Tampilkan postingan dengan label pelatnas pratama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelatnas pratama. Tampilkan semua postingan

Kiprah Ganda Putra Pelatnas Pratama di Kejuaraan Dunia Junior dan Suhandinanata Cup 2019


Pemain pelatnas pratama ganda putra mungkin masih berada di persimpangan. Sebagian dari mereka bermain rangkap ganda putra dan ganda campuran, alih-alih konsentrasi penuh di ganda putra. Mungkin batasan pemain ganda putra dan pemain putra ganda campuran tidak begitu tegas.



Berikut ini adalah daftar para pemain ganda putra pelatnas pratama berdasarkan daftar yang diumumkan PBSI awal tahun 2019. Pemain termuda di daftar ini kelahiran tahun 2001, sementara yang tertua kelahiran tahun 1998. Sejumlah pemain dicantumkan berstatus "magang".


Pelatnas Pratama
1. Bagas Maulana (PB Djarum)
2. Mohammad Shohibul Fikri (PB SGS PLN Bandung)
3. Daniel Marthin (PB Djarum)
4. Leo Rolly Carnando (PB Djarum
5. Ghifari Anandaffa Prihardika (PB Jaya Raya)
6. Pramudya Kusumawardana Riyanto (PB Djarum)
7. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (PB Exist)

Magang
1. Syahrizal Dafandi Arafixqli (PB Pratama)
2. Syahrozi Dafandi Arafixqli (PB Pratama)
3. Dwiki Rafian Restu (PB Djarum)
4. Bernardus Bagas Kusumawardhana (PB Djarum)


Pemain yang dikirimkan ke Suhandinata Cup dan kejuaraan dunia junior 2019 adalah para pemain kelahiran tahun 2001, yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Dwiki Rafian Restu/Bernardus Bagas Kusumawardhana. Sejumlah pemain yang dikirim ternyata tidak ada di daftar itu, yaitu M Lucky Andres Apriyanda, Gavy Anak Satriyadi dan Muhammad Galih Rezka Ramadhan. Kedua pemain yang disebut belakangan itu semuanya belum punya peringkat BWF, dan keduanya kelahiran tahun 2001.



Di ajang Suhandinata Cup 2019, dari enam partai yang dijalani Indonesia untuk menjuarai even beregu ini, ganda putra hanya tampil tiga kali. Alasannya, karena di 16 besar, semifinal dan final, Indonesia sudah memastikan kemenangan di partai-partai sebelumnya sehingga partai ganda putra tidak perlu dimainkan. Barangkali sumbangan terbesar sektor ganda putra adalah saat semifinal melawan Thailand, saat pasangan Leo/Daniel menundukkan untuk memastikan keunggulan Indonesia dengan skor 3-2.

Pasangan ganda putra Leo/Daniel sukses memenangkan gelar juara dunia junior 2019. Rekannya sesama pelatnas pratama, Dwiki Rafian Restu/Bernardus Bagas Kusumawardhana hanya bertahan sampai 16 besar. Satu pasangan Indonesia lagi di ajang ini, Gavy Anak Satriyadi/Muhammad Galih Rezka Ramadhan tersingkir di babak penyisihan pertama.

Menarik untuk membandingkan Leo/Daniel dengan juara dunia junior tunggal putra, Kunlavut Vitidsarn. Menilik rekor tahun in, Leo/Daniel punya prosentasi kemenangan 85%, sementara Kunlayut 75%. Dilihat dari peringkat dunia BWF (pada 26 Oktober 2019), saat ini Leo/Daniel peringkat 74, sementara Vitidsarn sudah peringkat 47. Memiliki peringkat yang sudah cukup tinggi tentunya akan meudahkan Leo/Daniel maupun Kun saat menjajal level senior.

Tapi Leo/Daniel bukanlah pemain pelatnas pratama dengan peringkat BWF terbaik. Senior mereka Bagas Maulana/Mohammad Shohibul Fikri menempati posisi ke 53. Tahun ini Bagas Maulana/Mohammad Shohibul Fikri mencatatkan 17 kemenangan dan 8 kekalahan.












