Tampilkan postingan dengan label Sea Games 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sea Games 2019. Tampilkan semua postingan

Maksimalkan Kesempatan Mengalahkan Thailand

Di Sea Games 2019 Manila akhir tahun lalu, Thailand menunjukkan diri sebagai yang terbaik di Asia Tenggara dalam hal bulutangkis putri. Indonesia yang berusaha menghentikan langkah mereka dalam pertemuan di partai puncak ditundukkan dengan skor 3-1. Ratchanok Intanon dan kawan-kawan masih terlalu tangguh bagi para pebulutangkis putri Indonesia.


Dua bulan setelah final Sea Games 2019, kedua tim kembali bertemu di Manila. Adalah ajang kejuaraan bulutangkis beregu Asia 2020 kali ini yang kali ini menjadi panggungnya. Kedua tim ini tergabung di grup yang sama, yang juga diikut tuan rumah Filifina.

Ada perbedaan dengan tim Thailand kali ini. Mereka tidak membawa tunggal putri andalan mereka, Ratchanon Intanon ke event di Manila ini. Sementara di Indonesia, ada Fitriani yang absen dari ajang kali ini. Perbandingan materi pemain kedua tim dapat dilihat pada tabel dibawah ini.


 Atlet Indonesia Atlet Thailand
 Gregoria Mariska Tunjung (ranking 24) Busanan Ombarungphan (ranking 15)
 Ruselli Hartawan (37) Pornpawee CHOCHUWONG (20) 
 Choirunnisa (96) Nitchaon Jindapol (22)
 Putri Kusuma Wardani (273) Phittayaporn Chaiwan (32)

Supaneda Kathetong (52)
 Greysia Polii/Apriyani Rahayu (8) Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (12)
 Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto (37) Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (34)
 Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah (62) Chasinee Korepap

Memang dari soal peringkat Thailand lebih bagus, bahkan tunggal keempat dan kelimanya juga punya peringkat lumayan. Hanya saja, seperti biasanya saya lebih suka menganalisis berdasarkan rekor pertemuan. Hal yang sudah dirangkum pada dua tabel selanjutnya berikut ini.

 vs Ombarungphan Chochuwong Jindapol Chaiwan Kathetong

 Gregoria
3-2 1-1 2-1 3-1 3-1
 Ruselli 0-4 1-1 0-0 0-0 2-2
 Choirunnisa 0-0 0-0 0-0 0-0 0-1
 Putri 0-0 0-0 0-0 2-1 0-0

vs Kititharakul/Prajongjai Chaladchalam/Muenwong
Greysia/Apriyani 4-1 3-1
Fadia/Ribka 0-0 0-0
Istarani/Tania 0-0 0-0

Saya sendiri cukup kaget membaca data ini. Ternyata Gregoria Mariska Tunjung punya rekor bagus menghadapi atlet-atlet Thailand yang datang Manila ini. Dalam tiga pertemuan terakhir dengan calon lawan, Busanan Ongbarumphan , Jorji selalu menang. Terakhir kemenangan itu terjadi di Thailand Masters 2020.

Jika Gregoria bisa melaksanakan tugas, berikutnya giliran Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk menjungkalkan Jongkolphan Kititharakul/Rawina Prajongjai. Sebagai kampiun ganda putri Sea Games 2019, mereka layak disebut sebagai juara ganda putri terbaik Asia tenggara. Performa ;Saya sendiri cukup kaget membaca data ini. Ternyata Gregoria Mariska Tunjung punya rekor bagus mmereka juga sedang on fire saat menjadi jawara Indonesia Masters 2020.

Setelah skenario sukses dieksekusi Jorji dan Greysapp, berikutnya adalah giliran Ruselli Hartawan untuk memastikan kemenangan Indonesia. Ruselli setidaknya punya peluang fifty-fifty untuk mengalahkan Pornpawee Chocuwong. Dalam pertemuan terakhir mereka, Ruselli mampu unggul 21-16 10-21 21-18

Jika satu saja dari Jorji, Greysapp dan Ruselli gagal menjalankan skenario diatas, prediksi kemenangan akan menjadi milik Thailand. Kedua opsi yang kita miliki untuk ganda kedua masih belum lama bermain bersama. Untuk tunggal ketiga, Choirunnisa ataupun Putri Kusuma Wardani masih terlalu hijau dibandingkan pemain berpengalaman Nitchaon Jindapol. 

