Tampilkan postingan dengan label The Minions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Minions. Tampilkan semua postingan

Tiga Juara, Tiga Makna

Indonesia Masters 2020 berakhir membanggakan untuk publik tuan rumah. Tiga gelar juara direbut atlet-atlet Indonesia didepan publik sendiri. Hasil yang menggembirakan setelah pekan sebelumnya atlet-atlet Indonesia harus nirgelar di Malaysia Masters 2020.

Pasangan ganda putra no 1 dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomulyo meraih gelar pertama tahun 2020, di final menumbangkan rekan senegara Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 21-15 21-16. Sebelumnya Marcus/Kevin sempat nirgelar di tiga ajang: Hongkong Open 2019, putaran final BWF World Tour 2019 dan Malaysia Masters 2020. Dengan keberhasilan di Indonesia Masters ini the minions menegaskan kembali status mereka sebagai ganda putra peringkat satu dunia.

Anthony Sinisuka Ginting lima kali gagal di partai final sepanjang 2019, yaitu di Singapore Open, Australia Open,  China Open, Hongkong Open dan putaran final BWF World Tour 2019. Ginting mengakhiri trend buruk ini dengan kemenangan di final 17-21 21-5 21-9 atas Anders Antonssen dari Denmark. Gelar juara tunggal putra Indonesia Masters 2020 Ini adalah yang pertama bagi Ginting sejak menjuarai China Open 2018.



Ganda putri biasanya bukanlah sektor yqng diharapkan merebut gelar juara oleh publik. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu membuktikan stereotip tersebut keliru. Pasangan ganda putri terbaik Indonesia itu mampu meraih gelar juara di depan pendukung sendiri, difinal membungkam pasangan Denmark Malken Fruergaard/Sara Thygesen 18-21 21-11 23-21.

Ginting, Greysia/Apriyani dan Marcus/Kevin bisa beristirahat seusai Indonesia Masters ini. Mereka semua absen di Thailand Master yang digelar dua hari pasca berakhirnya Indonesia Masters. Selain itu, tidak ada ajang bergengsi dalam waktu dekat ini.


Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/2020-01-19
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2020/3?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2020/3/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/1?rows=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/ms
https://statik.tempo.co/data/2020/01/19/id_907388/907388_720.jpg



Kenapa The Daddies dan The Minions Bertemu Selalu Di Final Sejak Tahun Lalu

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo akan berhadapan dengan  Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final Indonesia Masters 2020. Tentunya menarik untuk menyimak pertemuan dua ganda putra terbaik tanah air ini didepan publik sendiri. The minions adalah peringkat 1 dunia, sementara Ahsan/Hendra berstatus juara dunia 2019.


Berikut ini adalah daftar lima pertemuan terakhir mereka. Terlihat bahwa jika Marcus/Kevin bertemu dengan Ahsan/Hendra sejak 2019, pertemuannya selalu terjadi di partai puncak. Setahun terakhir ini mereka tidak pernah bertemu di semifinal atau perempatfinal, apalagi babak penyisihan.

Tanggal Ajang Babak
20 Oktober 2019 Denmark Open 2019 Final
22 September 2019 China Open 2019 Final
28 Juli 2019 Japan Open 2019 Final
21 Juli 2019 Indonesia Open 2019 Final
27 Januari 2019 Indonesia Masters 2019 Final

Marcus/Kevin sudah lama bertahan di peringkat satu dunia, sementara Ahsan/Hendra sejak awal Agustus 2019 menempati di peringkat kedua. Otomatis mereka akan ditempatkan sebagai peringkat pertama dan peringkat kedua. Sistem unggulan di turnamen-turnamen BWF memang dirancang untuk mempertemukan unggulan pertama dan unggulan kedua di final, tentu saja jika unggulan pertama dan unggulan kedua itu mampu menuntaskan lawan-lawan yang mereka hadapi sebelum final. Karena itulah pertemuan the Minions vs the Daddies di Indonesia Masters 2020, dan kemungkinan Denmark Open 2019 dan China Open 2019 baru terjadi di partai final.

