Tampilkan postingan dengan label Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Tampilkan semua postingan

Siapa menggantikan Della/Rizki

Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dilepas dari pelatnas. Keputusan untuk melepas mantan pemain pelatnas prioritas ini tentunya diperhitungkan masak-masak oleh PBSI, dan sudah final. Pertanyaannya adalah, siapa yang akan menggantikan tugas Della/Rizki untuk lolos ke Olimpiade Tokyo tahun ini?


Indonesia maksimal bisa meloloskan dua pasangan ganda putri ke Tokyo. Sederhananya, untuk amannya  kedua ganda putri Indonesia itu perlu ada di peringkat 8 besar dunia pada akhir masa kualifikasi Olimpiade 30 April 2019. Saat ini baru Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang ada di posisi ke-8. Della/Rizki saat ini berasa di peringkat 19, cukup jauh dari 8 besar.

Della/Rizki tidak bisa meneruskan perjuangan ke Olimpiade karena mereka berpisah setelah dilepas pelatnas. Della dijadwalkan akan tampil di Thailand Masters pada Februari ini dengan pasangan baru, Anggia Shitta Awanda. Tugas untuk mendampingi Greysia/Apriyani lolos ke olimpiade harus diambil-alih pasangan ini.

Masih ada 10 turnamen BWF World Tour yang dijadwalkan berlangsung sampai berakhirnya kualifikasi Olimpiade. Poin yang didapat adalah jumlah dari hasil di terbaik di sepuluh turnamen yang diikuti. Artinya, suatu pasangan ganda putri bisa saja lolos jika konsisten berprestasi di sepuluh turnamen BWF World Tour berikutnya. Secara matematis, masih belum terlambat untuk mengincar lolos ke olimpiade.

Kesulitannya adalah, selain Greysia/Apriyani, ganda putri yang ada pelatnas ini adalah mereka yang belum lama dipasangkan, atau pasangan yang baru dipromosikan dari pelatnas pratama. Ranking mereka mungkin belum ikut serta untuk ikut serta di ajang BWF World Cup. Sementara kompetisi bulutangkis akan bergulir kembali tahun 2020 ini, dimulai dari Malaysia Masters awal Januari ini.

Untungnya masih ada 
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang bisa tampil di Malaysia Masters 2020, meskipun harus berjuang dari babak kualifikasi. Tantangan pertama Fadia/Ribka adalah pasangan India Pooja Dandu/Sanjana Santosh. Kedua pasangan ini tercatat belum pernah bertemu, dan punya peringkat yang tak berbeda jauh.

Daftar Referensi:

https://www.jawapos.com/sports/14/08/2019/terancam-dicoret-dari-sk-prioritas-pelatnas-della-rizki-santai/
https://www.indosport.com/raket/20191221/tersingkir-dari-pelatnas-2020-separah-apa-ranking-2-wakil-indonesia
https://www.indosport.com/raket/20191222/pantaskah-della-destiara-rizki-amelia-tersingkir-dari-pelatnas-pbsi
https://www.suara.com/sport/2019/10/15/160500/eng-hian-harap-pbsi-beri-kesempatan-kedua-bagi-della-rizki
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris/tournament-results/?year=2020
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://www.crccasia.com/wp-content/uploads/2019/12/tokyo-2020-1200x675.jpg





Saat Ruselli Harus Berjuang Dari Kualifikasi Malaysia Masters 2020

Ruselli Hartawan, salah satu dari tiga atlet pelatnas tunggal putri yang berstatus "prioritas". Sebagai atlet prioritas, Ruselli mengejar dari tiket untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Seperti sudah dijelaskan di artikel ini, skenario paling mungkin untuk Ruselli lolos ke olimpiade adalah dengan menjadi tunggal Indonesia dengan peringkat tertinggi pada saat akhir masa kualifikasi Olimpiade, yaitu 30 April 2020. Untuk itu Ruselli harus melewati perolehan poin dari dua rekannya yang saat ini punya poin lebih bagus, sesama atlet pelatnas tunggal putri prioritas, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani.