Menurut pengamatan saya, Gregoria punya kemampuan teknis memadai, hanya saja mental bertandingnya masih cukup rapuh. Sebaliknya Ruselli punya mental bertanding yang solid, tapi bisa kesulitan menghadapi lawan yang punya kemampaun teknis lebih baik. 

Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191203130358-170-453710/badminton-putri-indonesia-gagal-raih-emas-sea-games-2019
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships
https://en.wikipedia.org/wiki/2020_Badminton_Asia_Team_Championships_women%27s_team_squads
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2020/7/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/58271/busanan-ongbamrungphan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/62301/phittayaporn-chaiwan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83802
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=98727
https://bwfbadminton.com/player/91422/supanida-katethong/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76890
https://bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii/head-to-head-analysis/?event=double&partner=81462&team2_player1=24686&team2_player2=84669
https://bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii/head-to-head-analysis/?event=double&partner=81462&team2_player1=67168&team2_player2=56460
https://bwfbadminton.com/player/88097/siti-fadia-silva-ramadhanti/head-to-head-analysis/?event=double&partner=96455&team2_player1=24686&team2_player2=84669
https://bwfbadminton.com/player/88097/siti-fadia-silva-ramadhanti/head-to-head-analysis/?event=double&partner=96455&team2_player1=67168&team2_player2=56460
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani/head-to-head-analysis/?event=double&partner=89865&team2_player1=24686&team2_player2=84669
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani/head-to-head-analysis/?event=double&partner=89865&team2_player1=67168&team2_player2=56460
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191210000728-170-455522/greysia-polii-raih-emas-sea-games-usai-penantian-14-tahun
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20200119172042-170-466766/hasil-indonesia-masters-2020-greysia-apriyani-juara

Fenomena Kisona di Manila

Fairy tale. Demikianlah menurut situs Malaysia, thestar.com.my. Keberhasilan Kisona Selvaduraj yang 'hanya' peringkat 104 dunia untuk merebut medali emas tunggal putri mungkin adalah hal yang paling fenomenal di bulutangkis Sea Games 2019. Atlet Malaysia melaju ke puncak lewat serangkaian kemenangan menghadapi lawan-lawan dengan peringkat jauh lebih tinggi.



Nilai fairy tale ini makin kentara karena rekannya Lee Zii Jia juga sukses meraih medali emas tunggal putra. Untuk pertama kalinya dalam 46 tahun, Malaysia menyapu medali emas untuk tunggal putra dan tunggal putri Sea Games. Pencapaian yang membanggakan, sekalipun dengan catatan bahwa para atlet tunggal terbaik Asia Tenggara memilih absen, yaitu Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ratchanok Intanon dan Busanan Ongbarumphan.

Berikut ini kita simak perjalanan Kisona ke tangga juara dengan menghadapi para pemain yang peringkatnya lebih baik.

Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Airah Mae Nicole 
Albo (Filifina) #327
18-21 21-10 21-15 
Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Gregoria Mariska 
Tunjung (Indonesia) #24 
19-21 21-12 21-19
Kisona Selvaduray (Malaysia) #104
vs
Nitchaon Jindapol
(Thailand) #22
11-21 27-25 21-14
Kisona Selvaduray (Malaysia) $104
vs
Ruselli Hartawan 
(Indonesia) #37
20-22 21-14 21-13

Patut dicatat bahwa Kisona juga punya catatan kekalahan di Sea Games 2019 ini. Dalam semifinal partai beregu putri Thailand vs Malaysia, Kisona harus menyerah Busanan Ombarungphan 15-21 21-11 21-12. Artinya, Kisona memang juara Sea Games Manila, tapi belum bisa menyebut dirinya sebagai yang terbaik di Asia Tenggara. Busanan Ombarungphan sendiri absen dari ajang perseorangan tunggal putri Sea Games untuk berkonsentrasi ke BWF World Finals di Guangzhou.

Kualitas yang sangat mengagumkan dari Kosina Selvaduray adalah kekuatan mentalnya. Saat perempat final melawan Gregoria, tunggal putri terbaik Indonesia sudah unggul 10-2 di set ketiga. Nyatanya Kisona mampu membalikkan keadaan untuk berbalik unggul 21-19. Begitupun saat melawan Nitchaon Jindapol di semifinal, kalah di ronde pertama, Kisona harus berjuang dalam rangkaian deuce yang panjang di set kedua. Hasil akhirnya, Kisona kembali meraih kemenangan.