Referensi:
https://sport.tempo.co/read/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019/full&view=ok
https://sport.detik.com/raket/d-4371055/ini-dia-96-pemain-pelatnas-bulutangkis-2019
https://bwfbadminton.com/player/79658/bagas-maulana
https://bwfbadminton.com/player/79658/bagas-maulana/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/91440/muhammad-shohibul-fikri
https://bwfbadminton.com/player/84786/daniel-marthin
https://bwfbadminton.com/player/84786/daniel-marthin/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/94305/ghifari-anandaffa-prihardika/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/74732/pramudya-kusumawardana
https://bwfbadminton.com/player/74732/pramudya-kusumawardana/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/94430/yeremia-erich-yoche-yacob
https://bwfbadminton.com/player/61225/syahrizal-dafandi-arafixqli
https://bwfbadminton.com/player/61225/syahrizal-dafandi-arafixqli/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/62104/syahrozi-dafandi-arafixqli
https://bwfbadminton.com/player/56499/dwiki-rafian-restu/
https://bwfbadminton.com/player/56499/dwiki-rafian-restu/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/92917/bernadus-bagas-kusuma-wardana
https://bwfbadminton.com/player/92917/bernadus-bagas-kusuma-wardana/tournament-results/
https://bwfbadminton.com/player/87045/rehan-naufal-kusharjanto
https://bwfbadminton.com/player/76674/andika-ramadiansyah
https://bwfbadminton.com/player/83933/renaldi-samosir
https://bwfbadminton.com/player/80229/zachariah-josiahno-sumanti
https://bwfbadminton.com/player/63571/adnan-maulana
https://bwfbadminton.com/player/55756/andre-timotius-tololiu
https://bwfbadminton.com/player/90953/muhammad-galih-rezka-ramadhan
https://bwfbadminton.com/player/69123/gavy-anak-satriyadi
https://bwfbadminton.com/player/58027/m-lucky-andres-apriyanda
https://bwfbadminton.com/player/64032/kunlavut-vitidsarn/
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/b/b3/2019_BWF_World_Junior_Championships_Logo.png

Kiprah Tunggal Putri Pelatnas Pratama di Kejuaraan Dunia Junior dan Suhandinanata Cup 2019

Suatu yang menarik dari Suhandinata Cup 2019 adalah peran yang cukup besar dari para pemain putri. Saat memenangkan partai final melawan Cina dengan skor 3-1, tiga kemenangan datang dari sektor yang melibatkan atlet perempuan: ganda campuran, tunggal putri dan ganda putri. Secercah harapan diberikan para pemain muda kita disaat prestasi sektor putri di level senior kalah mengkilap dari putra.



Dalam tulisan ini, kita akan coba gali lebih jauh tentang para pemain tunggal putri di pelatnas pratama. Tercatat ada tiga pemain tunggal putri terdaftar di pelatnas pratama, plus tiga pemain magang. Selengkapnya bisa dilihat pada daftar dibawah ini.

Pelatnas Pratama
1. Putri Kusuma Wardhani (PB Exist) 2002 26-8 191
2. Stephanie Widjaja (PB Jaya Raya) 2003 18-9 254
3. Yasnita Enggira Setyawan (PB Exist) 2001 17-9 230

Magang
1. Alifia Intan Nurrokhim (PB Djarum) 2001 9-8 577
2. Aisha Galuh Maheswari (PB Djarum) 2002 12-8 1042
3. Aisyah Sativa Fatetani (PB Djarum) 2002 16-8 754

Terlepas dari status magang atau bukan, empat tunggal putri yang dikirim ke kejuaraan dunia junior 2019 memang yang terbaik yang kita miliki. Saat tulisan ini diunggah, tahun ini Stephanie, Yasnita dan Aisyah punya rasio kemenangan diatas 60%. Putri Kusuma Wardhani bahkan punya rasio kemenangan diatas 75%.

Stephanie Widjaja tampil pada partai pertama piala Suhandinata 2019 melawan Uganda, tapi adalah Putri Kusuma Wardhani yang mencatatkan hasil mengesankan di turnamen ini. Tampil di lima partai, Putri membukukan empat kemenangan dan hanya satu kekalahan atas Phittayaporn Chaiwan dari Thailand. Hasil yang paling mengesankan mungkin adalah kemenangan Putri atas Zhou Meng di partai final melawan Cina. 

Di kejuaraan dunia junior, langkah Putri dan Stephanie sama-sama terhenti di babak perempat final. Putri ditundukkan oleh Riko Gunji (Jepang), sementara Stephanie tidak bisa mengatasi Zhou Meng (China). Di turnamen ini Yasnita kandas di babak 16 besar, sedangkan Aisyah tersingkir di 64 besar.

Jika lolos dari sistem promosi/degradasi, keenam atlet tungggal putri pelatnas pratama ini mungkin bisa dipertahankan di pelatnas pratama untuk tahun 2020. Putri masih 17 tahun, sementara Stephanie bahkan masih 16 tahun. Menurut penulis, sebaiknya tidak perlu buru-buru mengorbitkan mereka ke jalur senior. Biarkan mereka matang lebih dulu di berbagai kompetisi junior.