Sementara sejak 12 Maret 2019 hinggga akhir Juli 2019 Ahsan/Hendra ada di peringkat 4 dunia. Jika semua ganda putra terbaik dunia hadir, Ahsan/Hendra ada di unggulan keempat. Skenario untuk unggulan keempat adalah bertemu dengan unggulan kedua di semifinal, dan jika menang menantang unggulan pertama di final. Posisi ini juga membuat mereka terhindar dari Marcus/Kevin sebelum partai final. Agaknya inilah yang terjadi di Japan Open 2019 dan Indonesia Open 2019. Berikut ini adalah susunan pertandingan semifinal jika kedelapan unggulan semuanya lolos ke fase perempat final.

Sementara pertemuan Ahsan/Hendra di the minions di Indonesia Masters 2019 sepertinya hanya faktor undian, karena saat itu Ahsan/Hendra peringkatnya masih diluar peringkat besar dunia. Inti dari artikel ini adalah, selama Marcus/Kevin bisa terus mempertahankan posisi sebagai ranking pertama dunia dan Ahsan/Hendra ranking kedua, pertemuan mereka di lapangan akan selalu terjadi di partai final. Semoga pasangan terbaik yang keluar sebagai juara Indonesia Masters 2020.

Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/26394/marcus-fernaldi-gideon/head-to-head-analysis/?event=double&partner=80057
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/26394/marcus-fernaldi-gideon/tournament-results?year=2019
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/26394/marcus-fernaldi-gideon/ranking-history?category_id=8&partner_id=80057
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/player/52749/mohammad-ahsan/ranking-history
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/15?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/14?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/13?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/12?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/11?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/10?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/9?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/8/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/7/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/6/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/5/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/4/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/3/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/2/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/1/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/52?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/51?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/50?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/49?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/48?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/47?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/46?rows=25&page_no=1
https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/ganda-putra-indonesia-marcuskevin-dan-ahsanhendra.jpg

Keuntungan Kembalinya Hendra/Ahsan Ke Pelatnas

Sebuah pasangan senior yang punya nama besar kembali dipanggil ke pelatnas bulutangkis. Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kembali resmi bergabung dengan para juniornya. Sebuah langkah yang agak mengejutkan sekaligus strategis dan menggembiarakan dari PBSI.


Ada situasi yang cukup unik di ganda putra Indonesia ini. Banyak penggemar bulutangkis yang menilai pasangan the minions Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo lebih baik dari the daddies Hendra/Ahsan. Tapi kenyataannya, walaupun the minions berstatus sebagai peringkat 1 dunia, gelar juara dunia dan juara BWF World Finals justru jadi milik Hendra/Ahsan.

Di tahun 2020 ada ajang sangat bergengsi olimpiade 2020 di Tokyo, dimana Indonesia berkepentingan mempertahankan tradisi medali emas bulutangkis. Masyarakat berharap salah satu dari the minions dan the daddies akan memenangkan medali emas. Skenario terbaik tentu saja, Markus/Kevin bertemu Hendra/Ahsan di final.

Di tahun 2020 juga ada piala Thomas di Denmark. Bayangkan jika tim piala Thomas Indonesia diperkuat oleh dua ganda putra terbaik dunia, Markus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Barisan pemain tunggal juga tergolong mentereng, Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito. Formasi yang menjanjikan untuk menantaang negara-negara kuat bulutangkis lainnya.

Sementara itu, Hendra Setiawan sendiri menyebutkan bahwa status mereka di pelatnas adalah sebagai 'sparring'. Artinya mereka sebagai lawan tanding bagi atlet-atlet 'utama' pelatnas. Hal ini masih perlu penjelasan lebih lanjut mengingat di pelatnas sebelumnya belum ada pemain dengan status 'sparring'.

Daftar Referensi:
https://www.bolasport.com/read/311741334/denmark-mulai-persiapkan-diri-jadi-tuan-rumah-piala-thomas-uber-2020
https://www.antaranews.com/berita/1218299/hendra-ahsan-kembali-ke-pelatnas
https://sport.detik.com/raket/d-4831535/wow-hendraahsan-masuk-pelatnas-pbsi-2020


https://img.jakpost.net/c/2019/08/26/2019_08_26_78566_1566790016._large.jpg

BWF World Finals Dan Kesempatan Kedua

BWF World Finals punya format berbeda dengan turnamen bulutangkis lainnya yang dominan menggunakan sistem gugur. Putaran final BWF World Tour diawali dengan fase grup yang berlangsung setengah kompetisi, lalu semifinal dan final. Sampai sini, sekilas terlihat seperti format yang digunakan di piala Thomas atau piala Uber.