Catatan: menjelang final menghadapi Ruselli Hartawan, situs ini sudah "memprediksi" kalau Kisona lebih diunggulkan meraih medali emas Sea Games walaupun peringkatnya berbeda jauh.


Daftar Referensi:
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/09/kisona-completes-fairytale-run-to-claim-gold-in-womens-singles
https://www.malaysiakini.com/news/503018
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/10/watch-me-roar--and-cry#cxrecs_s
https://www.hakimgaris.com/2019/12/ruselli-hartawan-vs-kryptonite.html
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/50/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/player/64080/airah-mae-nicole-albo
https://bwfbadminton.com/player/92014/kisona-selvaduray
https://sport.tempo.co/read/1279053/tim-putri-bulu-tangkis-indonesia-vs-thailand-di-final-sea-games
https://sports.okezone.com/read/2019/12/07/40/2139220/gregoria-akui-tampil-buruk-saat-hadapi-wakil-malaysia-di-sea-games-2019

https://static1.mansionglobal.com/production/media/article-images/346cc28dbd5a1250cb248c9b5196eb6c/large_GettyImages-1091070108.jpg

Para Juara Sea Games Bertumbangan Di Partai Perdana BWF World Finals 2019

Cabang olahraga bulutangkis Sea Games 2019 telah selesai dipertandingkan. Kampiun ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia), juara ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dan pemuncak ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia) segera bertolak untuk mengikuti BWF World Finals di Guangzhou. Final Sea Games di Manila berlangsung pada 9 Desember 2019, sementara dua hari berselang BWF World Finals dimulai.



Hasilnya tidak menggembirakan bagi para juara Sea Games tersebut. Aaron Chia/Soh Wooi Yik ditundukkan pasangan Indonesia Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan 19-21 16-21. Ganda putra non pelatnas ini tidak tampil di Sea Games dan berkonsentrasi penuh di BWF World Finals.

Begitu juga halnya dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Mereka harus menyerah 11-21 19-21 dari rekan senegara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Seperti juga Hendra/Ahsan, Hafiz/Gloria juga absen di Manila.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu barangkali yang tampil terbaik. Menghadapi pasangan Jepang yaitu Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Greysia/Apriyani sempat merebut set pertama. Sayangnya mereka harus mengakui keunggulan pasangan negeri matahari terbit ini 21-19 5-21 9-21.

Hasil lebih baik dicapai para atlet yang memenangkan emas beregu di Sea Games 2019, tapi absen dari event perseorangan untuk fokus ke Guangzhou. Ratchanok Intanon mengalahkan Busanan Ongbarumphan, sesama skuad Thailand yang memenangkai emas beregu putri di Manila 21-4 21-16. Ada juga Jonathan Christie (Indonesia) yang menundukkan Victor Axelsen (Denmark) 23-21 21-16. Sayang Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) harus mengakui keunggulan Chou Tien Chen 21-11 15-21 23-25.

Di babak penyisihan ini, para peserta dibagi atas grup-grup yang masing-masing beranggotakan empat wakil. Para juara Sea Games yang tumbang di partai perdana BWF World Finals ini masih punya peluang lolos ke babak selanjutnya. Syaratnya, mereka harus bisa mengalahkan dua lawan berikutnya di grup masing-masing.



Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-09

https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/2019-12-11
https://www.rosewoodhotels.com/conversations/conversations/wp-content/uploads/2019/09/Guangzhou-Skyline-GettyImages_small.jpg


Ruselli Hartawan vs Kryptonite

Kedua finalis tunggal putri Sea Games 2019 Manila sungguh diluar dugaan. Tadinya, analisis diatas kertas menyebutkan nama-nama seperti Pornpawee Chocuwong(Thailand), Nitchaon Jindapol (Thailand), Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia), Loh Kuan Yew (Singapura) atau Soniia Cheah (Malaysia). Sungguh mengejutkan bahwa semua nama diatas harus tumbang sebelum mencapai partai final.


Finalis pertama, Ruselli Hartawan, tadinya bahkan tidak akan didaftarkan untuk di tunggal putri perseorangan ini. Cederanya rekan setimnya, Fitriani, membuat Ruselli ditunjuk menggantikannya sebagai wakil Indonesia di tunggal putri. Ruselli tidak menyia-nyiakan kesempatan, menghantam tiga lawan untuk melaju ke partai puncak.

Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Yeo Jia Min (Singapore) 21-16 22-24 19-9 retired
Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Thet Htar Thuzar (Myanmar) 21-11 21-17
Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Pornpawee Chochuwong (Thailand) 21-16 10-21 21-18

Finalis lainnya, Kisona Selvaduray, lebih mengejutkan lagi, Pemain berumur 21 tahun ini bahkan tidak ada di 100 besar ranking dunia. Catatan pertandingannya tahun ini menunjukkan bahwa pemain Malaysia ini masih jarang berkompetisi di BWF World Tour. Diantara kejuaraan-kejuaraan kurang bergengsi yang diikutinya, Kisona Selvaduray mampu meraih gelar juara di Sidney International 2019 dan Hellas Open 2019. Laju kemenangan Kisona di Sea Games ini juga sangat mengesankan.

Kisona Selvaduray (Malaysia) vs Airah Mae Nicole Albo (Filifina) 18-21 21-10 21-15
Kisona Selvaduray (Malaysia) vs Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) 19-21 21-12 21-19
Kisona Selvaduray (Malaysia) vs Nitchaon Jindapol (Thailand) 11-21 27-25 21-14

Membahas Ruselli Hartawan menghadapi Kisona Selvaduray, tentunya menarik untuk memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Sayangnya, Kisona ini ibarat kryptonite bagi Ruselli. Sebagai pemain yang bisa dibilang seangkatan, mereka sudah bertemu berkali-kali sejak level junior. Hasilnya, dari enam laga antara mereka, lima diantaranya berakhir dengan kekalahan untuk Ruselli.

Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaUber Cup 2018kalah23-21 21-23 13-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaOrleans Masters 2018menang21-10 17-21 21-17
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaThailand Masters 2018kalah21-16 12-21 14-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaVictor International Series 2017kalah19-21 17-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaBadminton Asia Youth U19 Individual Championship 2013kalah19-21 13-21
Ruselli HartawanvsSelvaduray KisonaBadminton Asia Youth U19 Individual Championship 2012kalah18-21, 23-21, 15-21

Bukan berarti Ruselli tidak punya peluang untuk menang. Ruselli hartawan mencatatkan loncatan prestasi beberapa bulan terakhir, menembus perempat final di turnamen level BWF World Tour seperti Hongkong Open, Macao Open, Indonesian Masters dan Akita Masters. Satu hal yang menjadi keunggulan Ruselli atau Kisona adalah, pengalaman bertanding di level elit.




Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://www.indosport.com/raket/20191204/digantikan-ruselli-fitriani-batal-main-di-perorangan-sea-games-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/49?rows=25&page_no=1&player1_id=81986
https://bwfbadminton.com/player/92014/kisona-selvaduray
https://www.thestar.com.my/sport/badminton/2019/12/08/kisona-stuns-world-no-24-to-storm-into-semi-finals
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-05
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-07
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-08
https://www.bola.com/sea-games/read/4129243/ruselli-hartawan-bertemu-pemain-malaysia-di-final-sea-games-2019

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png


Indonesia vs Malaysia di Semifinal Ganda Campuran Sea Games 2019

Perseteruan Indonesia dan Malaysia dalam cabang bulutangkis sudah berlangsung lebih dari 60 tahun. Sejak dekade 50-an Indonesia dan Malaysia sudah bersaing memperebutkan piala Thomas. Dengan status sebagai negara tetangga, tak heran jika kadang persaingan ini terasa panas.



Persaingan yang kesekian kalinya antara Indonesia dan Malaysia terjadi di semifinal ganda campuran Sea Games 2019. Dua pasangan Indonesia dan dua pasangan akan berhadapan di semifinal ganda campuran. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ditantang oleh Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, sementara Rinov Rivaldy/Phita Mentari Haningtyas vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Sebelumnya Sea Games kali ini, Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 untuk memenangkan medali emas beregu putra. Kemudian babak perseorangan, tunggal putri Malaysia Kisona Selvaduray mampu membuat kejutan menyingkirkan tunggal putri terbaik Indonesia Gregoria Mariska Tunjung. Berlanjut di ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto kandas melawan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean. Jika ditotal, enam kali wakil Indonesia berhadapan dengan wakil Malaysia, hasilnya tiga kemenangan untuk Indonesia, dan tiga kemenangan untuk Malaysia.


Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti adalah bintang terbaru bulutangkis Indonesia selepas berhasil menjadi kampiun Denmark Open dan Frencg Open tahun ini. Prestasinya tahun ini lebih mentereng daripada pasangan lawan, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Dari segi rekor pertemuan, Praveen/Melati unggul atas Tan/Lai Thailand Open 2019.



Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti
vs
Tan Kian Meng/
Lai Pei Jing
Peringkat
5
14
Rekor 2019 42-19
18-21
Prestasi 2019 juara Denmark Open
juara French Open

runner-up Singapure Open
Thailand Open 2019 25-23 21-18



Sebaliknya Rinov Rivaldy/Phita Mentari Haningtyas harus menghadapi lawan kuat, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie. Diihat dari segi peringkat dan prestasi, Rinov/Phita masih dibawah Goh/Lai. Dari dua pertemuan mereka sebelumnya, Rinov/Phita selalu harus menelan pahitnya kekalahan dari Goh/Lai



Rinov Rivaldy/
Phita Mentari Haningtyas
vs
Goh Soon Huat/
Lai Shevon Jemie
Peringkat 21
8
Rekor 2019 20-21
28-17
Prestasi 2019 runner-up Swiss Open semifinalis Korea Open
semifinalis German Open,
semifinalis All England,
semifinalis Fuzhou China Open,
semifinalis Hongkong Open
Fuzhou China Open 2019

23-21 21-13
Singapore Open 2018

21-17 21-13


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/89916/praveen-jordan
https://bwfbadminton.com/player/82061/melati-daeva-oktavianti
https://bwfbadminton.com/player/82061/melati-daeva-oktavianti/head-to-head-analysis/?event=double&partner=89916&team2_player1=67654&team2_player2=47007
https://bwfbadminton.com/player/67654/tan-kian-meng
https://bwfbadminton.com/player/47007/lai-pei-jing
https://bwfbadminton.com/player/88451/rinov-rivaldy
https://bwfbadminton.com/player/59465/pitha-haningtyas-mentari
https://bwfbadminton.com/player/92593/goh-soon-huat
https://bwfbadminton.com/player/56352/lai-shevon-jemie
https://bwfbadminton.com/player/59465/pitha-haningtyas-mentari/head-to-head-analysis/?event=double&partner=88451&team2_player1=92593&team2_player2=56352
https://bwfbadminton.com/results/3871/30th-sea-games-2019-individual-event/2019-12-07
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png



Kans Shesar Hiren Rhustavito Meraih Emas Sea Games 2019

Usai membantu memenangkan medali emas beregu putra, Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting absen dari ajang tunggal putra perseorangan Sea Games 2019 Manila. Mereka sekarang fokus pada putaran final BWF World Tour di Guangzhou. Tugas memburu medali emas tunggal putra SEA Games sekarang beralih ke pundak Shesar Hiren Rhustavito.



Vito jadi harus berjuang sendiri karena rekannya Firman Abdul Kholik sudah tumbah di babak penyisihan. Dia harus memperebutkan medali emas dengan atlet-atlet andalan Thailand, Malaysia dan Singapura. Dibawah ini adalah bagan babak perempatfinal berikut peringkat BWF dari masing-masing peserta.

Kangtaphon Wangcharoen #13vsRow Leonard Pedrosa #434
Shesar Hiren Rhustavito #21vsLow Kean Yew #30
Shittikom Thammasin #25vsLanz Ralf Zafra #514
Lee Zii Jia #14vsNaing Phone Pyae #625

Dilihat dari peringkat, yang diunggulkan adalah dua pemain Thailand, Pornpawee  Chocuwong dan Nitchaon Jindapol. Tapi peringkat bukan satu-satunya parameter yang bisa menjadi pertimbangan dalam melakukan prediksi. Rekor pertandingan antar pemain yang mengincar medali emas tunggal putri juga layak diperhatikan.

