Tampilkan postingan dengan label pelatnas 2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelatnas 2020. Tampilkan semua postingan

Pelatnas Ganda Campuran 2020 yang Melanjutkan Peremajaan

Pasca pensiunnya Liliyana Natsir, PBSI agaknya fokus membina atlet-atlet muda untuk menjadi andalan di masa depan. Pasangan-pasangan muda dibentuk dan diorbitkan untuk menjadi andalan masa depan. Pendekatan ini agaknya mulai menunjukkan hasil.



Pasangan nomor satu kita saat ini  ini tentu saja adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Di tahun 2019 Praveen/Melati sukses meraih gelar juara di Denmark Open dan French Open. Dari peringkat 15 dunia di akhir tahun 2018, mereka merangsek ke peringkat 5 di akhir 2019, peringkat tertinggi saat ini untuk pasangan ganda campuran Indonesia.

Di belakang mereka ada Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja. Prestasi mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up German Open. Dengan Praveen/Melati sekarang memiliki peringkat lebih baik dari mereka, Hafiz/Faizal mau tak mau harus membidik posisi di 8 besar dunia jika ingin lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga mencatatkan perkembangan. Dari peringkat 28 di tahun akhir 2018, Rinov/Pitha meningkat ke di peringkat 21 dunia di penghujung 2019. Pencapaian mereka tahun lalu adalah sebagai runner-up Swiss Open 2019.

Walaupun lebih banyak tampil di ajang-ajang yang agak kurang bergengsi di 2019, pencapaian Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso cukup bagus. Peringkat 42 dunia per akhir tahun 2019 ini tercatat sebagai juara Russia Open. Mereka bagaimanapun juga masih harus memperbaiki peringkat jika ingin tampil regular di ajang-ajang paling bergengsi.

Tontowi/Apriyani adalah kombinasi yang menarik. Mantan juara olimpiade berpasangan dengan salah satu pemain ganda putri terbaik Indonesia. Pasangan ini sudah melakukan debut kompetitif di Indonesia Masters 2020. Tentu saja butuh waktu untuk mereka bisa menemukan performa terbaik.

Ada empat nama lagi di pelatnas ganda campuran 2020, yaitu Marsheilla Gischa Islami, Andika Ramadiansyah, Winny Oktavina Kandow dan Akbar Bintang Cahyono. Akankah mereka dikombinasikan untuk membentuk dua pasangan baru?



Referensi:
https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/daftar-atlet-badminton-pelatnas-pbsi-tahun-2020-en8L
https://sport.tempo.co/amp/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2019/53/?rows=100&page_no=1
https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/gHdL-q-l6rl3nAJF1W4z2n4j2QU=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1389153/original/091728300_1477762134-Logo_PBSI.jpg

Siapa menggantikan Della/Rizki

Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dilepas dari pelatnas. Keputusan untuk melepas mantan pemain pelatnas prioritas ini tentunya diperhitungkan masak-masak oleh PBSI, dan sudah final. Pertanyaannya adalah, siapa yang akan menggantikan tugas Della/Rizki untuk lolos ke Olimpiade Tokyo tahun ini?


Indonesia maksimal bisa meloloskan dua pasangan ganda putri ke Tokyo. Sederhananya, untuk amannya  kedua ganda putri Indonesia itu perlu ada di peringkat 8 besar dunia pada akhir masa kualifikasi Olimpiade 30 April 2019. Saat ini baru Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang ada di posisi ke-8. Della/Rizki saat ini berasa di peringkat 19, cukup jauh dari 8 besar.

Della/Rizki tidak bisa meneruskan perjuangan ke Olimpiade karena mereka berpisah setelah dilepas pelatnas. Della dijadwalkan akan tampil di Thailand Masters pada Februari ini dengan pasangan baru, Anggia Shitta Awanda. Tugas untuk mendampingi Greysia/Apriyani lolos ke olimpiade harus diambil-alih pasangan ini.

Masih ada 10 turnamen BWF World Tour yang dijadwalkan berlangsung sampai berakhirnya kualifikasi Olimpiade. Poin yang didapat adalah jumlah dari hasil di terbaik di sepuluh turnamen yang diikuti. Artinya, suatu pasangan ganda putri bisa saja lolos jika konsisten berprestasi di sepuluh turnamen BWF World Tour berikutnya. Secara matematis, masih belum terlambat untuk mengincar lolos ke olimpiade.

