Apriyani Rahayu masuk daftar skuad ke Manila. Mereka akan ditemani oleh Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Ada juga nama Ni Ketut Mahadewi Istarani yang ikut dikirimkan ke Manila. Sementara ganda putri terbaik kedua kita, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta akan absen dari ajang dua tahunan ini.

Begitu juga halnya dengan ganda campuran. Pasangan terbaik kita Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti disiapkan menuju Manila. Sementara itu pasangan terbaik kedua dan ketiga, Hafiz Faisal/Gloria Emmanuelle Widjaja dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow tidak diikutkan ke Sea Games kali ini. Praveen/Melati akan ditemani oleh Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang juga masuk daftar untuk mengikuti Sea Games Manila.

Berikut ini adalah daftar para pemain yang dikirim ke Sea Games 2019. 

Peringkat per 12 November 2019

Tunggal Putra:
1. Jonathan Christie;6;39-16;Juara Australia Open, Juara New Zealand Open
2. Shesar Hiren Rhustavito.
3. Firman Abdul Kholik

Tunggal Putri: 
1. Gregoria Mariska Tunjung.
2. Fitriani.
3. Ruselli Hartawan.

Ganda Putra:
1. Fajar Alfian.
2. Muhamad Rian Ardianto.
3. Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira.
4. Ade Yusuf Santoso.
5. Daniel Marthin.

Ganda Putri:
1. Greysia Polii.
2. Apriyani Rahayu. 
3. Siti Fadia Silva Ramadhanti.
4. Ribka Sugiarto. 
5. Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Ganda campuran:
1. Praveen Jordan.
2. Melati Daeva Oktavianti.
3. Rinov Rivaldy.
4. Pitha Haningtyas.




Daftar Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20190925212238-170-434062/daftar-pemain-badminton-indonesia-di-sea-games-2019
https://sport.detik.com/raket/d-4722196/ini-skuat-bulutangkis-indonesia-untuk-sea-games-2019
https://sport.detik.com/raket/d-4371055/ini-dia-96-pemain-pelatnas-bulutangkis-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/41/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/41/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/41/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/41/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/41/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/73442/jonatan-christie
https://bwfbadminton.com/player/73442/jonatan-christie/tournament-results/
https://sport.detik.com/raket/d-4780712/daniel-marthin-gantikan-leo-rolly-ke-sea-games-2019
https://www.bworldonline.com/wp-content/uploads/2019/03/PH-2019-SEA-Games-logo-032619.jpg



Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...