Rekor pertandingan Shesar Hiren Rhustavito  ternyata cukup menjanjikan. Vito punya rekor bagus melawan Lee Ji Zia (Malaysia), Sitthikom Thammasin (Thailand) dan Loh Kuan Yew (Singapura). Tidak ditemukan catatan pertandingan Vito melawan Ros Leonard Pedrosa (Filifina), Lanz Ralf Zafra (Filifina) dan Naing Phone Pyae (Myanmar), tapi mereka bertiga walaupun bukannya tanpa pelyang, bisa dibilang bukan favorit juara

Shesar Hiren RhustavitovsKantaphon WangcharoenIndonesian Masters 2016kalah21-16 19-21 12-21
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaTaipei Open 2019menang21-16 22-20
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaThailand Open 2019kalah21-11 14-21 13-21
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaKorea Masters 2018kalah14-21 13-21
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaVictor International  Series 2017menang23-21 21-15
Shesar Hiren RhustavitovsLee Zii JiaUSM Li Ning International Series 2015menang21-7 21-13
Shesar Hiren RhustavitovsSitthikom
Thammasin
French Open 2019menang23-21 21-18
Shesar Hiren RhustavitovsSitthikom
Thammasin
Indonesia International Challenge 2017menang21-8 21-11
Shesar Hiren RhustavitovsLoh Kuan YewRussian Open 2019menang21-17 21-19
Shesar Hiren RhustavitovsLoh Kuan YewTong Yun Kai Cup 2017menang17-21 21-14 21-7
Shesar Hiren RhustavitovsLoh Kuan YewIndonesia Masters 2015kalah17-21 21-15 19-21

Vito punya peluang cukup bagus untuk melewati Loh Kuan Yew di babak perempat final. Faktanya, Vito memenangkan dua pertarungan  mereka yang berlangsung tahun ini. Satu-satunya catatan kekalahan Vito terjadi tahun 2015.

Jika berhasil melewati Loh, tantangan berat bagi Vito jika menghadapi Kantaphon Wangcharoen di semifinal. Pemain Thailand ini punya peringkat terbaik diantara para atlet tunggal putra Sea Games 2019 ini. Dalam pertemuan sebelumnya di Indonesia Masters 2016, Vito harus mengakui keunggulan Kantaphon. 

Daftar Referensi:
https://www.2019seagames.com/results/
https://bwfbadminton.com/player/92508/kantaphon-wangcharoen
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito
https://bwfbadminton.com/player/58963/sitthikom-thammasin
https://bwfbadminton.com/player/81561/lee-zii-jia
https://bwfbadminton.com/player/76115/loh-kean-yew
https://bwfbadminton.com/player/79525/lanz-ralf-zafra
https://bwfbadminton.com/player/83865/phone-pyae-naing
https://bwfbadminton.com/player/96232/ros-leonard-pedrosa
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=92508
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81561
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=58963
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=76115
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=96232
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=83865
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=79525

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.png


Susi Susanti Mengincar Emas Tunggal Putri Sea Games 2019

Kabid Bina Prestasi PBSI, Susi Susanti mengincar dua emas atau lebih di SEA Games kali ini. Salah satu sektor yang disebut punya kesempatan merebut emas adalah tunggal putri. Hal yang menarik karena sejak Susi gantung raket, belum ada pemain Indonesia yang sanggup mendekati prestasinya.



Secara objektif, tunggal putri terbaik Asia Tenggara adalah Ratchanok Intanon. Hanya saja, pemain Thailand ini tidak tampil di sektor tunggal putri SEA Games 2019 ini. Seperti juga rekannya sesama pemain Thailand, Busanan Ongbarungphan, Ratchanok Intanon memilih berkonsentrasi ke putaran final BWF World Tour di Guangzhou.

Dua tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan jadi punya peluang untuk mengincar medali emas. Rival berkurang setelah Soniia Cheah (Malaysia) dan Yeo Jia Min (Singapura). Dalam tabel dibawah kita akan lihat bagan babak perempatfinal berikut peringkat BWF dari masing-masing peserta.

Pornpawee Chochuwong #17 vs Maria Bianca Ysabel Carlos
Ruselli Hartawan #37 vs Thet Htar Thuzar #61
Gregoria Mariska Tunjung #24 vs Selvaduray Kisona #104
Nitchaon Jindapol #22 vs Jaslyn Hooi Yue Yann #100

Dilihat dari peringkat, yang diunggulkan adalah dua pemain Thailand, Pornpawee  Chocuwong dan Nitchaon Jindapol. Tapi peringkat bukan satu-satunya parameter yang bisa menjadi pertimbangan dalam melakukan prediksi. Rekor pertandingan antar pemain yang mengincar medali emas tunggal putri juga layak diperhatikan.