Kesulitannya adalah, selain Greysia/Apriyani, ganda putri yang ada pelatnas ini adalah mereka yang belum lama dipasangkan, atau pasangan yang baru dipromosikan dari pelatnas pratama. Ranking mereka mungkin belum ikut serta untuk ikut serta di ajang BWF World Cup. Sementara kompetisi bulutangkis akan bergulir kembali tahun 2020 ini, dimulai dari Malaysia Masters awal Januari ini.

Untungnya masih ada 
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang bisa tampil di Malaysia Masters 2020, meskipun harus berjuang dari babak kualifikasi. Tantangan pertama Fadia/Ribka adalah pasangan India Pooja Dandu/Sanjana Santosh. Kedua pasangan ini tercatat belum pernah bertemu, dan punya peringkat yang tak berbeda jauh.

Daftar Referensi:

https://www.jawapos.com/sports/14/08/2019/terancam-dicoret-dari-sk-prioritas-pelatnas-della-rizki-santai/
https://www.indosport.com/raket/20191221/tersingkir-dari-pelatnas-2020-separah-apa-ranking-2-wakil-indonesia
https://www.indosport.com/raket/20191222/pantaskah-della-destiara-rizki-amelia-tersingkir-dari-pelatnas-pbsi
https://www.suara.com/sport/2019/10/15/160500/eng-hian-harap-pbsi-beri-kesempatan-kedua-bagi-della-rizki
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/53/?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris/tournament-results/?year=2020
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3687/perodua-malaysia-masters-2020/results/draw/wd-qualification
https://www.crccasia.com/wp-content/uploads/2019/12/tokyo-2020-1200x675.jpg





Perombakan Besar-Besaran di Pelatnas 2020 Ganda Putri

Langkah cukup menarik terjadi di pelatnas ganda putri edisi 2020. Terlihat jelas adanya peremajaan dan fokus pada pemain muda. Selain pemain senior Greysia Polii dan Ni Ketut Mahadewi Istarani, sepuluh atlet lain di pelatnas ganda putri ada di rentang usia 18-22 tahun.


Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih jadi andalan. Keikutsertaan mereka ke putaran final BWF World Tour di Guangzhou akhir tahun lalu menunjukkan bahwa mereka termasuk delapan besar pasangan ganda putri terbaik dunia. Tahun lalu mereka sukses menjadi juara India Open 2019, sebuah ajang BWF World Tour 500. Posisi mereka cukup aman untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.
Pasangan Rekor 2019 Peringkat 2018 Peringkat 2019 Prestasi 2019

Greysia Polii/
Apriyani Rahayu
41-21 4 8 juara India Open 2019

Siti Fadia Silva Ramadhanti/
Ribka Sugiarto
15-7
53 juara Yuzu Indonesia Masters 2019

Nita Violina Marwah/
Putri Syaikah Ulima Hidayat
30-9 154 57 juara Vietnam International Challenge 2019 
juara Iran Fajr International Challenge 2019

Tania Oktaviani Kusumah/
Ni Ketut Mahadewi Istarani
8-5
83 juara Russia Open 2019

Yulfira Barkah/
Agatha Imanuela
8-4
124 runner-up Malaysia International Challenge 2019

Diantara lima pasangan lain, yang paling lama tampil bersama adalah Nita Violina Marwah/Putri Syaikah. Menurut catatan halaman ranking dunia BWF di pekan ke 53 tahun 2019 menurut situs bwfbadminton.com, dua remaja 18 tahun sepanjang tahun 2019 mereka menorehkan rekor 30 kemenangan dan 9 kekalahan. Peringkat mereka melambung dari 154 di akhir tahun 2018 menjadi 57 di akhir tahun 2019. Nita/Putri tahun lalu menjadi adalah kampiun Vietnam International Challenge 2019 dan Iran Fajr International Challenge 2019. Mereka juga punya andil memenangkan gelar Suhandinata Cup 2019 untuk pertama kalinya bagi Indonesia.

