Tampilkan postingan dengan label peringkat BWF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peringkat BWF. Tampilkan semua postingan

Peringkat Berapakah Tontowi/Apriyani Pasca Indonesia Masters 2020 ?

Pasangan ganda campuran baru Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu akhirnya melakukan debut kompetitif di Indonesia Mssters 2020. Setelah sukses melewati Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran (Thailand) di babak kualifiasi, diikuti kemenangan atas Seo Seung Jae/Chae Yujung di fase 32 besar. Sayang langkah Tontowi/Apriyani harus terhenti saat menghadapi pasangan suami istri asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.


Artikel ini akan menjelaskan perhitungan poin Tontowi/Apriyani saat ini dan memperkirakan peringkat BWF mereka saat ini. Poin dan peringkat resmi sendiri baru akan diumumkan resmi pada selasa 21 Januari 2020 mendatang. Hal ini mungkin menarik buat yang ingin mempelajari bagaimana peringkat dunia BWF itu dihitung.

Prestasi Tontowi/Apriyani mencapai fase 16 besar sebuah turnamen BWF World Tour 500 mendapatkan poin 3600 di peringkat dunia. Hal ini bisa merujuk pada statuta BWF bagian 5.3.3.1. Dalam dokumen ini ajang BWF World Tour 500 dikenal dengan sebutan 'Grade 2 Level 4'.

Poin untuk peringkat dunia didapatkan dari 10 poin tertinggi tunggal atau ganda tersebut dari ajang-ajang yang diakui oleh BWF. Karena Tontowi/Apriyani baru mengikuti satu turnamen saja, total poin mereka adalah 3600 poin hasil 16 besar di Indonesia Masters tadi. Pertanyaannya, dengan perolehan 3600 poin itu, berada di peringkat berapakah Tontowi/Apriyani?

Merujuk pada peringkat BWF tertanggal 21 Januari 2020, dengan poin 3600 itu Tontowi/Apriyani ada di peringkat 272. Pencapaian poin Tontowi/Apriyani saat ini tidak cukup bagus untuk tampil regular di ajang BWF World Tour. Agaknya mereka perlu mencoba menjajal ajang yang levelnya lebih rendah untuk berupaya mendulang poin lebih banyak.

Ajang yang paling dekat yang mungkin cukup realistis bagi Tontowi/Apriyani adalah Fajr Badminton International Challenge awal Februari ini di Shiraz, Iran. Sayangnya berlangsungnya turnamen ini masih dipertanyakan mengingat kondisi keamanan yang cukup genting saat ini di Iran.

Referensi:
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3752/daihatsu-indonesia-masters-2020/results/draw/xd-qualification
https://extranet.bwfbadminton.com/docs/document-system/81/1466/1471/Section%205.3.3.1%20-%20World%20Ranking%20System.pdf
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/3/?rows=100&page_no=3
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/tournament/3688/princess-sirivannavari-thailand-masters-2020/results/draw/xd
https://cdn2.tstatic.net/pontianak/foto/bank/images/update-ranking-bwf.jpg
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/10/mixed-doubles/2020/4/?rows=50&page_no=1&country=INA

https://bwfbadminton.com/calendar/2020/remaining/

Bagaimana Caranya Melompat 1000 Peringkat Dunia Hanya Dalam Setahun

Pada tanggal 13 Desember 2018, pasangan belia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tercatat di peringkat 1228 BWF. Kurang dari setahun, pada 10 Desember 2019 Leo/Daniel sudah menempati peringkat 59 BWF. Dalam setahun, posisi pasangan belia ini melompati lebih dari 1000 peringkat.


Perhitungan peringkat BWF ditentukan dari turnamen-turnamen yang diakui oleh BWF. Itulah yang dilakukan oleh Leo/Rolly yang tampil dan berprestasi dalam sembilan turnamen di jangka waktu. Mereka tampil di 2 ajang kategori International Series, 6 turnamen International Challenge dan hanya satu kejuaraan kelas BWF Tour Super 100.

Kejuaraan Kategori Prestasi Menang-Kalah
Malaysia International Challenge 2019 International Challenge Perempatfinal 2 – 1
Indonesia International Challenge 2019 International Challenge Semifinal 3 – 1
Akita Masters 2019 BWF Tour Super 100 Perempatfinal 2 – 1
Malaysia International Series 2019 International Series Juara 5 – 0
Vietnam International Challenge 2019 International Challenge Perempatfinal 2 – 1
Osaka International Challenge 2019 International Challenge Babak 1 0 – 1
The 28th Iran Fajr International Challenge 2019 International Challenge Semifinal 3 – 1
Turkey International 2018 International Series Juara 7 - 0
Bangladesh International Challenge 2018 International Challenge Juara 5 - 0

Ada baiknya jika kita bahas pencapaian mereka untuk setiap kategori turnamen, mulai dari yang paling rendah, yaitu International Series. Di level ini, prestasi Leo/Rolly cukup meyakinkan. Dua gelar juara di Turkey International 2018 dan Malaysia International Series 2019, dengan total 12 kemenangan tanpa terkalahkan. Cukup beralasan untuk menilai level Leo/Rolly sudah cukup untuk berlaga di turnamen yang kategorinya lebih tinggi.

Leo/Rolly mampu menjadi juara turnamen International Challenge pertama mereka, Bangladesh International Challenge 2018. Sayang prestasi gagal diulangi di lima turnamen International Challenge yang diikuti kemudian. Rekor kumulatif dari enam turnamen ini cukup impresif, 15 kemenangan dan 5 kekalahan.

Prestasi Leo/Rolly mencapai perempat final BWF Tour Super 100 cukup menggembirakan. Ini adalah turnamen dengan level tertinggi yang pernah diikuti Leo/Rolly sejauh ini. Dengan 2 kemenangan dan 1 kekalahan, setidaknya Leo/Rolly menunjukkan kalau mereka cukup kompetitif untuk bersaing di level BWF Tour Super 100.

Tahun depan Leo/Rolly harus berusaha untuk berprestasi lebih baik lagi. Sepertinya tahun ini mereka akan mencicipi kompetisi di kategori tertinggi, yaitu BWF World Tour.

Daftar Referensi:
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2018/50?rows=100&page_no=1&player1_id=68633&player2_id=84786
https://bwfbadminton.com/rankings/2/bwf-world-rankings/8/men-s-doubles/2019/50?rows=25&page_no=1&country=INA
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando/tournament-results/?year=2018
https://bwfbadminton.com/player/68633/leo-rolly-carnando/tournament-results/?year=2019

https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/daniel-marthinleo-rolly-carnando-finalasiajunior.jpg

Gelar All England Kedua Bagi Praveen Jordan

Akhirnya Praveen/Melati kembali menjadi juara. Dua gelar di Denmark Open dan French Open 2019 sudah menunjukkan kalau mereka punya ku...