Untuk mengejar Gregoria dan Fitriani, Ruselli perlu mengikuti banyak turnamen BWF World Tour. Sebanyak 10 turnamen BWF World Tour akan digelar di tahun ini sampai masa kualifikasi olimpiade berakhir tanggal 30 April 2020. Mengawali tahun ini adalah Malaysia Masters 2020 di Kuala Lumpur pada tanggal 7-12 Januari 2020, sebuah turnamen BWF World Tour 500.

Tak seperti Gregoria dan Fitriani yang langsung masuk babak pertama, Ruselli harus berjuang dari babak kualifikasi Malaysia Masters 2020. Di babak kualifikasi ini Ruselli harus berhadapan dengan peringkat 40 dunia Pai Yu Po dari China Taipeh. Ruselli sendiri saat ini adalah peringkat 37.

Rekor pertarungan mereka berdua lebih memihak memihak Pai Yu Po. Pemain China Taipeh ini tiga kali mengalahkan Ruselli, yaitu di Singapore Open 2015, Macau Open 2017 dan Chinese Taipei Open 2018. Ruselli membalas kekalahannya di Indoneia Masters 2019. Patut dicatat bahwa Ruselli baru 22 tahun sementara Pai Yu Po sudah 28 tahun. Barangkali ketiga kekalahan Ruselli ini terjadi saat masih relatif junior dan kalah pengalaman.

Dalam Malaysia Masters kali ini melibatkan 36 pemain tunggal putri. Sebanyak 28 pemain langsung masuk babak pertama. Delapan pemain tersisa harus berlaga dulu satu partai di babak kualifikasi  untuk memperebutkan empat tiket ke babak pertama. Ruselli harus melalui babak kualifikasi karena sebagai peringkat 37 dunia, rankingnya belum mencukupi untuk langsung ke babak pertama. Peringkat terendah diantara 28 pemain yang langsung menuju babak pertama adalah Line HĂžjmark Kjaersfeldt, ranking 30 dunia.

Pemain tunggal putri tuan rumah Malaysia juga harus melalui fase kualifikasi. Soniia Cheah, tunggal putri terbaik negara jiran, akan berhadapan Qi Yuefei. Kisona Selvaduray, pemain Malaysia peraih medali emas Sea Games yang mengalahkan Ruselli di final, absen di ajang Malaysia Masters ini. Saat ini peringkatnya sepertinya memang masih belum mecukupi. Diantara delapan pemain yang tampil di babak kualifikasi, peringkat terendah adalah Yip Pui Yin dari Hongkong, peringkat 46 dunia.

Selain Ruselli, ada dua wakil Indonesia di ganda putri yang juga harus berjuang dari babak kualifikasi. Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhadapan dengan pasangan India yaitu Pooja Dandu/Sanjana Santosh. Sementara Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet menghadapi pasangan tuan rumah, Anna Ching Yik/Lim Chiew Sien.

Daftar Referensi:
https://www.hakimgaris.com/2019/12/gregoria-vs-fitriani-vs-ruselli-memperebutkan-tiket-olimpiade-2020.html
https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ms-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ws
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/ws-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/md-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/xd-qualification
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/81986/ruselli-hartawan
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/99925/pai-yu-po

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/1d/2020_Summer_Olympics_logo_new.svg/153px-2020_Summer_Olympics_logo_new.svg.png





Perombakan Besar-Besaran di Pelatnas 2020 Ganda Putri

Langkah cukup menarik terjadi di pelatnas ganda putri edisi 2020. Terlihat jelas adanya peremajaan dan fokus pada pemain muda. Selain pemain senior Greysia Polii dan Ni Ketut Mahadewi Istarani, sepuluh atlet lain di pelatnas ganda putri ada di rentang usia 18-22 tahun.


Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih jadi andalan. Keikutsertaan mereka ke putaran final BWF World Tour di Guangzhou akhir tahun lalu menunjukkan bahwa mereka termasuk delapan besar pasangan ganda putri terbaik dunia. Tahun lalu mereka sukses menjadi juara India Open 2019, sebuah ajang BWF World Tour 500. Posisi mereka cukup aman untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.
Pasangan Rekor 2019 Peringkat 2018 Peringkat 2019 Prestasi 2019

Greysia Polii/
Apriyani Rahayu
41-21 4 8 juara India Open 2019

Siti Fadia Silva Ramadhanti/
Ribka Sugiarto
15-7
53 juara Yuzu Indonesia Masters 2019

Nita Violina Marwah/
Putri Syaikah Ulima Hidayat
30-9 154 57 juara Vietnam International Challenge 2019 
juara Iran Fajr International Challenge 2019

Tania Oktaviani Kusumah/
Ni Ketut Mahadewi Istarani
8-5
83 juara Russia Open 2019

Yulfira Barkah/
Agatha Imanuela
8-4
124 runner-up Malaysia International Challenge 2019

Diantara lima pasangan lain, yang paling lama tampil bersama adalah Nita Violina Marwah/Putri Syaikah. Menurut catatan halaman ranking dunia BWF di pekan ke 53 tahun 2019 menurut situs bwfbadminton.com, dua remaja 18 tahun sepanjang tahun 2019 mereka menorehkan rekor 30 kemenangan dan 9 kekalahan. Peringkat mereka melambung dari 154 di akhir tahun 2018 menjadi 57 di akhir tahun 2019. Nita/Putri tahun lalu menjadi adalah kampiun Vietnam International Challenge 2019 dan Iran Fajr International Challenge 2019. Mereka juga punya andil memenangkan gelar Suhandinata Cup 2019 untuk pertama kalinya bagi Indonesia.

Empat pasangan lain terbilang "pasangan baru", setidaknya berdasarkan rekaman pertandingan senior di rekaman BWF. Sebagian mungkin bukan muka baru di pelatnas, tapi dipasangkan dengan partner baru. Bongkar pasang pemain ganda untuk mencari kombinasi terbaik memang sesuatu yang lumrah. Ada juga ganda putri pelatnas pratama yang tahun 2020 ini naik kelas ke pelatnas senior. 

Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah adalah salah satu yang baru dipasangkan di tahun 2019. Rekor mereka adalah 8 kemenangan dan 5 kekalahan. Mereka sukses merebut gelar juara di Russia Open 2019, sebuah ajang BWF Tour 100.

Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto juga baru dipasangkan tahun lalu. Mereka punya catatan cukup impresif dengan 15 kemenangan dan 7 kekalahan. Mereka adalah juara Indonesia Masters 2019, juga sebuah ajang BWF Tour 100.

Yulfira Barkah/Agatha Imanuela adalah pasangan lain yang dibentuk tahun 2019. Kedua pemain yang masih 19 tahun ini cukup menjanjikan dengan delapan kemenangan dan empat kekalahan. Prestasi terbaik mereka sejauh ini adalah sebagai runner-up Malaysia International Challenge 2019.

Amalia Cahaya Pratiwi yang  "naik kelas" dari pelatnas pratama dipasangkan dengan Febriana Dwipuji Kusuma. Mereka bisa dibilang masih pendatang baru di kategori senior.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/53/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani/tournament-results/?year=2019
https://bwfbadminton.com/player/89865/tania-oktaviani-kusumah
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris
https://en.wikipedia.org/wiki/Rizki_Amelia_Pradipta
https://bwfbadminton.com/player/81486/agatha-imanuela
https://bwfbadminton.com/player/77784/yulfira-barkah
https://bwfbadminton.com/player/96455/ribka-sugiarto
https://bwfbadminton.com/player/88097/siti-fadia-silva-ramadhanti
https://bwfbadminton.com/player/79664/febriana-dwipuji-kusuma
https://bwfbadminton.com/player/67761/amalia-cahaya-pratiwi
https://bwfbadminton.com/player/60838/nita-violina-marwah
https://bwfbadminton.com/player/94011/putri-syaikah
https://bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii
https://bwfbadminton.com/results/3706/russian-open-2019/podium
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3392/yonex-sunrise-india-open-2019/results/podium/

https://asset.indosport.com/article/image/q/80/291710/pbsi_crjpg_16_9_169-169.jpg?w=750&h=423