Empat pasangan lain terbilang "pasangan baru", setidaknya berdasarkan rekaman pertandingan senior di rekaman BWF. Sebagian mungkin bukan muka baru di pelatnas, tapi dipasangkan dengan partner baru. Bongkar pasang pemain ganda untuk mencari kombinasi terbaik memang sesuatu yang lumrah. Ada juga ganda putri pelatnas pratama yang tahun 2020 ini naik kelas ke pelatnas senior. 

Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah adalah salah satu yang baru dipasangkan di tahun 2019. Rekor mereka adalah 8 kemenangan dan 5 kekalahan. Mereka sukses merebut gelar juara di Russia Open 2019, sebuah ajang BWF Tour 100.

Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto juga baru dipasangkan tahun lalu. Mereka punya catatan cukup impresif dengan 15 kemenangan dan 7 kekalahan. Mereka adalah juara Indonesia Masters 2019, juga sebuah ajang BWF Tour 100.

Yulfira Barkah/Agatha Imanuela adalah pasangan lain yang dibentuk tahun 2019. Kedua pemain yang masih 19 tahun ini cukup menjanjikan dengan delapan kemenangan dan empat kekalahan. Prestasi terbaik mereka sejauh ini adalah sebagai runner-up Malaysia International Challenge 2019.

Amalia Cahaya Pratiwi yang  "naik kelas" dari pelatnas pratama dipasangkan dengan Febriana Dwipuji Kusuma. Mereka bisa dibilang masih pendatang baru di kategori senior.


Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/9/women-s-doubles/2019/53/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani
https://bwfbadminton.com/player/84362/ni-ketut-mahadewi-istarani/tournament-results/?year=2019
https://bwfbadminton.com/player/89865/tania-oktaviani-kusumah
https://bwfbadminton.com/player/66961/della-destiara-haris
https://en.wikipedia.org/wiki/Rizki_Amelia_Pradipta
https://bwfbadminton.com/player/81486/agatha-imanuela
https://bwfbadminton.com/player/77784/yulfira-barkah
https://bwfbadminton.com/player/96455/ribka-sugiarto
https://bwfbadminton.com/player/88097/siti-fadia-silva-ramadhanti
https://bwfbadminton.com/player/79664/febriana-dwipuji-kusuma
https://bwfbadminton.com/player/67761/amalia-cahaya-pratiwi
https://bwfbadminton.com/player/60838/nita-violina-marwah
https://bwfbadminton.com/player/94011/putri-syaikah
https://bwfbadminton.com/player/81462/apriyani-rahayu
https://bwfbadminton.com/player/14729/greysia-polii
https://bwfbadminton.com/results/3706/russian-open-2019/podium
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3392/yonex-sunrise-india-open-2019/results/podium/

https://asset.indosport.com/article/image/q/80/291710/pbsi_crjpg_16_9_169-169.jpg?w=750&h=423



Lima Pasangan Juara di Pelatnas 2020 Ganda Putra

Sektor ganda putra adalah yang paling berprestasi di Indonesia saat ini. Tak heran jika para pemain yang dipanggil ke pelatnas ganda putra juga lebih berprestasi dari yang lain. Diantara 14 pemain yang dipanggil ke pelatnas ganda putra 2020, ada lima pasangan dengan punya prestasi juara di tahun 2019.




Pasangan peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan kolektor gelar juara terbanyak. Delapan kali menjadi pemuncak kejuaraan sekelas BWF World Tour adalah pencapaian yang luar biasa. Daftar koleksi gelar juara yang dimenangkan The Minions tahun ini bisa dilihat di tabel berikut ini.

Kejuaraan Kategori
Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000
China Open 2019 BWF World Tour Super 1000
Japan Open 2019 BWF World Tour Super 750
Denmark Open 2019 BWF World Tour Super 750
French Open 2019 BWF World Tour Super 750
Fuzhou China Open 2019 BWF World Tour Super 750
Malaysia Masters 2019 BWF World Tour Super 500
Indonesia Masters 2019 BWF World Tour Super 500

Apapun peran yang diberikan oleh PBSI, pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan resmi kembali bergabung ke pelatnas untuk tahun 2020. The Daddies mengoleksi empat gelar di tahun 2019. Hebatnya, diantara pasangan peringkat kedua dunia ini menjuarai ajang-ajang paling bergengsi ditahun 2019, yaitu kejuaraan dunia dan putaran final BWF World Tour.


