Tampilkan postingan dengan label Tontowi/Apriyani.Tontowi Ahmad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tontowi/Apriyani.Tontowi Ahmad. Tampilkan semua postingan

Mempertanyakan Tontowi/Apriyani

Kabar bahwa Tontowi Ahmad berganti pasangan ganda campuran adalah hal positif. Sejumlah pihak percaya kalau Tontowi punya kualitas yang sudah terbukti, yang akan bisa dioptimalkan dengan pasangan yang tepat. Jika mendapat pasangan yang mumpuni, mungkin Tonthowi bisa mengejar prestasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.



Langkah ini bisa jadi juga menguntungkan bagi Apriyani Rahayu. Dengan ketatnya persaingan di ganda putri dunia saat ini, seperti ada batasan tembok prestasi yang membatasinya. Secara umum, prestasi Indonesia di ganda campuran lebih baik dari ganda putri. Berarti dengan pasangan berkelas seperti Tontowi, Apriyani bisa mengincar prestasi di gandam campuran.

Tapi ada masalah terkait peringkat Apriyani sebagai "pemula" di ganda campuran. Walaupun sebagai peringkat ke-8 ganda putri dunia, Apriyani sudah lama tidak tampil di laga kompetitif untuk ganda campuran. Walaupun Tontowi ada di peringkat 16, peringkat pasangan Tontowi/Apriyani tetap saja drop.

Terkait masalah peringkat ini, sepertinya Tontowi/Apriyani tidak bisa tampil di ajang-ajang BWF World Tour awal tahun, seperti Malaysia Masters dan Indonesia Masters. Sebuah ajang BWF World Tour umumnya diikuti 32 peserta. Artinya untuk amannya mengikuti ajang BWF World Tour, pasangan Tontawi dan Apriyani perlu ada di 32 besar dunia. Di Thailand Masters 2020 misalnya, status mereka masih di daftar tunggu.

Singkatnya Tontawi/Apriyani perlu menaikkan peringkatnya agar bisa berkompetisi di ajang-ajang paling bergensi. Walaupun belum bisa bermain di BWF World Tour, mungkin mereka masih bisa berlaga di kategori yang lebih rendah, yaitu turnamen kategori international challenge atau international series. Setelah beberapa bulan, diharapkan mereka sudah bisa mendongkrak  peringkat, sehingga layak berlaga di turnamen-turnamen kategori tertinggi, BWF World Tour.

Ada masalah dengan hal ini. Sementara Tontowi/Apriyani masih belum teruji, Apriyani saat ini juga punya komitmen di ganda putri. Bersama Greysia Polii, mereka adalah pasangan ganda putri terbaik Indonesia. Jika harus memilih prioritas, Greysia/Apriyani seharusnya lebih diprioritaskan dari Tontowi/Apriyani.

Misalnya, Greysia/Apriyani adalah ganda putri andalan Indonesia untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2019. Secara matematis mereka bisa saja dilewati oleh pemain-pemain lain, bahkan oleh ganda putri Indonesia lainnya. Masih banyak ajang BWF World Tour lagi sampai akhir masa kualifiasi Olimpiade di April nanti.

Bukan hal yang aneh jika seorang pemain ganda putri harus bermain juga di ganda campuran. Yang sulit adalah jika Apriyani harus berkompetisi di ajang-ajang BWF World Tour bersama Greysia Polii, dan harus berpasangan juga dengan Tontowi di ajang-ajang International Challenge. Apalagi jika tujuan untuk menaikkan peringkat Tontowi/Apriyani ternyata makan waktu lama.

Seandainya PBSI sudah mantap bahwa program Tontawi/Apriyani harus jalan terus, saya harap tidak dilakukan dengan tergesa-gesa sehingga mengganggu hal penting lainnya.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://palu.tribunnews.com/2019/12/30/sudah-didaftarkan-pbsi-debut-tontowiapriyani-tertunda-di-tiga-turnamen-awal-2020-karena-alasan-ini
https://bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://palu.tribunnews.com/2019/12/31/hasil-drawing-thailand-masters-2020-debut-perdana-leodaniel-tontowiapriyani-di-daftar-tunggu

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/bolasport/medium_ed1809a4e63cb7abc390895205629180.jpg


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...