Biasanya, dalam sebuah turnamen yang penyisihannya terdiri dari dua grup, semifinal akan berlangsung bersilangan antara juara grup A melawan runner-up grup B, dan juara grup B melawan runner-up grup A. Di BWF World Finals aturannya berbeda: lawan semifinal dari empat pemain terbaik itu ditetapkan berdasarkan undian. 

Hal ini memungkinkan dua pemain yang lolos dari grup yang sama, kembali bertemu di babak semifinal. Pihak yang tadinya kalah di pertemuan sebelumnya, jadi punya kesempatan untuk melakukan revans. Sebaliknya, pemain yang menang di babak sebelumnya setidaknya bisa kembali kembali mencoba strategi yang sebelumnya sukses mengalahkan lawan.

Anthony Sinisuka Ginting meneruskan dominasinya atas Chen Long di turnamen ini. Jika di fase grup Ginting unggul 21-12 21-11, di semifinal Chen Long kembali ditundukkan 21-15 21-15. Dengan dua hasil yang cukup telat itu, tak diragukan lagi bahwa Ginting memang layak menantang Kento Momota di final.

Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo belum mampu mencari solusi atas momok dari Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Untuk kesekian kalinya mereka harus menyerah atas pasangan dari negeri matahari terbit itu. Sebelumnya di fase grup the minions kalah 10-21 9-21, di semifinal mereka kembali gagal meraih kemenangan, dalam pertandingan tiga set 11-21 21-15 10-21. Dengan predikat peringkat satu dunia, hal ini sama sekali bukan hasil yang menggembirakan untuk Marcus/Kevin.

Kesempatan kedua ini tak disia-siakan oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk membalas kekalahan dari Lee Yang/Wang Chi-Lin. Jika di fase grup mereka menyerah 18-21 18-21, di babak semifinal giliran pasangan China Taipei itu yang harus menyerang 21-14 21-9. Dengan kemenangan itu Ahsan/Hendra melaju ke partai puncak.

Sayang Anthony Ginting terhenti di final melawan Kento Momota. Dalam pertandinga  yang berlangsung tiga set, Ginting sempat unggul 11-5 di babak ketiga. Sayang posisi menguntungkan ini gagal dimanfaatkan Ginting yang harus menyerah 21-17 17-21 14-21.

The daddies Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses menjadi kampiun di BWF World Finals ini. Mereka seolah "membalas dendam" kekalahan the minions dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Dalam partai yang cukup menegangkan, Hendra/Ahsan menekuk pasangan Jepang itu 24-22 21-19.


Daftar Referensi:
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/2019-12-14
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/2019-12-15
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/ms-group-a
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/ms-group-b
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/ws-group-a
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/ws-group-b
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/md-group-a
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/md-group-b
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/xd-group-a
https://bwfworldtourfinals.bwfbadminton.com/results/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/draw/xd-group-b
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191215130612-170-457144/ditekuk-momota-anthony-ginting-gagal-juara-bwf-world-tour

https://badmintonindonesia.org/upload/news/boxd11c3627-f2e6-49e6-9926-0f918a00edb7.jpg



Siaran Langsung BWF World Final Di TVRI

TVRI ternyata betul-betul berkomitmen dengan semboyan "TVRI Rumah Bulutangkis". Televisi milik pemerintah kembali menayangkan langsung turnamen bulutangkis bergengsi. Event besar akhir tahun, putaran final BWF World Tour akan disiarkan oleh TVRI. 





BWF World Final ini akan berlangsung di Guangzhou, China, pada 11-15 desember 2019. Turnamen ini diikuti oleh delapan wakil untuk masing-masing sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Indonesia diwakili oleh Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan, Greysia/Apriyani, Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati.

Delapan peserta di masing-masing sektor itu dibagi menjadi dua grup, dengan satu grup terdiri dari empat peserta. Di masing-masing grup berlangsung sistem setengah kompetisi, yaitu setiap peserta akan berhadapan dengan tiga peserta lain di grup tersebut. Juara dan peringkat kedua grup maju ke babak semifinal. Pemenang babak semifinal berhak untuk maju ke final.