Kejuaraan Kategori
Kejuaraan dunia 2019 Kejuaraan dunia
BWF World Tour Finals 2019 BWF World Tour Finals
All England 2019 BWF World Tour Super 1000
New Zealand Open 2019 BWF World Tour Super 300

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga dikenal sebagai pemain kelas dunia. Di tahun 2019 mereka mencatatkan diri sebagai juara Swiss Open dan Korea Open. Dari peringkat 7 di akhir tahun 2018, mereka meningkat ke posisi lima di penghujung 2019.

Kejuaraan Kategori
Korea Open BWF World Tour Super 500
Swiss Open BWF World Tour Super 300

Pendatang baru Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri juga datang dengan catatan gelar juara di tahun 2019. Mereka adalah kampiun Finnish Open 2019 dan Hyderabad Open 2019. Peringkat dunia mereka meningkat pesat dari 154 di penghujung 2018 menjadi 57 di akhir 2019.


Kejuaraan Kategori
Hyderabad Open 2019 BWF Tour Super 100
Finnish Open 2019 International Challenge

Juara dunia junior Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin ternyata juga punya catatan juara di turnamen senior. Mereka adalah juara Malaysia International Series 2019. Pembinaan yang tepat diperlukan dalam rangka transisi Leo/Daniel ke level senior. Level persaingan akan lebih berat di turnamen kategori international challenge, BWF Tour Super 100, apalagi BWF World Tour.


Kejuaraan Kategori
Malaysia International Series 2019 International Series

Pasangan Ade Yusuf Santoso/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira tidak memenangkan gelar juara individual ganda putra di tahun 2019. Walaupun begitu, mereka punya andil untuk memenangkan medali emas Sea Games untuk Indonesia. Mereka memastikan kemenangan Indonesia 3-1 setelah menundukkan ganda Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi 

Ada nama lagi di pelatnas ganda putra, yaitu Sabar Karyaman Gutama. Masih ada pertanyaan tentang peran pemain ini di pelatnas ganda putra karena pasangannya tidak dipanggil ke pelatnas. Begitu juga halnya dengan Moh. Reza Pahlevi Isfahani. 


Daftar Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://www.bolasport.com/read/311607821/alasan-wahyu-nayaka-tak-masuk-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/52/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/52?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/26394/marcus-fernaldi-gideon
https://bwfbadminton.com/player/80057/kevin-sanjaya-sukamuljo
https://bwfbadminton.com/player/88876/fajar-alfian
https://bwfbadminton.com/player/91130/muhammad-rian-ardianto
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando
https://bwfbadminton.com/player/84786/daniel-marthin
https://bwfbadminton.com/player/91440/muhammad-shohibul-fikri
https://bwfbadminton.com/player/79658/bagas-maulana
https://bwfbadminton.com/player/59822/wahyu-nayaka-arya-pangkaryanira
https://bwfbadminton.com/player/74945/ade-yusuf-santoso
https://bwfbadminton.com/player/51074/hendra-setiawan
https://bwfbadminton.com/player/52749/mohammad-ahsan
https://bwfbadminton.com/player/86136/moh-reza-pahlevi-isfahani
https://bwfbadminton.com/player/87432/sabar-karyaman-gutama
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/calendar/?cyear=2019&rstate=all
https://bwfbadminton.com/results/3395/idbi-federal-life-insurance-hyderabad-open-2019/podium
https://bwfbadminton.com/results/3500/finnish-open-2019/podium
https://bwfbadminton.com/results/3583/victor-malaysia-international-series-2019/podium
https://bola.kompas.com/read/2019/12/04/12284878/badminton-sea-games-2019-wahyu-ade-pastikan-indonesia-raih-medali-emas?page=all
https://img.beritasatu.com/cache/jakartaglobe/960x620-4/2018/03/2018-03-18T182431Z_705160662_RC14BAB0A1C0_RTRMADP_3_BADMINTON-ENGLAND.jpg



Upaya Alternatif Prestasi Di Pelatnas Tunggal Putri 2020

Prestasi tunggal putri Indonesia saat ini tidak menggembirakan. Sea Games 2019 Manila yang lalu bisa menjadi indikasinya. Fitriani selalu kalah dalam tiga partai dimainkannya di beregu putri. Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan gagal meraih medali emas tunggal putri, kandas menghadapi pemain Malaysia yang peringkatnya jauh dibawah mereka: Kisona Selvaduray.

