Tampilkan postingan dengan label Winny Oktavina Kandow. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Winny Oktavina Kandow. Tampilkan semua postingan

Tontowi Hendak Mundur Dari Pelatnas


Atlet senior sektor ganda campuran, Tontowi Ahmad berencana mundur dari pelatnas PBSI mulai Maret ini. Rencana itu disampaikan Tontowi lewat pesan whatsapp kepada pelatihnya, Richard Mainaky. Awal maret ini kontrak Tontowi dengan sponsor apparelnya yaitu Li Ning berakhir, dan Tontowi ingin mundur setelah kontrak tersebut habis.


Tontowi Ahmad terutama dikenal karena kiprahnya saat masih berpasangan dengan Liliyana Natsir. Pasangan Tontowi/Liliyana ini adalah pasangan ganda campuran legendaris Indonesia yang meraih medali emas di olimpiade Rio de Janeiro 2016. Koleksi gelar lainnya adalah juara dunia 2013 dan 2017, juara All England 2012, 2013, 2014, 2015, juara Asia 2015, dan medali emas Sea Games 2011.

Liliyana Natsir mundur dari bulutangkis di awal tahun 2020. Pasca mundurnya Liliyana, Tontowi dipasangkan dengan atlet muda Winny Oktavina Kandow. Prestasi Tontowi/Winny sepanjang 2019 memang tidak sebanding dengan saat masih berpasangan dengan Liliyana. Sementara pasangan muda Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melejit sebagai ganda campuran terbaik Indonesia saat ini, dengan gelar juara di Denmark Open dan French Open.

Awal tahun ini Tontowi dipasangkan dengan Apriyani Rahayu. Pasangan ini kesulitan untuk berkompetisi karena Apriyani Rahayu saat itu belum punya peringkat di ganda campuran. Artinya, mereka harus berjuang lebih dulu menaikkan peringkat di ajang-ajang kejuaraan kurang bergengsi. Sementara Apriyani Rahayu juga punya prioritas di ganda putri sebagai pasangan terbaik Indonesia bersama Greysia Polii. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu sedang on fire, menjuarai Indonesia Masters 2020 dan Barcelona Spain Masters 2020.

Mungkin keputusan Tontowi Ahmad untuk mundur sudah tepat. Saat ini tongkat estafet ganda campuran sudah berpindah ke Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. 

Pelatnas Ganda Campuran 2020 yang Melanjutkan Peremajaan

Pasca pensiunnya Liliyana Natsir, PBSI agaknya fokus membina atlet-atlet muda untuk menjadi andalan di masa depan. Pasangan-pasangan muda dibentuk dan diorbitkan untuk menjadi andalan masa depan. Pendekatan ini agaknya mulai menunjukkan hasil.



Pasangan nomor satu kita saat ini  ini tentu saja adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Di tahun 2019 Praveen/Melati sukses meraih gelar juara di Denmark Open dan French Open. Dari peringkat 15 dunia di akhir tahun 2018, mereka merangsek ke peringkat 5 di akhir 2019, peringkat tertinggi saat ini untuk pasangan ganda campuran Indonesia.

Di belakang mereka ada Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja. Prestasi mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up German Open. Dengan Praveen/Melati sekarang memiliki peringkat lebih baik dari mereka, Hafiz/Faizal mau tak mau harus membidik posisi di 8 besar dunia jika ingin lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga mencatatkan perkembangan. Dari peringkat 28 di tahun akhir 2018, Rinov/Pitha meningkat ke di peringkat 21 dunia di penghujung 2019. Pencapaian mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up Swiss Open 2019.

Walaupun lebih banyak tampil di ajang-ajang yang agak kurang bergengsi di 2019, pencapaian Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso cukup bagus. Peringkat 42 dunia per akhir tahun 2019 ini tercatat sebagai juara Russia Open. Mereka bagaimanapun juga masih harus memperbaiki peringkat jika ingin tampil regular di ajang-ajang paling bergengsi.

Tontowi/Apriyani adalah kombinasi yang menarik. Mantan juara olimpiade berpasangan dengan salah satu pemain ganda putri terbaik Indonesia. Pasangan ini sudah melakukan debut kompetitif di Indonesia Masters 2020. Tentu saja butuh waktu untuk mereka bisa menemukan performa terbaik.

Ada empat nama lagi di pelatnas ganda campuran 2020, yaitu Marsheilla Gischa Islami, Andika Ramadiansyah, Winny Oktavina Kandow dan Akbar Bintang Cahyono. Akankah mereka dikombinasikan untuk membentuk dua pasangan baru?



Referensi:
https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/daftar-atlet-badminton-pelatnas-pbsi-tahun-2020-en8L
https://sport.tempo.co/amp/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=100&page_no=1
https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/gHdL-q-l6rl3nAJF1W4z2n4j2QU=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1389153/original/091728300_1477762134-Logo_PBSI.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...