Rekor pertandingan Gregoria Mariska Tunjung ternyata sangat menjanjikan. Dia pernah mengalahkan Pornpawee  Chocuwong maupun Nitchaon Jindapol yang lebih diunggulkan darinya. Ternyata pernyataan Susi Susanti bahwa sektor tunggal putri punya kans meraih medali emas punya dasar empiris.

Gregoria Mariska Tunjung vs Pornpawee Chochuwong Indonesia Open 2019 menang 21-10 21-8
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol Uber Cup 2018 menang 21-10 22-20
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol Thailand Masters 2018 kalah 13-21 20-22
Gregoria Mariska Tunjung vs Nitchaon Jindapol Uber Cup 2016 menang 13-21 21-14 22-20
Gregoria Mariska Tunjung vs Ruselli Hartawan German Open 2019 kalah 21-16 16-21 16-21
Gregoria Mariska Tunjung vs Ruselli Hartawan Finnish Open 2018 menang 21-7 21-13
Gregoria Mariska Tunjung vs Ruselli Hartawan Indonesian Masters 2018 kalah 11-21 21-4 18-21
Gregoria Mariska Tunjung vs Ruselli Hartawan Tangkas Specs Junior International Challenge 2013 menang 15-21 21-14 21-15
Gregoria Mariska Tunjung vs Selvaduray Kisona Finnish Open 2018 menang 21-12 12-21 21-19
Gregoria Mariska Tunjung vs Selvaduray Kisona 2017 Victor International Series kalah 21-10 16-21 19-21


Rekor Ruselli Hartawan harus diakui tak sebagus Gregoria. Terlihat bahwa Ruselli punya momok, yaitu Selvaduray Kisona. Dari enam kali pertemuan, Ruselli lima kali harus menelan pil pahit kekalahan.

Ruselli Hartawan vs Pornpawee Chochuwong Malaysia Masters 2017 kalah 12-21 21-16 11-21
Ruselli Hartawan vs Gregoria Mariska Tunjung German Open 2019 menang 16-21 21-16 21-16
Ruselli Hartawan vs Gregoria Mariska Tunjung Finnish Open 2018 kalah 7-21 13-21
Ruselli Hartawan vs Gregoria Mariska Tunjung Indonesian Masters 2018 menang 21-11 4-21 21-18
Ruselli Hartawan vs Gregoria Mariska Tunjung Tangkas Specs Junior International Challenge 2013 kalah 21-15 14-21 15-21
Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona Uber Cup 2018 kalah 23-21 21-23 13-21
Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona Orleans Masters 2018 menang 21-10 17-21 21-17
Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona Thailand Masters 2018 kalah 21-16 12-21 14-21
Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona Victor International Series 2017 kalah 19-21 17-21
Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona Badminton Asia Youth U19 Individual Championship 2013 kalah 19-21 13-21
Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona Badminton Asia Youth U19 Individual Championship 2012 kalah 18-21, 23-21, 15-21


Ada sejumlah nama yang sepertinya belum pernah dihadapi Gregoria maupun Ruselli, yaitu Jaslyn Hooi Yue Yann (Singapura), Thet Htar Thuzar (Myanmar) dan Maria Bianca Ysabel Carlos (Filifina). Tentu saja mereka juga punya peluang untuk menjadi juara, tapi dengan catatan bahwa status mereka saat ini bukanlah favorit juara.





Daftar Referensi:
https://www.indosport.com/raket/20191123/susy-susanti-tunggal-putri-berpeluang-raih-medali-emas-sea-games-2019
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfbadminton.com/player/84062/pornpawee-chochuwong
https://bwfbadminton.com/player/57971/nitchaon-jindapol
https://bwfbadminton.com/player/92014/kisona-selvaduray
https://bwfbadminton.com/player/94594/yue-yann-jaslyn-hooi
https://bwfbadminton.com/player/62385/thet-htar-thuzar
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=81986
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=84062
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=57971
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=92014
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=94594
https://bwfbadminton.com/player/83802/gregoria-mariska-tunjung/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=62385
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=84062
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=57971
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=92014
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=94594
https://bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan/head-to-head-analysis/?event=single&team2_player1=62385
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg/200px-2019_Southeast_Asian_Games_(30th_SEA_Games).svg.pnghttps://www.2019seagames.com/results/



Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...