Saat ini Gregoria, Fitriani dan Ruselli masih berstatus "prioritas". Alasannya, mereka sedang diproyeksikan merebut tiket ke olimpiade Tokyo 2019 https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2019_Southeast_Asian_Games_%E2%80%93_Women%27s_team , yang tentunya perlu kita dukung bersama. Tapi setelah olimpiade di Juli-Agustus, seharusnya status "prioritas" mereka berakhir.

Juara nasional 2019 Asty Dwi Widyaningrum dipanggil ke pelatnas 2020. Sebelum kejurnas, Asty memang menyebutkan akan ngotot untuk juara dan bergabung dengan pelatnas. Artinya pelatnas tunggal putri mendapatkaan seorang talenta 19 tahun yang termotivasi untuk berprestasi.

Juara nasional 2019 untuk kelas taruna, Nandini Putri Arumni, juga dipanggil ke pelatnas 2020. Di catatan bwfbadminton.com, barangkali prestasi terbaik tahun lalu Nandini adalah sebagai finalis Jakarta International Series. Bergabung dengan pelatnas diharapkan akan memberi kesempatan lebih banyak bagi Asty dan Nandini untuk menjajal turnamen internasional dan berprestasi.

Bertahan di pelatnas utama bukan hal yang mudah. Diluar ketiga pemain prioritas Gregoria, Fitriani dan Ruselli, hanya Choirunnisa pemain pelatnas senior 2019 yang mampu bertahan masuk pelatnas 2020. Tahun ini prestasi Choirunnisa adalah finalis Iran Fajr International Challenge 2019 dan semifinalis Finnish Open 2019.

Nama Rekor 2019 Peringkat 2018 Poin 2018 Peringkat 2019 Poin 2019
Gregoria Mariska Tunjung 13-21 15 51440 24 43750
Fitriani 18-22 33 36099 28 41064
Ruselli Hartawan 19-17 51 28451 37 34220
Choirunnisa 12-12 130 13700 81 20490
Putri Kusuma Wardani 27-9 189 18400 244 5200
Yasnita Enggira Setyawan 17-9 275 4230 349 2840
Asty Dwi Widyaningrum 5-5 170 9780 229 5610
Nandini Putri Arumni 6-3 709 910 482 1520

Dari pelatnas pratama Putri Kusuma Wardhani promosi ke pelatnas utama. Hal yang cukup mengherankan karena Putri sebenarnya masih "cukup umur" untuk mematangkan diri dulu di level junior. Barangkali hal ini menunjukkan bagaimana sektor tunggal putri kita memang membutuhkan darah baru. Tahun lalu selain perannya membantu Indonesia menjadi juara Suhandinata cup 2019, Putri sukses menjadi juara Jakarta International Series dan finalis Jaya Raya International Grand Prix.

Yasnira Enggira Setiawan adalah nama lain alumni pelatnas pratama yang naik kelas ke pelatnas utama. Tahun lalu prestasi Yasnira adalah sebagai semifinalis Jakarta International Series dan German Junior 2019.



Daftar Referensi:
https://www.hakimgaris.com/2019/12/gregoria-vs-fitriani-vs-ruselli-memperebutkan-tiket-olimpiade-2020.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Badminton_at_the_2019_Southeast_Asian_Games_%E2%80%93_Women%27s_team
https://www.djarumbadminton.com/nasional/berita/read/kejurnas-pbsi-asty-siapa-sih-yang-nggak-mau-ke-pelatnas/
https://www.suara.com/sport/2019/11/29/031000/nandini-kantongi-tiket-ke-pelatnas-berikut-daftar-juara-kejurnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/player/74788/asty-dwi-widyaningrum
https://bwfbadminton.com/player/74788/asty-dwi-widyaningrum/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/71458/nandini-putri-arumni
https://bwfbadminton.com/player/74788/nandini-putri-arumni/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/98727/choirunnisa-choirunnisa
https://bwfbadminton.com/player/98727/choirunnisa-choirunnisa/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/85154/yasnita-enggira-setiawan
https://bwfbadminton.com/player/85154/yasnita-enggira-setiawan/tournament-results
https://m.badmintonindonesia.org/Assets/image/logo-pbsi.png


Keuntungan Kembalinya Hendra/Ahsan Ke Pelatnas

Sebuah pasangan senior yang punya nama besar kembali dipanggil ke pelatnas bulutangkis. Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kembali resmi bergabung dengan para juniornya. Sebuah langkah yang agak mengejutkan sekaligus strategis dan menggembiarakan dari PBSI.