Grup A Grup B



Tunggal putra Kento Momota (Jepang) Chou Tien Chen (China Taipei)

Jonathan Christie (Indonesia) Chen Long (China)

Anders Antonsen (Denmark) Victor Axelsen (Denmark)

Wang Tzu Wei (China Taipei) Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)



Tunggal putri Chen Yu Fei (China) Ratchanok Intanon (Thailand)

Akane Yamaguchi (Jepang) Nozomi Okuhara (Jepang)

He Bing Jiao (China) Tai Tzu Ying (China Taipei)

Pusarla V Sindhu (India) Busanan Ongbarumphan (Thailand)



Ganda putra

Marcus Fernaldi Gideon /
Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Mohammad Ahsan/
Hendra Setiawan (Indonesia)

Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) Lee Yang/Wang Chi-Lin (China Taipei)

Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China) Lu Ching Yao/Yang Po Han (China Taipei)

Hiroyuki Endo/Yuka Watanabe (Jepang) Aaron Chia/Sho Wooi Yik (Malaysia)



Ganda putri

Yuki Fukushima/
Sayaka Hirota(Jepang)
Mayu Matsumoto/
Wakana Nagahara (Jepang)

Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) Kim So Yeong/
Kong Hee Yong (Korea Selatan)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia) Lee So Hee/
Shin Seung Chan (Korea Selatan)

Du Yue/Li Yin Hui (China) Jongkolphan Kithitarakul/
Rawinda Prajongjai (Thailand)



Ganda campuran Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China)

Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China) Praveen Jordan/
Melati Daeva Oktavianti (Indonesia)

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Seo Seung Jae/Chae YuJung (Korea Selatan) Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Tingkat kesulitan BWF World Final ini lebih tinggi dari turnamen bulutangkis pada umumnya. Pada ajang lainnya, biasanya atlet unggulan akan berhadapan dengan atlet bukan unggulan di babak pertama dan kedua. Di BWF World Final, semua peserta adalah "unggulan". Bisa dibilang, semua lawan yang dihadapi adalah berat.

Dalam turnamen ini saya tidak hendak melakukan prediksi. Kali ini saya hanya ingin menyaksikan turnamen bulutangkis tingkat tinggi. Siapa tahu bisa jadi inspirasi. Berikut adalah jadwal siaran langsung putaran final BWF World Tour di TVRI.


Tanggal Jam Babak
11 Desember 2019 09:45-15:00 WIB kualifikasi
12 Desember 2019 09:45-15:00 WIB kualifikasi
13 Desember 2019 09:45-22:00 WIB kualifikasi
14 Desember 2019 09:45-15:00 WIB semifinal
15 Desember 2019 11.45-17:00 WIB final



Daftar Referensi:
https://www.bola.com/ragam/read/4130967/jadwal-siaran-langsung-bwf-world-tour-finals-2019-dari-fase-grup-hingga-final
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ms-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ms-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ws-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/ws-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/md-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/md-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/wd-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/wd-group-b
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/xd-group-a
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/results/draw/xd-group-b
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Blank_television_set.svg/800px-Blank_television_set.svg.png



Kenapa Marcus/Kevin Tidak Tampil Di Sea Games 2019

Ada kejuaraan sangat bergengsi akhir tahun ini. Putaran final BWF World Tour akan berlangsung Desember ini di Guangzhou, China. Sedemikian bergengsi sehingga yang berhak ikut serta hanya masing-masing delapan wakil terbaik sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Ada catatan tambahan, untuk masing-masing sektor setiap negara hanya bisa mengirimkan dua wakil.



Akun twitter @badmintontalk rajin melacak siapa saja yang sudah lolos ke Guangzhou. Dari 47 wakil yang sudah memastikan diri melaju ke Guangzhou, ada 12 nama dari Asia Tenggara.

1 Jonathan Christie Indonesia Tunggal Putra
2 Anthony Sinisuka Ginting Indonesia Tunggal Putra
3 Ratchanok Intanon Thailand Tunggal Putri
4 Busanan Ombarungphan Thailand Tunggal Putri
5 Marcus Fernaldi Gideon/
Kevin Sanjaya Sukamuljo
Indonesia Ganda Putra
6 Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Indonesia Ganda Putra
7 Greysia Polii/Apriyani Rahayu Indonesia Ganda Putri
8 Jongkolphan Kititharakul/
Rawinda Prajongjai
Thailand Ganda Putri
9 Dechapol Puavaranukroh/
Sapsiree Taerattahachai
Thailand Ganda Campuran
10 Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Indonesia Ganda Campuran
11 Chan Peng Soon/Goh Liu Ying Malaysia Ganda Campuran
12 Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja Indonesia Ganda Campuran

Jadi dari data sementara ini, seperempat dari peserta putaran final BWF World Tour berasal dari Asia Tenggara. Suatu indikasi kekuatan Asia Tenggara di bulutangkis dunia. Tapi ironisnya, dalam konteks Sea Games 2019, prestasi dunia kawasan Asia Tenggara ini justru menjadi kendala.