Saat ini peringkat terbaik diantara mereka dipegang oleh Putri Kusuma Wardani, peringkat 193 dunia. Mungkin Putri bisa mencapai 150 besar dunia dalam setahun ke depan, atau mungkin saja justu Stephanie atau Yasnita yang melejit kedepan.











Referensi:
https://bwfbadminton.com/player/76890/putri-kusuma-wardani
https://bwfbadminton.com/player/87718/stephanie-widjaja
https://bwfbadminton.com/player/85154/yasnita-enggira-setiawan
https://bwfbadminton.com/player/65656/alifia-intan-nurrohkhim
https://bwfbadminton.com/player/99479/aisha-galuh-maheswari
https://bwfbadminton.com/player/77988/aisyah-sativa-fatetani
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/7/women-s-singles/2019/42/?rows=50&page_no=1&country=INA
Foto dari https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/b/b3/2019_BWF_World_Junior_Championships_Logo.png

Kiprah Tunggal Putra Pelatnas Pratama di Kejuaraan Dunia Junior dan Suhandinanata Cup 2019

Awal tahun ini PBSI mengumumkan para pemain pelatnas, temasuk pelatnas pratama. Di sektor tunggal putra, ada lima pemain terdaftar di pelatnas pratama, plus tiga pemain magang. Selepas bergulirnya Suhandinata Cup dan kejuaran dunia Junior Oktober ini di Kazan, adalah menarik untuk melihat perkembangan para pemuda ini.



Pelatnas Pratama
1. Syabda Perkasa Belawa (PB Djarum)
2. Yonathan Ramlie (PB Exist)
3. Christian Adinata (PB Tangkas Intiland)
4. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu (PB Exist)
5. Karono (PB Jaya Raya)

Magang
1. Alberto Alvin Yulianto (PB Djarum)
2. Bobby Setiabudi (PB Djarum)
3. Iqbal Aji Tri Pamungkas (PB Exist)


Sebagai catatan penulis tidak begitu jelas dengan istilah "Magang" ini. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu, Karono, Alberto Alvin Yulianto dan adalah kelahiran tahun 2000. Syabda Perkasa Belawa, Yonathan Ramlie, Christian Adinata dan Bobby Setiabudi dilahirkan tahun 2001, dan mereka berempatlah yang tampil di sektor tunggal putra Suhandinata Cup 2019 dan kejuaraan dunia junior 2019.




Syabda Perkasa Belawa, Yonathan Ramlie, Christian Adinata dan Bobby Setiabudi semuanya dimainkan di Suhandinata Cup, minimal satu kali. Bobby Setiabudi adalah yang paling diandalkan, terlihat dari fakta bahwa dia dimainkan di empat partai. Sumbangan terbesar Bobby sepertinya adalah saat Indonesia mengalahkan Thailand 3-2 di semifinal, saat Bobby mampu menundukkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.




Di kejuaraan dunia junior perseorangan, Yonathan Ramlie yang pencapaiannya paling bagus, maju sampai semifinal. Bobby Setiabudi kandas lebih dahulu di perempatfinal. Baik Yonathan maupun Bobby disingkirkan oleh lawan yang sama, Kunlavut Vitidsarn yang nantinya tampil menjadi juara.




Sementara diantara pemain pelatnas pratama kelahiran tahun 2000, Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu punya prestasi relatif paling baik. Gatjra mencatatkan 13 kemenangan dan 7 kekalahan tahun ini, dan berada di peringkat 144 dunia. Sewajarnya target berikutnya untuk Gatjra adalah menembus peringkat 100 besar dunia.













Referensi:
https://sport.tempo.co/read/1161761/inilah-daftar-pemain-pelatnas-bulu-tangkis-pbsi-2019/full&view=ok
https://sport.detik.com/raket/d-4371055/ini-dia-96-pemain-pelatnas-bulutangkis-2019
https://bwfbadminton.com/player/89156/syabda-perkasa-belawa
https://bwfbadminton.com/player/75079/yonathan-ramlie
https://bwfbadminton.com/player/69006/christian-adinata
https://bwfbadminton.com/player/62305/gatjra-piliang-fiqihilahi-cupu
https://bwfbadminton.com/player/59658/karono-karono
https://bwfbadminton.com/player/95307/alberto-alvin-yulianto
https://bwfbadminton.com/player/80886/bobby-setiabudi
https://bwfbadminton.com/player/94360/iqbal-aji-tri-pamungkas
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/6/men-s-singles/2019/42/?rows=50&page_no=1&country=INA
Foto Bobby Setiabudi dari https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2019/10/05/gallery-wjc2019-teamevent-sf-bobby4-5d97d65e0d82301d67249872.jpg?t=o&v=760

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...