Ada situasi yang cukup unik di ganda putra Indonesia ini. Banyak penggemar bulutangkis yang menilai pasangan the minions Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sidomuljo lebih baik dari the daddies Hendra/Ahsan. Tapi kenyataannya, walaupun the minions berstatus sebagai peringkat 1 dunia, gelar juara dunia dan juara BWF World Finals justru jadi milik Hendra/Ahsan.

Di tahun 2020 ada ajang sangat bergengsi olimpiade 2020 di Tokyo, dimana Indonesia berkepentingan mempertahankan tradisi medali emas bulutangkis. Masyarakat berharap salah satu dari the minions dan the daddies akan memenangkan medali emas. Skenario terbaik tentu saja, Markus/Kevin bertemu Hendra/Ahsan di final.

Di tahun 2020 juga ada piala Thomas di Denmark. Bayangkan jika tim piala Thomas Indonesia diperkuat oleh dua ganda putra terbaik dunia, Markus/Kevin dan Hendra/Ahsan. Barisan pemain tunggal juga tergolong mentereng, Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito. Formasi yang menjanjikan untuk menantaang negara-negara kuat bulutangkis lainnya.

Sementara itu, Hendra Setiawan sendiri menyebutkan bahwa status mereka di pelatnas adalah sebagai 'sparring'. Artinya mereka sebagai lawan tanding bagi atlet-atlet 'utama' pelatnas. Hal ini masih perlu penjelasan lebih lanjut mengingat di pelatnas sebelumnya belum ada pemain dengan status 'sparring'.

Daftar Referensi:
https://www.bolasport.com/read/311741334/denmark-mulai-persiapkan-diri-jadi-tuan-rumah-piala-thomas-uber-2020
https://www.antaranews.com/berita/1218299/hendra-ahsan-kembali-ke-pelatnas
https://sport.detik.com/raket/d-4831535/wow-hendraahsan-masuk-pelatnas-pbsi-2020


https://img.jakpost.net/c/2019/08/26/2019_08_26_78566_1566790016._large.jpg

Pelatnas 2020 Dan Peningkatan Signifikan Performa Tungggal Putra

Sepanjang tahun 2019, prestasi para tunggal putra yang dipanggil pelatnas 2020 cenderung mengalami peningkatan. Memang masih sulit menandingi Kento Momota. Setidaknya Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berstatus sebagai pemain elit dunia, dan di jalur yang tepat untuk sama-sama lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo.


Jonathan Christie adalah satu-satunya tunggal putra yang berhasil merebut gelar juara sebuah turnamen BWF World Tour di tahun 2019. Jonathan adalah kampiun di Australia Open dan New Zealand Open. Peringkatnya menanjak dari peringkat 11 akhir tahun lalu menjadi peringkat ke-6 tahun ini.

Dibanding akhir tahun lalu, Anthony Sinisuka Ginting mungkin masih sama-sama di peringkat ketujuh. Tapi dilihat dari poin yang didapatnya ada peningkatan dari 65285 menjadi 72562. Jika pemain yang tahun lalu tampil di lima final ini mampu mulai kembali memenangkan gelar turnamen di rangkaian BWF World Tour, mungkin Gintinglah yang menjadi tunggal pertama Indonesia di piala Thomas, bukan Jonathan.

Shesar Hiren Rhustavito yang mungkin sering luput dari perhatian media, mencatat loncatan besar di tahun 2019. Dari peringkat ke-53 di akhir tahun 2018, Vito sekarang sudah ada di peringkat ke-20 dunia. Prestasi terbaik Vito tahun ini adalah semifinal Chinese Tainei Open dan perempat final Thailand Open, Korea Open dan Fuzhou China Open.