Bulutangkis Sea Games 2019 dijadwalkan berlangsung 1-9 Desember 2019 di Manila. Ajang beregu direncanakan pada 1-4 Desember, sementara ajang perseorangan 5-9 Desember. Masalahnya, putaran final BWF World Tour di Guangzhou dijadwalkan 11-15 Desember 2019. Akan sangat berat bagi para atlet tersebut untuk tampil di Sea Games di bulutangkis beregu dan perseorangn, untuk lalu buru-buru terbang ke Guangzhou putaran final BWF World Tour.

Putaran final BWF World Tour jelas lebih bergengsi daripada bulutangkis Sea Games 2019. Jangan heran jika ada yang tidak hadir Sea Games, seperti Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Ada juga seperti Ratchanok Intanon yang memilih hanya tampil di nomor beregu, tapi absen di ajang perseorangan Sea Games Manila.

Khusus masalah ganda putra Indonesia, mungkin ada pertimbangan lain dari absennya Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Indonesia punya pasangan kelas dunia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pasangan peringkat 6 dunia ini hanya gagal lolos ke Guangzhou karena maksimal dua jatah Indonesia sudah diambil Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Artinya, Fajar/Rian bisa konsentrasi di Sea Games 2019.

Inilah saatnya Fajar/Rian menggambil peran sentral. Perannya sangat krusial dalam perjuangan Indonesia merebut medali emas beregu putra. Setelah itu, Fajar/Rian bisa melengkapinya dengan medali emas ganda putra.





Daftar Referensi:
https://twitter.com/search?q=btalkracetoguangzhou&src=typd
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=61&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=58&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=59&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=60&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/rankings/?id=9&cat_id=61&ryear=2019&week=47&page_size=25&page_no=1
https://tirto.id/jadwal-badminton-sea-games-2019-mulai-1-sampai-9-desember-elYa
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/calendar/
https://kaltim.tribunnews.com/2019/11/22/tim-badminton-sea-games-2019-berubah-lagi-sebelum-bwf-world-tour-finals-anthony-ginting-ke-filipina?page=4https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/kevin-sanjaya-sukamuljo-marcus-fernaldi-gideon-_171118175347-307.jpg


Rentetan 17 Kemenangan The Minions Terhenti Di Hongkong

Laju kemenangan pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo terhenti. Seperti sempat dibahas sebelumnya, The Minions menjadi kampiun 3 kejuaraan BWF World Tour 750  yaitu Danish Open, French Open, dan Fuzhou China Open 2019. Di tiga ajang itu, pasangan peringkat satu dunia ini mencatatkan 15 kemenangan beruntun.



Marcus/Kevin sempat melanjutkan rentetan kemenangan itu di Hongkong Open 2019. Di babak pertama mereka menghantam Lu Ching Yao/Yang Po Han (China Taipeh) 21-18 21-17. Selanjutnya di putaran 16 besar, giliran pasangan Huang Kai Xiang/Liu Cheng (China) yang harus mengakui keunggulan The Minions 19-21 21-18 21-11.

Akhirnya rentetan 17 kemenangan harus Marcus/Kevin terhenti juga. Mereka tersandung di babak perempat final menghadapi pasangan negeri matahari terbit Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Skor pertandingan adalah 21-16 14-21 20-22.

Berdasarkan peringkat dunia per 12 November 2019, Endo/Watanabe adalah peringkat keenam dunia. Mereka memang seolah adalah momok bagi The Minions. Tahun ini mereka selalu berjaya dalam tiga pertemuan dengan pasangan terbaik Indonesia itu. Dua kekalahan Marcus/Kevin sebelumnya terjadi di kejuaran Asia dan Thailand Open 2019.