Kalkulasi Peluang Medali Sea Games 2019 Bulutangkis Beregu Putri

Indonesia menurunkan hampir semua kekuatan terbaiknya di bulutangkis putri SEA Games 2019 Manila. Tentu saja harus diingat bahwa prestasi bulutangkis Indonesia di sektor putri kurang bersinar, baik di level dunia maupun Asia Tenggara. Dalam artikel ini kita akan coba kalkulasi peluang prestasi Indonesia di bulutangkis beregu putri Sea Games 2019.


Di tunggal putri, kita punya tiga pemain dengan kualitas merata, Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan. Memang diatas kertas kemampuan mereka belum sebanding dengan jagoan Thailand, Ratchanon Intanon. Hanya saja, dengan materi pemain seperti ini, kita bisa berharap tunggal putri bisa menyumbangkan satu atau dua kemenangan siapapun lawannya.

Di ganda putri, kita punya Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang bisa diandalkan. Ganda kedua Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, sayangnya, prestasi masih terpaut cukup jauh dengan Greysia Apriyani. Sungguh disayangkan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta absen di Sea Games 2019 ini.

Untungnya hasil undian ternyata cukup menguntungkan. Indonesia terhindar dari negara saingan Thailand dan Malaysia hingga babak final. Tanpa bermasuksud meremehkan lawan, posisi Indonesia cukup aman untuk melaju ke final.


Thailand
bye
MalaysiavsKamboja
Singapura vsFilifina
VietnamvsIndonesia



Vietnam punya peringkat 45 dunia yaitu Thuy Linh Nguyen, dan peringkat 54 Tri Trang(B) Vu. Modal yang agaknya belum cukup untuk menghadang Indonesia, mengingat Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani dan Ruselli Hartawan punya peringkat berselisih agak jauh dari mereka. Indonesia diprediksi tidak kesulitan menggasak Vietnam di pertandingan pertama.

Di semifinal, kemungkinan besar langkah Greysia Polii dan kawan-kawan akan dihadang oleh Singapura. Peringkat 26 dunia Yeo Jia Min akan menjadi lawan berat bagi siapapun tunggal putri kita. Hanya saja, karena Singapore tidak punya pemain lain sekaliber Yeo, seharusnya Indonesia tidak kesulitan untuk melaju ke babak final.

Sejujurnya, saya berharap Malaysia akan menyingkirkan Thailand jika mereka bertemu di semifinal. Dengan materi pemain yang dibawa Indonesia ke Sea Games, sulit berharap Indonesia bisa menundukkan Thailand. Tak hanya bintang level dunia seperti Ratchanok Intanon, pemain lain seperti Busanan Ongbamrungphan, 
Pornpawee Chocuwong dan Nitchaon Jindapol semuanya punya peringkat lebih baik daripada semua tunggal putri yang kita miliki.

Andai Indonesia menghadapi Malaysia di final, peluang kita lebih terbuka. Negara jiran memang punya Soniia Cheah, Goh Jin Wei dan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, saya tetap prediksi Indonesia akan menang 3-2 atau 4-1. Tentu saja jika sebelumnya Malasyai membuat kejutan dan meyingkirkan Thailand di semifinal.

Kesimpulannya, tim Indonesia diprediksi akan merebut medali perak bulutangkis beregu putri Sea Games 2019.





Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=VIE
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=VIE
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=SGP
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=SGP
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=phi
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=phi
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=THA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=MAS
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/47/?rows=25&page_no=1&country=MAS
https://www.liputan6.com/bola/read/4086671/hasil-undian-tim-bulu-tangkis-indonesia-di-sea-games-2019
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/75/2019_Southeast_Asian_Games_%2830th_SEA_Games%29.svg/1200px-2019_Southeast_Asian_Games_%2830th_SEA_Games%29.svg.png
https://www.hakimgaris.com/2019/11/skuad-bulutangkis-indonesia-ke-sea.html



Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...