Nama
Rekor 2019
Ranking 2018
Poin 2018
Ranking 2019
Poin 2019
Keterangan
Jonatan Christie43-191157403673640
Anthony Sinisuka Ginting38-22765285772562
Shesar Hiren Rhustavito24-1653296102046254
Chico Aura Dwi Wardoyo22-1769243407323320
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay25-1219588608221440
Firman Abdul Kholik17-861280368321290
Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu16-91591127016511260promosi dari pelatnas pratama
Karono Suwarno12-638329502794740promosi dari pelatnas pratama
Vicky Angga Saputra4-3284166002844640“baru”

Chico Aura Dwi Wardoyo mungkin tidak mencatatkan peningkatan peringkat di tahun 2019. Tapi setidaknya, rekor pertandingannya masih positif, 22 kemenangan berbanding 17 kekalahan. Walaupun begitu pemain 21 tahun ini sebaiknya meningkatkan prestasinya di tahun 2020.

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay mencatatkan peningkatan peringkat yang cukup luar bisa di tahun 2019, dari peringkat 195 ke peringkat 82. Prestasi terbaiknya tahun ini adalah juara Indonesia International Challenge 2019. Mungkin tahun 2020 Ikhsan perlu lebih banyak menjajal ajang BWF World Tour. 

Catatan Firman Abdul Kholik terlihat cukup anomali. Sementara peringkatnya turun dari 61 menjadi 83, kenyataannya rekor pertandingan Firman justru cukup bagus, 17 kemenangan 8 kekalahan. Seperti juga Chico, Firman sebaiknya meningkatkan prestasinya di tahun 2020.

Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu dan Karono Suwarno naik kelas dari pelatnas pratama ke pelatnas senior. Tentunya dengan tampil di pelatnas senior diharapkan Gatjra dan Karono bisa lebih banyak mencoba berprestasi di turnamen senior. Tentunya kita harapkan Gatjra dan Karono bisa melalui periode transisi junior-ke-senior ini dengan mulus.

Dipanggilnya kembali Vicky Angga Saputra ke pelatnas adalah hal yang menarik. Memang peringkatnya menurun drastis, tapi hal ini tak terlepas dari berkurangnya turnamen yang diikuti setelah tak lagi berstatus pemain pelatnas di tahun 2019. Walaupun begitu, kita bisa mencatat kemenangannya atas Ihsan Maulana Mustofa, Panji Ahmad Maulana, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay di Indonesia Masters 2019.



Daftar Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191220193540-170-458817/susunan-pemain-pelatnas-pbsi-2020-ahsan-hendra-masuk-daftar
https://www.liputan6.com/bola/read/3863277/ini-daftar-pebulu-tangkis-penghuni-pelatnas-pbsi-2019
https://bwfbadminton.com/player/73442/jonatan-christie
https://bwfbadminton.com/player/95661/anthony-sinisuka-ginting
https://bwfbadminton.com/player/81887/shesar-hiren-rhustavito
https://bwfbadminton.com/player/71408/chico-aura-dwi-wardoyo
https://bwfbadminton.com/player/90657/ikhsan-leonardo-imanuel-rumbay
https://bwfbadminton.com/player/61797/firman-abdul-kholik
https://bwfbadminton.com/player/62305/gatjra-piliang-fiqihilahi-cupu
https://bwfbadminton.com/player/59658/karono-karono
https://bwfbadminton.com/player/58640/vicky-angga-saputra
https://bwfbadminton.com/player/58640/vicky-angga-saputra/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/89156/syabda-perkasa-belawa
https://bwfbadminton.com/player/75079/yonathan-ramlie
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata
https://bwfbadminton.com/player/80886/bobby-setiabudi
https://bwfbadminton.com/player/83267/muh-asqar-harianto
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2018/51/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/51/?rows=100&page_no=1&country=INA
https://www.suara.com/sport/2019/01/04/191000/daftar-atlet-senior-yang-terdegradasi-dari-pelatnas-pbsi-2019

https://www.straitstimes.com/sites/default/files/styles/article_pictrure_780x520_/public/articles/2019/04/09/colin-jc2-9.jpg?itok=RZcDkAkd&timestamp=1554809273


Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...