Mengingat pemain-pemain Indonesia telah menarik dari dari Korea Masters, sepertinya Marcus/Kevin punya kesempatan untuk "istirahat". The Minions itu tidak masuk skuad yang dikirim ke Sea Games 2019 Manila mulai akhir ini. Mereka bisa fokus untuk mempersiapkan diri ke putaran final BWF World Tour di Guangzhou Desember nanti.


Termasuk jika mereka harus bertemu lagi dengan Endo/Watanabe...





Daftar Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3369/yonex-sunrise-hong-kong-open-2019/results/draw/md
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/46/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/player/54026/hiroyuki-endo/head-to-head-analysis/?event=double&partner=58240&team2_player1=26394&team2_player2=80057
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3754/hsbc-bwf-world-tour-finals-2019/overview
https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2018/12/29/053966100-1544725077-kevin-marcus-bwf-5c26e8726ddcae7928072f96.jpg?t=o&v=760


Marcus/Kevin, Laju 15 Kemenangan Beruntun dan Tiga Gelar BWF World Tour 750

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon bukanlah juara dunia. Mereka juga sempat tersandung di Korea Open oleh rekan senegara, Fajar/Rian. Tapi setelah itu mereka melaju untuk membuktikan kepantasan menjadi nomor satu dunia.



Pasca kegagalan di Korea Open, pasangan berjulukan the minions ini memenangkan Danish Open, French Open dan Fuzhou China Open. Ketiga kejuaraan ini masuk kategori BWF World Tour 750. Jika ditotal, di tiga turnamen itu Marcus/Kevin memenangkan 15 pertandingan tanpa sekalipun terkalahkan.

Diantara 15 pertandingan itu, ada sejumlah pasangan elit yang ditundukkan oleh Marcus/Kevin. Ahsan/Hendra dihentikan di final Danish Open. Pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty diatasi di final French Open dan semifinal Fuzhou China Open. Andalan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dikandaskan di final Fuzhou China Open. Pasangan Cina Han Cheng Kai/Zhou Dai Hong dihentikan di perempat final French Open. Ada juga pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong yang dihantam di babak pertama Fuzhou China Open.

Segala prestasi itu tidak boleh menjadikan Marcus/Kevin lengah dan besar kepala. Mereka belum bertemu lagi dengan Fajar/Rian yang menghantam di Korea Open. Akan halnya Choi SolGyu/Seo Seung Jae yang menghentikan mereka di kejuaraan dunia, the minions sudah membalasnya di babak kedua China Open.

Pasangan peringkat satu dunia ini perlu menjaga performa untuk memenangkan gelar-gelar paling bergengsi yang berikutnya menjelang. Ada putaran final BWF World Tour akhir tahun ini, dan olimpiade Tokyo tahun depan.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/80057/kevin-sanjaya-sukamuljo/tournament-results/

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/2019/11/10/3868106078.jpeg

Pelatnas Prioritas Mengejar Olimpiade Tokyo

Di awal tahun 2019, PBSI memberikan status prioritas pada sejumlah atlet pelatnas. Para pebulutangkis yang mendapatkan SK prioritas adalah mereka yang diproyeksikan untuk lolos ke Olimpiade Tokyo tahun depan. Mereka mendapatkan kesempatan lebih untuk dikirimkan ke turnamen-turnamen bergengsi demi menambah poin yang dibutuhkan untuk menembus Olimpiade.

Jika mengabaikan faktor peserta undangan dan jatah benua, hal yang menentukan lolosnya seorang atlet ke Olimpiade 2020 adalah peringkat mereka pada tanggal 28 April 2020. Peringkat itu akan mencerminkan prestasi para atlet pada rentang waktu 29 April 2019 - 26 April 2020. para atlet ini tidak hanya bersaing dengan para atlet negara lain, tapi juga dengan sesama atlet Indonesia, karena ada batasan maksimal pemain asal negara yang sama.




Pertama kita lihat dulu sektor tunggal putra dan tunggal putri. Atlet harus berada di peringkat 34 besar ranking lolos olimpiade jika ingin memastikan tampil di Tokyo. Setiap negara mendapat jatah maksimal bisa mengirimkan dua atlet jika keduanya peringkat 16 besar tanking dunia. 

Kedua atlet tunggal putra SK Prioritas, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berada di posisi yang cukup mantap. Keduanya ada di 16 besar, Jonathan di peringkat 3, sementara Anthony di peringkat 5. Jarak mereka cukup jauh dari atlet-atlet Indonesia lainnya.

Perjuangan lebih berat bagi para tunggal putri yaang masuk SK prioritas. Gregoria Mariska Tunjung bisa menjaga peluangnya dengan saat ini berada di peringkat 9 sehingga. Fitriani masih berada di posisi 18, harus berjuang lagi menembus 16 besar jika ingin menemani Gregoria ke Tokyo. 

Dibandingkan atlet tunggal, perjuangan atlet ganda menuju Tokyo lebih berat. Hanya 16 pasangan yang lolos kualifikasi olimpiade. Setiap negara mendapat jatah maksimal bisa mengirimkan dua atlet jika keduanya peringkat 16 besar tanking dunia. 

Situasi lebih rumit terjadi di ganda putra. Kedua pasangan SK prioritas sebenarnya berada di 16 besar. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menempati ranking ke 3, sementara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ada di peringkat 6. Walaupun begitu peluang Fajar/Rian untuk lolos ke Tokyo cukup tipis, karena peringkat satu dunia saat ini adalah pasangan senior non pelatnas Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan.

Di ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mantap di ranking lima. Rekannya sesama SK prioritas, pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta masih harus berjuang keras. Berada di peringkat 21 dunia saat ini, agar lolos ke Olimpiade Della/Rizki harus berjuang keras agar bisa berada di peringkat 16 besar dunia April 2020 nanti.

Kedua pasangan prioritas di ganda campuran tampil cukup bagus sejauh ini. Pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja saat ini di peringkat 7 dunia, sementara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di posisi ke 8. Mereka cukup mempertahankan prestasinya hingga April untuk untuk bisa tampil di Tokyo tahun depan.

Kualifikasi Olimpiade masih akan berlangsung sampai April. Masih ada cu kup waktu untuk para atlet untuk memperbaiki posisinya dan mengincar lolos ke Tokyo. Semoga Indonesia bisa mengirimkan atlet-atlet terbaiknya sebanyak-banyaknya.
Nama Sektor Pelatnas SK Prioritas Ranking Posisi_Kualifikasi
Anthony Sinisuka Ginting Tunggal Putra Pelatnas SK Prioritas 5 5
Jonatan Christie Tunggal Putra Pelatnas SK Prioritas 3 3
Tommy Sugiarto Tunggal Putra Non Pelatnas
15 -
Shesar Hiren Rustavito Tunggal Putra Pelatnas
22 -
Gregoria Mariska Tunjung Tunggal Putri Pelatnas SK Prioritas 9 9
Fitriani Tunggal Putri Pelatnas SK Prioritas 18 -
Ruselli Hartawan Tunggal Putri Pelatnas SK Prioritas 49 -
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Ganda Putra Non Pelatnas
1 1
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Ganda Putra Pelatnas SK Prioritas 3 3
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Ganda Putra Pelatnas SK Prioritas 9 -
Greysia Polii/Apriyani Rahayu Ganda Putri Pelatnas SK Prioritas 5 4
Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta Ganda Putri Pelatnas SK Prioritas 21 -
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto Ganda Putri Pelatnas
43 -
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja Ganda Campuran Pelatnas SK Prioritas 5 5
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Ganda Campuran Pelatnas SK Prioritas 7 7


Catatan: data peringkat adalah berdasarkan ranking tanggal 15 Oktober 2019.




Referensi:
https://olympics.bwfbadminton.com/about/
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20190104203731-170-358617/daftar-para-pebulutangkis-pelatnas-2019-pbsi
https://bwfbadminton.com/rankings/?rows=10000&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/77/men-s-singles/2019/42?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/78/women-s-singles/2019/42/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/79/men-s-doubles/2019/42/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://kumparan.com/@kumparansport/ahsan-hendra-berharap-pbsi-adil-soal-wakil-ganda-putra-di-olimpiade-1rnzEqweNZq
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/80/women-s-doubles/2019/42/?rows=25&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/13/race-to-tokyo-bwf-olympic-qualification/81/mixed-doubles/2019/42/?rows=25&page_no=1
https://asset.kompas.com/crops/Rh8o6LWsSuhSk3VuZ5CA5T43Cjg=/0x0:732x488/750x500/data/photo/2019/03/01/115031667.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...